Samsat Cikokol Gelar Razia Kendaraan Penunggak Pajak


Kota Tangerang, Depok Terkini
         
UPT Samsat Cikokol Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Provinsi Banten melaksanakan intensifikasi pajak daerah melalui razia kendaraan penunggak pajak di Jalan Imam Bonjol Kota Tangerang, Selasa (12/9).

Razia kali ini menjaring ratusan kendaraan  roda dua dan empat, namun hanya 91 kendaraan tercatat sebagai penunggak pajak.
           
Razia menurunkan 12 anggota Satlantas Polres MetroTangerang Kota dibawah Komando Ipda Rohmatullah SH , Kasubnit Turjawali Polrestro Tangerang. Sementara pegawai UPT Samsat Cikokol 15 personil dan satu personil  pegawai Jasa Raharja berlangsung aman dan lancar.
             
Bagi penunggak pajak, Surat Ketetapan Pajak Dearah (SKPD) ditarik kemudian digantikan dengan surat pernyataan kesanggupan untuk membayar pajak tertunggak. Sementara puluhan pengendara roda dua dan empat yang  tidak membawa STNK dan SIM serta kelengkapan lain nya dikenakan sanksi tilang oleh petugas Satlantas Polres Metro Tangerang Kota.

Kepala UPT Samsat  Cikokol  H Saripudin  S.Sos melalui Kasi Penerimaan dan Penagihan, Idham Nurfitri Arief ST  mengatakan, pihaknya tetap memberikan kemudahan kepada pemilik kendaraan yang ingin membayar langsung tunggakan pajaknya melalui armada Samling yang sudah disiapkan di lokasi razia.

Dijelaskan, jumlah kendaraan  penunggak pajak yang terjaring razia sebanyak 79 kendaraan, rincian nya, 54 kendaran roda dua dan 25  roda empat. Sementara jumlah pemilik kendaraan yang langsung membayar pajak tertunggak pada armada samling yang berada di lokasi, roda empat sebanyak 4 kendaraa, dan roda dua sebanyak sembilan kendaraan.

Idham Nurfitri menambahkan, razia kendaraan penunggak pajak merupakan program Bappenda Priovinsi Banten , UPT hanya sebagai pelaksana tujuannya guna meminimalisir tunggakan serta sosialisasi menumbuhkan kesadaran masyarakat tentang pajak yang dibayarkan untuk pembangunan Banten umumnya dan Kota Tangerang khususnya.

Disebutkan, realisasi penerimaan pajak per 10 September 2018 sudah mencapai  70,44 persen atau sekitar 483.200.259.434 dari targhet yang ditetapkan  sebesar Rp 686.004.245.425. Adapun realisasi Pajak Kendaraan Bermotor (PKB) Rp 249.950.706.500 (69,63 %) dari target yang ditetapkan sebesar Rp 358.953.821.824. BBN I Rp 220.999.620.500 (70,95 %), dari target yang ditetapkan Rp 311.477.680.553. Sedangkan BBN II Rp 6.074.869.500 (92,14 %), dari target yang ditetapkan Rp 6.592.777.000. Sementara  realisasi Pajak Air (AP)  Rp 6.074.869.500 (68,76 %), dari target yang ditetapkan sebesar Rp 8.979.966.048 . (sul).

Walikota Lepas 18 Atlet Sepak Bola LPI Jabar

Balaikota, Depok Terkini

Wali Kota Depok, Mohammad Idris melepas atlet sepakbola usia pelajar untuk berlaga pada turnamen Liga Pelajar Indonesia (LPI) tingkat Jawa Barat (Jabar) pada tanggal 11-14 September 2018 mendatang di Bandung. Para pemain dan tim ofisial diharapkan dapat menjaga nama baik Kota Depok dengan menjunjung tinggi sportivitas dalam bertanding.

“Para pemain ini sebagai duta di LPI Jabar yang membawa nama baik Kota Depok. Untuk itu harus menjunjung tinggi sportivitas, jaga sopan santun dan tata keramah dalam bertanding. Jangan emosional,” kata Idris saat melepas atlet sepakbola ke turnamen LPI tingkat Jabar, di lapangan Balaikota Depok, Selasa (11/09).

Dikatakannya, sepakbola adalah permainan olahraga tim. Untuk itu, Mohammad Idris juga menekankan para pemain untuk mengutamakan kerjasama tim, sehingga dapat memberikan hasil yang terbaik.

“Kebetulan mereka berangkat bertepatan dengan peringatan 1 Muharram yang berarti perubahan. Maka, bila tahun lalu tidak juara, maka tahun ini kita harapkan bisa juara,” ujarnya.

Penanggungjawab tim, Nana Priatna menuturkan, atlet sepakbola yang dikirim ke LPI Jabar sebanyak 18 pemain dan 4 orang ofisial. Dimana, para pemain telah melewati beberapa tahapan seleksi yang ketat.

“Mereka ini merupakan hasil seleksi liga pelajar tingkat kota yang kami adakan sejak tanggal 27 Agustus-07 September kemarin. Para pemain berasal dari berbagai SMP yang ada di Kota Depok,” katanya.

Dirinya menambahkan, sebelum bertanding pihaknya telah melakukan sejumlah persiapan yang matang sejak tanggal 31 Agustus 2018. Mulai dari latihan fisik hingga teknik yang diharapkan dapat menunjang performa para pemain saat bertanding.

“Targetnya bisa sampai ke babak empat besar. Mudah-mudahan bisa sampai ke babak final,” harap Nana Priatna.(ndi)

Koramil 03/Sukmajaya Bantu Penertiban PKL di Jalan Proklamasi

Sukmajaya, Depok Terkini

Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) dibantu anggota Koramil 03/Sukmajaya melakukan penertiban pedagang kaki lima (PKL) serta gelandangan dan pengemis di sepanjang Jalan Proklamasi, Kelurahan Abadijaya, Kecamatan Sukmajaya, Depok, Rabu (12/09/2018).

