Pimpinan Definitif DPRD Kota Depok Periode 2019-2024 Disahkan


Kota Kembang,  Depok Terkini
DPRD Kota Depok akhirnya mengesahkan unsur pimpinan definitif pada Rapat Paripurna Pengumuman dan Penetapan Fraksi-fraksi dan calon Pimpinan Definitif masa jabatan 2019-2024 di Ruang Rapat Gedung DPRD Kota Depok, Selasa (10/09/2019).

Unsur pimpinan terdiri dari satu Ketua DPRD dan tiga Wakil Ketua DPRD, perwakilan partai politik berdasarkan urutan perolehan suara terbanyak dalam Pileg 2019 lalu.

Kursi Ketua DPRD dijabat oleh Teungku Muhammad Yusuf Saputra dari Partai Keadilan Sejahtera (PKS), Wakil Ketua I Yetty Wulandari dari Partai Gerindra, Wakil Ketua II Hendrik Tangke Allo dari PDIP, dan Tajudin Tabri dari Partai Golkar.


"Susunan pimpinan dan keanggotaan DPRD Kota Depok telah ditetapkan dalam keputusan pimpinan DPRD Kota Depok. Selanjutnya susunan pimpinan DPRD Kota Depok tersebut akan diusulkan untuk ditetapkan dan diresmikan oleh Gubernur Jawa Barat," kata Ketua Sementara DPRD Kota Depok, Suparyono.


Sementara itu, Walikota Depok Mohammad Idris mengucapkan selamat atas diumumkan serta ditetapkan nama fraksi, susunan pimpinan dan anggota fraksi DPRD Kota Depok serta calon pimpinan DPRD Kota Depok masa bakti 2019-2024.

"Semoga dapat menjalankan tugas dan wewenangnya secara maksimal," ujar Idris.

Lebih lanjut Idris berharap Kota Depok dalam kurun waktu lima tahun kedepan dapat lebih baik lagi dengan semangat bekerja dengan inovasi-inovasi terbaru yang selaras dengan Pemerintah Kota Depok.

"Untuk itu, mari kita saling bersinergi dan berkomitmen menjalankan pemerintahan dan bekerja secara maksimal dalam mengemban amanat rakyat untuk membangun Kota Depok yang unggul, nyaman dan religius," tutup Mohammad Idris.(ndi)

Pembentukan Kampung KB Wujudkan Ketahanan Keluarga


Beji, Depok Terkini
Guna mendorong peningkatan ketahanan keluarga sesuai Peraturan Daerah (Perda) Kota Depok Nomor 9 Tahun 2017. Pemerintah Kota Depok terus menggalakkan pembentukan Kampung Keluarga Berencana (KB) di 63 Kelurahan.

"Tahun 2018 kemaren sudah terbentuk Kampung KB sebanyak 63, tahun ini harus terbentuk 63 lagi, dan tahun depan 63 lagi," ujar Walikota Depok Mohammad Idris usai meresmikan Kampung KB ke-II di wilayah RW 01, Kelurahan Tanah Baru, Kecamatan Beji, Depok, Senin (09/09)

Menurut Idris, Kampung KB adalah bagian dari implementasi Perda Ketahanan Keluarga. Di mana tujuan pembentukan kampung KB untuk menjalankan fungsi-fungsi keluarga di masyarakat.

Dijelaskan Idris, terdapat delapan fungsi dalam keluarga. Antara lain, fungsi agama, sosial budaya, cinta dan kasih sayang, perlindungan, reproduksi, pendidikan, ekonomi, serta pelestarian lingkungan.

“Jadi, Kampung KB bukan hanya berkaitan dengan pengendalian jumlah penduduk. Tetapi, pembentukan kampung ini guna menjalankan fungsi-fungsi keluarga demi meningkatkan kesejahteraan masyarakat,” ujarnya.

Idris berkomitmen akan terus meningkatkan jumlah Kampung KB setiap tahun. Rencananya, di tahun 2020 akan ditambah sebanyak 63 titik." Insya Allah, tahun depan akan kita tambah 63 lagi,” harap Idris.

Ketua RW 01, Kelurahan Tanah Baru, Ihsan Saun mengucapkan terima kasih kepada Walikota Depok telah diresmikannya Kampung KB di wilayahnya."dengan terbentuknya Kampung KB, mudah-mudahan ketahanan keluarga disini menjadi lebih baik lagi," ucap Ihsan.(ndi)

Walikota Buka Jambore MACI Ke-26


Sawangan, Depok Terkini
Komunitas Motor Antik Club Indonesia (MACI) menggelar Jambore  ke-26 di Telaga Golf Sawangan, Kota Depok, Sabtu (07/09/2019)

Jambore MACI yang dihadiri komunitas motor antik dari penjuru Nusantara dan mancanegara dibuka langsung oleh Walikota Depok Mohammad Idris disaksikan pembina MACI Pusat, Nana Sukarna, Kadishub Kota Depok Dadang Wihana, unsur Forkopimka, dan pengurus MACI Kota Depok.

