Walikota dan Elly Farida Jadi Ayah Bunda Genre


Balaikota, Depok Terkini
Walikota Depok, Mohammad Idris bersama Ketua TP PKK Kota Depok, Elly Farida dinobatkan sebagai Ayah dan Bunda Generasi Berencana (Genre) Kota Depok tahun 2019 saat Upacara Peringatan Hari Keluarga Nasional (Harganas) ke- XXVI di halaman Balaikota Depok, Senin (01/07/2019).

Penobatan Ayah-Bunda Genre dilakukan oleh Ketua Genre Kota Depok, Bachrul Fauzi dengan mengalungkan selendang Genre kepada Walikota dan Ketua TP PKK Kota Depok.

Walikota kepada wartawan mengatakan, pemerintah Kota Depok lebih perhatian kepada Genre remaja dalam memberikan pemahaman kepada generasi muda terkait berbagai kegiatan di kalangan remaja.

" Berangkat dari pemikiran itu, sejak tahun 2017 kita lebih peduli dan mengefektifkan lagi kerja kerja genre remaja dengan diberikan anggaran khusus melalui dinas DPAPMK terkait dengan masalah forum anak dan genre remaja itu sendiri," kata Idris.

Dikatakan idris, pembinaan untuk genre remaja dilakukan rutin setiap tahun, dan pengurus genre remaja ada ditingkat kelurahan, kecamatan hingga tingkat kota.

"Mereka yang memberikan pemahaman terkait program kegiatan remaja dari tingkat kelurahan hingga kota. Kalau ada yang bermasalah kita minta bantuan psikolog," tandas Idris.

Terkait Harganas, Walikota berharap
tidak hanya diperingati secara seremonial saja. Tetapi harus mempraktekkan dan menerapkan empat pendekatan ketahanan keluarga, antara lain Berkumpul dengan Keluarga, Keluarga berinteraksi, Keluarga berdaya dan Keluarga berbagi.

“Mudah-mudahan kita memiliki ketahanan keluarga yang prima sehingga kita bisa mewujudkan generasi Indonesia emas, dengan harapan menjadi generasi pemimpin bangsa yang benar-benar memperjuangan NKRI," tutupnya.(ndi)

Mahasiswa UI Juara Terbaik Duta Genre Jabar


Balaikota, Depok Terkini
Mahasiswa Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Indonesia (FISIP UI), Teliana Juwita sukses meraih juara pertama terbaik dalam  ajang Pemilihan Duta Generasi Berencana (Genre) Jawa Barat (Jabar) 2019.

Teliana telah mengharumkan nama Kota Depok di tingkat provinsi dengan inovasinya bernama Piknik Asik (A Story Is A Knowledge)
Pemilihan Duta Genre merupakan ajang tahunan yang digelar Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN). Lewat ajang tersebut, pemerintah ingin menciptakan sosok remaja panutan untuk menangkal kenakalan remaja.

“Lewat Piknik Asik, saya berupaya mendekatkan diri dengan remaja sebaya untuk menghindari Tiga Ancaman Dasar Kesehatan Reproduksi Remaja (TRIAD KRR), yaitu NAPZA, HIV/AIDS dan Seksualitas,” ujar Teliana,  Senin (01/07/2019).

Menurut dia, program Piknik Asik yang diluncurkannya itu merupakan suatu program yang akan dikerjakan langsung bagi remaja. Inovasi tersebut berupa piknik untuk pergi ke suatu tempat, namun tetap disisipkan berbagai materi seputar Genre.

Ke depan, lanjut Teli sapaan akrabnya,  akan berupaya melakukan sinergitas dengan Kelompok Pusat Informasi Konseling Remaja (PIK R) Rumah Panda yang berada di Fakultas Kesehatan Masyarakat (FKM) UI. Salah satunya dengan melakukan pelatihan konselor sebaya agar dirinya mengetahui pengetahuan mengenai cara mendengarkan dan menanggapi cerita teman sebayanya.

“Kita kan harus bisa menjadi teman yang enak untuk diajak curhat. Kemudian juga harus bisa menanggapinya agar bisa memberi masukan yang terbaik,” terangnya.

Sementara itu Kepala Bidang Ketahanan Keluarga dan Keluarga Berencana pada Dinas Perlindungan Anak Pemberdayaan Masyarakat dan Keluarga (DPAPMK) Kota Depok, Ani Rahmawati mengatakan, pembinaan remaja melalui Duta Genre merupakan investasi penting yang akan menjadi aset Kota Depok di masa mendatang.

Dengan Duta Genre, diharapkan remaja di Kota Depok memiliki solusi atas berbagai permasalahan seperti pernikahan dini, seks pranikah, narkoba dan lainnya.
Selain itu, sambungnya, para remaja bisa memimpin generasinya dalam menggaungkan program yang difokuskan oleh Genre. Dengan begitu, dapat menjadi pelopor dalam berbagai program Genre.(ndi)

Anggota Koramil Datangi Polsek Sukmajaya


Sukmajaya, Depok Terkini
Belasan anggota Koramil 03/Sukmajaya, beserta Polisi Militer, Garnisun, Camat Sukmajaya, dan Kepala Rutan Kelas IIB Cilodong, mendatangi Markas Polsek Sukmajaya, Depok, Senin (01/07/2019)

Kedatangan mereka bertujuan memberikan kejutan dan ucapan selamat bertepatan dengan Hari Jadi ke-73 Bhayangkara.
Danramil 03/Sukamajaya Kapten Inf Suyono beserta rombongan memberikan suprise membawa kue ulang tahun, dan nasi tumpeng. Kecerian dan kebersamaan tiga pilar terlihat saat Kapolsek meniup lilin dan memotong nasi tumpeng.

