Walikota Jadi Irup HUT Ke-73 Bhayangkara


Margonda, Depok Terkini
Walikota Depok Mohammad Idris menjadi Inspektur Upacara HUT ke-73 Bhayangkara di Halaman Mapolresta Depok, Rabu (10/07).

Dalam sambutannya, Walikota membacakan amanat Presiden RI Joko Widodo mengatakan, Polri dan TNI telah mengamankan seluruh perhelatan internasional yang diselenggarakan pemerintah, yaitu Asian Games 2018, Asian Para Games 2018, serta IMF-World Bank Annual Meeting 2018.

Dia melanjutkan, Polri dan TNI juga telah mengamankan penyelenggaraan Pilkada Serentak 2018 dan Pemilu 2019, sehingga terselenggara dengan aman, damai, dan demokratis.
Seluruh agenda kemasyarakatan juga dapat terselenggara dengan aman, mulai dari perayaan Natal 2018, Tahun Baru 2019, sampai dengan Ramadhan dan Idul Fitri 2019.

"Kita juga merasakan situasi kamtibmas yang kondusif, arus mudik dan arus balik berjalan dengan lancar, stabilitas harga dan ketersediaan bahan pangan terjamin di seluruh wilayah Indonesia. Selain itu, bersama dengan seluruh pemangku kepentingan, Polri turut terlibat aktif dalam penanggulangan bencana yang terjadi di berbagai wilayah di tanah air,” terangnya.

Namun demikian, lanjut Idris, kedepan Polri akan dihadapi tugas berat dan semakin kompleks. Karena itu, Polri dituntut untuk dapat bersikap responsif dan terus melakukan reformasi diri, serta meningkatkan kualitas kerja secara profesional."Saya tekankan bahwa reformasi Polri secara menyeluruh dan konsisten adalah keniscayaan sekaligus kunci dalam menghadapi masyarakat," tutur Idris.

Nampak hadir dalam upacara tersebut, Tokoh masyarakat Depok, Yuyun Wirasaputra, unsur Forkopimda, instansi vertikal, unsur perbankan, pengusaha, tokoh agama, tokoh masyarakat, akademisi dan para kepala OPD.(ndi)

Polri Harus Bisa Beradaptasi di Era Digital


Margonda, Depok Terkini
Direktur Politeknik Negeri Jakarta (PNJ), Abdillah mengatakan dengan perkembangan informasi yang sangat terbuka ini, diharapkan Polri bisa lebih beradaptasi dimasa era digital ini.

Selain itu, kata Abdillah, Polri juga tidak perlu harus terlalu keras dan tidak terlalu ringan dalam menangani suatu kasus.

" Ya kira kira pertengahan lah, karena tugas Polri adalah mengayomi masyarakat. Polri juga harus dekat dengan masyarakat, sifatnya mengayomi dan disesuaikan  dengan keadaan," harap Abdillah usai menghadiri Peringatan HUT ke-73 Bhayangkara di Mapolresta Depok, Rabu (10/07/2019).

Sebagai salah satu pimpinan perguruan tinggi di Indonesia, Abdillah mengaku telah melakukan perjanjian kerjasama dengan Polresta Depok terkait bagaimana cara pengamanan, mengayomi, dan menjadi anggota pengamanan.

"Kami juga punya SDM yang melayani mahasiswa di bidang keamanan. Alhamdulillah selama ini hubungan PNJ dan Polresta Depok secara umum sudah baik, dan ini perlu disesuaikan lagi, serta ditingkatkan sesuai perkembangan zaman," Ucap Abdillah.(ndi)

Hut Ke-73 Bhayangkara, Alfamart Beri Penghargaan Jajaran Polresta Depok


Margonda, Depok Terkini
Sebanyak 15 anggota Kepolisian Resta Kota Depok mendapat penghargaan dari Alfamart pada Upacara HUT Bhayangkara Ke-73 di Halaman Mapolresta Depok, Rabu (10/07/2019).

Penghargaan diberikan atas keberhasilan mengungkap dan menangkap perampokan yang terjadi di dua toko Alfamart wilayah Depok pada Mei dan Juni 2019 lalu.

Piagam Penghargaan simbolis diserahkan oleh Corporate Communication GM Alfamart, Nur Rachman kepada Kapolresta Depok, Kombes Didik Sugiarto, SH, S.Ik.
Ke- 15 anggota tersebut adalah:
Kombes Didik Sugiarto, SH, S.Ik, AKBP Arya Perdana SH, S.Ik, M.si
Kompol Deddy Kurniawan, SH, S.Ik, MM, M.Si, Iptu Suparno, SH, Aiptu Supartono, Aiptu M. Rohmad, Aiptu Edy Haryanto, Aipda Arif Santoso, Aipda Ariek Dwi Satrio, Bripka Sutrisno, Bripka Nafirulloh, Bripka Dirsyah M. Nasir, Aiptu Jumeno, Iptu Bery Kusnanto SH, dan Brigadir Supriyadi SH

“Hari ini kami berkesempatan untuk mengapreasiasi secara langsung jajaran Polres Depok yang berhasil menangkap pelaku tindakan kriminal perampokan yang menimpa salah satu toko kami di Depok,” ujar Nur Rachman.

Nur Rachman melanjutkan, penangkapan ini bisa menjadi efek jera kepada pelaku dan orang lain yang ingin berbuat jahat.

“Rasa aman tercipta atas kehadiran polisi di tengah-tengah masyarakat dan atas nama manajemen kami mengucapkan terima kasih atas kinerja baik kepolisian,” ujarnya.

Seluruh toko Alfamart telah dilengkapi CCTV, namun meski begitu tindakan pencurian atau perampokan tetap bisa saja terjadi.