Dalam penertiban tersebut, sedikitnya 25 lapak pedagang di bongkar guna menciptakan kelancaran arus lalu lintas sekaligus mengembalikan fungsi halte.

Kepala Bidang Ketenteraman Masyarakat, Ketertiban Umum Pengamanan Pengawalan (Transmas Tibum dan Pamwal) Satpol PP Kota Depok, Kusumo, menyatakan penertiban PKL rutin dilakukan setiap hari Rabu dengan melibatkan TNI, Polri dan dinas terkait lainnya. Dalam penertiban ini tidak ada barang dagangan yang di sita petugas hanya pembongkaran lapak para PKL, penertiban berlangsung lancar tanpa ada perlawanan dari pihak pedagang.

“Kami akan pantau setiap hari setelah ditertibkan. Hal ini guna mengantisipasi para PKL yang membandel berjualan di pinggir jalan lagi,” tegas Kusumo

Danramil 03/Sukmajaya, Kapten Inf Suyono mengatakan pihaknya membantu penertiban PKL untuk mewujudkan ketertiban umum agar, terlihat rapih dan bersih terlebih di Jalan Proklamasi.

"Ini juga untuk mewujudkan program tiga pilar antara TNI, Pemda melalui Satpol PP dan Kepolisian yang selama ini telah terjalin kuat dan harmonis," tandasnya.(ndi)

Aplikasi Depok Single Window Mudahkan Masyarakat Mengakses Berbagai Pelayanan

Balaikota, Depok Terkini

Upaya mewujudkan Depok Cyber City, dilakukan Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kota Depok dengan dukungan teknologi informasi. Melalui aplikasi android bernama Depok Single Window (DSW), kini masyarakat bisa mengurus pelayanan di bidang kesehatan, pajak, laporan kegawatdaruratan dan lain sebagainya hanya dengan satu aplikasi saja.

“Aplikasi ini dihadirkan, sebagai langkah mempermudah masyarakat dalam mengakses berbagai pelayanan yang ada di Pemerintah Kota Depok. Aplikasi tersebut, dilengkapi dengan layanan-layanan yang bekerja sama dengan Pemerintah Kota Depok, seperti PLN, dan kepolisian,” ujar Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kota Depok, Sidik Mulyono, Rabu (12.09).

Dirinya menjelaskan, untuk mendapatkan aplikasi ini sangatlah mudah. Masyarakat Kota Depok bisa langsung mengunduhnya, lalu melakukan pendaftaran sesuai dengan arahan aplikasi tersebut.

“Aplikasi ini, memang sangat mempermudah masyarakat. Contohnya saja, saat ingin mengetahui tagihan PBB, jika sudah terdaftar warga Kota Depok bisa dapat melihat tagihannya. Kami sangat berharap, satu aplikasi yang memiliki banyak manfaat ini, dapat dipergunakan masyarakat Kota Depok dengan sebaik-baiknya,” jelasnya.

Sementara itu, Wali Kota Depok, Mohammad Idris, mengapresiasi aplikasi yang direalisasikan Diskominfo Kota Depok. Dirinya berharap, aplikasi ini dapat membantu masyarakat Kota Depok untuk berbagai keperluan.

“Setiap tahun, Diskominfo sudah maksimal memberikan ide-ide baru dalam aplikasi bagi masyarakat. Oleh karena itu, mari warga Kota Depok sama-sama kita download dan pergunakan aplikai tersebut sesuai kebutuhan,” tutupnya.(ndi)

Babinsa Koramil Sukmajaya Pantau Sidang Paripurna

Sukmajaya, Depok Terkini

Babinsa Koramil 03/Sukmajaya, Pelda jumadi bersama babinkamtibmas memantau kegiatan sidang paripurna dprd kota depok di ruang paripurna gedung DPRD kota Depok, Kalimulya,  Sukmajaya, Depok, Rabu (12/09/2018).

Rapat paripurna dalam rangka persetujuan DPRD Kota Depok terhadap KUPA dan PPAS perubahan APBD Depok Tahun Anggaran 2018 dipimpin langsung Ketua DPRD kita Depok Hendrik Tangke Allo dihadiri Sekda Kota Depok Hardiono, para kepala OPD, unsur Forkopimda, serta perwakilan instansi vertikal lainnya.

Dikatakan Pelda Jumadi, kehadirannya dalam acara Rapat Paripurna DPRD DEPOK tersebut untuk monitoring dan pemantauan kegiatan di gedung DPRD Kota Depok.

"Kita monitoring dan pantau paripurna hingga selesai. Pemantauan bersama anggota Polsek Sukmajaya, " kata Jumadi.

Dalam laporannya Badan Anggaran DPRD Depok, yang dibacakan Yuni Indriani menyebutkan hasil pembahasan terhadap perubahan APBD Kota Depok TA 2018. Adapun rencana target pendapatan sebelumnya sebesar Rp.2,4 trilyun naik menjadi Rp. 2,8 trilyun atau naik Rp.143 milyar. Sedangkan rencana belanja awal sebesar Rp.2,8 trilyun mebjadi Rp.3,4 trikyun atau naik 18,50 persen.(ndi)

Gebyar Muharam, Ribuan Santri TK Meriahkan Pawai Taaruf

Balaikota, Depok Terkini

Ribuan santri-santriwati TK TPA dan para guru serta keluarga besar Badan Komunikasi Pemuda Remaja Masjid  Indonesia (BKPRMI) Kota Depok menyemarakkan pawai taaruf menyambut tahun baru Islam 1 Muharram 1440 H di Kota Kota Depok, Selasa (11/9/2018) pagi.

