Showing posts with label cinere. Show all posts
Showing posts with label cinere. Show all posts

Garda Siliwangi dan Bellevue Mall Cinere Santuni 100 Yatim dan Dhuafa


Cinere, Depok Terkini
Dewan Pengurus Cabang (DPC)  Garda Siliwangi Kota Depok bekerjasama dengan Aryo Gama, Bellevue Mall Cinere, dan Sanggar Kita menyantuni sebanyak 100 anak yatim dan kaum dhuafa di Bellevue Mall Cinere, Depok, Minggu (26/05/2019)

Acara bertemakan "Perkuat sinergitas antar lembaga dalam menjalin  kebersamaan serta peduli antar sesama" disponsori oleh Belleveu Cinere serta donasi dari para donatur.


"Terima kaaih atas bantuan yang diberikan baik moril maupun material lainnya. Semoga apa yang diberikan bermanfaat bagi masyarakat,* ujar Denny Syaefudin selaku Ketua DPC Garda Siliwangi Kota Depok.

Menurutnya, kegiatan santunan ini merupakan salah satu bentuk kepedulian kepada anak yatim dan warga kurang mampu di Kota Depok.


"Kita akan agendakan santunan ini bisa dilakukan secara rutin setiap tahunnya. Karena itu, kami mohon dukungan dari swmua pihak," ucap Denny.

Kegiatan ini juga dimeriahkan berbagai hiburan dari Aryo Gema
Owner Sanggar Kita & DM, Robot Cousplay, Model Kita, Dance Kpop (YudhaPratama), Elastis, Iwaka, Band Kita, Asyura, Ka pipit, Vyona & Vyana, Ryan Solois, Halo dongeng, Macarun dance, Salwa solo dance, dan Dance Kpop.(ndi)

Tim Penilai Lomba Sekolah Sehat Datangi TK Islam Dian Didaktika

Cinere, Depok Terkini

Wakil Walikota Depok, Pradi Supriatna menerima kedatangan Tim Penilai Lomba Sekolah Sehat dan Inovasi tahun 2018 tingkat BKPP provinsi Jawa Barat di KB TK Islam Dian Didaktika, Kelurahan Gandul, Kecamatan Cinere, Depok, Selasa (30/10/2018).

Ketua Tim Penilai Lomba Sekolah Sehat provinsi Jawa Barat, Syaifulloh mengatakan kedatangannya untuk melakukan penilaian lima sekolah di Kota Depok dalam lomba sekolah sehat tingkat BKPP Jabar. Kelima sekolah tersebut diantaranya TK Islam Dian Didaktika, SMAN 5, Ummul Quro dan SD Interville.

Penilaian dilakukan dari beragam unsur, seperti fasilitas sarana prasarana, keterlibatan unsur-unsur yang terkait, juga kesiapan dari sekolah yang dinilai. " Kita tim wilayah I terdiri dari 5 oang, ingin mengadakan pemotretan sekaligus melihat sarana dan prasarana di sekolah Dian Didaktika ini. Nantinya kita evaluasi dan dilaporkan ke Pemkot Depok."Hasil evaluasi dan penilaian akan diumumkan seminggu kemudian. Pemenangnya akan dilombakan dengan wilayah lain di provinsi Jabar," ujar Syaefulloh.

Sementara itu, Kepala Bidang Pendidikan Agama TK Islam Dian Didaktika, Hendroko menjelaskan sejak TK Islam Dian Didaktika berdiri pada tahun 1985, sekolah ini sudah mengedepankan pendidikan akhlak dan budi pekerti. Salah satunya masalah kebersihan.

"Sejak dulu siswa di didik kebersihan dan sekolah telah menyiapkan sarana dan prasarananya. Kami juga lebih menekankan pendidikan budi pekerti dengan mengajarkan berlaku jujur dan peduli kepada orang lain, seperti program jumat peduli para siswa mengumpulkan uang jajan untuk disumbangkan kepada anak yatim," ungkap Hendroko

Wakil Walikota Depok, Pradi Supriatna mengatakan lomba sekolah sehat ini bukan hanya sekedar kompetisi kebersihan, tetapi  masalah kebersihan sangatlah penting dan harus dimulai dari diri kita sendiri. Selain itu, keberhasilan sejumlah sekolah merupakan salah satu upaya dan keinginan Pemkot Depok dalam menyiapkan generasi yang berakhlak mulia.

"Dari nominasi nominasi sekolah yang ikut lomba tahun ini sangat luar biasa. Bahkan ada yang sampai level nasional. Kita juga kebanjiran tamu dari wilayah lain yang melakukan studi banding ke sekolah di Kota Depok," kata Pradi juga sebagai Ketua TP UKS Kota Depok.(ndi)

Walikota Ajak Warga Sambut Bulan Ramadan dengan Sukacita

Walikota foto bersama usai Tarling di Masjid Al Khoir
Cinere, Depok Terkini

Walikota Depok Mohammad Idris mengatakan bahwa bulan Ramadhan harus disambut dengan suka cita seperti halnya kita menyambut tamu agung.

Bulan Ramadhan merupakan bulan keberkahan dan saling berbagi, karena itu kita harus siap menyambut ramadhan karena membawa keberkahan dan banyak hadiah.

" Ada hadiah dimana satu malam lebih baik dari seribu bulan, kemudian amal sunah dibalas dengan amal fardhu, sementara amal fardhu dibalas hingga 74 kali lipat. Itu hadiah yang diberikan Allah SWT. Karena itu, kita harus menyambut ramadhan dengan sukacita dan riang gembira," ucap Idris saat Safari Ramadhan di Masjid Al-Khoir, di Kelurahan Pangkalan Jati, Kecamatan Cinere, Depok, Jum'at (18/05/2018).

Hadir dalam safari ramadhan tersebut Kapolresta Depok Kombes Pol Didik Sugiyarto, Wakil Walikota Depok Pradi Supriatna, para kepala OPD, Camat Cinere, Danramil 07/Limo Kapten Suherman, Kapolsek Limo, Kepala Baznas, dan tokoh masyarakat serta warga sekitar.