“Kami berusaha selalu memberikan rasa aman baik kepada konsumen atau karyawan kami, namun tetap butuh asuransi keamanan yang bisa diberikan oleh kepolisian,” tambah Nur.

Sementara itu, Kapolresta Depok, Kombes Didik Sugiarto mengungkapkan bangga kepada jajaran anggotanya yang selalu tanggap terhadap tindakan yang mengganggu ketentraman.

“Semoga keberhasilan ini bisa menjadi pelecut semangat anggota yang lain dalam menciptakan keamanan bagi masyarakat,” jelas Didik.

Sebelumnya, telah terjadi perampokan di Toko Alfamart Abdul Wahab yang terjadi pada 25 Mei dan Toko Alfamart Bojong Gede pada 26 Juni, yang menyebabkan kerugian hingga ratusan juta rupiah. Tersangka bernama Efran dan Andi telah ditangkap dan diamankan untuk proses hukum selanjutnya.(ndi)

Opgab Samsat Cinere Berikan Efek Jera Kepada Masyarakat


Pancoran Mas, Depok Terkini
Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Provinsi Jawa Barat Wilayah Depok II/Cinere kembali menggelar Operasi Gabungan (Opgab) triwulan II kerjasama dengan Polresta Depok, Denpom serta Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Depok, Selasa (07/07).

Opgab di Jalan Raya Sawangan (eks RM H. Otong), Kecamatan Pancoran Mas, Depok berhasil menjaring ribuan pengendara yang melintas di jalan tersebut.
Kepala Pusat (Kapus)  Pengelolaan Pendapatan Daerah (P3D) Samsat Cinere, Iwan Juanda, menjelaskan Opgab ini bertujuan untuk mengingatkan sekaligus menyadarkan masyarakat khususnya para pemilik kendaraan untuk tertib administrasi kendaraan.

"Tujuan Opgab ini bukan hanya mencari penunggak pajak yang bayar ditempat saja, tetapi memberikan efek jera juga kepada masyarakat untuk tertib pajak," jelas Iwan didampingi Kasubag TU Samsat Cinere, Hari Supada.

Lebih lanjut Iwan menambahkan, selain menjaring para penunggak pajak, dalam Opgab ini juga dilakukan sosialisasi terkait inovasi dan berbagai kemudahan layanan pembayaran pajak kendaraan bermotor yang dilakukan Bapenda Provinsi Jabar. Diantaranya Samsat Keliling (Samling), Samsat Outlet, Samades, e-samsat, t-samsat dan layanan Samsat J,bret.

"Kemudahan pembayaran pajak sudah disiapkan, sekarang tinggal kesadaran masyarakat saja untuk membayar pajak kendaraan," tutur mantan Kapus Samsat Kota Sukabumi itu.

Bahkan, Iwan menegaskan,  saat ini sudah ada layanan Samsat Online Nasional (Samonas). Pembayaran pajak antar provinsi ini jugasudah diterapkan di Samsat Cinere.

" Sudah banyak juga masyarakat yang memiliki kendaraan diluar Jawa Barat, bayar pajaknya di Samsat Cinere," ucapnya.(ndi)

Inovasi Posyandu Lily Raih Pakarti Utama III Nasional


Balaikota, Depok Terkini
Prestasi membanggakan kembali diraih Kota Depok saat puncak Peringatan Hari Keluarga Nasional (Harganas) ke-26, Banjarbaru, Kalimantan Selatan.

Posyandu Lily yang berada di Kelurahan Pondok Petir (Pontir), Kecamatan Bojongsari mendapat Pakarti Utama III pada Lomba Pelaksana Terbaik Posyandu Tingkat Nasional Kategori Kota Tahun 2019.

Kepala Dinas Perlindungan Anak Pemberdayaan Masyarakat dan Keluarga (DPAPMK) Kota Depok, Nessi Annisa Handari mengatakan, penghargaan ini didapat berkat usaha bersama antara kader Posyandu Lily, kader Tim Penggerak Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (TP PKK) Kelurahan Pontir, serta KK Kecamatan Bojongsari. Tak hanya itu, kesuksesan ini tentu juga karena bimbingan yang intensif dari pengurus TP PKK Kota Depok.

“Alhamdulillah, penghargaan ini didapat karena kerja keras, kebersamaan, inovasi, kekompakan. Semoga prestasi yang telah diraih dapat diterapkan dalam perilaku masyarakat di kehidupan sehari-hari,” kata Nessi, Sabtu (06/07).

Nessi menuturkan, dengan raihan itu diharapkan Kota Depok dapat terus mempertahankan serta memacu diri agar meningkatkan prestasinya. Sebab, semua upaya yang sudah dilakukan demi meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

Di tempat yang sama, Ketua TP PKK Kota Depok, Elly Farida memberikan apresiasi terhadap prestasi yang diraih Posyandu Lily di Kelurahan Pontir, Kecamatan Bojongsari. Dirinya pun sangat bangga atas upaya kerja cerdas pelaksana Posyandu Lily dan warga Pontir yang bersatu, ikhlas dan sabar, sehingga prestasi kemenangan dapat dicapai.

“Bersyukur, karena berkat doa dan dukungan semua pihak. Terutama dari masyarakat dan kader di Posyandu Lily yang bekerja luar biasa,” tutur Bunda Elly, sapaan akrabnya.

Dengan penghargaan yang diraih ini, ke depan diharapkan dapat memacu kader Posyandu, kelurahan, dan kecamatan lain untuk bersinergi dalam menguatkan potensi yang ada. Lalu, untuk Posyandu baru bisa belajar secara langsung ke Posyandu Lily dalam membantu pemerintah memberikan pelayanan kesehatan bagi warganya.