Pawai Taaruf dilepas oleh Walikota Depok Mohammad Idris didampingi camat Pancoran Mas, Utang Wardaya di lapangan Balaikota Depok.

Ketua DPD BKPRMI Kota Depok, Gunawan HS mengatakan rangkaian gebyar muharam dalam rangka Hut BKPRMI ke-41 dan HUT RI ke 72 diawali dengan pawai taaruf diikuti oleh ribuan santri TK TPA, TAAM binaan BKPRMI Kota Depok. Pawai juga disemarakkan penampilan ondel ondel dan rebana.

Arak-arakan pawai dimulai dari Balaikota Depok, Jalan Margonda, jalan Arif Rahman Hakim, jalan Nusantara dan selesai di Masjid Al-Muhajirin, Depok Jaya.

"Kita siapkan juga panggung gembira menampilkan artis sinetron dan pembagian doorprice," tuturnya.

Wali Kota Depok Mohammad Idris mengucapkan selamat milad ke- 41 untuk BKPRMI Kota Depok."Semoga para santrinya semakin cerdas untuk mengisi Indonesia Emas tahun 2045. Kalian adalah calon pemimpim pada saat Indonesia emas tahun 2045, karena BKPRMI telah mendidik anak anak berdasarkan ajaran Islam," kata Idris.

Menurut Walikota, inti dari muharam adalah hijrah atau perubahan. Artinya dalam memasuki tahun baru Islam harus ada perubahan, dari negatif menjadi positif dan dari tidak baik menjadi baik.

Dari itu, Idris mengucapkan terima kasih kepada BKPRMI yang telah berkontribusi dalam pendidikan dan memiliki nilai positif keagamaan.

"Saya berharap BKPRMI bisa terus bersinergi dengan Pemkot Depok. Selamat berkarya dan berjuang lewat pendidikan. Mari bersama sama membangun Kota Depok," ajak Walikota.(ndi)

Sambut Tahun Baru Islam, Ribuan Warga RW 01 Beji Pawai Obor

Beji, Depok Terkini

Ribuan warga RW 01 Kemiri Jaya, Kelurahan Beji, Kecamatan Beji, Depok mengikuti pawai obor  menyambut Tahun Baru Islam, 1 Muharram 1440 Hijriah, Senin (10/9) malam.

Pawai obor tersebut dilaksanakan oleh Majelis Taklim RW 01 Kemiri Jaya bekerjasama dengan DKM Masjid Nurul Islam. Peserta pawai obor didominasi anak-anak, remaja dan ibu-ibu.

Route pawai obor sepanjang dua kilometer di mulai dari halaman Masjid Nurul Islam, jalan Kutilang 7, Jalan Waru, jalan Kampung Kemiri, Jalan Tanah Baru hingga kembali lagi ke Masjid Nurul Islam

Menurut Ketua RW 01, Kelurahan Beji, Iwan Daiman. Tujuan pawai obor ini untuk mengingatkan kepada generasi muda bahwa tahun baru kita adalah tahun baru Islam yang jatuh setiap tanggal 1 Muharam.

" Pawai obor ini juga sebagai ajang silaturahmi dan ukhuwah islamiyah antar sesama muslim. Pawai obor ini merupakan tahun kedua yang kita adakan setiap pergantian tahun baru Islam," kata Iwan didampingi Ketua RT 09, Adi Gamur.

Dalam kesempatan itu, Iwan juga mengingatkan kepada peserta pawai obor, khusuanya anak-anak agar tidak main main dengan api saat melintas di jalan."Jangan berteriak dengan kalimat yang dapat memicu amarah orang lain, bersholawat dan bertakbirlah. Hati-hati selama dalam perjalanan, para  orang tua dimohon dampingi anaknya," imbau Iwan.

Dari hasil pantauan, iring-iringan peserta pawai obor tersebut sempat membuat macet arus lalu lintas di Jalan Tanah Baru.  Arus lalu lintas merayap namun tetap terkendali.(ndi)

Ganjil Genap di Margonda Sebaiknya Jangka Pendek

Beji, Depok Terkini

Anggota DPR RI Komisi V  Fraksi Partai Amanat Nasional (PAN) Hj. Intan menyoroti kebijakan ganjil genap yang akan diterapkan di Margonda.

Menurutnya,  pertumbuhan dan kepemilikan mobil tidak sebanding dengan ruas jalan. "Ini yang kita pertanyakan kebijakan ganjil genap di Margonda. Kalau banyaknya kendaraan dan ruas jalan terbatas  kenapa kebijakan ini dibebankan pada masyarakat," ujarnya seusai Ngobrol Santai Bareng Wartawan di Margonda, Sabtu (08/09/2018)

Intan menilai, kebijakan ganjil genap merupakan jangka pendek. Seperti penerapan ganjil genap di DKI Jakarta saat Asian Games dinilai sukses dan akan dilanjutkan lagi dengan adanya Para Games.

"Kebijakan Ganjil Genap ini bukan satu-satunya solusi mengatasi kemacetan. Seharusnya, Pemkot Depok  bisa berpikir panjang dan memberikan kebijakan yang tidak membebani masyarakat,"paparnya.

Menurutnya, di Kota Depok pembangunan masih terpusat di Margonda. Ia menyebutkan, mulai dari Mall, hotel, apartemen, dan lainnya berada di Margonda. Sehingga, kemacetan di Margonda pada waktu tertentu tak bisa terelakkan.

"Tidak bisa pembangunan hanya terpusat di satu tempat. Namun, pembangun harus menyebar seperti pada perencanaan pembangunan zona Margonda 2. Diharapkan, perputaran ekonomi dan kerumunan masyarakat tidak hanya di Margonda saja dan bisa menyebar,"terangnya.