Dalam kesempatan tersebut Walikota juga mengingatkan seluruh jamaah untuk turut berpartisipasi dalam pesta demokrasi Pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur Jawa Barat (Pilgub) Jabar pada 27 Juni 2018 mendatang.

" Tolong jaga kondisi keamanan dan kenyamanan serta kekeluargaan di lingkungan masing-masing saat pencoblosan Pilgub 27 Juni mendatang,"pinta Idris.

Idris berharap tidak terjadi benturan antar warga terkait perbedaan pilihan."Tidak ada sejarahnya pemilihan di Kota Depok terjadi kericuhan. Siapapun yang terpilih adalah saudara kita. Karena itu pilihlah pemimpin sesuai dengan hati nurani kita," tandas Idris.(ndi)

Musrenbang Kecamatan Cinere Fokus Pembangunan Infrastruktur

Camat Cinere saat menguraikan rencana program pembangunan
Cinere, Depok Terkini

Kecamatan Cinere menggelar Musyawarah Rencana Pembangunan (Musrenbang) di lantai 2 Pasar Segar, Cinere, Depok, Senin (29/01/2018).

Musrenbang yang dihadiri unsur Muspika, anggota DPRD Depok dapil Cinere, para Lurah, LPM, ormas, Karang Taruna, tokoh masyarakat, tokoh agama dan kader PKK dibuka langsung Wakil Walikota Depok Pradi Supriatna.

Plt Camat Cinere, Hasanudin dalam sambutannya mengatakan musrenbang merupakan bagian dan tanggung jawab bersama warga di Kecamatan Cinere. Dari hasil musrenbang tingkat kelurahan rencana pembangunan di Kecamatan Cinere masih difokuskan pada bidang infrastruktur, khususnya pembangunan pelebaran jalan guna mengurai kemacetan lalu lintas.

"Kemacetan di Cinere sudah sangat luar biasa. Karena itu perlu pembangunan infrastruktur berupa pelebaran jalan guna mengurai kemacetan,"kata Hasanudin.

Camat juga meminta para anggota DPRD Depok dapat mendorong program prioritas tersebut agar masalah kemacetan di wilayah Kecamatan Cinere bisa diselesaikan."Anggaran infrastruktur telah dialokasikan sebesar Rp.1 Milyar. Semoga aspirasi masyarakat ini bisa terakomodir,"harap Hasanudin.

Sementara itu, Wakil Walikota Depok Pradi Supriatna menekankan bahwa rencana pembangunan tahun 2019 yang dibahas pada musrenbang kecamatan, mampu menjawab dan menyelesaikan RPJMD Kota Depok Tahun 2016-2021.

 “Camat dan juga Lurah pada tahun 2019 diharapkan sudah memiliki pelayanan terpadu (Paten) sesuai arahan RPJMD Kota Depok 2016-2021,” kata Pradi.

Menurutnya, prioritas kecamatan harus memperhatikan berbagai kebijakan perencanaan seperti Rencana Pembangunan Jangka Panjang Daerah (RPJPD) Kota Depok Tahun 2006-2025, Visi Misi dan Program Prioritas serta Program Unggulan RPJMD Tahun 2016-2021, peningkatan kualitas Indeks Pembangunan Manusia (IPM), serta kemampuan keuangan daerah,” tandas Pradi.(ndi)

Walikota Ajak Masyarakat Berpartisipasi Rawat Gedung Pemerintah

Walikota menandatangani Prasasti gedung Kecamatan Cinere
Cinere, Depok Terkini

Walikota Depok Mohammad Idris meresmikan penggunaan gedung Kantor Kecamatan Cinere yang selesai dibangun pada akhir tahun 2017, Rabu (10/01). Pembangunan gedung kecamatan Cinere ini dilakukan secara bertahap sejak tahun 2014 dengan total anggaran sebesar Rp.6,1 milliar.

"Diawali pembelian lahan seluas 2670 meter berikut rumah, tahun 2014 dilakukan perbaikan dan tahun 2015 mulai dibangun, dan dilanjutkan pada tahun 2017 hingga selesai. Total anggaran mencapai Rp.6,1 milliar," ujar Wijayanto selaku Kepala Dinas Pemukiman dan Perumahan (Disrumkin) Kota Depok.

Ia berharap dengan diresmikannya penggunaan gedung Kantor Kecamatan Cinere ini target pelayanan kepada masyarakat bisa tercapai."Semoga gedung ini bermanfaat dan bisa meningkatkan pelayanan menjadi lebih baik lagi," harap Wijayanto.

Walikota Depok Mohammad Idris dalam kesempatan itu mengatakan bahwa Pemerintah Kota Depok punya mimpi besar (Visi) untuk mewujudkan Kota Depok unggul, nyaman dan religius. Artinya unggul dalam pelayanan publik dan juga sumber daya manusianya. Nyaman dari sisi infrastrukturnya baik untuk fasilitas publik berupa gedung maupun jalan. Serta religius bagi masyarakat
dalam menjalankan agamanya.

"Dalam visi itu Pemkot juga harus menyelesaikan pembangunan yang belum selesai atau membangun gedung baru. Termasuk pembangunan Gedung kecamatan Cinere ini. Pembangunan gedung ini penuh perjuangan, karena itu manfaatkan dengan sebaik baiknya dan diharapkan masyarakat ikut berpartisipasi dalam menjaga dan merawat gedung pemerintah ini," Harap Idris.(ndi)

Malam Natal di Depok Aman dan Kondusif

Walikota Depok saat meninjau suasana Gereja di Limo
Cinere, Depok Terkini

Walikota Depok Mohammad Idris bersama Wakil Walikota Pradi Supriatna, Kapolresta Depok Kombes Pol Didik Sugiarto serta Dandim 0508/Depok Letkol Inf Iskandarmanto meninjau langsung suasana malam natal di sejumlah Gereja dan Posko Pengamanan di Kota Depok, Minggu (23/12/2017) malam.

