Siswa SMAN 4 Depok Rutin Shalat Dhuha Bersama


Cimanggis, Depok Terkini
Para siswa di Sekolah Menengah Atas (SMA) Negeri 4, Depok, diwajibkan mengikuti program pendidikan karakter yaitu shalat Dhuha bersama yang dilaksanakan setiap hari Jum'at. Sedangkan bagi siswa non muslim beribadah sesuai ajaran agamanya.

Menurut Kepala Sekolah SMAN 4, Depok, Umar M.Pd. Kegiatan shalat Dhuha bersama merupakan program pendidikan berkarakter yang dilaksanakan rutin setiap hari Jum'at dan kegiatan ini sudah berjalan selama satu tahun." Kegiatan ini rutin kita lakukan diawali dengan pengajian dan dilanjutkan dengan shalat Dhuha bersama, dipimpin oleh guru agama secara bergiliran," kata Umar usai mengikuti salat Dhuha bersama para siswa di lapangan SMAN 4 Depok, Jum'at (20/09/2019).

Dia menjelaskan, program ini bertujuan agar para siswa dapat melaksanakan dan menerapkan nilai-nilai keagamaan, dan Pancasila dalam kehidupan sehari-hari.

"Para siswa kita didik untuk bisa menyadari tentang kewajibannya sebagai manusia terhadap Tuhan Yang Maha Esa. Shalat bersama ini juga sebagai kesempatan para siswa untuk mendoakan kedua orangtuanya yang telah mendidik mereka, baik yang masih ada maupun sudah tiada," terang Umar.

Umar menegaskan, shalat Dhuha bersama ini wajib diikuti seluruh siswa kelas 10, 11, dan 12 beserta para guru dan karyawan."Seluruh siswa, guru dan karyawan wajib mengikuti shalat dhuha bersama ini. kegiatan dimulai pukul 07.00-07.45 WIB. Para siswa sangat antusias dan sangat luar biasa," ungkapnya.

Umar berharap antusias para siswa melaksanakan shalat dhuha tidak hanya dilakukan pada hari Jum'at saja, tetapi bisa dilaksanakan juga pada hari lainnya."Diharapkan mereka terbiasa untuk melakukan salat dhuha setiap hari," tuturnya.

Sedangakan untuk siswa non muslim, lanjut Umar, juga diberikan kegiatan rohani yang dibimbing oleh guru agamanya."Jadi, pada jam tersebut semua siswa melaksanakan kegiatan keagamaan, baik muslim maupun non muslim," tutup Umar.(ndi)

Cimanggis Fair Bukti Kekompakkan UMKM dan Masyarakat


Cimanggis, Depok Terkini
Walikota Depok Mohammad Idris menilai kegiatan Cimanggis Fair yang memamerkan berbagai produk Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) merupakan salah satu bentuk kekompakkan para pelaku UMKM, tokoh masyarakat serta seluruh stakehoulder di Kecamatan Cimanggis.

"Cimanggis Fair ini menggambarkan sekaligus membuktikan bahwa Cimanggis benar-benar sebagai penyumbang Indeks Pembangunan Manusia (IPM) terbesar bersama kecamatan Sukmajaya," kata Idris saat membuka Cimanggis Fair 2019 di Halaman Kantor Kecamatan Cimanggis, Jalan Radar Auri, Cisalak Pasar, Depok, Jum'at (20/09/2019).


Idris juga memberikan apresiasi terhadap berbagai potensi unggulan masyarakat yang dipamerkan di Cimanggis Fair. Menurutnya, lewat acara tersebut, warga Cimanggis bisa ikut melestarikan kesenian, kebudayaan dan produk unggulan Kota Depok.

“Di Cimanggis Fair juga banyak pelaku usaha yang memperkenalkan produknya, sehingga patut diapresiasi,” tuturnya.

Sementara itu, Camat Cimanggis Eman Hidayat menuturkan, Cimanggis Fair sudah dua kali digelar dan mendapat respon positif dari masyarakat. Sebab, melalui kegiatan itu, seluruh pihak dapat turut memamerkan hasil produk maupun potensi unggulan yang dimiliki.

“Alhamdulillah, masyarakat merespon baik. Cimanggis Fair akan menjadi kegiatan rutin untuk meningkatkan potensi unggulan dari masing-masing kelurahan di kecamatan kami,” ucapnya.(ndi)

Walikota Resmikan Penggunaan SPAM Komunal di Cipayung


Cipayung, Depok Terkini
Wali Kota Depok, Mohammad Idris meresmikan Sistem Penyediaan Air Minum (SPAM) di wilayah RT 04/06, Kelurahan Cipayung, Kecamatan Cipayung, Depok, Kamis (19/09/2019).

Dengan SPAM Komunal tersebut, sebanyak 42 Sambungan Rumah (SR) akan mendapatkan aliran air bersih secara gratis.

“Untuk sementara air bersih ini hanya bisa digunakan untuk mandi dan menyuci saja, tidak untuk dikonsumsi. Ke depan kami akan tingkatkan agar bisa dikonsumsi sebagai air minum,” ujar Idris usai kegiatan Ngobrash Sawali Siklus 2 dan Peresmian SPAM Komunal.

Dijelaskan Walikota, berdasarkan hasil survei yang dilakukan pihak Disrumkim, warga yang ingin mendapatkan air bersih di wilayah Cipayung butuh pengeboran lebih dalam. Sehingga Pemerintah Kota (Pemkot) Depok membuat program tersebut.


“Kalau di wilayah lain, biasanya 30 meter sudah dapat air. Nah, di Cipayung 50 meter baru dapat air. Untuk itu, dengan adanya sarana air bersih ini diharapkan bisa bermanfaat dan dikelola oleh Kelompok Pemanfaatan dan Pemeliharaan (KPP) yang sudah terbentuk,” katanya.

Sementara itu, Kepala Disrumkim Kota Depok, Dudi Mi’raz menambahkan, pada tahun 2018 telah dibangun SPAM Komunal (Sistem jaringan air bersih non perpipaan) dengan nilai fisik sebesar Rp.632 juta. Infrastruktur tersebut meliputi bangunan distribusi air minum dengan kapasitas tangki sebesar 16 m3.