Meski begitu, dirinya juga berharap agar adanya regulasi terkait pengurangan izin kepemilikan kendaraan. Pasalnya, budaya masyarakat masih banyak yang mencari celah dalam menyiasati kebijakan yang dirasa membebani.

"Masyarakat kita kan selalu nyari celah. Kalau ganjil genap diterapkan, akan menggunakan mobil istrinya atau beli mobil lagi dengan plat nomor beda. Ini yang harus diperhatikan,"tutupnya.(ndi)

DPC Partai Demokrat Depok Santuni Puluhan Anak Yatim

Sukmajaya, Depok Terkini

Demokrat di DPC Kota Depok merayakan HUT ke-17 partainya dengan kegiatan senam bersama dan pemberian santunan Anak Yatim

Acara yang digelar di halaman kantor DPC Demokrat, Kompleks Ruko Sukmajaya No. 16, Jalan Tole Iskandar, Kelurahan Mekarjaya, Kecamatan Sukmajaya, Minggu (09/09/2018) dihadiri sekitar 600 pengurus, kader, caleg, dan anggota legislatif Partai Demokrat Kota Depok.
Pelaksanaan ulang tahun partai berlambang mercy ini berbarengan dengan pendirinya, yaitu SBY yang lahir pada 9 September.

Ketua Panitia Endah Winarti mengutarakan di acara ini, kami mengundang 50 bacaleg yang masing-masing membawa minimal 10 orang untuk memeriahkan. Bacaleg juga membawa anak yatim 2 orang.

"Kita berikan juga santunan buat anak yatim berupa uang, goodybag, dan makanan," ungkap Endah.

Ia berharap DPC Demokrat Kota Depok bisa diberikan kembali kepercayaan dari masyarakat dan memenangkan pemilu 2019.

"Target tidak muluk dicanangkan sebanyak 12-15 kursi. Itu karena Demokrat pada pemilu 2009-2014 mampu meraih 15 kursi di Depok," katanya.

Ketua DPC Partai Demokrat Kota Depok Edi Sitorus mengutarakan tema HUT Demokrat kali ini adalah
Mari Bantu Atasi Kesulitan Rakyat dan sub tema Saya Ada untuk Semua, Bersama Kita Bisa.

"Implementasi tema ini adalah kepada seluruh kader diminta untuk mengatasi kesulitan masyarakat. Dalam setiap kesempatan bertemu dengan maayarakat sampaikan tidak perlu khawatir terkait pelayanan pendidikan, kesehatan, dan infrastruktur,"  ungkap Edi Sitorus.

Ditegaskannya, di bidang pendidikan Fraksi Partai Demokrat bersama anggota DPRD Kota Depok lainnya mendorong anak putus sekolah agar bisa melanjutkan pendidikan, dengan mengambil paket A, B, dan C.

"Begitu pun dalam hal kesehatan. Warga tidak mampu diberikan porsi anggaran bagi yang tidak memiliki kelengkapan identitas kesehatan seperti SKTM. Dinkes kerjasama dengan rumah sakit diminta untuk menerima masyarakat tersebut. Persoalan wajib diatasi. Pemerintah sudah ada anggaran. Kita perkuat dan jangan pernah ragu," pungkasnya.

Pihaknya juga berharap dengan ulang tahun partai dan SBY pada tahun ini, Partai Demokrat akan dapat memenangkan Pemilu 2019 dan memenuhi parliamentary threshold. Sehingga padal lima tahun mendatang, Demokrat bisa mencalonkan kader terbaiknya dalam Pilpres 2024.

"Kami juga mengucapkan ke SBY agar diberikan kekuatan berikan arahan kader, sehingga Demokrat kembali memenangkan pemilu," harap Edi Sitorus. (ndi)

Babinsa Koramil Sukmajaya Minta Anggota RAPI Jaga Kekompakkan

Sukmajaya, Depok Terkini

Serka Rudi selaku Babinsa Koramil 03/Sukmajaya, Kodim 0508/Depok ikut merayakan HUT Radio Antar Penduduk Indonesia (RAPI) Kota Depok ke-22 di Studio Alam TVRI, Jalan Raden Saleh RT 01/09, Kelurahan Sukmajaya, Kecamatan Sukmajaya, Depok, Minggu (09/09/2018)

Acara tersebut dihadiri perwakilan BNN Kota Depok Sunarto, Ketua Rapi Depok, Edi p, Pengurus RAPI Nasional, Budi dan ratusan anggota Rapi Depok.

Menurut Ketua Rapi Kota Depok Edi.  Selain merayakan HUT RAPI ke 22, kegiatan ini juga sebagai ajang menjalin tali silaturahim antar anggota RAPI Kota Depok

“Selain merayakan HUT RAPI yang ke 22, kegiatan ini juga sebagai ajang menjalin tali silaturahim antar anggota RAPI se Kota Depok.” ujarnya

Sementara itu, Babinsa Keluraha n Sukmajaya, Serka Rudi berharap seluruh anggota Rapi bisa saling menjaga kekompakan antar anggota.

“Saya berharap kekompakan sesama anggota RAPI, dalam acara HUT RAPI  kali ini bisa lebih baik lagi," harap Rudi.

Peringatan HUT Rapi ke-22 Kota Depok juga diwarnai dengan pemberian santunan kepada puluhan anak yatim.(ndi)

Babinsa Koramil Sukmajaya Awasi dan Amankan Final Sepak Bola

Sukmajaya, Depok Terkini

Demi terciptanya suasana aman, Babinsa Koramil 02/Sukmajaya, Kodim 0508/Depok Pelda Katwadi bersama Bhabinkamtibmas melaksanakan pengawasan sekaligus pengamanan final Sepak Bola RW02 Cup di Lapangan bola Griya Lembah Abadi, RW 02 Kelurahan Abadijaya, Kecamatan Sukmajaya, Depok, (09/09/2018).