Menurut Walimota, para pehobi motor ini berasal dari jiwa dan hati nurani.

“Kita mengapresiasi Jamnas di Depok. Selain mengenalkan Kota Depok pada masyarakat luar, yang lebih utama adalah pesan mengedepankan keselamatan serta tertib berlalu lintas. Apalagi, saya juga ada lagu Hati-hati di Jalan,” kata Idris.

Ditambahkan Idris, di Kota Depok terdapat 1,2 juta pemilik kendaraan roda dua dan empat. Dirinya berharap agar Depok bisa memberikan kenyamanan bagi warga dan pengunjungnya.


“Kita menyambut baik kegiatan MACI dalam program-programnya. Tidak hanya touring ke luar kota saja, tapi juga kegiatan sosial. Seperti ketika berhenti di suatu tempat memberikan manfaat pada masyarakat itu,” paparnya.

Di tempat yang sama pembina MACI Nanan Sukarna mengatakan, dirinya menyambut baik atas keberanian Pemkot Depok beserta OPD menjadi tuan rumah Jamnas. Ia mengaku, saat ini ada 64 cabang pengurus MACI di seluruh Indonesia.

“Ini murni ajang perkumpulan dan silaturahmi biasa kita sebut lebarannya komunitas motor antik karena antara pehobi motor antik dan komunitas lainnya berkumpul selama dua hari di Depok,” kata Nanan.

Dalam kesempatan tersebut juga digelar santunan kepada 100 anak yatim dan kegiatan lainnya.(ndi)

Pemkot Anggarkan Dana Hibah Pramuka Senilai Rp. 1,2 Miliar

Balaikota, Depok Terkini
Sebagai bentuk dukungan terhadap gerakan dan peran Pramuka, Pemerintah Kota Depok menganggarkan dana hibah untuk kegiatan Pramuka tahun 2019 sebesar Rp. 1,2 miliar.

Hal itu ditegaskan Walikota Depok Mohammad Idris selaku Ketua Majelis Pembimbing (Mabicab) Pramuka Kota Depok, usai membuka Puncak Peringatan Hari Pramuka ke-58 tahun 2019 Kwarcab Pramuka Kota Depok, di Balaikota Depok, Sabtu (06/09/2019).

"Ini sebagai bentuk apresiasi dan dukungan dari Pemkot kepada Pramuka.Diharapkan, tahun depan nilainya meningkat menjadi Rp 1,6 miliar," kata Idris didampingi Wakil Walikota Depok, Pradi Supriatna.

Selain itu, lanjut Idris, kami juga anggarkan Rp 5 miliar untuk pembangunan Gedung Pramuka yang berlokasi di pusat perkantoran Grand Depok City (GDC)." Targetnya akhir tahun ini pembangunan gedung Pramuka selesai,” ungkapnya.

Dirinya berharap, upaya yang telah dilakukan Pemkot Depok dapat menjadi pemicu dan pemacu gerakan Pramuka untuk terus berkarya dan melahirkan prestasi.

“Mudah-mudahan Kakak-kakak Pramuka menjadi lebih semangat dan terpacu untuk menorehkan berbagai prestasi. Karena tidak bisa dimungkiri, kejuaraan yang diikuti Pramuka di Kota Depok, sangat diperhitungkan di tingkat provinsi,” tandasnya.

Menurut Idris gerakan Pramuka menjadi sarana untuk mendidik generasi muda. Pramuka juga efektif menjadi sarana pemersatu bangsa dalam kebhinnekaan.

“Kegiatan Pramuka orientasinya mengacu pada pembinaan kepemimpinan. Untuk itu, tidak ada alasan tidak mendukung Pramuka. Gerakan Pramuka bisa menjadi sarana pemersatu bangsa,” tutupnya.(ndi)











Kantor Kecamatan Sawangan dan Sukmajaya Direnovasi


Balaikota, Depok Terkini
Dinas Perumahan dan Pemukiman (Disrumkim) Kota Depok mulai melakukan renovasi total dua Kantor Kecamatan, yaitu kecamatan Sawangan dan Sukmajaya. Renovasi gedung pemerintah tersebut ditargetkan rampung pada Desember 2019.

Kepala Bidang Tata bangunan (Disrumkim) Kota Depok, Suwandi mengatakan, lokasi pembangunan tetap berada di gedung kecamatan yang lama. Rencananya, gedung yang lama akan dibongkar dan dibangun baru.