"Kedepan Disrumkim akan mengembangkan infrastruktur ini dengan penambahan teknologi, sehingga air yang dihasilkan dapat dikonsumsi sebagai air layak minum," tuturnya.

Dirinya berharap dengan erbangunnya infrastruktur ini, masyarakat dapat memanfaatkan dan memelihara sarana tersebut."Insya Allah tahun depan akan dianggarkan pengadaan filter Hydro, sehingga bisa layak minum," terangnya.

Selain itu, sambung Dudi, pihaknya juga telah membentuk Kelompok Pemelihara SPAM Komunal agar sarana air bersih dapat terpelihara dengan baik."Kami membangun infrastruktur ini karena memang menjadi kebutuhan masyarakat. Mudah-mudahan dapat dimanfaatkan oleh warga sekitar," tutup Dudi Mi'raz.(ndi)

Rokok Elektrik Bakal Dilarang Di Depok


Balaikota, Depok Terkini
Pemerintah Kota (Pemkot) Depok akan mengusulkan revisi Peraturan Daerah (Perda) Kota Depok Nomor 03 Tahun 2014 tentang Kawasan Tanpa Rokok (KTR). Dalam revisi tersebut, akan dimasukkan larangan penggunaan rokok elektrik di Kota Depok.

Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Depok, Novarita mengatakan, pihaknya telah mengajukan revisi Perda KTR ke Dewan Perwakilan Rakyat (DPRD) Kota Depok. Ada beberapa perubahan aturan yang diajukan salah satunya penggunaan rokok elektrik.

“Sudah kami ajukan, baru satu kali pertemuan untuk perubahan Perda terkait aturan larangan penggunaan rokok elektrik,” tuturnya, belum lama ini.

Lebih lanjut, Novarita mengatakan, nantinya bagi yang menggunakan rokok elektrik harus mematuhi aturan yang berlaku. Tentu dengan merokok di kawasan yang telah ditetapkan.

“Ini kami lakukan karena rokok elektrik juga mengandung nikotin yang dapat mengganggu kesehatan perokok pasif,” tuturnya.

Novarita mengharapkan, revisi Perda yang diajukan dapat disetujui oleh DPRD Depok. Setelah disetujui dan disahkan, nantinya akan disosialisasikan ke masyarakat agar patuh terhadap aturan penggunaan rokok elektrik.

“Semoga aturan larangan penggunaan rokok elektrik dapat segera disahkan. Harapan kami, Depok dapat terbebas dari bahaya asap rokok termasuk dari rokok elektrik itu,” ucapnya.(ndi)



Kawasan TOD Solusi Mengatasi Kemacetan


Tapos, Depok Terkini
Salah satu upaya pemerintah untuk mengatasi kemacetan diantaranya menetapkan kawasan berorientasi transit (TOD). Dimana dalam kawasan TOD harus memenuhi lima aspek transportasi, yaitu konektivitas, alih moda, angkutan umum, berjalan kaki, dan bersepeda.

Istilah Transit Oriented Development (TOD) makin masif terdengar. Bahkan beberapa tahun terakhir, pengembangan proyek berbasis TOD mulai mengemuka, menyusul pembangunan beberapa proyek infrastruktur transportasi seperti Mass Rapid Transit (MRT), dan Light Rail Transit (LRT).
Hunian TOD dinilai dapat menjadi salah satu cara untuk mengurangi kemacetan dan pembangunan berbasis TOD merupakan solusi untuk menyediakan hunian layak dan terjangkau.

Badan Pengelola Transporasi Jabodetabek (BPTJ) mencatat total jumlah perjalanan orang di Jabodetabek tahun 2018 mencapai 88 juta orang."Indikator kinerja utama BPTJ adalah mengupayakan pergerakan orang dengan angkutan umum mencapai 60 persen dari total pergerakan orang," kata Bambang Prihartono, Kepala Badan Pengelola Transportasi Jabodetabek, dalam diskusi berjudul Peran TOD sebagai solusi transportasi masyarakat, khususnya Jakarta, Depok, Bogor, di Marketing Lounge, Podomoro Golf View Cimanggis, Depok, Selasa (17/09)

Hadir dalam kegitan tersebut, Bupati Bogor Ade Yasin, Direktur Utama PPD Pande Putu Yasa, dan Kadishub Kota Depok, Dadang Wihana, dan Kadis PUPR Kabupaten Bogor.

Lebih lanjut Bambang mengatakan, kota-kota di Jabodetabek dapat berperan melalui dukungan untuk mengakomodir pergerakan masyrakat."Pergerakan masyarakat dapat diminimalisir dengan pengembangan kawasan berorientasi transit pada masing-masing wilayah," tuturnya.

Ia menjelaskan, salah satu jalur transportasi massal berupa LRT dari jakarta-Bogor dan sebaliknya akan beroperasi pada tahun 2021 dengan melintasi 17 stasiun. Kawasan Podomoro Golf View yang telah diresmikan pemerintah sebagai kawasan TOD pada 21 April 2018 lalu."Diharapkan dengan hadirnya TOD Gunung Putri di PGV ini dapat membantu masyarakat sekitar dalam mobilisasi dengan moda aman, murah dan mudah serta mobilisasi tinggi," ucapnya.

Sementara itu, Direktur Agung Podomoro Land, Paul Christian menjelaskan, pengembangan kota baru Podomoro Golf View merupakan salah satu cara dalam mendukung pemerintah mengatasi kemacetan. Dikawasan hunian ini dibangun stasiun LRT, Park and Ride, serta feeder untuk angkutan umum."Dengan fasilitas yang ada, baik penghuni maupun masyarakat dapat memanfaatkan dengan baik sehingga bisa mengurangi kemacetan," terangnya.