"Ini merupakan wujud solidaritas dan kebersamaan TNI-Polri dan tiga pilar. Selama ini sinergitas telah terjalin dengan baik melalui komunikasi dan kerjasama," tutur Danramil.

Hal yang sama juga dikatakan Kepala Rutan Kelas IIB Cilodong, Bawono Ika Sutomo. Menurut dia, kegiatan ini sebagai bentuk kebersamaan  sebagai pelayan masyarakat dan selama ini kami saling mengisi untuk memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat.

"Kita saling berkoordinasi dan saling membantu, baik dengan TNI Polri serta pemerintah. Kebersamaan ini bukan kali pertama tetapi sudah sering dilakukan."Bukan hanya saat suka saja, saat berduka pun kita saling bersama dan berbagi," tutur Bawono.


Kapolsek Sukmajaya, AKBP Ing Bronet berterima kasih atas kehadiran dan kejutan yang diberikan Muspika Kecamatan, baik dari TNI, Pemerintah, dan Kepala Rutan Kelas IIB Cilodong.

"Dengan kehadiran unsur tiga pilar ke kantor kami menunjukkan Kebersamaan dan sinergitas semakin kuat. Semoga dihari jadi Polri ke 73 dapat mewujudkan harapan masyarakat yaitu menjadikan wilayah Sukmajaya dan Cilodong tetap aman dan kondusif," harap Kapolsek.(ndi)

Siswa Ayodya Pala Art Center Wajib Ikuti Ujian Kenaikan Tingkat

Margonda, Depok Terkini
Ayodya Pala Art Center yang berdiri di Kota Depok sejak 24 April 1980 hingga saat ini tetap aktif dan konsisten dalam bidang pendidikan, pelestarian dan pengembangan Seni Budaya Tradisional Indonesia.
Kali ini, Ayodya Pala kembali  mengadakan Pagelaran Seni dalam rangka ujian kenaikan tingkat pada 7, 14, 21 dan 28 Juli 2019 di Gedung IX Fakultas Imu Pengetahuan  Budaya (FIB), Universitas Indonesia.

"Ujian ini akan diikuti sebanyak 2000 siswa seni tari, musik dan vokal dari 45 cabang Ayodya Pala. Seluruh siswa Ayodya Pala Art Center wajib mengikuti ujian ini," tegas Denta Mandra Pradipta Budiastomo, S.Ds, M.Si, selaku Kepala Divisi Humas dan Promosi Ayodya Pala Art Center, Sabtu (29/06/2019).

Lebih lanjut Denta menjelaskan, tujuan diselenggarakannya test ini adalah untuk mengevaluasi hasil kegiatan pembelajaran seni siswa untuk naik ke jenjang berikutnya sesuai dengan kurikulum yang ditentukan

"Ujian ini juga sebagai ajang melatih keberanian dan rasa percaya diri siswa," ucap Denta.(ndi)

Walikota Ambil Tindakan Cepat Amblasnya Jembatan Mampang


Pancoran Mas, Depok Terkini
Wali Kota Depok Mohammad Idris mengambil tindakan cepat terkait penanganan amblasnya jembatan Mampang, di Jalan Raya Sawangan, Pancoran Mas, pada Kamis, (27/06/2019) malam.

"Saya telah mengintruksikan Satgas banjir Dinas PUPR untuk segera melakukan peninjauan lapangan serta melakukan observasi pengamanan keadaan fisik jembatan tersebut," ujar Idris saat meninjau lokasi amblasnya jembatan di Jalan Raya Sawangan, Kecamatan Pancoran Mas, Kota Depok.

Dari hasil observasi yang dilakukan Satgas banjir,  kata Idris, langsung diserahkan kepada Kementerian PUPR karena penanganan perbaikan jalan, dari Jalan Raya Simpang Sengon hingga Simpang Bojongsari, menjadi kewenangan pemerintah pusat.

Wali Kota menginginkan agar ada perbaikan sementara jembatan itu. “Melalui Dinas PUPR  Depok, saya minta agar PUPR pusat mengusulkan penanganan sementara menutup jembatan amblas oleh plat besi dengan  penahan besi wf oleh pusat,” ujarnya.

Kementerian PUPR, tuturnya, diharapkan segera melakukan penanganan permanen dengan membuat jembatan baru atau menggunakan Box Curvet dengan tidak mengurangi penampang basah.

Direncanakan, Jumat ini, pihak kementerian akan mendatangkan tim perencana untuk addendum pekerjaan dalam mengakomodasi amblasnya jembatan.

Wali Kota memperoleh penjelasan, jika dilakukan pekerjaan sementara dengan menggunakan Plat Besi maka diperkirakan rampung dalam satu minggu

Pekerjaan Permanen  dengan Box diperkirakan rampung dalam 2-3 Minggu. Sedangkan pembangunan jembatan baru dari beton baru dapat selesai 2-3 bulan.

Amblasnya jembatan Mampang terswbut mengakibatkan arus lalu lintas di Jalan Raya Sawangan macet sehingga dilakukan aistem buka tutup oleh petugas Unitlantas Polsek Pancoran Mas.(ndi)

BJB Ikut Sosialisasikan Program Layanan Samsat


Margonda, Depok Terkini
Dalam upaya mendukung program Samsat khususnya dalam hal kemudahan pembayaran pajak kendaraan bermotor, Bank Bjb cabang Kota Depok gencar melakukan sosialisasi berbagai program samsat seperti e-samsat, T-samsat dan layanan Samsat J'bret kepada masyarakat.

"Kami bersama dengan pihak Samsat terus melakukan sosialisasi kemudahan pembayaran pajak kendaraan bermotor kepada masyarakat, seperti e-samsat, t-samsat dan Samsat J'bret," kata Kepala Kantor Bjb Cabang Depok, Ade Muhammad, beberapa waktu lalu.