“Sekarang sudah mulai pengerjaannya. Kita targetkan selesai akhir Desember,” tutur Suwandi, Rabu (04/09/2019).

Ia menjelaskan, untuk Kantor Kecamatan Sawangan akan dibangun dua lantai dengan luas bangunan 1.158,17 meter persegi, dan tiga lantai untuk Kecamatan Sukmajaya dengan luas bangunan 1.493,8 meter persegi.

Suwandi menambahkan, pembangunan kedua gedung tersebut menggunakan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Kota Depok. Dengan total anggaran masing-masing sekitar Rp 6 miliar.
“Kita berharap proses pembangunannya berjalan lancar dan selesai tepat waktu, sehingga bisa segera difungsikan,” tandasnya.(wan)

BKPSDM Pasang Mesin Absen Sidik Jari Di 63 Keluraha


Beji, Depok Terkini
Dalam upaya meningkatkan disiplin Aparatur Sipil Negara (ASN), Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Kota Depok telah memasang mesin absensi sidik jari (fingerprint) di semua unit kerja hingga di kantor kelurahan.

Hal itu ditegaskan Kepala BKPSDM Kota Depok, Supian Suri disela acara sosialisasi dan pembinaan peraturan Kepegawaian, beberapa waktu lalu.

“Dipasangnya mesin tersebut agar kehadiran ASN dapat terpantau dan tercatat dengan baik. Bukan hanya oleh kepala perangkat daerah. Namun juga BKPSDM Depok,” kata Supian Suri.

Menurutnya, ASN wajib melakukan absen di pagi hari sebelum bekerja dan sorenya sebelum pulang. Walaupun ada kegiatan ke masyarakat, tetapi dirinya berharap mereka bisa melakukan absensi terlebih dahulu.

“Kami meminta pada kelurahan juga untuk menyiapkan satu petugas yang bertanggung jawab terhadap mesin absensi ini. Nanti kami akan koordinasi lebih lanjut,” tuturnya.
Selain memasang mesin absensi, lanjut Supian, pihaknya juga akan membuat aplikasi pelaporan kegiatan ASN. Tujuannya, untuk memantau perkembangan kinerja ASN setiap harinya.

Dia menambahkan, sebelumnya proses pelaporan kinerja dilakukan secara manual. Seringkali, ujarnya, pengisiannya dirapel per satu minggu atau dua minggu, sehingga tidak efektif.
“Kinerja yang dilaporkan harus didasarkan pada persetujuan dari atasan  Jadi ketika kita melaksanakan tugas tanpa sepengetahuan atau perintah atasan. Maka laporan kinerja tersebut tidak akan dianggap,” pungkasnya.

Sementara itu, Walikota Depok Mohammad Idris mengakui jumlah ASN Kota Depok baik struktural maupun fungsional sebanyak sekitar 7000 orang dengan jumlah penduduk 2,3 juta. Artinya rasio pelayanan satu ASN melayani 329 warga.  Sedangkan Kota Bekasi jumlah ASN mencapai 15 ribu dengan jumlah penduduk 2,5 juta. Rasionya satu ASN melayani 166 warga, sedangkan Kota Bogor jumlah ASN 9600 dengan rasio satu ASN melayani 116 warga.

"Meskipun jumlah ASN sedikit, namun banyak penghargaan yang diraih berkat ASN. Depok bisa leading mengungguli Kota Bekasi dan Bogor," tegas Idris.

Menurut Idris, potensi dan kualitas ASN Kota Depok sangat bagus dan luar biasa. Karena itu, Idris mengaku bangga dan meminta agar potensi dan kualitas ASN terus dijaga dan dirawat."Saya bangga dengan kinerja ASN Depok. Semoga kondisi ini bisa terus dirawat dan dijaga," tandas Idris.(ndi)

Suparyono Ketua Sementara DPRD Kota Depok Periode 2019-2024


Kota Kembang, Depok Terkini
Mohammad Suparyono terpilih menjadi Ketua Sementara Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Depok pada Rapat Paripurna Pengucapan Janji Anggota DPRD Kota Depok periode 2019-2024 di Gedung DPRD Kota Depok, Jalan Boulevard, Perum GDC, Kecamatan Cilodong,  Depok, Selasa (03/09).

Sedangkan politikus Partai Gerindra, Yetty Wulandari menduduki posisi Wakil Ketua DPRD Kota Depok sementara, sampai alat kelengkapan dewan terbentuk.

Serah terima kepengurusan DPRD Kota Depok dilakukan secara simbolis dari Ketua DPRD KOta Depok periode 2014-2019, Hendrik Tangke Allo kepada M. Suparyono dengan menyerahkan palu sidang beserta perlengkapan lainnya.