Adapun peserta yang bertanding yaitu Club  Perintis RT 05 melawan Club' Resident RT 03.

Final sepak bola disaksikan sekitar 700 penonton dihadiri Anggota DPRD Depok, Sekel Abadijaya, LPM, Bimaspol, para Ketua RW dan RT se-kelurahan Abadijaya.

Sebelum pertandingan final dimulai, Pelda Katwadi berpesan kepada dua tim untuk selalu menjaga persatuan , kesatuan, pupuk kebersamaan dan raih prestasi serta jaga sportivitas sehingga pertandingan dapat berjalan dengan aman dan nyaman.

" Bermainlah secara fair play dan tetap jaga sportivitas," pinta Katwadi.

Final sepak bola tersebut akhirnya dimenangkan oleh club Resident RT 03 sebagai juara I, sedangkan club Perintis RT05 harus puas berada di posisi kedua, dan juara III diraih tim dari RT04.(ndi)

Babinsa Koramil 03/Sukmajaya Bantu Latihan Manasik Haji

Sukmajaya, Depok Terkini

Babinsa Koramil 03/Sukmajaya, Kodim 0508/Depok, Serka Rudi mendampingi dan membantu kelancaran latihan manasik haji siswa Taman Kanak Kanak Islam Terpadu (TKIT) Rahmaniah di Jalan Lapangan Member, RT 04/01, Sukamajaya, Depok, Sabtu (07/09/2018).

Sedikitnya 100 siswa terlibat dalam latihan manasik haji tersebut didampingi para guru pendamping dan orang tua murid.

Menurut Kepala Sekolah TKIT Rahmaniah, April S.pd. Latihan manasik haji ini untuk mengenalkan rukun Islam yang telah kita sampaikan di sekolah, untuk membangun karakter anak dalam meningkatkan keyakinan dan keimanannya kepada Allah SWT," katanya didampingi Ketua panitia, Sarah.

Lebih lanjut April menjelaskan, kegiatan ini bertujuan membiasakan anak-anak untuk senantiasa mengerti kegiatan-kegiatan ibadah. Harapannya, anak-anak memahami ibadah tidak sekadar shalat, mengaji, dan puasa." Kegiatan ini akan terus dilakukan tiap tahun," tuturnya.

Sementara itu, Serka Rudi mengatakan dalam kegiatan latihan Manasik Haji kali ini, seluruh anak-anak dikenalkan tata cara melaksanakan ibadah haji.

Dirinya menilai kegiatan itu memang sangat diperlukan sebagai suatu proses penting pembelajaran bagi anak-anak. Tujuannya, agar memahami kalau ibadah haji itu merupakan rukun bagi umat Islam.(ndi)

Sandiaga Uno Kunjungi Telaga Kuliner Sawangan

Sawangan, Depok Terkini

Calon Wakil Presiden Sandiaga Uno mengunjungi kawasan Telaga Kuliner, Sawangan, Depok, Kamis (06/09/2018) malam.
Kedatangan Sandi disambut antusias ratusan warga Sawangan, khususnya para pelaku Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) di Telaga Kuliner.

Menurut Pengelola Telaga Kuliner, Sawangan Mustopa Dwi Putra. Pihaknya sengaja mengundang Sandiaga Uno karena beliau merupakan  figur yang concern dengan UMKM.

"Acara semacam itu memang sudah menjadi program bulanan Telaga Kuliner dalam hal kegiatan Bincang Bareng Soal Ekonomi Bisnis. Kita undang Sandiaga Uno untuk sharing terkait suksesnya program OK OCE kepada pedagang-pedagang kecil yang ada di Telaga Kuliner,"ujar Dewan Pembina Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (HIPMI) Kota Depok ini.

Dikatakan acara tersebut bekerjasama dengan Pengurus HIPMI Kota Depok. Salah satu targetnya adalah agar Telaga Kuliner semakin dikenal dan meningkatnya profit.

Selain itu, lanjutnya, acara ini dapat memotivasi pedagang dan warga sekitar dalam berwirausaha. "Kita berharap agar dalam pengurus HIPMI ada penyegaran dan penyemangatan terhadap pengurus baru yang nantinya akan terbentuk. Tentunya,  ke depan Pemerintah akan semakin concern terhadap pembinaan UMKM di sektor riil. Termasuk dukungan konkret terkait pemanfaatan asset milik Pemkot, dan atau redistribusi asset-aset milik swasta yg belum produktif, bisa dikelola guna kegiatan pembinaan UMKM,"harapnya.

Hal senada diutarakan Mantan Ketua HIPMI Kota Depok Tribuana. Menurutnya konsep acara itu adalah talkshow bisnis. Salah satunya dengan Ketua HIPMI empat generasi yang diharapkan bisa menjadi inspirasi dan motivasi. "Ini juga memperlihatkan bagaimana pelaku usaha melakukan kegiatan bisnis di sektor riil (di saung telaga kuliner-red). Ke depan spot sejenis bisa dikembangkan sebagai sarana kumpul bisnis dan menghidupkan roda ekonomi riil. Selain itu, agar  warga depok lebih mengenal HIPMI dan terinspirasi berwirausaha,"jelasnya.

Sementara itu, Sandiaga Uno dihadapan ratusan pengunjung bercerita tentang kesuksesannya. Sandiaga juga mengaku bahwa dirinya sempat di PHK dan merasa tidak enak. Meski begitu dirinya tidak tinggal diam saja hingga menghantarkannya sampai pada posisi saat ini. "Kunci kesuksesan itu dimulai dengan kerja keras, kerja cerdas, dan ikhlas. Tentunya, dengan bekerja keras tetap berserah diri kepada Allah SWT,"terangnya.