Menurut dia, selain untuk memudahkan pembayaran pajak kendaraan bermotor,  program e-samsat dan t-samsat juga untuk mengantisipasi adanya uang palsu,  karena transaksi pembayaran dilakukan melalui e-banking, seperti transfer atau lewat ATM.

"Progam itu sangat memudahkan masyarakat dalam membayar pajak kendaraan, jadi tidak perlu antri lagi di kantor Samsat. Kalau sudah bayar tinggal di print SKPD dengan menunjukan bukti bayar,"beber Ade.

Ade menambahkan masyarakat juga bisa memanfaatkan layanan Samsat J'bret yaitu program kemudahan pembayaran melalui aplikasi Sambara."Tinggal download aplikasi Sambara di android, kita bisa langsung daftar dan bayar pajaknya melalui supermarket atau situs belanja online," tuturnya.

Namun demikian, kata Ade, pembayaran pajak kendaraan melalui program samsat tersebut hanya diperuntukkan untuk pembayaran pajak satu tahunan saja. Sedangkan untuk pembayaran pajak lima tahunan (daftar ulang) masyarakat harus datang ke kantor Samsat.

"Jadi datang ke samsat hanya saat membayar pajak lima tahunan saja," tutup Ade.(ndi)

Tentang BBTF 2019

BTF merupakan acara tahunan dengan tujuan untuk mendirikan sebuah patokan bagi acara-acara perjalanan & pariwisata dan tujuan-tujuan wisata di Indonesia. Didukung oleh Kementerian Pariwisata Indonesia, BBTF mengadakan acara B2B yang bertujuan untuk memajukan industri pariwisata melalui sesi bisnis dan promosi langsung praktek terbaik dalam MICE dan manajemen Leisure.

Bersama-sama dengan sellers dan buyers dari berbagai negara di seluruh dunia, BBTF memfasilitasi Pre-Schedule Appointment (PSA) dan sesi bisnis untuk buyers dan sellers untuk bernegosiasi untuk durasi jangka panjang dan kebutuhan perjalanan perusahaan. Perusahaan, agen perjalanan, hotel & resort, operator kapal pesiar, perencana konvensi, operator tempat dan pembeli perjalanan dapat memanfaatkan dua setengah hari dalam acara ini untuk meningkatkan merk mereka masing-masing di pasar Indonesia dan Asia Pasifik.

Sebagai tambahan pada sesi B2B, pameran ini memiliki program-program lanjutan dari semua kegiatan yang ditujukan untuk para delegasi. Mulai dari acara networking yang fantastis, berbagi program pengetahuan yang inspirasional, hingga pertemuan bisnis yang bermanfaat. Bali dipilih sebagai tempat penyelenggaran karena merupakan pintu gerbang ke Kepulauan Indonesia untuk wisatawan global dan memiliki kontribusi hingga 40% total jumlah pengunjung yang masuk ke negara ini setiap tahunnya. BBTF 2018 akan menarik minat lebih dari 500 peserta termasuk mitra, peserta pameran, travel trade buyers, trade visitors dan jurnalis dari seluruh dunia. Pelajari lebih lanjut di www.bbtf.or.id
Pengelola Acara BBTF:
Association of the Indonesian Tours and Travel Agencies (ASITA) Bali bekerja sama dengan Kementerian Pariwisata Indonesia dan tuan rumah pendamping Kabupaten Badung. Acara tahunan ini dipimpin 9 anggota komite dan didukung oleh anggota ASITA lainnya, sektor publik dan pemerintah untuk mempromosikan dan memfasilitasi bisnis dan pengembangan pariwisata. Anggota ASITA BALI terdiri dari 403 biro perjalanan (BPW) dan 13 anggota asosiasi yang tersebar di seluruh Bali. ASITA BALI adalah anggota Stakeholder dari Asosiasi Industri Pariwisata Indonesia (GIPI) Bali atau lebih dikenal dengan Bali Tourism Board.

CONTACT US AT:

SECRETARIAT ASITA BALI
Jl. Raya Puputan No. 41, Renon Denpasar 80235
P. +62 361 243205 , +62 361 243225 F. +62 361 244263
E. asitabali@dps.centrin.net.id , info@asitabali.org

MEDIA COORDINATOR                                                                                                                 
D&A Consulting, Jl. Hang Tuah 58 Sanur – Denpasar 80235
yoke@darmawan-assc.com                                                       

BBTF is on Instagram!
Follow us @BBTFIndonesia.
Become a fan of BBTF 2019 on Facebook : Bali & Beyond Travel Fair
For more information about BBTF 2019 or to register for the event, please visit the website www.bbtf.or.id or e-mail to info@bbtf.or.id for buyer’s inquiry and e-mail to seller@bbtf.or.id for seller's inquiry.



UI Luncurkan Habibie Institute for Public Policy and Governance


Beji, Depok Terkini
Fakultas Ilmu Administrasi Universitas Indonesia (FIA UI) berkolaborasi dengan The Habibie Center meluncurkan Habibie Institute for Public Policy and Governance (HIPPG) di Balai Sidang UI, Kampus Depok, Selasa (25/06/2019)

Hadir dalam peluncuran tersebut, Presiden RI ke-3 Prof. Dr.-Ing. H. B.J. Habibie, Rektor UI Prof. Dr. Ir. Muhammad Anis, M.Met, Dekan FIA UI Prof. Dr. Eko Prasojo, Mag.rer.publ. serta Ketua Dewan Pengurus Habibie Center Prof. Dr. Sofian Effendi.

"Inisiasi FIA UI membentuk HIPPG diharapkan dapat mendukung Pemerintahan Indonesia di dalam menguatkan tata kelola pemerintah yang demokratis," harap BJ Habibie dalam sambutannya.