"Sejak palu rapat paripurna diserahkan kepada kami, tugas baru ini akan dilaksanakan sebaik-baiknya," ujar Suparyono dihadapan anggota DPRD yang baru dan tamu undangan lainnya.

Penunjukan M. Suparyono dan Yetty Wulandari merujuk karena Partai Keadilan Sejahtera (PKS) dan Partai Gerindra merupakan pemenang suara terbanyak pada Pemilihan Legislatif 2019 lalu. PKS meraih 12 kursi, Gerindra 10 kursi dan PDIP 10 kursi.

Walikota Depok Mohammad Idris memberikan ucapan selamat kepada seluruh anggota DPRD Kota Depok periode 2019-2024. Idris juga mengucapkan terima kasih kepada anggota DPRD Kota Depok periode 2014-2019.

"Terima kasih atas sinergitas dan kolaborasi yang selama ini terbangun antara Pemerintah Kota Depok dan legislatif sehingga dapat menjalankan pemerintahan dengan baik dan mendapatkan penghargaan di berbagai bidang," tutur Idris.

Dalam kesempatan itu, Idris juga meminta dukungan dan sporting dari anggota DPRD Kota Depok periode 2019-2024, untuk memberikan dukungan kepada Pemerintah Kota Depok dalam mensosialisasikan setiap kebijakan dan program pemerintah kota serta memberikan masukan, saran dan arahan dalam pengambilan kebijakan," tutup Idris.(ndi)

Komunikasi IBH Hacord Semakin Intens


Bandung, Depok Terkini
Imam Budi Hartono (IBH) yang digadang-gadang Partai Keadilan Sejahtera (PKS) sebagai calon Walikota Depok pada Pilkada 2020 mendatang semakin intens melakukan komunikasi dengan Bang Haji Acep Azhari Orang Depok (Hacord).

Pada pertemuan kedua kalinya di sebuah hotel di Kota Bandung, Minggu (1/09/2019) keduanya membahas peluang berpasangan di Pilkada mendatang.

Dalam pertemuan tersebut, IBH diminta untuk melakukan penjajagan dengan calon pasangan yang potensial untuk mendampinginya jika dirinya diresmikan menjadi Calon Walikota Depok oleh PKS.
IBH menilai Bang Hacord merupakan kandidat pendamping yang sangat potensial. Selain orang Depok asli, Hacord memiliki jaringan massa yang cukup luas di Depok." Berpasangan dengan Bang Hacord dapat memperluas basis pemilih, karena beliau adalah tokoh asli Depok dengan jaringan sangat luas," katanya.

Selain itu, lanjut IBH, beliau juga sebagai tokoh pengusaha sukses, serta tokoh pendidikan di Kota Depok. IBH mengaku dirinya diminta oleh DPP PKS untuk mulai mensosialisasikan diri kepada masyarakat sebagai kandidat calon Walikota Depok."Mulai pekan depan saya diminta DPP PKS  untuk mensosialisasikan diri ke masyarakat," ucap Imam.

Sementara itu, Bang Hacord menilai sosok Imam adalah tokoh muda Depok yang pantas diberi kesempatan untuk memimpin pembangunan daerahnya.

"Beliau tokoh muda potensial yang pantas diberi kesempatan untuk memimpin Depok. Orangnya baik, pintar, dan mau kerja keras," ungkap pria yang visioner, sholeh dan mau kerja keras itu.(ndi)

Bunda Elly Raih Penghargaan Pelaksana Terbaik Kesrak Tingkat Jabar


Balaikota, Depok Terkini
Ketua Tim Penggerak (TP) Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (PKK) Kota Depok, Elly Farida, kembali meraih penghargaan dari Pemerintah Provinsi Jawa Barat.

Kali ini penghargaan yang diraih berupa Pelaksana Terbaik II Kesatuan Gerak(Kesrak) PKK-KKBPK-Kesehatan Tingkat Provinsi Jabar. Penghargaan tersebut diberikan atas upaya TP PKK Kota Depok dalam melaksanakan Kesrak PKK-KKBPK-Kesehatan.

“Alhamdulillah, penghargaan ini berkat terjalinnya sinergisitas seluruh unsur yang ada di dalamnya. Mulai dari PKK tingkat kota, kecamatan, kelurahan, hingga Perangkat Daerah (PD) dalam mendukung pelaksanaan Kesrak PKK,” tutur Elly Farida, usai menerima piagam penghargaan dari Pemkot Depok di Lapangan Balai Kota Depok, Senin (02/09/2019).

Menurutnya, terdapat tiga hal yang menjadi fokus dalam Kesrak PKK-KKBPK-Kesehatan. Antara lain pembangunan Kampung Keluarga Berencana (KB), Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS) berbasis rumah tangga, serta Lingkungan Bersih dan Sehat (LBS).