Sandi juga mengungkapkan saat ini bangsa Indonesia sedang mengalami  turbulensi ekonomi. Untuk itu, ia mengajak agar fokus dengan bangkit dan menyelesaikan masalah dari ekonomi. "Ekonomi kita terbangun dari UMKM dan  97 persen diserap. Jadi kita berikan ruang tumbuh kembang bagi  UMKM,"tandasnya. (Huma)

Presiden Silaturahmi Ke Kediaman Ibu Sinta Nuriyah Wahid



JAKARTA | PANTAU TERKINI |  Presiden Joko Widodo sore ini, Jumat, 7 September 2018 bersilaturahmi ke kediaman Ibu Sinta Nuriyah Wahid istri Presiden RI keempat, almarhum K.H. Abdurrahman Wahid atau Gus Dur di kawasan Ciganjur, Jakarta Selatan. Presiden didampingi oleh Menteri Sekretaris Negara Pratikno.

Tiba sekira pukul 16.00 WIB, Presiden disambut oleh putri kedua Gus Dur, Yenny Wahid. Keduanya kemudian masuk rumah untuk bertemu dengan Ibu Sinta Nuriyah Abdurrahman Wahid.

Presiden mengaku bahwa ini bukan kali pertama berkunjung ke kediaman Gus Dur. Kunjungan Presiden ini juga bertepatan dengan hari lahir Gus Dur.

"Ya saya ke sini tidak sekali dua kali ini. Kalau tidak keliru seingat saya sudah yang keempat," kata Presiden seusai pertemuan.

Selain itu, Presiden juga ingin mengetahui kabar Ibu Sinta Nuriyah. Presiden pun sempat menyantap bubur merah putih yang disuguhkan.

"Juga ingin mengabarkan mengenai kesehatan beliau, alhamdulillah diberikan kesehatan yang baik dari Allah SWT," ungkapnya.

Tak hanya itu, pada kesempatan ini Presiden juga bertemu dengan tokoh-tokoh dari Madura. Presiden menuturkan, mereka memberi masukan terkait keluhan mahalnya tarif jembatan di Suramadu.

"Dulu sebetulnya dari Rp30 ribu kita sudah potong jadi Rp15 ribu, yang sepeda motor sudah dibebaskan. Tapi memang itu dampak terhadap investasi dan ekonomi masih belum kelihatan sehingga beliau-beliau meminta itu untuk ditinjau kembali," ujarnya.

Ibu Sinta Nuriyah menyambut baik kedatangan Presiden ini. Menurutnya, Presiden Jokowi adalah sosok yang suka bersilaturahmi kepada tokoh masyarakat, kiai, dan sebagainya.

"Termasuk ke sini karena saya dianggap sebagai orang tua yang patut dikunjungi. Jadi saya sebagai orang tua pasti akan memberikan doa," kata Ibu Sinta Nuriyah.

Ibu Sinta pun memberikan pesan terkait amanah yang diemban seorang pemimpin. Ia pun menuturkan apa yang menurutnya diamalkan oleh Gus Dur.

"Sesuai apa yang ada dalam kaidah fikih, kebijakan seorang pemimpin itu harus berdasar pada kepentingan rakyatnya, bukan golongan," tutur Ibu Sinta Nuriyah.

Jakarta, 7 September 2018
Deputi Bidang Protokol, Pers, dan Media Sekretariat Presiden

Bey Machmudin

Babinsa Koramil 01/Panmas Rayu Anak Jangan Takut Imunisasi Difteri

Pancoran Mas, Depok Terkini

Babinsa Koramil 01/Pancoran Mas, Kodim 0508/Depok, Sertu Amir dan Serda Sudiro terjun langsung menertibkan antrian warga dalam kegiatan imunisasi difteri yang dilakukan Dinas Kesehatan Kota Depok di Posyandu Kamboja, RT 03/13, Kelurahan Rangkapan Jaya, Kecamatan Pancoran Mas, Depok, Jum'at (06/09/2018).

Selain menertibkan antrian, Babinsa juga berusaha merayu dan meyakinkan pasien, khususnya anak-anak yang terlihat takut dan menangis agar menjadi lebih tenang sehingga bisa di imunisasi.

" Alhamdulillah, berkat bantuan Babinsa imunisasi difteri berjalan lancar, aman dan tertib tanpa ada kendala berarti. Terima kasih bapak TNI, Ini merupakan bukti kedekatan TNI dengan rakyat," kata Sri Winarsih salah satu petugas Puskesmas.

Ditempat yang sama, Sertu Amir menjelaskan antusias warga untuk imunisasi cukup tinggi, sedikitnya 50 warga datang beserta anak-anaknya."Warga merasa senang karena bisa di imunisasi secara gratis," tandas Amir didampingi Petugas Puskesmas dan kader Posyandu.

Menurut Amir, tingkat partisipasi warga penting untuk memastikan tercapainya tujuan program nasional, yakni penurunan jumlah kasus difteri, pemutusan penularan, serta pencegahan agar penyakit infeksi menular ini tidak semkain meluas.|"Semua pemangku kepentingan harus berperan aktif mencegah penularan penyakit difteri, khususnya di wilayah Kecamatan Pancoran Mas," pungkasnya.(ndi)

Danramil 03/Sukmajaya Besuk Anak Anggota Di Rumah Sakit

Jakarta, Depok Terkini

Danramil 03/Sukmajaya, Kodim 0508/Depok Kapten Inf Suyono bersama Ketua Persit Ranting Koramil 02/Sukmajaya, Bati Tuud dan anggota serta ibu persit mengunjungi sekaligus membesuk anak dari Serda Erwin yang beberapa hari terbaring sakit di RS Ridwan Maureksa TMII Jakarta Timur, Jum'at (06/09/2018)

Kedatangan Danramil beserta rombongan merupakan bentuk kepedulian sekaligus sebagai contoh kepada anggotanya

“Kedatangan kami untuk menjenguk putri dari Serda Erwin yang sedang sakit. Kita ingin memberikan support, dan semangat untuk kesembuhannya sehingga bisa berkumpul lagi bersama keluarga," ujar Danramil.