Rombongan Walikota bersama para kepala OPD terkait dan para awak media berangkat dari Balaikota Depok menggunakan dua bus menuju Gereja Santo Herculanus  dan Posko pengamanan di Jalan Irian Jaya, Depok Jaya, kemudian Gereja di Limo dan Posko pengamanan di pertigaan Dinasti Cinere.

Usai meninjau Mohammad Idris kepada wartawan mengatakan secara umum situasi malam natal di Kota Depok aman dan kondusif."Dari keterangan penanggung jawab posko pengamanan dan penanggung jawab gereja di dua lokasi gereja menyebutkan bahwa kondisi malam natal dipastikan aman dan kondusif hingga malam kedua besok,"ujar Idris di Posko Pengamanan Dinasti Cinere.

Walikota bersama Wawali saat meninjau Posko pengamanan
Idris menjelaskan pemantauan situasi dan kondisi malam natal di gereja dilakukan secara bergantian."Saya arahkan agar pemantauan tidak selalu di gereja yang sama. Tahun lalu kita pantau gereja di bagian timur, sekarang bergantian di wilayah Barat,"jelas Idris.

Terkait arus lalu lintas di malam natal, Kapolresta Depok Kombes Pol Didik Sugiarto menjelaskan secara umum arus lalu lintas relatif lancar, namun ada beberapa titik kemacetan , namun sudah diantisipasi oleh personil lantas dengan melakukan pengaturan lalu lintas.

"Mudah-mudahan selama libur panjang ini, Kamseltibcarlantas bisa berjalan dengan aman, tertib dan terhindar dari kecelakaan lalu lintas," harap Kapolres.(dms)

SD Islam Dian Didaktika Gelar Open House

Anak-anak menikmati dan belajar seni musik
Cinere, Depok Terkini

Dalam upaya menjaring calon siswa baru tahun ajaran 2018/2019, Sekolah Dasar Islam Dian Didaktika menggelar Open House bagi orangtua dan murid Taman Kanak (TK) yang berada di wilayah Kecamatan Cinere, Sabtu (18/11).

Open House "Fun And Smart Day" berlangsung meriah, dihadiri ratusan orangtua dan siswa TK, menyajikan berbagai kegiatan diantaranya parenting seminar, flying fox, archery, finger painting, scince experiment, photobooth, gymnastic dan healthy breakfast.

Open House diawali dengan penyambutan orang tua dengan atraksi Pencak Silat dan tari, dilanjutkan dengan senam bersama orangtua, guru dan anak-anak.

Orang tua,  anak-anak senam bersama dengan para guru
Menurut Ketua Penyelenggara Open House SD Islam Dian Didaktika, Midhi Medhica. Kegiatan ini rutin dilakukan setiap tahun bertujuan memperkenalkan kepada orangtua murid tentang kegiatan dan fasilitas di SD Islam Dian Didaktika. Selain itu, siswa juga diajak mandiri mengikuti sejumlah permainan tanpa didampingi orang tuanya.

"Pada saat fun game, anak-anak tidak didampingi orang tua tetapi didampingi para guru. Sedangkan untuk orang tua kita adakan kegiatan sharing dan parenting bertemakan seputar anak-anak yang mau masuk SD. Disini kita perlu koordinasi antara guru dan orangtua," jelas Midhi,

Dikatakan Midhi, semua kegiatan dilakukan agar anak-anak merasa senang dan nyaman berada di sekolah ini."Kita berikan kenyamanan kepada anak-anak sehingga mereka tidak beranggapan sekolah itu menakutkan. Di SD Dian Didaktika kegiatan belajarnya lebih menyenangkan dengan bermain tetapi mengarah kepada pembelajaran," beber Midhi seraya menambahkan bahwa kegiatan belajar mengajar di SD Dian Didaktika didukung oleh guru-guru yang memiliki talenta beragam.

Dari pantauan di lokasi terlihat anak-anak bergembira saat bermain dan berkreasi didampingi para guru SD Islam Dian Didaktika. Ada yang melukis, bermain flying fox, foto dan lainnya.(ndi)

Walikota Buka Lomba Penilaian Kinerja Kelurahan

lomba penilaian kinerja kelurahan
Cinere, Depok Terkini

Walikota Depok Mohammad Idris membuka lomba penilaian kinerja kelurahan di Kantor kelurahan Gandul, Kecamatan Cinere, Depok, Selasa (14/11/2017).

Kepala Dinas Perlindungan Anak dan Pemberdayaan Masyarakat dan Keluarga (DPAPMK) Kota Depok, Eka Bachtiar menjelaskan lomba ini bertujuan memenuhi efektifitas penyelenggaraan pemerintahan, pembangunan, kesehjateraan masyarakat serta mendorong penguatan lembaga yang ada di kelurahan.

Cakupan penilaian diantaranya bidang pemerintahan, yaitu kinerja, kreatifitas dan program kerja ber
basis teknologi informasi. Sedangkan bidang kemasyarakatan meliputi partisipasi masyarakat, PKK, Pendidikan, Kesehatan, dan penanggulangan kemiskinan.

"Lomba ini berlangsung mulai 14 hingga 23 November 2017,"pungkas Eka Bachtiar selaku Ketua
Tim Penilai

Sementara itu, Walikota meminta para lurah meningkatkan kapabilitas kerja dalam rangka memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat."Saya berharap lomba penilaian kinerja kelurahan ini dapat meningkatkan prestasi dan kinerja seluruh perangkat kelurahan sehingga lomba ini tidak sia-sia,"ujar Idris.

Menurutnya, tugas dan fungsi seorang Lurah adalah memberikan pelayanan terbaik dan memberdayakan masyarakat. Penilaian kinerja lurah harus nyata outp utnya. Karena itu, perlu dilakukan koordinasi dengan seluruh elemen masyarakat.

"Seorang Lurah punya beban tugas cukup banyak, terkadang beban tugasnya dibantu oleh istri lurah khususnya masalah kesehjateraan keluarga. Kalau terjadi hambatan segera lakukan koordinasi," jelas Idris.