“Misalnya, pembangunan Kampung KB saat ini sudah terbentuk di 63 kelurahan dan akan terus ditingkatkan. Kampung KB ini sebagai suatu upaya dalam meningkatkan ketahanan keluarga di Kota Depok,” terangnya.

Ia berharap, dengan peghargaan tersebut dapat memotivasi TP PKK Kota Depok untuk terus mendukung Pemerintah Kota (Pemkot) Depok dalam mengimplementasikan berbagai program yang ada. Terutama, program Family Resilience City (Kota Ketahanan Keluarga).

“Kita dukung terus berbagai program Pemkot Depok dengan melakukan kebaikan-kebaikan di masyarakat, serta melayani sepenuh hati,” tandasnya.(ndi)

PCNU Depok Gelar Jalan Sehat Kebangsaan


Cilodong, Depok Terkini
Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Kota Depok menggelar Jalan Sehat Kebangsaan diikuti ribuan peserta dari perwakilan lintas agama dari Basolia, pelajar, mahasiswa, santri berbagai Ponpes, GMKI, Gamki, Budha, Hindu, serta masyarakat umum.

"Jalan sehat kebangsaan ini dalam rangka memeriahkan HUT ke-74 RI, serta untuk meningkatkan kebangsaan bagi masyarakat. Jalan sehat diikuti 3.000 masa nahdliyin dan multi etnik menempuk jarak sekitar empat kilometer," kata Ketua PCNU Kota Depok periode 2019-2024, Ustad Achmad Solechan saat melepas peserta jalan sehat kebangsaan di Kantor PCNU Kota Depok, Kalimulya, Cilodong, Kota Depok, Sabtu (31/08)'

Achmad berharap jalan sehat kebangsaan ini mempererat kesatuan dan persatuan bangsa Indonesia. Terlebih kondisi di wilayah Papua diharapkan segera kondusif, aman serta terkendali.

"Harapannya, agar tidak tergoda pada hal yang mengganggu keutuhan NKRI, atas nama agama, politik, komunitas dan kepentingan lain. Indonesia menjadi pioneer dalam kebhinekaan dan contoh bagi dunia," harapnya.

Rois Syuriah PCNU Kota Depok KH. Syihabudin Ahmad juga mengungkap pihaknya mengajak, mengundang lintas agama. Acara tersebut juga mengaitkan  dengan kebangsaan salah satunya keprihatinan dan dukungan pada masyarakat Papua.

"Kita memang ingin persatuan dan keutuhan NKRI. Selain mengenalkan NU pada masyarakat, juga menjaga pluralitas, keragaman, lintas agama, budaya, warga  Depok," ucapnya.(ndi)

Ratusan Warga RW 01 Beji Meriahkan Lomba Jalan Santai


Beji, Depok Terkini
Dalam rangka memeriahkan HUT RI Ke-74, Ratusan warga RW 01, Kemiri Jaya, Kelurahan Beji, Kecamatan Beji, Depok antusias mengikuti lomba jalan santaing digelar Panitia HUT RI dari Karang Taruna RW 01, Minggu (10/09/2019).

Peserta jalan santai yang berasal dari warga RT 01 sampai 09 tersebut terlihat kompak menggunakan seragam berbagai warna, dan masing-masing memiliki yel-yel tersendiri.
Kegiatan tersebut dilepas langsung oleh Ketua RW 01, Iwan Daiman di halaman Masjid Nurul Islam, disaksikan para Ketua dan pengurus RT, dan DKM.

"Kegiatan ini bertujuan menjalin kekompakkan antar warga di RW 01, bukan semata-mata untuk meraih juara. Saya apresiasi kepada warga yang telah berpartisipasi ikut serta dalam acara ini." tegas Iwan.

Dalam kesempatan itu, Iwan berpesan kepada peserta untuk tertib selama dalam rute perjalanan." Jaga etika selama dalam perjalanan, semua peserta harus tertib dan jaga keamanan bersama," pinta Iwan.


Ketua Panitia HUT RI ke-74, Firda menambahkan, rangkaian kegiatan memeriahkan HUT RI diawali dengan jalan santai dilanjutkan dengan lomba fashion show anak-anak. Selanjutnya ada lomba karaoke untuk umum pada 7 Sepetember 2019, dan ditutup dengan malam puncak pada 8 Sepetember 2019.