Sementara itu, Rektor UI, Muhammad Anis mengatakan, Pembentukan HIPPG merupakan bentuk kontribusi FIA UI terhadap keberlanjutan pengembangan ilmu pengetahuan dan kemajuan Indonesia.
Dikatakan, dalam catatan sejarah, Presiden RI ke-3, BJ Habibie mewujudnyatakan transformasi tatanan politik dan tata kelola pemerintahan melalui berbagai produk peraturan perundangan, seperti, UU. 2/1999 Partai Politik; UU. 3/1999 Pemilu; paket undang-undang desentralisasi pemerintahan tahun 1999, dan UU. 28/1999 Penyelenggaraan Negara yang Bebas KKN.

"Berbagai kebijakan strategis nasional tersebut adalah tonggak bagi demokrasi dan governansi serta pembangunan Indonesia," ujar Rektor.

Menurutnya, latar belakang pendirian HIPPG adalah untuk menjawab tantangan bangsa berkenaan dengan pembentukan tata kelola pemerintahan Indonesia. Meski beberapa kebijakan inovatif telah dikukuhkan, namun pekerjaan rumah belum selesai, diantaranya, perubahan lingkungan strategis yang dinamis; rendahnya kualitas kepemimpinan; kebijakan publik yang tidak adaptif; rendahnya akuntabilitas tata kelola pemerintahan; dan rendahnya kualitas layanan publik merupakan tantangan besar bagi terwujudnya pemerintahan yang demokratis sesuai cita-cita reformasi Indonesia.

Untuk itu, lanjut Anis, FIA UI berinisiasi membentuk sebuah lembaga yang fokus mengasistensi penguatan tata kelola pemerintahan demokratis." Diharapkan inisiatif ini semakin memperkuat peran FIA UI di dalam mengembangkan ilmu studi administrasi, kebijakan serta tata kelola stratejik untuk kepentingan pembangunan bangsa,"tutup Anis.(swd)

Forum Kebangsaan UI Gelar Dialog Publik


Beji, Depok Terkini
Forum Kebangsaan Universitas Indonesia (UI) menggelar diskusi dialog publik di Balai Sidang UI, Kampus Depok, Senin (24/06/2016)

Kegiatan bertemakan “NKRI sebagai basis Kesatuan Ekonomi dalam Menghadapi Ketidakpastian Global” dihadiri Wakil Presiden Indonesia ke-6 Try Sutrisno, Rektor UI Prof. Dr. Ir. Muhammad Anis, M.Met dan Dekan Fakultas Ekonomi dan Bisnis UI sekaligus Koordinator Forum Kebangsaan UI Prof. Ari Kuncoro, SE, MA, Ph.D

Bertindak sebagai narasumber diantaranya Prof. Hikmahanto Juwana (pakar Hukum Internasional) ; Prof. Hamdi Muluk (pakar Psikologi Politik) ; Dr.Febrio Kacaribu (pakar Makro Ekonomi)
Prof. Hikmahanto Juwana (Guru Besar Hukum Internasional UI) dalam kesempatan tersebut mengatakan, saat ini konflik yang terjadi adalah perebutan pasar dan tempat berproduksi dari berbagai negara. Tujuannya untuk memastikan dan menjamin kemakmuran di negara mereka. Berbagai elemen kekuatan negara besar yang memiliki banyak pelaku usaha tangguh dan tempat berproduksi, seperti Amerika Serikat, China, Jepang dan Korea Selatan." Termasuk negara di Eropa, mengambil langkah integrasi."  Integrasi ini yang menghasilkan Uni Eropa, dimana bukannya tidak mungkin Uni Eropa akan berevolusi menjadi The United States of Europe," kata Hikmahanto.

Menghadapai fenomena geopolitik seperti ini, lanjutnya, tidak ada kata lain, selain harus menjaga persatuan dan kesatuan Bangsa dan Negara. Secara geopolitik, Indonesia tidak boleh pecah."Tantangan yang muncul dari perebutan pasar dan tempat berproduksi harus disikapi dengan menjaga dan merawat NKRI," tegasnya.

Sementara itu,
Prof. Hamdi Muluk yang juga Guru Besar Psikologi Politik UI mengatakan, persaingan Global di era digital atau di era revolusi industri 4.0 menghasilkan kesimpulan bahwa bangsa yang bisa survive hanyalah bangsa yang solid secara internal, dan mampu beradaptasi secara cepat terhadap perkembangan dunia global saat ini.

Menurutnya, memetakan soliditas internal Indonesia diseluruh matra kebangsaan adalah suatu keniscayaan: memetakan kekuatan, kelemahan, tantangan, peluang dan kesempatan. Lebih khusus lagi, titik fokus adalah pada pemetaan pola pikir dan pola sikap manusia Indonesia (SDM) untuk sanggup bersaing di era revolusi industri 4.0.

Karena itu, lanjut Hamdi Muluk, untuk maju tentu saja diperlukan modal ekonomi,  institusional, sosial,  budaya, dan modal psikologis. Namun tanpa mengesampingkan modal ekonomi, institusi, maka tampaknya tindakan terencana untuk memperkuat basis modal sosial, modal budaya, dan modal psikologis dalam sebuah disain yang komprehensif semacam “Neo-Revolusi mental” adalah proyek strategis Indonesia paling tidak untuk 20 – 30 tahun ke depan.

"Mengubah secara terencana pola pikir, sikap-sikap mental dan perilaku SDM adalah sesuatu yang tidak dapat lagi dielakkan. Perlu desain komprehensif untuk menjadikan Manusia Indonesia yang mempunyai etos Integritas, kerja keras dan semangat Nasionalisme untuk menghadapi tantangan di era revolusi industri 4.0," tandasnya.(wan)

Pemkot Berikan Perhatian Khusus pencegahan Narkoba


Balaikota, Depok Terkini
Dalam upaya mencegah penyalahgunaan narkoba di kalangan generasi milenial Kota Depok, Pemerintah Kota (Pemkot) Depok memberikan perhatian khusus dengan menyiapkan fasilitas publik untuk para milenial dalam berkreasi.