Sementara itu, Serda Erwin mengaku sangat terharu mendapat perhatian dari Danramil beserta Ketua Persit.

“Terimakasih Danramil atas kepeduliannya membesuk anak saya. Semoga kepedulian Danramil beserta seluruh anggota dan ibu persit menjadikan berkah dan mendapat balasan dari Allah SWT,” doa Serda Erwin.(ndi)

41 Siswa Diktubasus Babinsa Praktek Talak Binter di Koramil 05/Kramat Jati

Gumil Mayor Inf Mistar memberikan arahan siswa Diktubasus
Jakarta, Depok Terkini

Komandan Koramil (Danramil) 05/Kramat Jati, Kodim 0505/JT, Kapten Inf Jamal Agung menerima kedatangan 41 siswa DIKTUBASUS BABINSA Rindam Jaya di Makoramil Kramat Jati, Kamis (06/09/2018).

Kehadiran siswa Diktuba tersebut guna mengaplikasikan materi ketatalaksanaan Pembinaan Teritorial yang didapat selama pendidikan.

Dalam kesempatan itu, Kapten Inf Jamal menyatakan pihaknya siap membantu memberikan tempat serta sarana dan prasarana bagi siswa Diktubasus Babinsa dalam melaksanakan aplikasi Pembinaan Teritorial di dua kelurahan yaitu Kelurahan Kramat Jati dan kelurahan Tengah."Kita sudah siapkan semuanya, termasuk pendampingan oleh Babinsa di setiap kelurahan," ujar Jamal.

Sebelumnya, lanjut Danramil, dirinya juga telah berkoordinasi dengan Lurah Kramat Jati dan Lurah Tengah untuk bekerja sama dalam kegiatan siswa Diktubasus Babinsa di wilayah kelurahan termasuk ke sekolah."Sudah dari awal kita koordinasikan dengan kedua lurah tersebut, termasuk koordinasi dengan Rindam jaya," ungkapnya.

Dari itu, Danramil berpesan kepada para siswa Diktubasus Babinsa agar selalu menjaga keamanan dan ketertiban selama praktek di lapangan."Perhatikan faktor keamanan, jangan sampai dalam aplikasi binter ini ada kejadian yang tidak diinginkan," harap Danramil.

Sementara itu, Guru Militer (Gumil) pendamping Rindam Jaya, Mayor Inf Mistar menjelaskan aplikasi teritorial siswa Diktubasus Babinsa diikuti sebanyak 241 siswa tersebar di enam Koramil, diantaranya Koramil 05/Kramat Jati, Kodim 0505/JT. Aplikasi Binter dilakukan mulai Kamis hingga Sabtu 6-7 September 2018.

Dalam kegiatan ini, kata Mistar, Para siswa akan mengaplikasikan ilmu yang didapatkan selama pendidikan di Rindam Jaya yaitu tentang ketatalaksanaan Binter berisi pengumpulan data teritorial, penyusunan rencana kegiatan teritorial, analisa kejadian, dan penyusunan laporan kegiatan teritorial.

"Mereka mengaplikasikannya langsung ke lapangan dengan menggunakan metode karya bakti, Binwanwil dan Komunikasi Sosial," tutup Mistar didampingi pelatih Lettu Inf Suhanto, Serma Nawi, dan Sertu Heri.(ndi)

Pemkot Depok Siap Berkolaborasi Dengan Pemprov Jabar

Bandung, Depok Terkini

Walikota Depok Mohammad Idris menyatakan siap berkolaborasi dengan Pemerintah Provinsi Jawa Barat khususnya dalam hal pemerataan pembangunan dan pelestarian kebudayaan. Hal itu sesuai dengan ajakan Gubernur Jawa Barat  periode 2018-2023 Mochamad Ridwan Kamil, agar para Bupati dan Wali kota di Jawa Barat sama-sama meningkatkan kolaborasi antar daerah.

Menurut Idris, ada banyak hal yang bisa dikolaborasikan dengan Pemprov Jabar. Di antaranya, program pemerataan pembangunan dan pelestarian kebudayaan. Terkait keinginan Gubernur Jabar agar setiap kota/kabupaten harus mempunyai gedung budaya sebagai sentral kegiatan kebudayaan, pihaknya sudah mengajukan bantuan kepada Pemprov Jabar agar bisa direalisasikan.

“Kita juga sudah mengajukan bantuan ke Pemprov terkait perbaikan jalan provinsi, Di antaranya di sepanjang Jalan KSU sampai ke perbatasan Kota Bogor,” kata Mohammad Idris, saat serah terima jabatan Gubernur Jawa Barat di Gedung Sate Bandung, Kamis (06/09).

Sebelumnya, Gubernur Jawa Barat, Ridwan Kamil menyatakan, siap membuka jalur komunikasi dengan para kepala daerah di 27 kabupaten/kota di Jawa Barat. Dengan komunikasi yang efektif, dia berharap bisa berkolaborasi dengan para wali kota dan bupati se-Jawa Barat.