Menurut dia, adanya perubahan kebiasaan dari mobil pribadi ke transportasi publik pasti akan terjadi di semua kota besar, dan jabodetabek sedang menuju kearah sana secara bertahap dan pasti. Upaya lainnya menyediakan sarana pendidikan, kesehatan, wisata dan lainnya di kawasan PGV."Jadi kita ajak trend kedepan dengan menghadirkan PGV. Kawasan ini diperkirakan akan dihuni 60 ribu jiwa," pungkasnya.(ndi)


Pesta Bumi Curug Hawu Tingkatkan Perekonomian Masyarakat


Cimanggis, Depok Terkini
Kegiatan Pesta Bumi Curug Hawu yang dilaksanakan rutin setiap tahun dinilai Wakil Walikota Depok, Pradi Supriatna dapat membantu meningkatkan perekonomian warga, karena banyak masyarakat yang menjajakan jajanan pasar di lokasi tersebut.

“Kegiatan ini didatangi banyak masyarakat. Mereka pasti membeli jajanan pasar yang ada. Ini dapat meningkatkan perekonomian warga sekitar,” ujar Pradi Supriatna saat menghadiri Pesta Bumi Curug Hawu di Kampung Kalimanggis Kecil, Kelurahan Harjamukti, Kecamatan Cimanggis, Senin (16/09/2019) sore.

Menurut Pradi, Pesta Bumi Curug Hawu memiliki daya tarik tersendiri. Selain kearifan lokal karena menampilkan beberapa budaya juga bisa menambah ekonomi warga dengan adanya bazar.

"Momen ini juga dapat meningkatkan silaturahmi dan keakraban masyarakat. Karena dengan datang ke acara, semua warga dapat bertemu dan bersama menikmati kearifan budaya yang tersaji," tuturnya.

Sementara itu, Camat Cimanggis, Eman Hidayat menuturkan, kepedulian masyarakat di Harjamukti terhadap peninggalan sejarah masih sangat tinggi. Dukungan mereka terhadap penggiat ekonomi pun besar, karena masyarakat yang datang membeli berbagai jajanan pasar.

“Ini menjadi kekayaan Kota Depok nantinya. Penggiat UMKM akan bermunculan karena banyak yang berdagang di Pesta Bumi Curug Hawu,” ucapnya.(ndi)


Opgab Samsat Cinere Bangkitkan Kesadaran Membayar Pajak


Pancoran Mas, Depok Terkini
Pusat Pengelolaan dan Pendapatan Daerah (P3D) Bapenda Provinsi Jawa Barat Wilayah Depok II/Cinere kembali menggelar Operasi Gabungan (Opgab) semester III tahun 2019 di Jalan Raya Sawangan, Kecamatan Pancoran Mas, Depok.

Opgab bekerjasama dengan Satlantas Polresta Depok, Dihub, Denpom, dan BKD Kota Depok digelar selama tiga hari, 16-18 September 2019 di dua lokasi berbeda.

"Dengan Razia ini masyarakat akan lebih sadar, taat, dan tepat waktu dalam dalam membayar pajak kendaraan bermotor," kata Kasi Penagihan dan Pendatapan Samsat Cinere, Rina Parlina di lokasi razia, Jalan Raya Sawangan (eks RM H. Otong), Pancoran Mas, Depok, Selasa (17/09/2019).

Rina menjelaskan bahwa pajak uang pajak yang dibayarkan masyarakat akan dikembalikan lagi kepada masyarakat dalam bentuk pembangunan, khususnya di Kota Depok."Jangan sampai ada masyarakat tidak paham bahwa uang pajak yang dibayarkan itu untuk kepentingan masyarakat juga," jelasnya.


Karena itu, Sambung Rina, untuk memudahkan masyarakat dalam membayar pajak kendaraan, Samsat Cinere telah memberikan beberapa kemudahan membayar pajak, yaitu pembayaran melalui Samsat Jbret, masyarakat dapat membayar pajak kendaraanya melalui tokopedia, bukalakap, alfa, indomart dan juga e-samsat melalui ATM sejumlah Bank.

"Jadi membayar pajak kendaraan itu sebenarnya mudah dan tidak sulit. Kita rangkul seluruh element masyarakat agar lebih taat membayar pajak,"  tutur Rina.

Ditambahkannya, hingga saat ini peminat layanan Samsat Jbret di wilayah kerja Samsat Cinere semakin bertambah. Tercatat setiap harinya mencapai sekitar 100 wajib pajak yang memanfaatkan layanan Samsat Jbret."Peminatnya sudah lumayan banyak, namun kita tetap sosialisasikan layanan Samsat Jbret kepada masyarakat di lima kecamatan," pungkasnya.(ndi)

ASN Depok Sumbang Ribuan Buku Bacaan Anak


Balaikota, Depok Terkini
Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Pemerintah Kota Depok ramai-ramai mendonasikan buku bacaan guna meningkatkan minat baca anak-anak di Kota Depok.
Sedikitnya 1236 buku berhasil terkumpul, dan selanjutnya buku-buku tersebut akan didistribusikan untuk perpustakaan serta taman bacaan di Kota Depok.

“Donasi buku ini kita adakan karena antusiasme membaca yang cukup tinggi dari masyarakat, khususnya anak-anak di kegiatan Car Free Day. Sehingga perlu untuk ditambah buku-buku bacaan bagi anak-anak,” ujar Wali Kota Depok, Mohammad Idris usai memimpin apel pagi di Lapangan Balai Kota Depok, Senin (17/09/2019).

Idris menjelaskan, buku yang terkumpul terdiri dari buku cerita, dongeng, komik, dan lainnya yang ramah bagi anak.“Buku anak-anak yang kita anjurkan, karena mereka senang membaca dan bisa menjadi kebiasaan untuk terus membaca,” ujarnya.