“Pembinaan intensif akan kami lakukan, mulai dari kota, provinsi maupun nasional untuk penguatan Posyandu di Depok. Begitu pula untuk Posyandu baru berdiri bisa belajar secara langsung ke Posyandu yang sudah memiliki pengalaman dan prestasi yang luar biasa di Depok,” jelasnya.

Sementara itu, Lurah Pontir, Rizal Farhan mengaku, keberhasilan wilayahnya mendapat penghargaan tingkat nasional berkat berbagai inovasi Posyandu yang dimiliki. Yaitu tersedianya Ruang Laktasi dan Pemijatan Bayi (Sipoppy). Kemudian, memasyarakatkan visi religius Kota Depok dengan mewujudkan Kampung Tahfiz.

“Dalam Kampung Tahfiz, anak-anak di sekitar Posyandu diajarkan mengaji Iqra dan menghafal Alquran oleh seorang ustaz,” terangnya.

Selain itu, lanjut Rizal, inovasi lainnya yang terintegrasi dengan Posyandu yakni adanya Pentas Berlian. Inovasi yang memiliki kepanjangan Pondok Petir Sejuta Biopori Agar Lingkungan Nyaman tersebut, digulirkan agar dapat memaksimalkan resapan air yang masuk ke dalam tanah di wilayah Pontir. Selain juga mengurangi genangan air yang dapat menjadi sarang nyamuk atau sumber penyakit, serta mencegah risiko banjir saat musim hujan.
Tak hanya itu, sambung Rizal, pihaknya juga memiliki inovasi untuk menggiatkan Gim Pontir atau Gerakan Infak Masyarakat Pondok Petir. Dengan gerakan ini diharapkan timbul kesadaran warga untuk membantu masyarakat yang tidak mampu dan rawan putus sekolah. Dengan inovasi itu pula membantu membuka lapangan kerja baru lewat kegiatan wirausaha.(wan)

Depok Hidupkan Kembali Tradisi Rantangan


Sawangan, Depok Terkini
Ribuan warga Depok antusias menghadiri Lebaran Depok di Perumahan Sawangan Village, Kelurahan Sawangan Baru, Kecamatan Sawangan.

Acara yang berlangsung selama dua hari Sabtu-Minggu (6-7/07), diprakarsai oleh Pemkot Depok bersama Kumpulan Orang-Orang Depok (KOOD). Lebaran Depok juga mengangkat kembali tradisi rantangan yang merupakan silaturahmi akbar warga.

Ketua Kumpulan Orang Orang Depok (KOOD) Kota Depok, Ahmad Dahlan mengatakan, Lebaran Depok memang dirancang sebagai hiburan yang merakyat. Karena itu, pihaknya menyediakan panggung hiburan, pameran kuliner, arena bermain anak dan pawai budaya yang bertemakan kebudayaan Betawi.

“Alhamdulillah, di luar perkiraan kami. Masyarakat menyambut baik acara ini. Misi kami melestarikan kebudayaan juga tercapai, karena masyarakat antusias untuk datang dan melihat,” ujarnya, Minggu (07/07).

Dikatakannya, acara Lebaran Depok juga mengikutsertakan sekitar 80 Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM). Bermacam-macam kuliner Betawi, pakaian adat Betawi pun turut diperjualbelikan pada acara Lebaran Depok.

“Ada dodol, geplak dan makanan khas Betawi Depok lainnya. Bahkan, ada rumah-rumah Betawi yang sengaja dibuat untuk masyarakat berswafoto,” katanya.

Walikota Depok,  Mohammad Idris menuturkan,  kegiatan rantangan merupakan tradisi warga Depok saling hantaran rantang berisi makanan kepada sesama kerabat atau warga turun-temurun.
Namun dalam perkembangan zaman, 

Walikota mengakui,  sekarang ini jarang terlihat lagi,  sehingga banyak generasi muda yang tidak tahu tradisi rantangan atau Lebaran Orang Depok.

"Sesungguhnya tradisi rantangan ini mengandung makna filosofi berupa silaturahim,  kekeluargaan atau keakraban dan sekaligus memupuk persatuan dan kesatuan," paparnya

Untuk itu melalui event Rantangan ini,  menurut walikota, selain mengingatkan kembali dan melestarikan,  sekaligus memperkenalkan tradisi budaya orang Depok kepada masyarakat.

" Kami ingin mengangkat tradisi budaya lokal sebagai kearifan budaya bangsa agar tidak sampai hilang dimakan zama," ucapnya.(ndi)

PDAM Depok Siap Terapkan GIS

Sukmajaya, Depok Terkini

Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Tirta Asasta Kota Depok akan menerapkan penerimaan pendaftaran pelanggan melalui Geografic Information System (GIS).

Penerapan GIS dimaksudkan untuk membantu pelanggan mengetahui ketersediaan jaringan di wilayahnya.

Menurut Manajer Pemasaran PDAM Tirta Asasta Kota Depok, Imas Dyah Pitaloka. Sebelum menerapkan GIS pihaknya telah menggelar sosialisasi dan pelatihan GIS kepada 44 staf PDAM Tirta Asasta.

“Pelatihan mulai dari 2-3 Juli 2019 di Aula PDAM Tirta Asasta. Setelah ini, para staf yang ikut pelatihan akan didampingi oleh instruktur hingga penerapan GIS tersebut,” ujar Imas, Rabu (03/07/2019).

Dikatakannya, GIS nantinya akan diaplikasikan pada setiap pendaftaran pelanggan baru untuk mempercepat pemerataan digitasi pelanggan dan unifikasi data.

Saat ini, kata Imas, PDAM Tirta Asasta telah berhasil melakukan digitasi pelanggan sebanyak 93,57 persen untuk wilayah pelayanan barat dan 99,66 persen untuk wilayah pelayanan timur.