Lebih lanjut Idris mengatakan, Kelurahan Gandul dipercaya mewakili Kecamatan Cinere dalam lomba penilaian kinerja kelurahan tingkat Kota Depok."Kalau menang di tingkat kota akan dilanjutkan ke provinsi Jabar bahkan tingkat Nasional," tandas Idris.(ndi)

Warga Cinere Diminta Jaga Kekompakkan dan Bangun Kolaborasi

Walikota saat memberikan sambutan Gebyar Tahun Baru Islam
Cinere, Depok Terkini

Walikota Depok Mohammad Idris meminta warga Kelurahan Gandul, Kecamatan Cinere tetap menjaga kekompakkan dan kebersamaan agar dapat menyelesaikan berbagai permasalahan yang semakin kompleks.

"Kita ingin membangun membangun kebersamaan dan kolaborasi untuk membangun Kota Depok. Semua permasalahan tidak bisa diselesaikan tanpa kebersamaan diantara kita," ujar Walikota sebelum melepas peserta jalan santai Gebyar Tahun Baru Islam di Masjid Baiturahman, Kelurahan Gandul, Kecamatan Cinere, Kota Depok, Minggu (24/09/2017).

Dengan moment Tahun Baru Hijriah ini, kata Idris, hendaknya dapat meningkatkan kehidupan dan kepedulian sosial. Menurutnya, ada empat pesan Nabi Muhammad SAW dalam peristiwa hijriah, yaitu sebarkan kedamaian dan kerukunan, berikanlah makanan dan peduli kepada kaum dhuafa, dan sambung tali silaturahmi. Pesan terakhir adalah sholat malam.

"Semoga empat pesan tersebut bisa terealisasi dalam kehidupan sehari-hari. Khususnya untuk masyarakat Gandul,"tandas Idris.

Selain jalan santai, panitia juga menyantuni sebanyak 1100 anak yatim, dan menggelar bazar murah. Jalan santai juga menyediakan doorprice berupa paket umroh.(ndi)

Penilaian Sinergitas, Walikota Apresiasi Kecamatan Cinere

Cinere, Depok Terkini

Kinerja Kecamatan Cinere mendapat pujian dan apresiasi dari Walikota Depok Mohammad Idris dalam kegiatan penilaian sinergitas kecamatan tingkat Kota Depok tahun 2017 di Gedung BPK, Kelurahan Gandul, Kecamatan cinere, Depok, Selasa (05/09).

Menurut Walikota, Kecamatan Cinere selain pernah mendapatkan penilaian tertinggi lomba sinergitas tingkat kota Depok pada 2016. Pada penilaian tahun 2017 ini juga ada dua keunikan dalam penerimaan tim penilai sinergitas."Jumlah kehadiran unsur masyarakatnya paling banyak di Kecamatan Cinere. Berbeda dengan kecamatan lain, dan penyambutannya sangat luar biasa. Dua keunikan ini untuk memotivasi agar bisa ikut penilaian sinergitas tingkat provinsi Jawa Barat,"kata Idris.

Meskipun angka Indek Pembangunan Manusia (IPM) kecamatan Cinere pada tahun 2015 dibawah 40. Setelah dilakukan pembenahan dan pendampingan tahun 2016 nilainya naik cukup signifikan mencapai 61."Kinerja kecamatan Cinere sudah masuk nilai B, artinya tahun 2018 bisa mencapai BB dengan nilai 70. bisa saja pada tahun 2020 nilainya menjadi A mengalahkan Bandung,"ungkap Idris.

Idris menjelaskan ketika keunggulan sudah tercapai maka harus ada program unggulan khas yang dibentuk. Hal tersebut menjadi salah satu faktor penilaian kinerja Kecamatan.

“Harus dicari ciri khas Cinere yang berhubungan dengan program unggulan kota Depok. Baik sisi ekonomi, pendidikan dan kearifan lokal nya. Ini juga sangat terkait dengan bagaimana kolaborasi dengan tokoh-tokoh disini,” katanya.

Idris menambahkan pemerintah dari tingkat kecamatan harus terus melakukan sinergitas dengan semua elemen masyarakat.  Sehingga program – program yang dikeluarkan bermanfaat bagi masyarakat.

“Penilaian yang baik bukan dari habisnya anggaran atau terserapnya anggaran. Melainkan bagaimana anggaran dapat dirasakan masyarakat. Tentunya dengan rencana kerja tahunan yang baik dan tersusun,” tandasnya.(ndi)

APBD Kota Depok Alami Defisit

Cinere, Depok Terkini

Walikota Depok Mohammad Idris mengatakan bahwa Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Kota Depok mengalami defisit untuk tahun anggaran 2018. Hal itu dikatakan Walikota dalam kegiatan pemberian dana penguatan RT/RW dan LPM se-kecamatan Cinere, di aula Sekolah Acisena, cinere, Depok, Minggu (11/06/2017)

Lebih lanjut Idris mengatakan defisit ini terjadi antara kebutuhan pembangunan masyarakat
Kota Depok melalui musrenbang dan aspirasi dewan  tidak sesuai dengan kemampuan anggaran
pembiayaan kota."Pendapatan kota Depok mencapai Rp.2,3 trilyun, sedangkan belanja daerah
mencapai Rp.2,7 trilyun. Berarti kurang dana sekitar Rp.400 milliar atau defisit,"ujar Idris.

Mengatasi hal itu, lanjut Idris, pemerintah akan melakukan komunikasi dengan pemerintah
provinsi dan pemerintah pusat.

"Kita akan minta ke provinsi dan pusat untuk menyelesaikan pembangunan yang sudah direncanakan dari hasil musrenbang tahun lalu,"ungkapnya.

Seandainya tidak dapat bantuan dari Pemprov dan Pusat, maka dengan sangat terpaksa sejumlah
kegiatan akan ditunda pekerjaannya pada tahun depan."Saya tidak mau belanja dipaksakan
dengan uang yang ada dan tidak ada tambahan dari pusat sehingga nantinya menimbulkan
hutang. Jangan sampai Depok punya hutang, lebih baik belanja kegiatan di tunda saja,"pungkas Idris.