Menurut Idris, buku yang terkumpul rencananya akan didonasikan ke sejumlah perpustakaan di Kota Depok. Selain itu, akan didonasikan juga ke Taman Baca Masyarakat (TBM).“Donasi buku ini sebagai upaya kita untuk meningkatkan budaya literasi di masyarakat. Ke depan kita juga berencana mengadakan survei untuk mengetahui tingkat minat baca di Kota Depok,” pungkasnya.(ndi)

Depok Raih Piala Wahana Tata Nugraha


Balaikota, Depok Terkini
Pemerintah Kota Depok meraih Piala Wahana Tata Nugraha (WTN) Tanpa Catatan Tahun 2019 dari Menteri Perhubungan Republik Indonesia, Budi Karya Sumadi. Penghargaan Wahana Tata Nugraha adalah penghargaan tertinggi dalam bidang perhubungan yang diberikan Kementerian kepada provinsi/kabupaten/kota yang berhasil dalam penyelenggaraan layanan perhubungan dengan baik. Penilaian WTN dilaksanakan dua tahun sekali melibatkan akademisi dan pengamat transportasi.

Walikota Depok Mohammad Idris mengatakan, piala WTN menjadi satu kebanggan bersama karena Pemkot Depok bersama pemangku kepentingan terkait, berhasil mengatasi permasalahan lalu lintas dan transportasi. Selain itu, penghargaan ini menjadi hasil dari upaya dan kebijakan yang dilakukan pemerintah.

“Piala WTN menjadi penyemangat bersama demi meningkatkan kualitas transportasi dan penataan lalu lintas di Depok,” kata Idris usai menerima Piala WTN di Jakarta Convention Center, Jalan Gatot Subroto, Jakarta Pusat, Minggu (15/09).


Ke depan, lanjut Idris, pihaknya akan terus melanjutkan kolaborasi dan koordinasi bersama Polresta Depok sebagai pelaksana ketertiban lalu lintas di jalan. Tak lupa, kata Idris, pemerintah juga mengajak keterlibatan perguruan tinggi, pakar-pakar transportasi yang ada di Depok maupun nasional. Dengan kolaborasi tersebut, sambungnya, bakal menjadi rujukan Pemkot dalam penentuan
kebijakan transportasi di Depok.

“Kita akan terus bekerja sama dan bersinergi dengan semua pihak, sehingga menghasilkan kebijakan transportasi yang nyaman bagi warga Depok,” jelasnya.

Wakil Walikota Depok, Pradi Supriatna menambahkan, penghargaan WTN ini dinilai oleh sejumlah dewan juri yang berkompeten. Antara lain Kementerian Perhubungan, Korlantas Polri, Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (Kementerian PUPR), Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri).

Penghargaan WTN diberikan berdasarkan hasil penilaian terhadap kinerja penyelenggaraan sistem transportasi perkotaan dengan objek penilaian melalui lima bidang. Yaitu Bidang Lalu Lintas, Bidang Angkutan Umum, Bidang Sarana Transportasi Darat, Bidang Prasarana Transportasi Darat, Bidang Umum."Doakan, mudah-mudahan kita bisa menyelesaikan masalah kelalulintasan mulai dari transportasi dan terkait dengan shelter serta terminal," harapnya.(ndi)

Walikota Kukuhkan Tim Pengawas KTR


Balaikota, Depok Terkini
Dalam upaya mengimplementasikan Peraturan Daerah (Perda) Kota Depok Nomor 03 tahun 2014 tentang Kawasan Tanpa Rokok (KTR). Wali Kota Depok Mohammad Idris mengukuhkan Tim Pembinaan dan Pengawasan KTR di Aula Lantai 10, Gedung Dibaleka II, Balaikota Depok, Jumat (13/09/2019).

“Tim ini bisa membantu Pemerintah Kota (Pemkot) Depok mengawasi beberapa tempat yang masuk dalam KTR,” ujar Idris.
Menurutnya, dalam mengimplementasikan pembinaan dan pengawasan KTR perlu mendapat dukungan dari berbagai pihak. Dengan begitu, penerapannya dapat maksimal dan dilakukan dengan baik.

Adapun unsur pembinaan dan pengawasan KTR Kota Depok antara lain Sekretaris Daerah Kota Depok sebagai Tim Pembina. Kemudian, Dinas Kesehatan (Dinkes), Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP), Dinas Perhubungan (Dishub) dan beberapa perangkat daerah terkait di Depok. Selain itu juga Kantor Kementerian Agama Kota Depok, No Tobacco Comunity (NoTC), serta unsur media.

Selanjutnya, untuk kawasan yang dinyatakan sebagai KTR antara lain kawasan tempat kerja, kawasan tempat umum, dan kawasan sarana kesehatan. Lalu kawasan tempat belajar mengajar, kawasan tempat bermain, kawasan tempat ibadah, dan kawasan angkutan umum.

Di tempat yang sama, Kepala Dinkes Kota Depok Novarita menuturkan, untuk memaksimalkan pengawasan KTR, pihaknya akan terus bersinergi dengan perangkat daerah. Tak hanya mengawasi, Dinkes juga akan mengingatkan para perokok untuk mematuhi aturan yang berlaku.

“Kami sebagai koordinator wilayah I yang mengawasi tempat kerja akan terus melakukan sosialisasi, pengawasan KTR,” tandasnya.(ndi)

Kesbangpol Ajak Warga Awasi Keberadaan WNA


Tapos,  Depok Terkini
Kantor Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Kota Depok seluruh pengurus RT dan RW untuk membantu melakukan pengawasan terhadap keberadaan warga negara asing (WNA) di wilayah masing-masing. 
“Setiap pemangku wilayah harus bisa mengawasi keberadaan orang yang tidak dikenal, apalagi WNA. Ini sebagai bentuk kewaspadaan, mengingat negara kita adalah negara hukum,” kata Kepala Kesbangpol Kota Depok, Hakim Siregar dalam kegiatan Pembinaan Pemantauan Terpadu Orang Asing dan Organisasi Masyarakat Asing untuk Ketua RT/RW di Wilayah Kecamatan Cimanggis dan Kecamatan Tapos, di Wisma Hijau, Kamis (12/09/2019).
Diakuinya, Pemerintah Kota (Pemkot) Depok juga bertanggung jawab terhadap keamanan masyarakat. Salah satunya, dengan menciptakan situasi aman atas adanya orang asing.“Keberadaan WNA yang melakukan berbagai aktivitas di wilayah hukum Indonesia, khususnya di Kota Depok perlu mendapat pengawasan. Karena itu, Kesbangpol Kota Depok akan terus menjalin sinergisitas untuk meningkatkan kewaspadaan dini terhadap orang asing,” katanya
Sementara itu, Kepala Sub Seksi Intelijen Imigrasi Kota Depok, Joko Ardyanto mengatakan, saat ini di Kota Depok terdapat 732 orang asing yang terdata dan sebagian besar berada di Kecamatan Tapos yaitu sebanyak 177 WNA.  
Menurutnya, Imigrasi berperan sebagai fasilitator pembangunan ekonomi, penegak hukum dan keamanan.
“Kami ini sebagai lalu lintas WNA dan Warga Negara Indonesia (WNI) yang masuk, maupun ke luar negara Republik Indonesia (RI). Namun, pemangku wilayah juga harus berperan aktif dalam membantu kami mengawasi WNA,” tandasnya.(ndi)