"Malam puncak peringatan HUT RI ke-74 akan diisi dengan pentas seni budaya dari warga RT01 hingga 09," ucapnya.(ndi)

UMKM di Bogor Dapat Pelatihan Pembukuan dan Pembentukan Unit Usaha Simpan Pinjam


Bogor, Depok Terkini
Para pelaku usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) di wilayah Kp. Pulo Geulis, Kelurahan Babakan Pasar, Kota Bogor mendapatkan pelatihan dan pembinaan pembukuan sederhana dan pembentukan unit usaha simpan pinjam dari para dosen dan mahasiswa Politeknik Negeri Jakarta (PNJ) jurusan Akuntansi, dan program studi (Prodi) Akuntansi Keuangan D4 di Hotel 101, Babakan Pasar, Sabtu (31/08/2019).

Menurut Ketua Jurusan Akuntansi, Dra. R. Elly Mirati, M.M. Kegiatan ini merupakan program Tri Darma Perguruan Tinggi, salah satunya melakukan pengabdian kepada masyarakat.

"Ada dua kegiatan, yaitu pelatihan pembukuan dan pelaporan keuangan dari program studi Akuntasi Keuangan, dan Pembentukan unit usaha simpan pinjam untuk kemandirian ekonomi dari jurusan Akuntansi," ujar Elly didampingi Ketua Pelaksana Program Studi, Dr.Titi Suhartati, S.E,M.Ak.

Herbirowo Nugroho, selaku Ketua Program Studi D4 Akuntasi Keuangan menambahkan, pelatihan pembukuan diberikan kepada UMKM untuk memudahkan pengajuan permodalan ke perbankan.

"Biasanya perbankan bisa memberikan pinjaman dengan syarat harus ada laporan keuangan. Jadi, tujuan kami untuk membantu sekaligus permodalan usaha. Selama ini pelaku usaha disini meminjam uang melalui rentenir dengan bunga tinggi," jelas Herbirowo.

Selain itu, lanjut Birowo, pelatihan pembukuan dimaksudkan agar pelaku usaha bisa memisahkan antara pemasukan dan pengeluaran keuangan dengan pengeluaran rumah tangga."Jadi, mereka bisa mengetahui berapa sebenarnya penerimaan dan pengeluaran dalam usahanya. Selama ini mereka campur aduk dalam keuangan sehingga usahanya sulit berkembang," tuturnya.

Setelah pelatihan ini, lanjutnya, pihaknya akan melakukan pendampingan atau monitoring sampai warga benar-benar bisa melakukan pembukuan keuangan sendiri."Kita akan datangi lagi warga untuk memberikan pendampingan hingga warga bisa melakukan pembukuan sendiri secara benar," tandasnya.


Sedangkan untuk pelatihan pembentukan unit usaha simpan pinjam, Ketua Pelaksana Kegiatan Jurusan, Elisabeth Yansye M, S.E, M.Si menjelaskan, pelatihan unit usaha simpan pinjam seperti Koperasi bertujuan untuk meningkatkan perekonomian masyarakat Kp. Pulo Geulis."Mereka selama ini kalau membutuhkan dana selalu lewat rentenir, ini menjadi masalah. Jadi kalau ada koperasi simpan pinjam, warga bisa meningkatkan sendiri Koperasinya, karena usahanya dari mereka untuk mereka," jelasnya.

Ia melanjutkan, pihaknya juga akan melakukan pendampingan sampai pengurus unit usaha koperasi benar-benar terbentuk,"Kita akan lakukan pendampingan 4-5 kali dalam setahun sampai mereka berhasil," ucapnya.(fw)


Dosen PNJ Berikan Pelatihan Pemasangan Instalasi Listrik


Bogor, Depok Terkini
Pelatihan instalasi listrik yang dilakukan dosen dan mahasiswa Politeknik Negeri Jakarta (PNJ), jurusan Teknik elektro disambut antusias warga RW 05, Kelurahan Babakan Pasar, Kota Depok, Sabtu (31/08/2019).

Kegiatan yang berlangsung di aula Kantor Kelurahan Babakan Pasar diikuti sebanyak 25 warga perwakilan dari lima Rukun Tetangga (RT) se-RW 05, Kelurahan Babakan Pasar. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat dilaksanakan dalam bentuk penyuluhan dan pelatihan pemasangan instalasi listrik rumah tangga.

"Tujuan pelatihan ini agar warga memahami tentang pemasangan instalasi listrik yang baik dan benar.  Sehingga pemasangan instalasi listrik dirumah warga tidak membahayakan dan ini juga untuk
keselamatan warga. Penghuni disini sangat padat tetapi daerah ini dijadikan sebagai daerah wisata. Saya lihat pemasangan instalasi listriknya cukup semrawut, karena itu, kami dari PNJ berupaya memberdayakan masyarakat dengan memberikan pelatihan instalasi listrik dengan baik dan
benar," jelas Ketua Panitia Pengabdian Masyarakat PNJ, jurusan Teknik Elektro, Anik Tjandra Setiati.