“Penerapan GIS diharapkan dapat mempermudah dan menunjang proses penerimaan pelanggan melalui sistem GIS, dan meningkatkan pelayanan PDAM Tirta Asasta lebih baik lagi kepada pelanggan yaitu masyarakat Kota Depok,” pungkasnya.(ndi)

Warga Semarang Antusias Kunjungi Stand UMKM Pemkot Depok


Semarang, Depok Terkini
Warga Semarang dan peserta Rapat Kerja Nasional (Rakernas) Asosiasi Pemerintah Kota Seluruh Indonesia (Apeksi) tahun 2019 yang digelar di Lapangan Simpang Lima, Kota Semarang, antusias mengunjungi stand Pemkot Depok dan mencicipi dodol Depok yang merupakan  produk olahan asli UMKM Kota Depok.

Selain dodol Depok, Berbagai produk unggulan Kota Depok juga dipamerkan dan menarik minat pengunjung yang datang dari berbagai kota di Indonesia.

Pameran yang dibuka pada Rabu 3 Juli 2019, Stand Pemkot Depok selalu ramai dikunjungi. Warga Semarang yang berkunjung ingin melihat produk unggulan Kota Depok, seperti batik Depok, Golok Depok dan berbagai produk makanan kemasan dari UMKM Kota Depok.

Selain tertarik produk UMKM Kota Depok, mereka juga membeli dan memborong produk asli Pemkot Depok.

"Ternyata produk olahan UMKM Kota Depok tidak kalah dengan kota lain di Indonesia. Semoga produk UMKM Kota Depok lebih dikenal lagi di berbagai daerah di Indonesia," harap Kepala Dinas Komunikasi dan Informasi Kota Depok, Sidik Mulyono.(ndi)

Tim Penilai Lomba Binter Akui Hasil Kerajinan Persit Kodim Depok


Depok, Pelitabaru
Tim Penilai Lomba Pembinaan Teritorial (Binter) dari Pusat Teritorial Angkatan Darat (Pusterad) mendatangi Markas  Komando Distrik Militer (Kodim) 0508/Depok, Rabu (03/07).

Kedatangan Tim penilai yang diketuai Kolonel Inf Awal Nur didampingi Aster Kodam Jaya Kolonel Inf Jacky disambut Dandim Depok, Letkol Inf Eko Syah Putra Siregar, Wakil Walikota Depok, Pradi Supriatna, nsur Forkopimda, beserta seluruh  jajaran Kodim Depok.

"Kedatangan kami untuk melakukan penilaian sejauh mana pelaksanaan program binter di Kodim Depok.  Apakah sudah terealisasi dan bisa dirasakan dampaknya oleh masyarakat," kata Kolonel Inf Awal Nur.

Menurutnya, Kegiatan binter itu juga untuk menciptakan suatu ketahanan kepada rakyat, melalui program-program yang dilaksanakan bekerja sama dengan forkopimda dan tokoh masyarakat di wilayahnya, sehingga nanti dapat menciptakan kemanunggalan TNI dengan rakyat.

“Dari situ kita bisa nilai bagaimana jalinan kerja sama dengan forkopimda dan tokoh-tokoh masyarakat yang ada di wilayahnya,” terangnya.

Ia juga mengakui terdapat kelebihan dan kekurangan dalam setiap penilaian di tingkat Kodim.

"Dari hasil penilaian ada beberapa item yang punya kelebihan, salah satunya ibu Persit yang membuat kerajinan tangan berbeda dengan yang lainnya. Begitupun Kodim lain punya kelebihan sendiri sendiri," bebernya.

Dijelaskannya, pelaksanaan binter tingkat Kodim tahun ini berbeda dari sebelumnya. Tahun ini penilaian terbagi menjadi 4 tipe klasifikasi Kodim, yaitu A, B, C dan D.

“Untuk klasifikasi Kodim tipe A merupakan Kodim yang berada di wilayah ibu kota negara, provinsi dan Penyanggah ibukota, seperti Kodim Depok ini.

"Ada delapan Kodim untuk type A, yaitu Kodim Semarang, Kendari, Lampung, Serang, Surabaya, Jakarta Pusat, dan Depok. Kalau secara keseluruhan jumlah Kodim yang ikut lomba binter sebanyak 30 Kodim dari semua type," ungkapnya.

Sedangkan hasil penilaian ini, lanjut Kolonel Inf Awal Nur, akan diumumkan pada bulan Oktober 2019 mendatang."Akan diumumkan pada saat apel Danrem, Dandim antara Oktober atau November," tandasnya.(ndi)

Walikota : Apeksi Jadi Pemicu Peningkatan Pelayanan


Semarang, Depok Terkini
Walikota Depok, Mohammad Idris mengatakan bahwa Asosiasi Pemerintah Kota Seluruh Indonesia (Apeksi) bisa menjadi pemicu dan pemacu untuk peningkatan peran-peran kota kepada masyarakat baik dalam pelayanan, pembangunan, pengabdian, dan pemberdayaan.

Hal itu dikatakan Walikota saat menghadiri Pembukaan Rapat Kerja Nasional (Rakernas) XIV Asosiasi Pemerintah Kota Seluruh Indonesia (Apeksi) Tahun 2019 di Hotel Po Semarang, Rabu (03/07/19). 

Pembukaan rakernas dihadiri Kepala Daerah se-Indonesia yang tergabung dalam Apeksi.

Apeksi kali ini berlangsung selama tiga hari, yaitu 3 – 5 Juli 2019 di Kota Semarang. Tema yang diusung pada tahun ini adalah penguatan alokasi anggaran pemerintah daerah guna mendukung kemandirian daerah dalam rangka mengimplementasi pelaksanaan otonomi daerah di Indonesia.