Walikota Mutasi 118 ASN


Balaikota, Depok Terkini
Walikota Depok Mohammad Idris melantik dan mengambil sumpah jabatan 118 Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Pemerintah Kota Depok, Kamis (12/09/2019).

Pelantikan ASN merupakan langkah Pemerintah Kota (Pemkot) Depok dalam menyeimbangkan roda organisasi sekaligus mengisi kekosongan jabatan.

“Ratusan ASN yang dilantik itu berasal dari eselon IIIa, IVa, dan IVb. Utamanya kita coba isi kekosongan jabatan kepala seksi (kasi) di kelurahan. Alhamdulillah tinggal 15 lagi jabatan yang kosong di 15 kelurahan,” ujar Idris.


Lebih lanjut, Idris mengatakan, ada empat jabatan yang dimutasi, dirotasi, dan perpindahan tugas. Yaitu lurah sebanyak 12 orang, Kepala Bidang (Kabid) di Perangkat Daerah (PD) sebanyak 11 orang, dan Sekretaris Camat (Sekcam) sebanyak 3 orang.

“Sisanya jabatan Kepala Seksi (Kasi), Sekretaris Kelurahan (Sekel), dan Kepala Sub Bagian (Kasubbag),” tuturnya.

Adapun mengenai sisanya, lanjut Idris, dirinya akan memantau para ASN yang mendapatkan pelatihan dari Badan Kepegawaian Negara (BKN). Termasuk, sambungnya, akan mempertimbangkan aspek pangkat dan golongan ASN, minimal yang bisa diajukan eselon IIIa.

Idris menambahkan, pihaknya masih akan melakukan pelantikan kembali di tahun ini. Terutama untuk mengisi jabatan yang ditinggal karena pensiun.

“Ya, nanti pasti akan kita lakukan mutasi atau promosi tahun ini. Karena kalau sudah menjelang Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada), kita tidak bisa melakukan mutasi lagi,” tutupnya.(ndi)




PNJ dan IPB Lakukan Pengabdian Masyarakat di Sekolah KAMI


Bekasi, Depok Terkini
Politeknik Negeri Jakarta (PNJ) dan Institut Pertanian Bogor (IPB) melaksanakan kegiatan Pengabdian Masyarakat di Sekolah Kami di Kampung Pemulung Kelurahan Bintara Jaya, Kecamatan Bekasi Barat, Kota Bekasi, Jawa Barat.

Sekolah Kami berada di tengah lapak-lapak pemulung dan tempat pembuangan sampah merupakan sekolah nonprofit yang menyediakan pendidikan gratis bagi anak-anak pemulung dan dhuafa.
Kegiatan yang diketuai oleh Murie Dwiyaniti (PNJ), dan dua anggota yaitu Riandini (PNJ) dan Eddy Supriyono (IPB) seorang pakar aquaculture.


Menurut Murie, Sebagai sekolah informal yang dikelola secara swadaya sangat memerlukan dana yang cukup besar untuk operasional. Selama ini pembiayaan operasional sekolah hanya mengandalkan donatur serta uang pribadi pemilik Sekolah."Kami berupaya agar sekolah mendapatkan pemasukan secara berkelanjutan untuk operasional sekolah dengan memanfaatkan solar sel dan budidaya perikanan," ujar Murie, Jum'at (13/09).

Dijelaskan Murie, kegiatan PKM dilaksanakan secara bertahap sejak Juni 2019. Kegiatan pertama meliputi perancangan dan pemasangan sumber listrik DC dari energy terbarukan, yaitu solar sel dengan daya 300 WP untuk sumber listrik penerangan taman, dua buah pompa kolam dan satu buah pompa aquaponik.


" Hal ini bertujuan agar tidak memberatkan biaya listrik sekolah," tuturnya

Sedangkan kegiatan kedua,lanjut Murie, pembuatan dua kolam ikan berukuran 3x1x0,8 meter ditanami ikan lele dan nila. Sebagai bonus kegiatan PKM, dibuatkan aquaponik untuk menanam pokcay dan selada air.

" Acara puncak kegiatan yaitu tebar benih ikan lele dan nila serta pelatihan perawatan solar sel, aquaponik, dan pengelolaan ikan lele dan nila," ungkapnya.

Ia berharap dengan bantuan PLP dan mahasiswa prodi DIV Teknik Otomasi Listrik Industri (TOLI), PNJ serta mahasiswa prodi Perikanan IPB  kegiatan ini dapat terlaksana dengan baik. System yang telah dibuat dapat dikelola dan menjadi income generator yang berkelanjutan.

"Kami akan terus melakukan pendampingan sehingga terjadi proses transfer knowledge yang akan menciptakan kemandirian sekolah dan ide untuk usaha bagi pemulung di sekitar Sekolah Kami," harap Murie.(ndi)

Samsat Depok Sosialisasikan Layanan Samsat Jbret Ke Sekolah


Tapos, Depok Terkini
Dalam upaya meningkatkan pendapatan daerah dari sektor pajak kendaraan bermotor. Pusat Pengelolaan Pendapatan Daerah (P3D) Bapenda Provinsi Jawa Barat Wilayah Depok I gencar melakukan sosialisasi kemudahan pembayaran pajak kendaraan bermotor melalui layanan Samsat Jbret.