Fasilitas publik tersebut berupa taman terpadu di setiap kelurahan, membangun alun alun yang akan selesai tahun ini, stadion sepakbola, serta gelanggang olahraga terbuka di wilayah barat dan timur.

“Tahun ini semua akan rampung. Bahkan, ada hibah dari Jawa Barat untuk mendirikan kreatif center di Jalan Merdeka. Semua itu adalah fasilitas agar para milenial dapat berkreasi,” ujar Wali Kota Depok, Mohammad Idris usai membuka kegiatan peringatan Hari Anti Narkotika Internasional (HANI) di aula lantai 10 Balai Kota Depok, Rabu (26/06).

Selain fasilitas publik, upaya pencegahan penyalahgunaan juga diperkuat dengan adanya Peraturan Daerah (Perda) guna mempersempit peredaran barang haram tersebut.


“Upaya pemerintah dalam melindungi milenial adalah dengan perda. Misalnya, Perda Ketahanan Keluarga, Perda Kota Layak Anak, Perda Pendidikan sekaligus menguatkan penegak perda yaitu Satpol PP,” ungkapnya.

Idris berharap regulasi yang telah dibuat selanjutnya dapat direalisasikan. Misalnya saja, Perda Ketahanan Keluarga di mana keluarga menjadi lingkungan terbaik dalam upaya pencegahan narkoba. Menurutnya, keluarga berfungsi sebagai unit kecil dalam masyarakat, karena keluarga merupakan wadah utama dalam proses sosialisasi anak menuju kepribadian lebih baik.

Idris menegaskan, keluarga adalah benteng utama yang dapat mencegah anak-anak dari masalah narkoba.

“Rumah tangga adalah sumber kebahagiaan dan kita harus menjaga anak kita sendiri. Karena dalam kasus narkoba misalnya, bukan hanya tanggung jawab pemerintah. Keikutsertaan masyarakat sangat penting,” ucapnya.(ndi)

Tiga Pilar Kota Depok Kompak Olahraga Bersama


Margonda, Depok Terkini
Dalam rangka HUT Polri ke-73, Polresta Kota Depok menggelar olahraga bersama dengan unsur TNI dan jajaran Pemerintah Kota Depok di halaman Polreta Depok, Jum'at (21/06/2019)

Olahraga bersama dihadiri Kapolresta Depok Kombes Pol Didik Sugiarto, Dandim 0508/Depok, Letkol Inf Eko Syah Putra Siregar, Wakil Walikota Depok Pradi Supriatna, para Kasat, Danramil, anggota Persit, Bhayangkari, Satpol PP serta jajaran anggota TNI dan Kepolisian.
Olahraga diawali dengan jalan santai, senam bersama dan dimeriahkan dengan berbagai lomba menarik yang diikuti seluruh peserta.

Usai senam bersama Wakil Walikota Depok, Pradi Supriatna menilai olahraga bersama ini sangat luar biasa selaian bermanfaat untuk kesehatan juga sebagai sarana silaturahmi tiga pilar.

" Buat saya ini sangat amazing sekali, selain olahraga, kita bisa bersilaturahmi dan jadi semakin guyub. Dari kegiatan ini kita saling berkomunikasi," kata Pradi.

Dengan komunikasi tiga pilar, Pradi meyakini akan melahirkan berbagai gagasan dan solusi dalam upaya menciptakan situasi Kota Depok semakin kondusif.


"Sinergitas kita semakin akrab dan kompak, sehingga tidak ada beban diantara kita," ungkap Pradi.

Kapolresta Depok Kombes Didik Sugiarto mengatakan, kegiatan ini bertujuan memelihara dan meningkatkan sinergi antara TNI, Polri, Pemkot Depok dan masyarakat.

Selain meningkatkan silahturahmi, lanjut Didik, olahraga bersama juga dapat membugarkan tubuh, sehingga aktifitas keseharian dapat berjalan dengan baik.

“Kita jaga sinergitas dalam rangka kelancaran tugas menjaga Harkamtibmas, Penegakan Hukum, Perlindungan Hukum, serta mengayomi masyarakat dalam mendukung pemerintah Kota Depok," ucap Didik.(ndi)

Samsat Cinere Gelar Operasi Gabungan Triwulan Kedua


Pancoran Mas, Depok Terkini
Samsat Cinere kembali menggelar Operasi Gabungan (Opgab) tertib kendaraan bermotor triwulan kedua tingkat Polsek di Jalan Raya Sawangan (eks RM H. Otong), Kelurahan Rangkapan Jaya, Kecamatan Pancoran Maa, Kota Depok, Jawa Barat, Rabu (19/06/2019).

Opgab yang dipimpim Kasi Penerimaan dan Penagihan Samsat Cinere, Rina Parlina digelar selama tiga hari, Rabu-Jum'at (19-21/06/2019) melibatkan enam instansi terkait yaitu anggota Unitlantas dari tiga Polsek (Pancoran Mas, Sawangan dan Limo) Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Depok, Denpom, Badan Keuangan Daerah (BKD) Kota Depok, Jasa Raharja, dan BJB.

"Setiap Operasi gabungan kita selalu melibatkan enam instansi tersebut. Sedangkan target Opgab ini untuk mengurangi jumlah jumlah Kendaraan yang Tidak Melakukan Daftar Ulang (KTMDU), khususnya di wilayah kerja Samsat Cinere," ujar Rina didampingi Kasubag TU, Hari Supada dilokasi razia.