Sejumlah pekerjaan infrastruktur yang terpaksa ditunda pembangunannya jika tidak ada
tambahan dana diantaranya proyek pelebaran jalan Sawangan , Jalan terusan Juanda-cinere
serta pembangunan gelanggang olahraga di GDC.

"Untuk pekerjaan yang nilainya kecil dari hasil musrenbang Insya Allah terlaksana semua. Tapi kalau proyek besar kita tidak sanggup,"katanya lagi.

Idris menambahkan, Pemkot Depok juga akan meminta bantuan kepada pemerintah Provinsi DKI
Jakarta untuk menangani masalah Setu sebagai daerah resapan air. Kita minta dana perbaikan
untuk perbaikan setu kepada Pemprov DKI Jakarta, seperti setu Pengarengan, Rawa Besar, dan
sungai-sungai sehingga seluruh pembangunan bisa terakomodir.(ndi)

Ratusan Karyawan RS Puri Cinere Ikut Istiqosah

Cinere, Depok Terkini

Sedikitnya 300 karyawan Rumah Sakit ( RS) Puri Cinere di Jalan Raya Cinere, Kota Depok mengikuti istiqosah yang diselenggarakan lembaga Rohani Islam (Rohis) rumah sakit setempat bekerjasama dengan Serikat Pekerja Rumah Sakit Puri Cinere.

Kegiatan keagamaan tersebut dipimpin Ustaz Muhammad Abdul Syukur Yusuf, di lantai dua halaman parkir RS Puri Cinere di Jalan Raya Cinere,  Kecamatan Cinere,  Kota Depok, Selasa (18/04/2017).

Direktur Utama RS Puri Cinere  Benny Yustanto mengatakan, istiqosah yang diikuti ratusan karyawan bertujuan memohon perlindungan dan penerangan jalan kepada Allah swt agar keberadaan RS Puri Cinere semakin lebih baik ditengah persaingan rumah sakit saat ini.

Namun,  dikatakan lebih lanjut,  untuk mencapai ke arah lebih baik dibutuhkan kerjasama kawan-kawan ( karyawan) dengan bekerja keras,  kerja cerdas dan kerja tangkas.

"Jadi,  kepada kawan-kawan (karyawan) agar bekerja sama. Sesuai janji Allah bahwa rejeki datang dari Allah dan kita diberi akal,  budi pekerti,  strategi petunjuk untuk mencari," paparnya.

Disisi lain, katanya,  bahwa RS Puri Cinere yang sudah 25 tahun tidak hanya memberikan pelayanan kesehatan kepada masyarakat, namun melakukan aksi sosial seperti pengobatan penyakit katarak, sunatan massal,  penyuluhan pelayanan kesehatan, bina lingkungan dan kegiatan sosial lainnya.

Di tempat yang sama, Tini Suhartini selaku Ketua Serikat Pekerja RS Puri Cinere menuturkan, kegiatan keagamaan ini rutin diselenggarakan setiap pekan,  namun untuk istiqosah lebih luas karena dihadiri ratusan rekan karyawan.

"Dengan kegiatan ini memiliki keberkahan dan diharapkan Rumah Sakit Puri Cinere menjadi lebih maju,  dan sebagai karyawan bekerja sepenuh hati dan ikhlas," ujarnya didampingi Eni Supriati, pengurus serikat pekerja RS setempat.

Sementara itu,  Warlim selaku Ketua Rohis mengakui,  kegiatan keagamaan Rohis dilakukan tiga bulan sekali. Selain itu,  kegiatan lainnya berupa pengajian quran,  santunan yatim termasuk kegiatan salat tarawaih berjamah di musala saat Bulan Ramadan.

"Kami juga memberikan bimbingan rohani kepada pasien dengan berkunjung keruangannya, termasuk juga membaca quran dan tahsin quran," tuturnya. (dib)

Walikota Resmikan Deaf Cafe dan Car Wash Pertama di Depok

Cinere | Depok Terkini

Walikota Depok Mohammad Idris meresmikan beroperasinya Deaf Cafe dan Car Wash yang berada di Jalan Raya Cinere No 32, Kecamatan Cinere, Depok, Sabtu (24/9). Deaf Cafe dan Car Wash itu
merupakan sebuah cafe dan tempat cuci mobil pertama di Kota Depok yang seluruh pegawainya adalah para tuna rungu.

Dalam kesempatan itu, Walikota mengatakan bahwa Depok sudah komitmen untuk menjadi kota cerdas dengan beberapa kota lain di Indonesia. Menurutnya, Kota cerdas bertujuan untuk mensejahterakan warga yang difasilitasi oleh Pemerintah bersama unsur Muspida dan masyarakat.

"Intinya kesehjateraan bisa diwujudkan dengan prinsip kebersamaan dan adanya partisipasi dari masyarakat. Seperti partisipasi dari bu Dissa selaku owner Deaf cafe dan car wash ini,"ujarnya.

Walikota menjelaskan bahwa pemerintah juga ingin mewujudkan salah satu usaha yang bisa
merekrut para tuna rungu di Kota Depok.

"Terkadang para tuna rungu terlupakan. Karenanya itu diharapkan para pengusaha dan pemerintah bisa mengakomodir para disable, sehingga mereka bisa merasakan kenikmatan dan kenyamanan hingga akhirnya bisa berbuat sesuatu untuk kota Depok,"ungkapnya.

Idris juga menginformasikan, bahwa Kota Depok mendapat undangan resmi dari Unesco terkait kota inklusi yang akan digelar di Padang, Sumatera barat."Saya mengajak bu Dissa untuk membuktikan bahwa Depok punya program inklusi yang bisa diangkat ke dunia internasional,"tegas Idris.