Sosialisasi tidak hanya dilakukan kepada unsur birokrasi dan masyarakat, para pelajar di Kota Depok pun menjadi sasaran sosialisasi. Kali ini Samsat Depok mendatangi Sekolah Menengah Atas (SMA) Negeri 4, di wilayah Kelurahan Sukatani, Kecamatan Tapos, Depok, Jumat (12/09/2019)

Kedatangan Kepala P3D Samsat Depok, Hj. Ida Hamidah SE.M.Si beserta rombongan disambut antusias ratusan siswa, para guru serta Kepala Sekolah. Sebelum sosialisasi dimulai, Kapus bersama jajaran mengikuti program rutin sekolah yaitu salat dhuha bersama di lapangan sekolah.


"Alhamdulillah kami diterima dengan baik oleh pihak sekolah, dan ikut salat dhuha bersama," kata Ida didampingi Kasi Penetapan dan Pendataan, Agus Restriawan.

Usai salat dhuha, Ida Hamidah memaparkan program dan inovasi kemudahan membayar pajak kendaraan bermotor melalui layanan Samsat Jbret. "Sosialisasi ini untuk menanamkan kesadaran membayar pajak kendaraan bermotor kepada para siswa. Sosialisasi dilakukan tidak hanya di SMA negeri, tetapi juga di SMA swasta di Kota Depok, Sosialisasi juga untuk mendekatkan pelayanan kepada masyarakat sekaligus menginformasikan program kerja pemerintah provinsi jawa barat," tuturnya.

Dirinya menjelaskan bahwa pajak kendaraan yang dibayarkan masyarakat akan dikembalikan lagi kepada masyarakat dalam bentuk pembangunan. Ada lima jenis pajak yang dipungut Pemprov Jawa Barat, diantaranya pajak kendaraan bermotor (PKB), Biaya Balik Nama Kendaraan Bermotor (BBNKB I), BBNKB II, pajak air permukaan dan pajak bahan bakar kendaraan bermotor.

"Semua pajak yang dibayarkan disetor langsung ke Kas daerah dan menjadi APBD provinsi Jabar."Uang pajak tersebut nantinya akan dikembalikan ke Pemerintah Kota Depok dengan sistem bagi hasil yaitu 70-30. Artinya Pemerintah Kota Depok akan mendapatkan 30 persen dari hasil pajak tersebut," terang Ida.


Dia juga menyampaikan kepada para siswa untuk memanfaatkan kemudahan pembayaran pajak melalui aplikasi Sambhara."sekarang bayar pajak kendaraan bermotor bisa di Alfa, Indomart, Tokopedia, Bukalapak, dan Bank BJB. Tentunya terlebih dahulu harus mendownload aplikasi Sambhara untuk mendapatkan kode bayar dan berapa nilai pajak yang harus dibayarkan," tandasnya.

Kepala Sekolah SMA Negeri 4, Umar mengucapkan terima kasih kepada Samsat Depok yang telah menginformasikan program layanan kemudahan membayar pajak kendaraan bermotor."Samsat Jbret merupakan pelayanan terbaik dari Samsat dalam rangka optimalisasi penerimaan pajak."Mudah-mudahan dengan hasil pajak tersebut tidak ada lagi jalan berlubang di Kota Depok serta dapat menambah fasilitas dan sarana pendidikan," kata Umar.

Ia berharap sosialisasi Samsat tidak hanya berhenti di tingkat sekolah, tetapi bisa lebih luas lagi ke masyarakat sehingga pendapatan pajak dari kendaraan bermotor lebih maksimal dan bermanfaat buat pembangunan.

Selain sosialisasi, Samsat Depok juga melayani pembayaran pajak kendaraan bermotor secara langsung di sekolah tersebut."Alhamdulillah, banyak juga warga yang memanfaatkan layanan pembayaran pajak kendaraan di sekolah ini," kata Agus Restriawan.(ndi)

Samsat Depok Genjot Semangat Tim Penelusur KTMDU


Sukmajaya, Depok Terkini
Pajak kendaraan bermotor merupakan salah satu pendapatan daerah yang terbilang besar menyumbangkan anggaran bagi pembangunan.
Karena itu Bapenda Provinsi Jawa Barat terus melakukan beberapa terobosan untuk terus menggali potensi tersebut.  Misalnya dengan menerjunkan tim penelusur di setiap kelurahan dalam upaya mencari kendaraan yang belum melakukan daftar ulang (KTMDU).

Hal ini disampaikan oleh Kepala Pusat Pengelolaan dan Pendapatan Daerah (P3D) Bapenda Provinsi Jawa Barat Wilayah Depok I, Hj. Ida Hamidah SE. M.Si, saat melakukan evaluasi hasil tim penelusur di aula gedung Samsat Depok, Kamis (12/09/2019).

"Kita genjot semangat tim penelusur agar lebih maksimal lagi dalam melakukan penelusuran kendaraan yang tidak melakulan daftar ulang. Tim penelusur ini akan mendatangi penunggak pajak di setiap kelurahan," kata Ida didampingi Kasi Penetapan dan Pendataan Samsat Depok, Agus Restriawan

Berdasarkan data yang dimilikinya, lanjut Ida, potensi KTMDU terbanyak ada di 19 kelurahan dari tiga kecamatan di wilayah kerja Samsat Depok, yaitu Sukmajaya, Cimanggis dan Tapos," jumlah KTMDU di tiga kecamatan tersebut mencapai 30 ribuan,  karena itu kita terjunkan sebanyak 50 penelusur untuk pendataan," ungkapnya.


Dari hasil penelusuran yang dilakukan sejak Mei hingga 10 September 2019, tercatat sekitar 22 persen KTMDU telah didatangi tim penelusur," Dari hasil penelusuran tersebut banyak juga penunggak pajak yang membayar pajak kendaraannya. Tentu saja hal ini akan menambah pendapatan daerah. Dalam penelusuran menggunakan aplikasi Atos Pamor yaitu telusur objek dan subjek pajak kendaraan bermotor," jelas Ida.