“Saya tidak akan banyak mendikte kepada para kepala daerah, kami ingin berkolaborasi, karena rakyatnya sama. Bapak-Ibu mau apa selama lima tahun? Mari kita mengobrol, bisa secara digital atau dijadwalkan,” ujar Ridwan Kamil.(ndi)

UI Tambah Dua Guru Besar

Beji, Depok Terkini

Universitas Indonesia (UI) kembali menambah dua guru besar setelah dikukuhkannya Prof. Dr. Ir. Sunaryo, M.Sc dalam bidang Teknik Perkapalan (FTUI) dan Prof. dr. Meiwita P. Budiharsana, MPA, Ph.D dalam bidang Ilmu Biostatistik dan Kependudukan (Fakultas Kesehatan Masyarakat) Pengukuhan Guru Besar dipimpin Rektor UI Prof. Dr. Ir. Muhammad Anis, M.Met di Balai Sidang UI kampus Depok, Rabu (05/09/2018).

Dalam paparannya berjudul "Industri Perkapalan Terintegrasi dengan Pendekatan Pembangunan Kapal Multi Galangan dan Penerapan Metode Modularisasi Konstruksi”. Prof. Sunaryo menjelaskan bahwa industri perkapalan merupakan industri sangat kompleks karena merupakan tempat terjadinya proses perangkaian produk dari berbagai industri seperti bahan baku, komponen, industri penunjang, dan industri jasa.

Ia menyebutkan sejumlah pendekatan inovatif untuk meningkatkan daya saing industri perkapalan nasional dengan Industri Perkapalan Terintegrasi menggunakan Metode Pembangunan Kapal Multi Galangan, dan metode modularisasi konstruksi kapal. Diharapkan dengan pendekatan tersebut mampu meningkatkan produktivitas, efisiensi, mutu pekerjaan, tingkat penggunaan komponen dalam negeri, dan waktu penyelesaian pekerjaan industri perkapalan.

Sementara itu, Prof. Meiwita yang merupakan Guru Besar ke-34 di FKM UI dalam pidato pengukuhan berjudul “Pencegahan : Investasi Terbaik Kesehatan Perempuan” menerangkan bahwa semua investasi upaya kuratif bertujuan untuk mengurangi penderitaan akibat kesakitan/penyakit yang sudah diderita. Namun upaya-upaya pencegahan semakin sering tidak diterapkan dalam program pelayanan kesehatan dasar di Indonesia.

Untuk itu, diperlukan upaya pencegahan yang dilakukan dapat diimplikasikan kepada para perempuan terutama ibu agar memiliki perubahan sikap dan perilaku menjadi lebih sadar dan peduli akan kesehatan, sehingga dapat menurunkan tingkat AKI (Angka Kematian Ibu).

Saat ini, keadaan justru terbalik, pemerintah mengharapkan sukses penurunan AKI dari upaya kuratif yang sudah 30 tahun tidak menunjukkan ukuran sukses yang nyata.“Jika segala investasi besar ke upaya pengobatan kuratif selama 30 tahun ini diinvestasikan ke upaya pencegahan dan promotif berkualitas dengan jumlah dana yang sama, saya yakin hasilnya akan berbeda. Bukan hanya penurunan AKI tetapi juga perubahan sikap dan perilaku perempuan.” katanya.

Dia berharap dengan semakin cerdasnya perempuan, dapat memberikan dampak yang lebih permanen pada keluarga dan masyarakat untuk diturunkan ke generasi berikutnya – dimana kesejahteraan dan kesehatan perempuan merupakan cermin (indikator) kesejahteraan negara," tandas Meiwita.(ndi)

Kasus Anak di Depok Perlu Perhatian Khusus

Pancoran Mas, Depok Terkini

Penghargaan Depok sebagai Kota Layak Anak patut dipertanyakan. Terlebih lagi, beragam kasus yang menimpa anak seperti: kasus pencabulan belasan siswa SD oleh guru, prostitusi online yang melibatkan anak  di bawah umur di apartemen Margonda Residence, pembuangan bayi, pemerkosaan anak di bawah umur oleh ayah tiri, dan lain sebagainya.

"Kita sangat mengapresiasi dengan penghargaan Depok sebagai Kota Layak Anak (KLA). Namun, dengan beragam kasus yang ada, perlu adanya perhatian khusus,"ujar Anggota DPRD Kota Depok dari Fraksi Restorasi Nurani Bangsa Selamet Riyadi seusai pertemuan dengan warga, Selasa (05/09/2018).

Selamet mengungkapkan, dengan banyaknya kasus menimpa anak, perlu penanganan serius dari Pemerintah kota Depok.

Ia menambahkan, faktor keamanan dan kenyamanan bagi anak harus mendapatkan prioritas utama. Untuk itu, lanjutnya, sarana dan prasarana harus yang ramah anak.

"Hendaknya pembangunan di Kota Depok harus mengedepankan pada ramah anak. Kawasan publik yang ramah anak seperti adanya area bermain, ruang terbuka hijau, taman edukasi, masjid yang ramah ramah anak dan lainnya,"paparnya.

Ketua DPC PKB Kota Depok ini juga meminta kepada semua masyarakat untuk mendukung KLA. Untuk itu, penyelesaian kasus yang menimpa anak harus di usut tuntas dan bagi pelakunya diberikan hukuman seberat-beratnya agar menjadi efek jera.

"Kita berharap agar penyelesaian kasus terkait anak di Polresta Depok bisa cepat tertangani. Tentunya, masyarakat juga turut aktif dan perhatian pada anak,"harapnya.

Dirinya menilai Pemerintah Kota Depok juga telah bekerja dalam mewujudkan KLA. Dengan banyaknya kasus yang menimpa anak juga menunjukkan adanya perhatian.

''Kita hanya minta Pemkot Depok terus meningkatkan perhatian pada anak guna menuju KLA. Tentunya, dengan optimisme yang tinggi kita bisa mencapai harapan,"tandasnya.(ndi)