Disisi lain, Walikota berjanji akan mewujudkan sejumlah fasilitas bagi para disable seperti jembatan penyebrangan orang, trotoar, dan lainnya,"Fasilitas untuk para disable masih sangat kurang di Depok. Karena itu akan kita wujudkan,"tandasnya.

Sementara itu, Owner Deaf Cafe and Workshop, Dissa Syakina Ahdanisa mengatakan fingertalk adalah sebuah cafe sekaligus tempat lokakarya yang mengajarkan kepada warga tuna rungu agar bisa bekerja dan menambah kemampuan dan skill masing-masing.

"Kita sudah punya dua cabang di Pamulang, keduanya cafe dan workshop. Kami ajarkan menjahit, menyulam kepada teman deaf dan hasilnya dijual kepada masyarakat,"jelasnya.

Dissa menjelaskan banyak para tuna rungu yang meminta pekerjaan ketika dibuka fingertalk."Saya
melihat para tuna rungu kebanyakan kerjanya jadi tukang parkir, atau pekerja kontrak. Karena itu
usaha cafe dan cuci mobil ini untuk membuka lapangan pekerjaan buat mereka,"terang Dissa.

Ia juga berharap bagi masyarakat yang tidak mengerti bahasa isyarat, bisa memanfaatkan tempat
ini untuk bertemu dan berkomunikasi dengan para tuna rungu dalam bahasa isyarat."Kita ingin orang yang normal bisa gabung dengan para deaf menggunakan bahasa isyarat sehingga bisa saling mendengar,"tandas Dissa.

Keberadaan Deaf Cafe and Workshop ternyata mendapat apresiasi dari Presiden Amerika Serikat, Barack Obama dalam acara di negara Laos."Beliau mengapresiasi Cafe fingertalk, dan menurut beliau sangat bagus untuk memajukan teman tuna rungu, jadi kita harus semangat dan kerja keras sehingga bisa mengembangkan cafe di Indonesia,"tutup Dissa..(ndi)

Walikota dan Muspida pantau Malam Takbiran

Balaikota | Depok Terkini

Walikota Depok Mohammad Idris bersama Wakil Walikota Pradi Supriatna serta unsur Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) yakni Kapolresta Depok, Dandim 0508/Depok, Kasub Denpom, dan sejumlah kepala OPD memantau suasana malam takbiran di wilayah Cinere, Bojongsari, Sawangan, dan Pancoran Mas.

Rombongan Walikota menggunakan dua bus elf berangkat dari Balaikota dengan route Jalan Margonda, ARH, jalan Nusantara, H Asmawi Beji, Krukut Limo, dan menuju pos pengamanan di pertigaan Jalan Raya Cinere. Di pos pengamanan ini Walikota sempat berbincang bincang dengan Kapolsek Limo dan perwakilan Koramil Limo.

Usai meninjau dan menyerahkan bingkisan untuk para petugas di pos pengamanan Cinere, rombongan melanjutkan perjalanan ke wilayah Bojongsari melalui Jalan Raya Parung Ciputat menuju pos pengamanan di Pertigaan Bojongsari. Kedatangan Walikota di pos ini disambut Kapolsek Sawangan Kompol Nurhayati, dan Danramil Sawangan Kapten Ibrahim beserta jajarannya.

"Hasil peninjauan dari segi personil sudah cukup dan mereka siap dengan berbagai kondisi. Berdasarkan laporan yang ada suasana masih kondusif dan mudah-mudahan bisa berlangsung hingga selesai,"jelas Walikota Depok Mohammad Idris usai meninjau suasana malam takbiran di Balaikota Depok, Selasa (5/7) malam.

Menurutnya seluruh personil gabungan dalam kondisi siap diantaran anggota Satpol PP, Dishub, Kepolisian dan TNI."Alhamdulillah tidak ada gangguan yang berarti. Tidak ada gejala apa-apa,"pungkas Idris.

Wakil Walikota Pradi Supriatna menambahkan, suasana malam takbiran kondusif di berbagai wilayah, dan arus lalu lintas pun sangat lengang.

"Dari semua titik yang kami kunjungi mulai Cinere, Bojongsari dan Pancoran Mas suasananya sangat lengang. Hanya beberapa titik yang ramai seperti di Pasar Dewi Sartika,"tandas Pradi.(ndi)

Rumah Kontrakan Di Gandul Ludes Terbakar

Cinere | Depok Terkini

Sejumlah rumah kontrakan di Jalan Raya Gandul, RT38/06 Kelurahan Gandul tepatnya dekat Pasar Gandul, Cinere, Depok ludes terbakar. Diduga kebakaran tersebut terjadi akibat bocornya tabung gas elpiji 3 kilogram.

Kebakaran membuat warga panik karena berada di lokasi pemukiman cukup ramai dan berdekatan dengan deretan rumah makan.

Warga yang khawatir api menyambar langsung mengevakuasi barang – barang mereka dari dalam rumah dan toko. Pemadam kebakaran tiba di lokasi pukul 12.25 WIB.

“Diduga penyebabnya dari tabung gas bocor. Saat ini masih pendinginan,” kata Kepala Dinas Damkar Kota Depok Yayan Aryanto, Selasa (10/5).

Yayan menambahkan sedikitnya ada 3 unit UPT Damkar Cinere berupaya memadamkan api. Pemprov DKI Jakarta juga mengirimkan unit mobil damkar bantuan sebanyak 1 unit.

“Tidak ada korban jiwa atau luka dalam kejadian ini,” jelasnya.
Pemilik kontrakan yakni Yeni diduga mengalami kerugian Rp 200 juta akibat kejadian ini. Kasus ini selanjutnya ditangani Polsek Limo Depok.(ris)

Persikad Diminta Mandiri

Cinere | Depok Terkini

Walikota Depok, Mohammad Idris meminta Persatuan Sepak Bola Kota Depok (Persikad) agar mampu mandiri dalam menjalankan programnya ke depan. Pasalnya, pemerintah kota tak mungkin untuk mengcover club sepak bola itu dengan dana APBD.