Dirinya berarap hingga akhir 2019, tim penelusur bisa mencapai target dengam mendatangi lebih banyak lagi para penunggak pajak kendaraan bermotor tersebut."Saya optimis penelusuran KTMDU bisa mecapai target hingga akhir tahun. Karena itu, kita akan berikan reward bagi penelusur yang berhasil mendata KTMDU terbanyak," ucapnya.(ndi

Pemkot Depok Santuni 1441 Anak Yatim


Balaikota, Depok Terkini
Memperingati Tahun Baru Islam 1441 H, Pemerintah Kota (Pemkot) Depok menyantuni sebanyak 1.441 anak yatim dari 11 Kecamatan di Kota Depok.
Pemberian santunan ini merupakan kerja sama antara Pemkot Depok dengan Badan Amil Zakat Nasional (Baznas).

“Jumlah anak yatim yang kita beri santunan disesuaikan dengan jumlah tahun hijriah yang sekarang,” tutur Wali Kota Depok, Mohammad Idris usai menyerahkan santunan anak yatim di Lapangan Balai Kota Depok, Kamis (12/09/2019).

Dikatakan Idris, anak yatim yang diberikan santunan berasal dari 11 kecamatan. Serta beberapa beberapa panti asuhan di Kota Depok.

“Sementara untuk santunan yang kita beri berupa uang tunai dan perlengkapan sekolah,” ujarnya.

Dirinya berharap, dengan berbagi bersama anak yatim dapat menciptakan suasana yang penuh kedamaian di Kota Depok. Terutama dalam kehidupan bermasyarakat.“Mudah-mudahan dengan kita berbagi kepada anak yatim bisa menciptakan suasana surgawi di Kota Depok yang penuh dengan kedamaian,” harap Idris.(ndi)






Program e-Sabak Sekolah di Depok Pelopor Pembelajaraan Berbasis Teknologi


Margonda, Depok Terkini
Program e-Sabak yang di gagas di Kota Depok pada tahun 2015 merupakan pelopor pembelajaran berbasis teknologi pertama di Indonesia.

Penggagas sekaligus pembuat e Sabak Chiptec Smart Learning Ansarullah Yasin  mengatakan pogram E-Sabak adalah proses pembelajaran menggunakan tablet. E-Sabak sejak 2014 hingga sekarang sudah di gunakan di SMP swasta di Tangerang Selatan. Program ini akan dilanjutkan setelah empat tahun terhenti dikarenakan banyak keingginan dari masyarakat Depok.

"Kami rasa program e-sabak sangat berguna diera digital saat ini,"katanya
, di Kawasan Margonda, Depok, Rabu (11/09)

.
Dikatakan, Penggunaan teknologi membawa dunia pendidikan lebih cepat dan lebih maju. Program e Sabak di launching Anis Baswedan saat menjadi Menteri Pendidikan, sementara Menkominfo mendukung sisi infrastruktur seperti penggunaan Sabak ini.

Dirinya meyakini program ini bakal mampu mengurangi biaya kebutuhan para siswa akan buku, karena program e-Sabak, selain lebih murah, juga tetap memiliki kualitas. Menekankan untuk kegiatan tulis-menulis, para siswa masih tetap menggunakan kertas.

"Saat ini, program telah mulai dicoba pada SMA. Untuk ke depannya, penerapan program ini dimulai dari daerah-daerah terpencil. Pada fase ini, kita fokus pada daerah-daerah yang tertinggal," terangnya.


Dia menjelaskan ketimpangan akses pendidikan dapat dikurangi dengan penerapan konsep 3T yang meliputi terdepan, terluar, dan tertinggal. Model pendidikan e-Sabak ini segera diterapkan menyeluruh dan masuk kurikulum masa datang, yang masih dalam tahap uji coba.

“Program ini sekaligus menjawab tantangan kebutuhan tenaga kerja praktis dan mengembangkan model pendidikan terbuka.” ungkapnya.

Dia menambahkan, e-Sabak merupakan sarana anak belajar aktif kreatif memakai tablet android dalam kurikulum edukatif plus ketrampilan hidup. Alhasil, siswa bisa belajar kapan-dimana-siapa pun atau biasa disebut homeschooling dimana siswa bersangkutan bisa mengikuti ujian sekolah lokal dan nasional melalui sekolah negeri terdekat baik tingkat SD, SMP, dan SMA.

“Penggunaan teknologi membawa dunia pendidikan lebih cepat dan lebih maju," tuturnya.
Pemerintah dan industri, lanjut dia, mendorong operator untuk menerapkan teknologi terbaru agar bisa dimanfaatkan masyarakat Indonesia. Bahkan Menteri Informasi dan Komunikasi Rudi menghadirkan e-sabak atau tablet ke kota-kota di daerah terdepan, terluar, dan tertinggal (3T). Setiap tablet dipakai oleh dua siswa di satu meja dan diamankan dengan daftar situs mana saja yang bisa dan tidak bisa dibuka. Namun, tablet tersebut tidak boleh dibawa pulang dan hanya dipakai di sekolah.

Program e-Sabak tersebut, menurutnya juga sebagai sarana mengubah paradigma penilaian orangtua terhadap keberhasilan seorang anak melalui pendidikan formal.

Sementara itu ketua Dewan Pendidikan Kota Depok yang juga anggota DPRD Kota Depok Hafid Nasir menambahkan pihaknya akan mengevaluasi program tersebut.

"Ya kami dengar program tersebut kami akan cek dulu dan evaluasi jika bagus bisa saja diterapkan di sekolah di Depok," ucapnya.(ndi)

Ratusan Atlit Santri Berlaga Dalam Pospeda Tingkat Kota Depok


Balaikota, Depok Terkini
Ratusan santri dari 28 Pondok Pesantren di Kota Depok ikut andil dan berlaga dalam ajang Pekan Olahraga Seni Pondok Pesantren Daerah (Pospeda) Tingkat Kota Depok tahun 2019.
Pospeda yang berlangsung selama tiga hari dibuka langsung oleh Walikota Depok Mohammad Idris di lapangan Balaikota Depok, Rabu (11/09).