Adapun sasaran pelatihan instalasi listrik ini, lanjut Anik, adalah warga putus sekolah, pengangguran dan lainnya."Kita berikan pelatihan kepada mereka agar memiliki pengetahuan pemasangan instalasi listrik yang benar sehingga bisa menghasilkan pendapatan buat warga," terang Anik.

Dirinya berharap dengan pelatihan ini, warga memiliki pengetahuan dan bisa memberdayakan secara ekonomi,"Paling tidak pengetahuan ini dapat menjaga keselamatan masalah kelistrikan di tempat tinggalnya," harap Anik.

Ditempat yang sama, Hasanudin warga RT05/04, Kelurahan Babakan Pasar yang mengikuti pelatihan tersebut menilai pelatihan ini sangat bagus sebagai pengetahuan untuk memajukan warga di wilayahnya."Warga disini ingin maju, karena itu ikut pelatihan ini agar mengetahui cara pemasangan instalasi listrik yang baik dan benar. Saya sendiri sangat awam dengan masalah listrik. Mudah-mudahan ilmu ini bisa kepakai buat saya," harap Hasanudin.(fw)

Puluhan Warga Kampung Pulo Geulis Dapat Pelatihan Sablon


Bogor, Depok Terkini
Sedikitnya 25 warga Kp Pulo Geulis, Kelurahan Babakan Pasar, Kota Bogor mendapatkan pelatihan sablon digital dalam program pengabdian masyarakat oleh mahasiswa dan dosen Politeknik Negeri Jakarta (PNJ), jurusan Teknik Elektro Program studi (Prodi) telekomunikasi.

Pelatihan yang berlangsung di aula Kantor Kelurahan Babakan Pasar, Sabtu (31/08/2019) dihadiri para pengurus RT, RW 05 Kelurahan Babakan Pasar.

Sri Lestari, selaku Ketua pengabdian masyarakat PNJ, program Studi Telekomunikasi jurusan Teknik elektro menjelaskan, pelatihan sablon tersebut merupakan salah satu kegiatan pengabdian masyarakat mahasiswa PNJ, jurusan Teknik elektro prodi telekomunikasi. Pelatihan sablon diberikan
untuk mengembangkan potensi warga membuat souvenir karena wilayah tersebut merupakan daerah wisata. Souvenir yang dibuat berupa gelas yang disablon dengan berbagai kreasi dari warga.


"Warga kita berikan cara menyablon gelas secara digital, sehingga nantinya warga bisa memproduksi souvenir dan bisa di jual. Pelatihan ini berlangsung satu hari penuh sampai warga bisa," ujar Sri.

Ia menambahkan, setelah pelatihan ini selesai, pihaknya akan menindaklanjuti dengan melakukan monitoring dan evaluasi rutin kepada warga terkait perkembangan kegiatan sablon untuk souvenir.

"Setelah pelatihan, kita berikan semua alat sablon kepada warga seperti komputer, printer serta 400 gelas enamel dan keramik agar warga bisa memproduksi souvenir. Kita akan monitoring secara berkelanjutan sampai warga berhasil," tandas Sri.

Sementara itu, Ketua RT 05/04, Tata Sumitra yang juga sebagai peserta pelatihan mengucapkan terima kasih kepada PNJ yang peduli untuk memberikan pengetahuan kepada warganya."Mudah-mudahan dari hasil pelatihan ini bisa menjadi ilmu dan ketrampilan bagi warga untuk bisa memproduksi kerajinan sablon. Semoga pelatihan ini bisa berkelanjutan, karena sangat bermanfaat
khususnya bagi warga yang putus sekolah," ucap Tata seraya menambahkan kegiatan pelatihan ini merupakan kali pertama diadakan di wilayah Kelurahan Babakan Pasar.(fw)

Jalin Sinergitas, Samsat Depok Gelar Olahraga Bersama


Sukmajaya, Depok Terkini
Keluarga Besar Samsat Depok mengadakan olahraga bersama dalam rangka Hari Kemerdekaan RI ke-74, HUT Polwan ke-71, dan HUT Provinsi Jabar ke-74 di halaman Samsat Depok, Jum'at (30/08/2019).

Olahraga bersama diprakarsai Kepala Pusat Pengelolaan Pendapatan Daerah (P3D), Hj. N Ida Hamidah SE.M.Si dihadiri Pamin STNK Iptu Martha, Pamin TU, Kasi Penagihan dan Pendapatan, Tavip Supardi dan Kasubag TU, Eddy Aries Adillat serta seluruh anggota dan pegawai Samsat Depok.


Kegiatan berlangsung sebelum jam pelayanan diawali dengan potong tumpeng, jalan santai dan senam bersama.