Ketua Dewan Pengurus Apeksi yang juga WaliKota Tangerang Selatan, Airin Rachmi Diany mengatakan tujuan rakernas untuk menampung, membahas, dan mencarikan segala permasalahan perkotaan.(ndi)

Walikota Hadiri Rakernas Apeksi


Walikota Hadiri Rakernas Apeksi 
Semarang, Depok Terkini
Wali Kota Depok Mohammad Idris menghadiri Rapat Kerja Nasional (Rakernas) XIV Asosiasi Pemerintah Kota Seluruh Indonesia (Apeksi) Tahun 2019 di Hotel Po Semarang, Jawa Tengah, Rabu (03/07/19).

Rakernas dibuka oleh Menteri Dalam Negeri, Tjahjo Kumolo, berlangsung hingga 5 Juli 2019.
Hadir dalam acara tersebut, Menpan RB Syarifudin, Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo dan Kepala Daerah se-Indonesia.

Pada kesempatan itu, Tjahjo Kumolo menghimbau para kepala daerah untuk terus mengawal dan mendukung pencapaian pembangunan dalam RPJMN.

Sedangkan, Menteri PANRB, Syafruddin meminta Pemerintah Daerah, khususnya Pemerintah Kota agar tetap menjalankan 6 fokus kegiatan untuk melanjutkan Reformasi Birokrasi, seperti manajemen ASN, akselerasi, e-Government, memantapkan SAKIP, meluaskan pembangunan zona integritas, penataan kelembagaan instansi pemerintah, dan mengoptimalkan pelayanan dasar dan perizinan.


Menanggapi hal tersebut, Walikota Depok mengatakan bahwa seluruh anggota Apeksi sepakat untuk saling berbagi dan berkolaborasi, serta bertukar pengalaman dalam membangun kota. 

“Jadi tidak ada rasa dan sikap egois terhadap pembangunan kotanya, sehingga pencapaian pembangunan dalam RPJMN bisa terwujud,” ucap Idris.(Ndi)

Opgab Samsat Depok Sita 46 SKPD


Pancoran Mas, Depok Terkini
Sedikitnya 46 Surat Ketetapan Pajak Daerah (SKPD) pengendara disita petugas Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Provinsi Jawa Barat Wilayah I/Depok dalam Operasi Gabungan (Opgab) Triwulan Kedua tahun 2019 di area Perumahan GDC, Pancoran Mas, Depok, Selasa (02/07/2019).

Opgab yang dikomandoi Kasi Penerimaan dan Penagihan Samsat Depok, Tavip Supardi melibatkan puluhan anggota Satlantas Polresta Depok, Denpom, dan Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Depok

"46 SKPD terpaksa kami sita lantaran  menunggak pajak kendaraan bermotor. SKPD yang disita ditukar dengan surat pernyataan kesanggupan pengendara untuk membayar tunggakan pajaknya," ujar Tavip saat ditemui dilokasi razia.

Dalam Opgab tersebut, lanjut Tavip, banyak juga penunggak pajak yang  langsung membayar ditempat melalui layanan mobil Samling yang telah disediakan.


"Alhamdulillah, pendapatan dari penunggak pajak yang bayar ditempat mencapai Rp 33, 7 juta" tuturnya.

Dikatakan Tavip, Opgab ini bertujuan menyadarkan masyarakat agar tertib asministrasi kendaraan sekaligus memberikan kemudahan dalam membayar pajak kendaraan bermotor,"Bagi wajib pajak yang akan membayar pajak, bisa memanfaatkan layanan mobil Samling di lokasi razia. Lebih mudah dan cepat. Tidak perlu ke kantor Samsat," katanya.

Hingga saat ini, lanjut Tavip, jumlah Kendaraan yang Tidak Melakukan Daftar Ulang (KTMDU) di wilayah kerja Samsat Depok mengalami penurunan sekitar 7,5 persen yaitu dari 360 ribu kendaraan menjadi 285 ribu kendaraan."Dengan digelarnya opgab secara rutin setiap triwulan,  jumlah KTMDU menurun hingga 7,5 persen," tandasnya.(ndi)

Walikota dan Elly Farida Jadi Ayah Bunda Genre


Balaikota, Depok Terkini
Walikota Depok, Mohammad Idris bersama Ketua TP PKK Kota Depok, Elly Farida dinobatkan sebagai Ayah dan Bunda Generasi Berencana (Genre) Kota Depok tahun 2019 saat Upacara Peringatan Hari Keluarga Nasional (Harganas) ke- XXVI di halaman Balaikota Depok, Senin (01/07/2019).

Penobatan Ayah-Bunda Genre dilakukan oleh Ketua Genre Kota Depok, Bachrul Fauzi dengan mengalungkan selendang Genre kepada Walikota dan Ketua TP PKK Kota Depok.

Walikota kepada wartawan mengatakan, pemerintah Kota Depok lebih perhatian kepada Genre remaja dalam memberikan pemahaman kepada generasi muda terkait berbagai kegiatan di kalangan remaja.

" Berangkat dari pemikiran itu, sejak tahun 2017 kita lebih peduli dan mengefektifkan lagi kerja kerja genre remaja dengan diberikan anggaran khusus melalui dinas DPAPMK terkait dengan masalah forum anak dan genre remaja itu sendiri," kata Idris.

Dikatakan idris, pembinaan untuk genre remaja dilakukan rutin setiap tahun, dan pengurus genre remaja ada ditingkat kelurahan, kecamatan hingga tingkat kota.

"Mereka yang memberikan pemahaman terkait program kegiatan remaja dari tingkat kelurahan hingga kota. Kalau ada yang bermasalah kita minta bantuan psikolog," tandas Idris.

Terkait Harganas, Walikota berharap
tidak hanya diperingati secara seremonial saja. Tetapi harus mempraktekkan dan menerapkan empat pendekatan ketahanan keluarga, antara lain Berkumpul dengan Keluarga, Keluarga berinteraksi, Keluarga berdaya dan Keluarga berbagi.