“Kami mengarahkan agar Persikad mampu mandiri, sebagai sebuah PT kan bisa usaha, coba dikembangkan usaha-usahanya, makanya di dalam Persikad saat ini para pengusaha,” ujar Idris, kemarin.

Ia menambahkan, bahwa mereka nantinya dapat bermitra dengan pengusaha-pengusaha yang lain yang mampu menjadi sponsor dalam even-even tertentu. Dikatakannya, saat ini sudah ada beberapa perusahaan yang siap menjadi sponsor dalam beberapa even ke depan.

“Kami akan memfasilitasi dalam bentuk rekomendasi secara lisan ketika nanti ada perusahaan yang bertanya, kami bisa jelaskan itu, baik melalui Dispora bahwa peran mereka bagi kota seperti pencitraan, pembinaan anak-anak, dengan rekomendasi itu kami yakin mereka akan percaya,” paparnya.

Terkait dengan rencana revitalisasi beberapa stadion di Depok, Idris mengatakan bahwa hal itu telah menjadi agenda dan tupoksi dari Dispora.

“Kami berpesan agar Persikad tidak hanya seumur jagung, tekad yang sudah dibangun harus dipertahankan. Bangun kemitraan dengan orang-orang Persikad yang lama dan para pengusaha yang cinta bola dan cinta anak-anak muda. Kalau 100 orang saja masing-masing patungan 10 ribu tentu itu akan menjadi banyak,” pungkasnya.(rt)

Walikota Berikan Kemudahan Perizinan Apartemen

Cinere | Depok Terkini

Wakil Walikota Depok Muhammad Idris secara resmi meletakkan batu pertama (Ground Breaking) pembangunan apartemen Cinere Resort di wilayah kelurahan Gandul, kecamatan Cinere, Depok, Minggu (13/3).

Apartemen Cinere Resort bernuansa Bali terdiri dari lahan 2 hektar dan dua tower. Sedikitnya terdapat 1000 unit per tower dengan harga per unit rata – rata Rp 310 juta.

Menurut Idris adanya apartemen tersebut dapat menaikan nilai investasi di Depok. Bahkan Idris berencana mengundang para investor untuk pembangunan di Kota Depok."Orientasinya untuk pemerataan pembangunan.

Bagi seluruh pengembang kami berikan kemudahan pelayanan perizinan. Masih kajian untuk meningkatkan sarana dan prasarana pelayanan ke masyarakat,” tuturnya .

Caranya Pemerintah Kota Depok akan memberlakukan pelayanan perizinan satu pintu bagi tiap investor. “Satu pintu satu atap untuk percepat pelayanan investor, pelayanan perizinan. Melayani lebih cepat waktu, kita juga akan perkuat untuk pengawasan dan pengendaliannya,” jelasnya.

Direktur Utama PT Megakarya Makmur Sentosa, Torkis Nasution mengatakan pemerintah kota Depok sangat mendukung kehadiran investasi kami, terbukti pengurusan perizinan sangat mudah dan cepat.

"Kami merasa dilayani pemerintah Kota Depok dan sangat memuaskan. Kami diperlakukan layaknya seperti sahabat layaknya Pemkot sebagai sahabat pengusaha,"ungkap Torkis.

Ia menjelaskan proyek apartemen ini juga menyediakan ruang terbuka hijau sesuai dengan ketentuan dari pemerintah. "Dengan adanya pembangunan apartemen ini investasi naik menjadi 60 persen,"katanya.

Menurut dia, lokasi apartemen yang berdekatan dengan pintu tol Cijago, dan Tol Depok – Antasari maka akan terjadi pusat pertumbuhan baru disini. Nilai investasi juga naik terus. Dan nanti Jalan Raya Gandul akan dilebarkan 24 meter kanan kiri,” pungkasnya.(ndi)

Temui Menu Ala Pakistan di Cinere

Cinere | Depok Terkini

Para pecinta kuliner di Kota Depok yang ingin menikmati menu lezat ala Pakistan seperti Nasi Biryani, roti cane dan minuman dingin lazzi serta teh Pakistan tidak perlu repot mencari atau pergi jauh ke Jakarta. Menu ala Pakistan tersebut bisa anda temui di Resto yang berdampingan dengan toko karpet Al-Musawwir di Jalan Raya Cinere No. 29 Cinere, Depok.

Resto ala Pakistan dan toko karpet itu merupakan satu usaha turun temurun yang berdiri dan beroperasi sejak tahun 1986.

Owner Resto ala Pakistan, Ijaz menjelaskan usaha kuliner dan karpet merupakan usaha keluarga yang sudah turun temurun diwariskan. Menurut dia, banyaknya permintaan masyarakat penggemar menu ala Pakistan menjadi salah satu alasan dirinya membuka Resto di bilangan Cinere.

"Banyak orang yang suka masakan Pakistan karenanya kami sajikan menu secara lengkap di Resto ini,"ujar Ijaz kepada wartawan, Senin (7/3)

Ijaz menjelaskan salah satu menu utamanya yaitu Nasi Biryani, yang dibuat dari beras asal Pakistan dengan kuah seperti kari dari sapi maupun kambing muda. Ditambah dengan kapulaga, rempah - rempah bumbu rahasia khas Pakistan dan kayu manis."Semua bahan di import langsung dari Pakistan, termasuk bumbu dan rempah-rempah. Rasa gurih dari nasi Biryani bukan dari santan, masakan Pakistan tidak bersantan. Beras dikukus terlebih dahulu lalu dicampurkan dengan kari yang telah matang.

Bukan itu saja, ada juga chicken curry khas Pakistan dengan bumbu khas, bawang bombay dan tomat. Biasanya memakannya dengan roti khas Pakistan yakni cane dan capati. Berikutnya, dal semacam kacang - kacangan yang ditumis dengan berbagai bumbu. Bahan baku utamanya yakni sejenis kacang polong."soal harga sangat terjangkau dan jangan takut mahal,"jelas Ijaz,

Jika anda menikmati menu ala Pakistan di Resto ini, anda dapat juga melihat berbagai jenis karpet masa kini dengan berbagai model. Karpet ala Pakistan tersedia mulai dari ukuran terkecil hingga besar dengan harga bervariasi mulai ratusan ribu hingga puluhan juta rupiah.