Dengan digelarnya Opgab secara rutin setiap tahun, lanjut Rina, jumlah KTMDU di Samsat Cinere mengalami penurunan dari 39 persen menjadi 30 persen. Sedangkan potensi kendaraan bermotor tercatat di Samsat Cinere sebanyak 400 ribu kendaraan.

"90 persen potensi kendaraan bermotor adalah kendaraan roda dua, sisanya 10 persen kendaraan roda empat," jelasnya.


Rina menambahkan, penurunan jumkah KTMDU tidak hanya dari hasil razia gabungan, tetapi juga dari berbagai upaya dan inovasi yang dilakukan Samsat Cinere. Diantaranya dengan melakukan penelusuran KTMDU kerjasama dengan pihak kecamatan, mengirim surat pemberitahuan pajak khusus kendaraan mewah, inovasi layanan Samsat J'bret yaitu kemudahan pembayaran pajak melalui supermarket dan situs belanja online, serta sosialisasi berbagai program pembayaran pajak seperti T-samsat, dan e-samsat.

"Semua inovasi itu untuk memudahkan masyarakat membayar pajak, sehingga diharapkan jumlah penunggak pajak semakin berkurang" harap Rina.(ndi)

Pradi Usulkan KOOD Bikin Buku Sejarah Depok


Beji, Depok Terkini
Wakil Walikota Depok, Pradi Supriatna mengusulkan agar Organisasi Kumpulan Orang Orang Depok (KOOD) membuat buku sejarah Depok dengan menggunakan bahasa Betawi Depok.

Hal itu dimaksudkan untuk meningkatkan literasi sekaligus menjaga kelestarian bahasa khas Depok kepada generasi muda.

"Ini sekedar usul.  Mungkin generasi-generasi kita banyak yang tidak tahu proses perubahan perubahan pembangunan di wilayah kota Depok dari awal sampai saat ini. Saya berharap para sesepuh dan tokoh masyarakat masing-masing wilayah bisa ada cerita yang dituliskan dengan literasi gaya Betawi Depok," ujar Pradi saat Halal Bihalal dengan bersama pengurus dan anggota KOOD di kediamannya, Minggu (16/06/2019).

Pradi mencontohkan untuk wilayah Kecamatan Pancoran Mas bisa membuat tulisan tentang asal usul nama Pancoran Mas. Selain cerita tentang kondisi alamnya, ujar Pradi, akan lebih bagus apabila disertai dengan informasi terkait sosial kultur di wilayah itu.


"Dari kumpulan-kumpulan tulisan itu nantinya bisa dijadikan sebuah referensi untuk kita, khususnya anak cucu terkait suasana Depok di zaman dulu," ucapnya.

Menanggapi usulan tersebut, Ketua Umum KOOD, Ahmad Dahlan menyambut positif dan melihat saran itu sebagai sesuatu yang penting. Pasalnya, dengan dibukukannya sejarah Depok, diharapkan generasi muda dapat mengenal Depok secara utuh.

“Depok ini kaya akan nilai sejarah, seperti situs Kramat Beji atau Sumur Bandung Cimanggis. Demi merealisasikan usulan ini, kami akan bentuk tim khusus yang tugasnya menyusun dan mencari informasi baik dari arsip maupun cerita dari saksi sejarah,” tutupnya.(ndi)

Pradi Semangati Civitas Akademi GDS


Limo, Depok Terkini
Wakil Walikota Depok, Pradi Supriatna memberikan semangat kepada seluruh civitas akademi Ghama D'leader School (GDS) dalam memulai kembali aktifitas belajar mengajar setelah libur lebaran tahun 2019.

"Saya ucapkan selamat idul fitri 1440 Hijriyah dan terima kasih kepada Dirut GDS, H. Acep Al Azhari atas undangan halal bihalal dalam suasana kebun yang sangat menginapirasi. Semoga apa yang sudah dicanangkan GDS kedepan tentunya juga untuk kepentingan warga Kota Depok,” ujar Pradi.

Sementara itu, Direktur Utama GDS, H. Acep Al Azhari mengatakan negara-negara maju di kawasan Asia membangun sumber daya manusianya melalui pendidikan karakter. “Korea Selatan, yang merdeka hampir bersamaan dengan Indonesia, bisa maju seperti sekarang ini karena hasil pendidikan karakter warga negaranya,” ujar Acep.

Karena itu, katanya, di lembaga pendidikan kejuruan yang dikelolanya tak semata melatih para siswa menjadi pekerja semata. Mereka dilatih untuk juga berfikir  seperti merancang satu program dan targetnya.

Acep pun merancang di kompleks pendidikannya seluas enam hektar seperti Silicon Valley di Amerika Serikat. Dia pernah berkunjung ke sana dan menyaksikan  semua kegiatan usaha di situ serba maju karena sumber daya manusianya berkualitas dan berkarakter serta didukung kecanggihan IT-nya.

“Di sini juga bisa membuat kawasan yang merangsang setiap orang sebagai pekerja juga berfikir, sementara mereka yang diposisi pemikir juga terbiasa kerja,” tandasnya.(ndi)

Walikota Tinjau Fasilitas Pengujian Kendaraan Bermotor


Cilodong, Depok Terkini
Wali Kota Depok, Mohammad Idris meninjau tempat pengujian kendaraan bermotor di lingkungan Kantor Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Depok, Jalan Raya Jatimulya, Kelurahan Jatimulya, Kecamatan Cilodong, Depok, Jawa Barat, Jum'at (14/06/2019).

Dalam peninjauan tersebut, Walikota didampingi Kepala Dinas Perhubungan, Dadang Wihana melihat langsung rangkaian kegiatan pengujian kendaraan bermotor (PKB), mulai dari uji emisi, pengecekan komponen komponen kendaraan,  pengecekan roda dan rem kendaraan.