“Mudah-mudahan kita memiliki ketahanan keluarga yang prima sehingga kita bisa mewujudkan generasi Indonesia emas, dengan harapan menjadi generasi pemimpin bangsa yang benar-benar memperjuangan NKRI," tutupnya.(ndi)

Mahasiswa UI Juara Terbaik Duta Genre Jabar


Balaikota, Depok Terkini
Mahasiswa Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Indonesia (FISIP UI), Teliana Juwita sukses meraih juara pertama terbaik dalam  ajang Pemilihan Duta Generasi Berencana (Genre) Jawa Barat (Jabar) 2019.

Teliana telah mengharumkan nama Kota Depok di tingkat provinsi dengan inovasinya bernama Piknik Asik (A Story Is A Knowledge)
Pemilihan Duta Genre merupakan ajang tahunan yang digelar Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN). Lewat ajang tersebut, pemerintah ingin menciptakan sosok remaja panutan untuk menangkal kenakalan remaja.

“Lewat Piknik Asik, saya berupaya mendekatkan diri dengan remaja sebaya untuk menghindari Tiga Ancaman Dasar Kesehatan Reproduksi Remaja (TRIAD KRR), yaitu NAPZA, HIV/AIDS dan Seksualitas,” ujar Teliana,  Senin (01/07/2019).

Menurut dia, program Piknik Asik yang diluncurkannya itu merupakan suatu program yang akan dikerjakan langsung bagi remaja. Inovasi tersebut berupa piknik untuk pergi ke suatu tempat, namun tetap disisipkan berbagai materi seputar Genre.

Ke depan, lanjut Teli sapaan akrabnya,  akan berupaya melakukan sinergitas dengan Kelompok Pusat Informasi Konseling Remaja (PIK R) Rumah Panda yang berada di Fakultas Kesehatan Masyarakat (FKM) UI. Salah satunya dengan melakukan pelatihan konselor sebaya agar dirinya mengetahui pengetahuan mengenai cara mendengarkan dan menanggapi cerita teman sebayanya.

“Kita kan harus bisa menjadi teman yang enak untuk diajak curhat. Kemudian juga harus bisa menanggapinya agar bisa memberi masukan yang terbaik,” terangnya.

Sementara itu Kepala Bidang Ketahanan Keluarga dan Keluarga Berencana pada Dinas Perlindungan Anak Pemberdayaan Masyarakat dan Keluarga (DPAPMK) Kota Depok, Ani Rahmawati mengatakan, pembinaan remaja melalui Duta Genre merupakan investasi penting yang akan menjadi aset Kota Depok di masa mendatang.

Dengan Duta Genre, diharapkan remaja di Kota Depok memiliki solusi atas berbagai permasalahan seperti pernikahan dini, seks pranikah, narkoba dan lainnya.
Selain itu, sambungnya, para remaja bisa memimpin generasinya dalam menggaungkan program yang difokuskan oleh Genre. Dengan begitu, dapat menjadi pelopor dalam berbagai program Genre.(ndi)

Anggota Koramil Datangi Polsek Sukmajaya


Sukmajaya, Depok Terkini
Belasan anggota Koramil 03/Sukmajaya, beserta Polisi Militer, Garnisun, Camat Sukmajaya, dan Kepala Rutan Kelas IIB Cilodong, mendatangi Markas Polsek Sukmajaya, Depok, Senin (01/07/2019)

Kedatangan mereka bertujuan memberikan kejutan dan ucapan selamat bertepatan dengan Hari Jadi ke-73 Bhayangkara.
Danramil 03/Sukamajaya Kapten Inf Suyono beserta rombongan memberikan suprise membawa kue ulang tahun, dan nasi tumpeng. Kecerian dan kebersamaan tiga pilar terlihat saat Kapolsek meniup lilin dan memotong nasi tumpeng.

"Ini merupakan wujud solidaritas dan kebersamaan TNI-Polri dan tiga pilar. Selama ini sinergitas telah terjalin dengan baik melalui komunikasi dan kerjasama," tutur Danramil.

Hal yang sama juga dikatakan Kepala Rutan Kelas IIB Cilodong, Bawono Ika Sutomo. Menurut dia, kegiatan ini sebagai bentuk kebersamaan  sebagai pelayan masyarakat dan selama ini kami saling mengisi untuk memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat.

"Kita saling berkoordinasi dan saling membantu, baik dengan TNI Polri serta pemerintah. Kebersamaan ini bukan kali pertama tetapi sudah sering dilakukan."Bukan hanya saat suka saja, saat berduka pun kita saling bersama dan berbagi," tutur Bawono.


Kapolsek Sukmajaya, AKBP Ing Bronet berterima kasih atas kehadiran dan kejutan yang diberikan Muspika Kecamatan, baik dari TNI, Pemerintah, dan Kepala Rutan Kelas IIB Cilodong.

"Dengan kehadiran unsur tiga pilar ke kantor kami menunjukkan Kebersamaan dan sinergitas semakin kuat. Semoga dihari jadi Polri ke 73 dapat mewujudkan harapan masyarakat yaitu menjadikan wilayah Sukmajaya dan Cilodong tetap aman dan kondusif," harap Kapolsek.(ndi)

Siswa Ayodya Pala Art Center Wajib Ikuti Ujian Kenaikan Tingkat

Margonda, Depok Terkini
Ayodya Pala Art Center yang berdiri di Kota Depok sejak 24 April 1980 hingga saat ini tetap aktif dan konsisten dalam bidang pendidikan, pelestarian dan pengembangan Seni Budaya Tradisional Indonesia.
Kali ini, Ayodya Pala kembali  mengadakan Pagelaran Seni dalam rangka ujian kenaikan tingkat pada 7, 14, 21 dan 28 Juli 2019 di Gedung IX Fakultas Imu Pengetahuan  Budaya (FIB), Universitas Indonesia.