"Pospeda ini menjadi sarana untuk berkreasi dan menggali potensi para santri, khususnya dalam bidang olahraga dan seni. Karena itu, manfaatkan event ini untuk mengekpresikan kemampuan dan bakat olahraga dan seni," kata Mohammad Idris dihadapan ratusan santri.

Idris berharap ajang Pospeda ini dapat mempererat persaudaraan antar para santri di Kota Depok.

"Kegiatan ini juga untuk mencari atlit yang akan menjadi duta pada ajang Popwil tingkat Provinsi Jawa Barat," pungkasnya.


Sementara itu, Kepala Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Kota Depok, Asnawi mengatakan, Pospeda menjadi wadah untuk menumbuhkembangkan kegiatan olahraga dan seni, sehingga potensi menjadi berkembang,"Santri yang menang, nantinya akan dilanjutkan mengikuti Pospeda tingkat Jabar. Selamat bertanding, jadilah juara dengan jujur," ujar Asnawi memberikan semangat.

Ditempat yang sama, Ketua Panitia Pospeda Kota Depok yang juga Kepala Dinas Pemuda, Olahraga, Kebudayaan dan Pariwisata (Disporyata) Kota Depok, Wijayanto menambahkan, Pospeda diikuti para atlit dengan usia maksimal santri 14 tahun. Ada lima cabang olahraga yang dipertandingkan, yaitu basket, bulutangkis, futsal dan Pencak Silat.

"Santri yang berprestasi akan diikutsertakan dalam ajang Pospeda tingkat Jabar," ucapnya.(ndi)

Pimpinan Definitif DPRD Kota Depok Periode 2019-2024 Disahkan


Kota Kembang,  Depok Terkini
DPRD Kota Depok akhirnya mengesahkan unsur pimpinan definitif pada Rapat Paripurna Pengumuman dan Penetapan Fraksi-fraksi dan calon Pimpinan Definitif masa jabatan 2019-2024 di Ruang Rapat Gedung DPRD Kota Depok, Selasa (10/09/2019).

Unsur pimpinan terdiri dari satu Ketua DPRD dan tiga Wakil Ketua DPRD, perwakilan partai politik berdasarkan urutan perolehan suara terbanyak dalam Pileg 2019 lalu.

Kursi Ketua DPRD dijabat oleh Teungku Muhammad Yusuf Saputra dari Partai Keadilan Sejahtera (PKS), Wakil Ketua I Yetty Wulandari dari Partai Gerindra, Wakil Ketua II Hendrik Tangke Allo dari PDIP, dan Tajudin Tabri dari Partai Golkar.


"Susunan pimpinan dan keanggotaan DPRD Kota Depok telah ditetapkan dalam keputusan pimpinan DPRD Kota Depok. Selanjutnya susunan pimpinan DPRD Kota Depok tersebut akan diusulkan untuk ditetapkan dan diresmikan oleh Gubernur Jawa Barat," kata Ketua Sementara DPRD Kota Depok, Suparyono.


Sementara itu, Walikota Depok Mohammad Idris mengucapkan selamat atas diumumkan serta ditetapkan nama fraksi, susunan pimpinan dan anggota fraksi DPRD Kota Depok serta calon pimpinan DPRD Kota Depok masa bakti 2019-2024.

"Semoga dapat menjalankan tugas dan wewenangnya secara maksimal," ujar Idris.

Lebih lanjut Idris berharap Kota Depok dalam kurun waktu lima tahun kedepan dapat lebih baik lagi dengan semangat bekerja dengan inovasi-inovasi terbaru yang selaras dengan Pemerintah Kota Depok.

"Untuk itu, mari kita saling bersinergi dan berkomitmen menjalankan pemerintahan dan bekerja secara maksimal dalam mengemban amanat rakyat untuk membangun Kota Depok yang unggul, nyaman dan religius," tutup Mohammad Idris.(ndi)

Pembentukan Kampung KB Wujudkan Ketahanan Keluarga


Beji, Depok Terkini
Guna mendorong peningkatan ketahanan keluarga sesuai Peraturan Daerah (Perda) Kota Depok Nomor 9 Tahun 2017. Pemerintah Kota Depok terus menggalakkan pembentukan Kampung Keluarga Berencana (KB) di 63 Kelurahan.

"Tahun 2018 kemaren sudah terbentuk Kampung KB sebanyak 63, tahun ini harus terbentuk 63 lagi, dan tahun depan 63 lagi," ujar Walikota Depok Mohammad Idris usai meresmikan Kampung KB ke-II di wilayah RW 01, Kelurahan Tanah Baru, Kecamatan Beji, Depok, Senin (09/09)

Menurut Idris, Kampung KB adalah bagian dari implementasi Perda Ketahanan Keluarga. Di mana tujuan pembentukan kampung KB untuk menjalankan fungsi-fungsi keluarga di masyarakat.

Dijelaskan Idris, terdapat delapan fungsi dalam keluarga. Antara lain, fungsi agama, sosial budaya, cinta dan kasih sayang, perlindungan, reproduksi, pendidikan, ekonomi, serta pelestarian lingkungan.

“Jadi, Kampung KB bukan hanya berkaitan dengan pengendalian jumlah penduduk. Tetapi, pembentukan kampung ini guna menjalankan fungsi-fungsi keluarga demi meningkatkan kesejahteraan masyarakat,” ujarnya.

Idris berkomitmen akan terus meningkatkan jumlah Kampung KB setiap tahun. Rencananya, di tahun 2020 akan ditambah sebanyak 63 titik." Insya Allah, tahun depan akan kita tambah 63 lagi,” harap Idris.

Ketua RW 01, Kelurahan Tanah Baru, Ihsan Saun mengucapkan terima kasih kepada Walikota Depok telah diresmikannya Kampung KB di wilayahnya."dengan terbentuknya Kampung KB, mudah-mudahan ketahanan keluarga disini menjadi lebih baik lagi," ucap Ihsan.(ndi)