Usai melakukan peninjauan, Walikota kepada wartawan mengatakan bahwa seluruh peralatan uji kendaraan bermotor milik Dinas Perhubungan masih layak pakai meskipun usia peralatan sudah  tua."Dalam uji agreditasi kemaren, peralatan uji kendaraan ini masih baik dan layak operasi, namun  perlu kita tingkatkan dari sisi usia peralatan yang mulai senja," kata Idris usai apel pagi dan halal bihalal dengan seluruh personil jajaran Dishub Kota Depok.

Menurut Idris, seluruh peralatan pengujian kendaraan bermotor tersebut akan diganti baru dan sudah dianggarkan di tahun 2019 ini.


"Saya belum tau apakah alatnya bisa dibeli secara parsial atau dibeli secara keseluruhan. Tahun ini sudah bisa dibelanjakan melalui pengadaan," tegas Idris.

Selain peralatan PKB yang sudah tua, Idris juga mengatakan bahwa jumlah sumber daya manusia (SDM) yang ada di pelayanan pengujian kendaraan bermotor masih kurang.

"Dari rasio pelayanan perhari, masih kekurangan tujuh orang tenaga ahli penguji. Memang secara umum jumlah PNS di lingkungan Pemkot Depok masih kurang," ucap Idris.

Sementara itu, Kadishub Dadang Wihana menambahkan, setelah mendapat akreditasi B dari kementerian RI dua bulan lalu. seluruh peralatan pengujian kita masih dianggap layak, namun masih perlu ada perbaikan.

"Walikota sudah berkomitmen sejak 2018 untuk mengganti seluruh peralatan. Alhamdulillah tahun ini kita ganti dan sudah ada dalam DPA. Nilainya sebesar Rp 4,2 miliar, " ungkapnya.

Dikatakannya, setiap harinya petugas penguji melayani sebanyak 150-200 kendaraan, dengan jumlah personel sebanyak 9 orang. Kita masih butuh 7 orang lagi untuk penguji. Sudah kita ajukan ke Walikota," tutupnya.(ndi)

Walikota Apresiasi Kinerja Personil Dishub Selama Ramadhan dan Lebaran


Cilodong, Depok Terkini
Wali Kota Depok, Mohammad Idris mengapresiasi kinerja seluruh jajaran Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Depok yang telah menjalankan tugas dengan baik, khususnya selama bulan puasa dan Hari Raya Idul Fitri 1440 H.

"Saya sangat apresiasi dan berterima kasih kepada seluruh jajaran Dishub yang telah menjalankan tugas dengan baik dan memuaskan, khususnya personil di lapangan saat ramadhan dan Idhul Fitri," kata Idris saat memimpin apel pagi sekaligus Halal bihalal dengan jajaran personil Dishub di Kantor Dishub, Jatimulya, Cilodong, Depok, Jumat (13/06/2019).

Menurut Idris, pelayanan maksimal personil Dishub sudah sesuai dengan arahan dan pengawasan dari pimpinan.

"Secara umum kinerja mereka sudah sesuai dengan arahan pimpinan, baik masalah penertiban, keamanan dan koordinasi dengan pihak Forkompimda berlansung dengan baik," ungkapnya.

Dalam apel pagi tersebut, Walikota juga mengucapkan mohon maaf lahir bathin sekaligus dirinya telah memaafkan segala kesalahan, kekeliruan serta kekhilafan seluruh personil Dishub.

"Kita sudah free dan zero. Tidak ada lagi uneg uneg, kekesalan maupun kemarahan dihati karena kita sudah saling memaafkan," tuturnya.


Usai apel, Walikota juga melaunching program Jum'at Untuk Sedekah (Jus) yang diinisiasi jajaran Dishub Kota Depok.

"Mudah mudahan program Jus ini bisa bermanfaat bagi orang lain. Jangan dilihat berapa besar nominal yang kita diberikan, tetapi apa yang bisa kita lakukan meskipun sedikit tapi bermanfaat buat orang lain," tutup Idris.(ndi)

Ayodya Pala Gelar Misi Kebudayaan Indonesia Ke China


Margonda, Depok Terkini
Ayodya Pala Art Centre akan mengadakan misi kebudayaan dan promosi Indonesia ke negara China, pada 16-22 Juni 2019.

Pagelaran kebudayaan Indonesia akan berlangsung di empat Kota, yaitu Foshan, Huadu, Chaozhou, dan Zhuhai.
Team misi kebudayaan Ayodya Pala menurunkan sebanyak 17 personil dibawah kendali Kepala Divisi Humas dan Promosi, Denta Mandra Pradipta.

Menurut Denta, pagelaran misi kebudayaan ini digelar berdasarkan surat undangan dari Konsulat Jenderal Republik Indonesia di Guangzhou, Cina.

"Kita diundang untuk mengisi pagelaran kebudayaan disana. Sebelumnya, kami telah mengadakan acara gelar pamit di panggung pentas Mal Depok," jelas Denta, di pusat perbelanjaan Mal Depok, Kamis (13/06/2019).

Karena itu, Denta berharap, selain dapat mengharumkan nama Indonesia dan Kota Depok di mata Internasional, kegiatan ini juga dapat meningkatkan semangat para generasi muda untuk mempelajari kesenian tradisional Indonesia yang multi etnik.

"Mohon doa dan dukungan dari masyarakat Depok dan Indonesia, semoga pagelaran misi kebudayaan ini dapat berjalan lancar dan sukses," harap Denta.(ndi)

DPRD Setujui 10 Program Pembentukan Peraturan Daerah


Kota Kembang, Depok Terkini
Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Depok menyetujui 10 Program Pembentukan Peraturan Daerah (Propemperda) tahun 2020 yang diajukan Pemerintah Kota Depok beberapa waktu lalu.

