PNJ Terapkan Teknologi Beton Serat untuk Tingkatkan Kualitas Jalan Lingkungan di Baktijaya Depok

 


Depokterkini.com | Sukmajaya

Jalan lingkungan di RT 005 RW 021, Kelurahan Baktijaya, Kecamatan Sukmajaya, Kota Depok, kini tampil lebih baik setelah mendapat sentuhan inovasi dari dosen dan mahasiswa Jurusan Teknik Sipil Politeknik Negeri Jakarta (PNJ). Melalui Program Pengabdian kepada Masyarakat (PkM), tim PNJ menerapkan teknologi beton serat berbahan serat kawat bendrat (steel fiber) yang dipadukan dengan blended cement untuk meningkatkan kualitas konstruksi jalan sekaligus mendukung pembangunan infrastruktur yang lebih berkelanjutan.

Kegiatan yang berlangsung selama enam hari, mulai 22 hingga 27 Juni 2026, melibatkan dosen, mahasiswa, serta masyarakat setempat dalam proses pengecoran jalan lingkungan menggunakan teknologi steel fiber concrete. Pemanfaatan serat baja dari kawat bendrat pada campuran beton menjadi solusi inovatif untuk menghasilkan jalan yang lebih kuat, lebih tahan terhadap retak, dan memiliki umur layanan yang lebih panjang dibandingkan beton konvensional.

Ketua Tim PkM PNJ, Amalia, S.Pd., S.S.T., M.T., menjelaskan bahwa penambahan steel fiber pada campuran beton mampu meningkatkan kekuatan tarik dan ketahanan lentur beton sehingga lebih mampu menahan beban serta perubahan kondisi lingkungan.

"Teknologi ini merupakan hasil penelitian yang kami terapkan langsung di masyarakat. Kami berharap inovasi sederhana ini dapat menjadi solusi praktis untuk meningkatkan kualitas infrastruktur jalan lingkungan sekaligus memperkenalkan teknologi beton yang lebih baik kepada masyarakat," ujar Amalia.

Menurutnya, kegiatan ini merupakan bagian dari skema Pengabdian kepada Masyarakat Lektor Kepala (PkMLK) yang bertujuan mendorong hilirisasi hasil penelitian melalui kolaborasi antara perguruan tinggi dan masyarakat. Pelaksanaannya juga melibatkan perangkat Kelurahan Baktijaya, pengurus RT dan RW, mahasiswa, serta warga sehingga seluruh proses berlangsung secara partisipatif.

Keberhasilan program ini tidak terlepas dari semangat gotong royong seluruh pihak. Dosen, mahasiswa, pengurus RT/RW, ibu-ibu PKK, aparat Kelurahan Baktijaya, hingga masyarakat sekitar bekerja bersama mulai dari persiapan material, pencampuran beton, hingga proses pengecoran jalan. Kolaborasi tersebut menjadi faktor utama dalam menyukseskan kegiatan.

Lurah Baktijaya, Rezki Desa Ismayawati, S.STP., M.Kesos., yang hadir dalam kegiatan tersebut menyampaikan apresiasinya terhadap sinergi antara perguruan tinggi dan masyarakat. Menurutnya, kolaborasi seperti ini menjadi contoh nyata bagaimana dunia pendidikan dapat memberikan kontribusi langsung bagi pembangunan lingkungan dan peningkatan kualitas infrastruktur di tingkat masyarakat.

Antusiasme warga terlihat sejak awal pelaksanaan kegiatan. Selain memperoleh akses jalan lingkungan yang lebih baik, masyarakat juga mendapatkan pengetahuan baru mengenai teknologi beton serat yang memiliki ketahanan lebih tinggi dalam mengendalikan retak dibandingkan beton konvensional.

Bagi Politeknik Negeri Jakarta, kegiatan ini menjadi wujud nyata pelaksanaan Tri Dharma Perguruan Tinggi, khususnya dalam bidang pengabdian kepada masyarakat. Sebagai perguruan tinggi vokasi, PNJ tidak hanya menghasilkan lulusan yang kompeten, tetapi juga terus menghadirkan inovasi terapan yang mampu menjawab kebutuhan masyarakat serta memberikan manfaat langsung bagi pembangunan daerah.(wan)





Post a Comment

0 Comments