"Ujian ini akan diikuti sebanyak 2000 siswa seni tari, musik dan vokal dari 45 cabang Ayodya Pala. Seluruh siswa Ayodya Pala Art Center wajib mengikuti ujian ini," tegas Denta Mandra Pradipta Budiastomo, S.Ds, M.Si, selaku Kepala Divisi Humas dan Promosi Ayodya Pala Art Center, Sabtu (29/06/2019).

Lebih lanjut Denta menjelaskan, tujuan diselenggarakannya test ini adalah untuk mengevaluasi hasil kegiatan pembelajaran seni siswa untuk naik ke jenjang berikutnya sesuai dengan kurikulum yang ditentukan

"Ujian ini juga sebagai ajang melatih keberanian dan rasa percaya diri siswa," ucap Denta.(ndi)

Walikota Ambil Tindakan Cepat Amblasnya Jembatan Mampang


Pancoran Mas, Depok Terkini
Wali Kota Depok Mohammad Idris mengambil tindakan cepat terkait penanganan amblasnya jembatan Mampang, di Jalan Raya Sawangan, Pancoran Mas, pada Kamis, (27/06/2019) malam.

"Saya telah mengintruksikan Satgas banjir Dinas PUPR untuk segera melakukan peninjauan lapangan serta melakukan observasi pengamanan keadaan fisik jembatan tersebut," ujar Idris saat meninjau lokasi amblasnya jembatan di Jalan Raya Sawangan, Kecamatan Pancoran Mas, Kota Depok.

Dari hasil observasi yang dilakukan Satgas banjir,  kata Idris, langsung diserahkan kepada Kementerian PUPR karena penanganan perbaikan jalan, dari Jalan Raya Simpang Sengon hingga Simpang Bojongsari, menjadi kewenangan pemerintah pusat.

Wali Kota menginginkan agar ada perbaikan sementara jembatan itu. “Melalui Dinas PUPR  Depok, saya minta agar PUPR pusat mengusulkan penanganan sementara menutup jembatan amblas oleh plat besi dengan  penahan besi wf oleh pusat,” ujarnya.

Kementerian PUPR, tuturnya, diharapkan segera melakukan penanganan permanen dengan membuat jembatan baru atau menggunakan Box Curvet dengan tidak mengurangi penampang basah.

Direncanakan, Jumat ini, pihak kementerian akan mendatangkan tim perencana untuk addendum pekerjaan dalam mengakomodasi amblasnya jembatan.

Wali Kota memperoleh penjelasan, jika dilakukan pekerjaan sementara dengan menggunakan Plat Besi maka diperkirakan rampung dalam satu minggu

Pekerjaan Permanen  dengan Box diperkirakan rampung dalam 2-3 Minggu. Sedangkan pembangunan jembatan baru dari beton baru dapat selesai 2-3 bulan.

Amblasnya jembatan Mampang terswbut mengakibatkan arus lalu lintas di Jalan Raya Sawangan macet sehingga dilakukan aistem buka tutup oleh petugas Unitlantas Polsek Pancoran Mas.(ndi)

BJB Ikut Sosialisasikan Program Layanan Samsat


Margonda, Depok Terkini
Dalam upaya mendukung program Samsat khususnya dalam hal kemudahan pembayaran pajak kendaraan bermotor, Bank Bjb cabang Kota Depok gencar melakukan sosialisasi berbagai program samsat seperti e-samsat, T-samsat dan layanan Samsat J'bret kepada masyarakat.

"Kami bersama dengan pihak Samsat terus melakukan sosialisasi kemudahan pembayaran pajak kendaraan bermotor kepada masyarakat, seperti e-samsat, t-samsat dan Samsat J'bret," kata Kepala Kantor Bjb Cabang Depok, Ade Muhammad, beberapa waktu lalu.

Menurut dia, selain untuk memudahkan pembayaran pajak kendaraan bermotor,  program e-samsat dan t-samsat juga untuk mengantisipasi adanya uang palsu,  karena transaksi pembayaran dilakukan melalui e-banking, seperti transfer atau lewat ATM.

"Progam itu sangat memudahkan masyarakat dalam membayar pajak kendaraan, jadi tidak perlu antri lagi di kantor Samsat. Kalau sudah bayar tinggal di print SKPD dengan menunjukan bukti bayar,"beber Ade.

Ade menambahkan masyarakat juga bisa memanfaatkan layanan Samsat J'bret yaitu program kemudahan pembayaran melalui aplikasi Sambara."Tinggal download aplikasi Sambara di android, kita bisa langsung daftar dan bayar pajaknya melalui supermarket atau situs belanja online," tuturnya.

Namun demikian, kata Ade, pembayaran pajak kendaraan melalui program samsat tersebut hanya diperuntukkan untuk pembayaran pajak satu tahunan saja. Sedangkan untuk pembayaran pajak lima tahunan (daftar ulang) masyarakat harus datang ke kantor Samsat.

"Jadi datang ke samsat hanya saat membayar pajak lima tahunan saja," tutup Ade.(ndi)

Tentang BBTF 2019

BTF merupakan acara tahunan dengan tujuan untuk mendirikan sebuah patokan bagi acara-acara perjalanan & pariwisata dan tujuan-tujuan wisata di Indonesia. Didukung oleh Kementerian Pariwisata Indonesia, BBTF mengadakan acara B2B yang bertujuan untuk memajukan industri pariwisata melalui sesi bisnis dan promosi langsung praktek terbaik dalam MICE dan manajemen Leisure.