Tak hanya itu, Ijaz juga menawarkan pemesanan bahan gorden dan kulit sofa dengan harga promosi. Bahan gorden dan kulit sofa bermutu ditawarkan dengan harga Rp.70.000 permeter untuk semua ukuran."Silahkan pesan dan pilih bahannya, kami siap melayani dengan cepat,"tandas Ijaz.(ndi)

85 Siswa Penghafal Al-quran Diwisuda

Cinere } Depok Terkini

Gerakan menghafal Al-Qur’an terus tumbuh di Kota Depok. Salah satunya yang diterapkan di Yayasan Pendidikan Islam Sa'adatain di wilayah Kelurahan Gandul, Kecamatan Cinere, Depok.  Sekolah ini mencetak penghafal Al-quran mulai dari tingkat Taman Pendidikan Al-quran (TPA), Taman Kanak-kanak (TK), Sekolah Dasar (SD), hingga Sekolah Menengah Pertama (SMP). Setiap tahunnya puluhan anak-anak di wisuda Tahfidz untuk menjadi penghafal Al-Qur’an.

"Wisuda Tahfidz merupakan program tahunan dan unggulan di YPI Sa'adatain. Al-quran sebagai kitab suci umat muslim harus dihafal,"ujar Ketua YPI Sa'adatain pada Wisuda Tahfidz puluhan siswa, Sabtu (20/2).

Ia menjelaskan, dalam wisuda tahfidz tahun ini terjadi peningkatan jumlah siswa yang telah menghafal al-quran. Target siswa untuk lulus dari sekolah ini harus hafal dua juz. Wisuda Tahfidz terdiri dari 28 siswa TK, dan tingkat SD dan SMP sebanyak 57 siswa."Untuk mendapatkan ijazah, setiap siswa minimal harus menghafal satu juz,"tegasnya.

Walikota Depok, Muhammad Idris yang hadir dalam wisuda tahfidz tersebut mengaku senang karena disambut dan dikelilingi oleh anak-anak penghafal Al-quran. idris juga mengaku bangga karena ada siswa kelas dua sekolah dasar sudah bisa menghafal juz 30."Mudah-mudahan ini sebagai isyarat yang jelas dari Allah SWT, bahwa Allah yang menjaga seluruh warga Depok dari hal-hal yang tidak disukai dan diridhoi Nya,"kata Idris.

Menurut Walikota, di Depok selain ada sekolah yang memiliki spesialisasi tahfidz qur'an, baik sekolah maupun pondok pesantren. Namun ada juga lembaga yang khusus membina warga Depok mulai dari Tk hingga perguruan tinggi. Hal itu menandakan bahwa kesadaran masyarakat khususnya umat Islam untuk menjaga Al qur'an.

"Para penghafal Al-quran sudah membantu pemerintah kota dalam mewujudkan kota Depok sebagai kota religius. Dengan hafalan al-quran ini tentunya keberkahan yang kita inginkan demi kemajuan kota Depok, khususnya dalam bidang spiritualitas, ahlaktul kharimah bisa meningkat,"tandasnya.
Idris juga berencana mengusulkan adanya bantuan anggaran kepada DPRD untuk memperhatikan lembaga-lembaga tahfidz Quran di Kota Depok.(ndi)

KPU Upayakan Capai Target 77,5 Persen

Cinere | Depok Terkini

Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Depok menargetkan 77,5 persen suara pada Pemilukada 9 Desember mendatang. Hal tersebut diungkapkan langsung oleh Ketua KPU Kota Depok, Titik Nurhayati.

“Bappenas memberikan target untuk hasil pilkada 2015 tingkat partisipasinya 77,5 persen, karena itu sesuai dengan target kinerja 2015 untuk semua KPU kabupaten/kota, dan itu menjadi target KPU RI bahwa tingkat partisipasi 2015 ini harus mencapai 77,5,” ujar Titik kepada wartawan, kemarin.

Pernyataan tersebut diungkapkan Titik di sela-sela acara ‘Jalan Sehat Ramah Lingkungan’ yang digelar di halaman parkir Pasar Segar Cinere. Dikatakannya, target tersebut sudah ada di lembaran RAPBN.

“Kami tentu harus menyamakan, karena itu harus menjadi target kinerja kami di tingkat kabupaten/kota. Kami tidak terlalu berbesar hati untuk mencapai target itu  karena ada beberapa kendala dan pencapaian Pilpres saja hanya 73,8 persen. Namun kami akan berupaya bagaimana target itu harus tercapai,” paparnya.

Dijelaskannya, bahwa kendala yang terjadi di mana masyarakat Depok memiliki kesibukan luar biasa di luar rumahnya, sehingga tidak bisa dipastikan apakah aktivitasnya di Desember nanti ada atau tidak di kantor mereka.

“Biasanya sejak November sampai Januari yang bekerja di lembaga atau intansi intensitesnya cukup banyak. Namun kami tidak melihat itu, karena pada 9 Desember menjadi hari libur nasional,” ungkapnya.

Walikota Depok, Nur Mahmudi Isma’il yang melepas ratusan peserta jalan sehat itu mengatakan, sisa waktu yang tinggal 45 hari ke depan seyogyanya harus dimanfaatkan dengan baik untuk melakukan sosialisasi.

“Terutama bagi mereka yang masuk ke dalam DPT, agar betul-betul tahu dan dapat mencoblos. Ini pilkada yang ketiga di Depok, mudah-mudahan dengan pengalaman kualitas pilkada semakin baik terutama dalam tingkat partisipasinya,” ungkapnya.

Acara jalan sehat tersebut juga dihadiri oleh Komisioner KPU, Ketua DPRD Depok, Kesbangpol, Panwaslu, Camat Cinere, Forkopimda dan unsur Muspika Cinere.