Persetujuan 10 Propemperda tersebut ditandatangani langsung oleh Ketua DPRD Depok, Hendrik Tangke Allo dalam Rapat Paripurna DPRD Kota Depok, Rabu (12/06/2019).

Wakil Walikota Depok, Pradi Supriatna dalam sambutannya mengucapkan terima kasih kepada anggota DPRD khususnya Badan Pembentukan Peraturan Daerah yang telah membahas program peraturan daerah Kota Depok tahun 2020 bersama Pemerintah Kota Depok.

Adapun 10 rancangan peraturan daerah yang telah dibahas Badan program pembentukan peraturan daerah yaitu, pertama rancangan peraturan daerah tentang penyediaan dan penyaluran cadangan pangan pokok daerah, kedua restribusi pelayanan kesehatan hewan dan restribusi penjualan usaha daerah di bidang perikanan, Ketiga raperda pedoman kerja RT, RW, dan LPM, Keempat Raperda penyelenggaraan kearsipan, Kelima Raperda kerjasama daerah, Keenam Raperda perubahan atas pembebtukan dan susunan perangkat daerah, Ketujuh, raperda pengelolaan pasar rakyat, Kedelapan, raperda perubahan tentabg restribusi pelayanan pasar, Kesembilan, raperda perubahan tentang penyelenggaraan bidang perhubungan, dan Kesepuluh raperda perubahan tentang restribusi bidang perhubungan.


"Tidak menutup kemungkinan timbulnya pengajuan rancangan peraturan daerah yang belum termasuk dalam 10 Propemperda ini dengan berbagai alasan," tutur Pradi.

Dikatakannya, pembentukan peraturan daerah seharusnya mengikuti tata aturan dan membuka luas partisipasi masyarakat.

Karena itu, lanjut Pradi, Pemkot Depok sangat terbuka terhadap saran dan masukan, baik dari DPRD, akademisi, profesional, maupun masyarakat sebagai bahan penyempurnaan atas penyusunan rancangan peraturan daerah yang telah disetujui Badan pembentukan peraturan daerah tahun 2020.(ndi)

Halal Bihalal PNJ Santuni Puluhan Yatim


Beji, Depok Terkini
Puluhan anak yatim mendapat santunan dari Keluarga Besar Politeknik Negeri Jakarta (PNJ) dalam kegiatan Kuliah Umum Agama Islam dan Halal Bihalal PNJ di aula Direktorat PNJ lantai 2, Kampus UI, Depok, Rabu (12/06)

Halal bihalal dihadiri Staf Khusus Menteri Teknologi dan Pendidikan Tinggi, KH. Abdul Wahid Maktub, para mantan Direktur PNJ, Asisten Hukum dan Sosial Sekda Kota Depok, Sri Utomo, Kasat Bimas Polresta Depok, Kompol Nurhayati, Kapolsek Beji, para mantan Direktur PNJ, para civitas, perwakilan kalangan industri, para Dosen dan karyawan PNJ serta mahasiswa.

"Selaku Direktur dan mewakili seluruh pimpinan di PNJ, saya ucapkan selamat Idul Fitri, mohon maaf lahir bathin atas segala kesalahan dan kekhilafan selama memimpin di PNJ," kata Direktur PNJ, Abdillah dalam sambutannya.

Dalam kesempatan itu, Abdillah juga mengajak seluruh hadirin untuk bersyukur atas kemenangan melawan hawa nafsu selama satu bulan."Kita telah memenangkan peperangan dengan hawa nafsu sehingga sudah sepatutnya kita bersyukur kepada Allah SWT," tuturnya.


Abdillah juga menyampaikan beberapa hal terkait cara menuju kesuksesan  dalam kehidupan.

Hal pertama, kata Abdillah, kita harus bisa menjadi orang yang mengakui kesalahannya, kedua kita harus siap menerima kritikan dari siapapun, ketiga instropeksi diri, keempat kita harus mampu memaafkan kesalahan orang lain, dan kelima, kita harus secara terus menerus melakukan perbaikan diri."Insya Allah, jika lima hal ini bisa dilaksanakan, kita bisa menjadi orang sukses di dunia dan akhirat," ucap Abdillah.

Abdillah menambahkan, dalam halal bihalal ini, kami juga saling berbagi dengan memberikan santunan kepada anak yatim dari keluarga pegawai PNJ dan  dari lingkungan sekitar PNJ."Semoga apa yang kita berikan dapat bermanfaat bagi mereka," tutupnya.(ndi)

Total Zakat Terkumpul di Baznas Depok Capai Rp 7,8 Miliar



Balaikota, Depok Terkini
Sekitar Rp 7,8 miliar dana zakat berhasil dikumpulkan oleh Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Kota Depok pada moment Hari Raya Idhul Fitri 1440 Hijriyah lalu.

“Jika ditotal secara keseluruhan antara zakat dalam bentuk uang dan beras totalnya mencapai Rp 7,861,673,844 miliar,” ujar KH Encep Hidayat, selaku Ketua Baznas Kota Depok, Selasa (11/6).

Dikatakan Encep, jumlah tersebut masih bisa bertambah mengingat masih ada beberapa UPZ yang belum menyampaikan laporannya.
“Jumlahnya masih bisa bertambah. Kami masih kami tunggu laporan dari beberapa UPZ. Nilai Rp 7,8 miliar itu data terakhir yang kami terima pada saat malam takbiran,” ungkapnya.

Encep merinci, jumlah zakat dalam bentuk uang sebesar Rp 5,573,981,444 terdiri dari zakat maal dan lainnya serta beras senilai Rp 2,287,692,400. 

“Kami ucapkan terimakasih kepada masyarakat yang telah menyalurkan zakatnya melalui Baznas Kota Depok. Zakat yang kami terima kemudian kami salurkan kepada mereka yang berhak menerimanya,” ucapnya.(ndi)