Bersama-sama dengan sellers dan buyers dari berbagai negara di seluruh dunia, BBTF memfasilitasi Pre-Schedule Appointment (PSA) dan sesi bisnis untuk buyers dan sellers untuk bernegosiasi untuk durasi jangka panjang dan kebutuhan perjalanan perusahaan. Perusahaan, agen perjalanan, hotel & resort, operator kapal pesiar, perencana konvensi, operator tempat dan pembeli perjalanan dapat memanfaatkan dua setengah hari dalam acara ini untuk meningkatkan merk mereka masing-masing di pasar Indonesia dan Asia Pasifik.

Sebagai tambahan pada sesi B2B, pameran ini memiliki program-program lanjutan dari semua kegiatan yang ditujukan untuk para delegasi. Mulai dari acara networking yang fantastis, berbagi program pengetahuan yang inspirasional, hingga pertemuan bisnis yang bermanfaat. Bali dipilih sebagai tempat penyelenggaran karena merupakan pintu gerbang ke Kepulauan Indonesia untuk wisatawan global dan memiliki kontribusi hingga 40% total jumlah pengunjung yang masuk ke negara ini setiap tahunnya. BBTF 2018 akan menarik minat lebih dari 500 peserta termasuk mitra, peserta pameran, travel trade buyers, trade visitors dan jurnalis dari seluruh dunia. Pelajari lebih lanjut di www.bbtf.or.id
Pengelola Acara BBTF:
Association of the Indonesian Tours and Travel Agencies (ASITA) Bali bekerja sama dengan Kementerian Pariwisata Indonesia dan tuan rumah pendamping Kabupaten Badung. Acara tahunan ini dipimpin 9 anggota komite dan didukung oleh anggota ASITA lainnya, sektor publik dan pemerintah untuk mempromosikan dan memfasilitasi bisnis dan pengembangan pariwisata. Anggota ASITA BALI terdiri dari 403 biro perjalanan (BPW) dan 13 anggota asosiasi yang tersebar di seluruh Bali. ASITA BALI adalah anggota Stakeholder dari Asosiasi Industri Pariwisata Indonesia (GIPI) Bali atau lebih dikenal dengan Bali Tourism Board.

CONTACT US AT:

SECRETARIAT ASITA BALI
Jl. Raya Puputan No. 41, Renon Denpasar 80235
P. +62 361 243205 , +62 361 243225 F. +62 361 244263
E. asitabali@dps.centrin.net.id , info@asitabali.org

MEDIA COORDINATOR                                                                                                                 
D&A Consulting, Jl. Hang Tuah 58 Sanur – Denpasar 80235
yoke@darmawan-assc.com                                                       

BBTF is on Instagram!
Follow us @BBTFIndonesia.
Become a fan of BBTF 2019 on Facebook : Bali & Beyond Travel Fair
For more information about BBTF 2019 or to register for the event, please visit the website www.bbtf.or.id or e-mail to info@bbtf.or.id for buyer’s inquiry and e-mail to seller@bbtf.or.id for seller's inquiry.



UI Luncurkan Habibie Institute for Public Policy and Governance


Beji, Depok Terkini
Fakultas Ilmu Administrasi Universitas Indonesia (FIA UI) berkolaborasi dengan The Habibie Center meluncurkan Habibie Institute for Public Policy and Governance (HIPPG) di Balai Sidang UI, Kampus Depok, Selasa (25/06/2019)

Hadir dalam peluncuran tersebut, Presiden RI ke-3 Prof. Dr.-Ing. H. B.J. Habibie, Rektor UI Prof. Dr. Ir. Muhammad Anis, M.Met, Dekan FIA UI Prof. Dr. Eko Prasojo, Mag.rer.publ. serta Ketua Dewan Pengurus Habibie Center Prof. Dr. Sofian Effendi.

"Inisiasi FIA UI membentuk HIPPG diharapkan dapat mendukung Pemerintahan Indonesia di dalam menguatkan tata kelola pemerintah yang demokratis," harap BJ Habibie dalam sambutannya.

Sementara itu, Rektor UI, Muhammad Anis mengatakan, Pembentukan HIPPG merupakan bentuk kontribusi FIA UI terhadap keberlanjutan pengembangan ilmu pengetahuan dan kemajuan Indonesia.
Dikatakan, dalam catatan sejarah, Presiden RI ke-3, BJ Habibie mewujudnyatakan transformasi tatanan politik dan tata kelola pemerintahan melalui berbagai produk peraturan perundangan, seperti, UU. 2/1999 Partai Politik; UU. 3/1999 Pemilu; paket undang-undang desentralisasi pemerintahan tahun 1999, dan UU. 28/1999 Penyelenggaraan Negara yang Bebas KKN.

"Berbagai kebijakan strategis nasional tersebut adalah tonggak bagi demokrasi dan governansi serta pembangunan Indonesia," ujar Rektor.

Menurutnya, latar belakang pendirian HIPPG adalah untuk menjawab tantangan bangsa berkenaan dengan pembentukan tata kelola pemerintahan Indonesia. Meski beberapa kebijakan inovatif telah dikukuhkan, namun pekerjaan rumah belum selesai, diantaranya, perubahan lingkungan strategis yang dinamis; rendahnya kualitas kepemimpinan; kebijakan publik yang tidak adaptif; rendahnya akuntabilitas tata kelola pemerintahan; dan rendahnya kualitas layanan publik merupakan tantangan besar bagi terwujudnya pemerintahan yang demokratis sesuai cita-cita reformasi Indonesia.

Untuk itu, lanjut Anis, FIA UI berinisiasi membentuk sebuah lembaga yang fokus mengasistensi penguatan tata kelola pemerintahan demokratis." Diharapkan inisiatif ini semakin memperkuat peran FIA UI di dalam mengembangkan ilmu studi administrasi, kebijakan serta tata kelola stratejik untuk kepentingan pembangunan bangsa,"tutup Anis.(swd)