Pamin STNK Iptu Martha mengatakan dengan olahraga bersama bisa berkumpul dan bersilaturahmi sehingga terjalin rasa kebersamaan yang selama ini disibukan dengan tugas pelayanan masing-masing." Olahraga bersama akan terus dilakukan karena sangat besar manfaatnya , selain silahturahmi juga  untuk kesehatan.


"Semoga kebersamaan yang sudah terjalin semakin sinergi dan menjadi lebih baik lagi," harap Bunda Martha.

Sementara Kepala P3D Samsat Depok, Hj. N Ida Hamidah mengatakan tujuan olahraga bersama untuk meningkatkan kinerja dan sinergitas sehingga dapat memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat.

"  Kalau sinergitas terbangun dan kondisi anggota serta pegawai sehat, maka pelayanan dapat berjalan dengan baik," ucap Ida Hamidah.

Kegiatan diakhiri dengan doa bersama dan ramah tamah sambil menyantap soto ceker.(ndi)

Bang Hacord Siap Maju Di Pilkada Depok


Pancoran Mas, Depok Terkini
Meskipun ajang Pemilihan Walikota Depok masih lama, namun sejumlah calon Walikota dan Wakil Walikota mulai bermunculan. Apalagi saat ini tengah gencar pemberitaan pecahnya kongsi petahana antara Idris-Pradi membuat konstelasi politik di Kota Depok semakin dinamis.
Seorang tokoh pengusaha dan Pendidikan, Haji Acep Orang Depok (Hacord) menyatakan siap menyelamatkan Depok dan maju dalam Pilkada Depok pada 2020 mendatang."Saya siap maju jadi kontestan pada Pilkada Kota Depok mendatang," ujar Bang Hacord pemilik usaha kuliner, Kamis (29/08/2019)

Ia menegaskan, untuk membangun Kota Depok harus mampu meningkatkan perekonomian dan mengangkat daya beli masyarakat. Dengan pengalaman yang dimilikinya, melalui aksi bela dan beli produk lokal merupakan langkah untuk mendongkrak perekonomian.
"Meski konstalasi politik bisa berubah dan berjalan dinamis, saya  optimis maju untuk Kota Depok yang lebih baik di masa mendatang. Dengan segudang potensi dan tantangan yang dihadapi, mampu mewujudkan impian Kota Depok," tegas Bang Hacord.

Sementara itu, jajaran pengurus Dewan Pimpinan Daerah (DPD) dan kader Partai Kesejahteraan Sosial (PKS) Kota Depok siap mengusung Imam Budi Hartono (IBH) dalam pencalonan pemilihan kepala daerah (Pilkada) Wali Kota Depok 2020 – 2025. IBH menyatakan kesiapan dirinya maju sebagai Calon Wali Kota Depok dengan menggandeng Bang Hacord sebagai calon Wakil Walikota.

Hal itu dibenarkan Sekretaris Umum (Sekum) DPD PKS Kota Depok, T.M. Yusufsyah Putra."Dengan perolehan suara pada Pileg kemarin menjadi bahan acuan survai Pemilihan Raya atau Pemira. Calon Wali Kota dari internal harus murni kader partai. Sosok IBH telah memiliki pengalaman di kursi DPRD Propinsi," jelasnya.
Meski demikian, lanjut Putra, pihaknya masih menunggu keputusan dari pusat, terkait pencalonan IBH pada Pilkada mendatang.

Anggota DPRD Kota Depok Fraksi PKS Suparyono menambahkan, untuk pendamping IBH masih dalam tahap seleksi dan dicari melalui partai koalisi, tokoh warga lainnya hingga kader PKS yang terbaik di Kota Depok.
“Termasuk salah satu kandidat yang mampu mendampingi bang IBH adalah tokoh Pendidikan dan Pengusaha yang juga Ketua Badan Musyawarah Perguruan Swasta (BMPS) Kota Depok H. Acep Al Azhari atau Bang Harcord," ucapnya.(ndi)

Ratusan Pelaku UMKM Depok Dapat Pembinaan Dari BPOM


Beji, Depok Terkini
Badan Pengawas Obat dan Makanan (POM) Republik Indonesia (RI) menggelar kegiatan Talkshow dan Komunikasi Informasi, serta Edukasi Keamanan Pangan Bagi Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) di Hotel Bumi Wiyata, Depok, Rabu (28/08).

Kegiatan yang diikuti ratusan pelaku UMKM Depok ini digelar untuk menambah wawasan pelaku usaha menciptakan produk yang unggul dan aman. Sehingga dapat bersaing di era revolusi industri saat ini.

Menurut Kepala Badan POM RI, Penny K. Lukito. Pembinaan UMKM memerlukan komitmen pemerintah pusat dan daerah, serta peran akademisi terutama untuk wirausaha baru.
Lebih lanjut Penny mengatakan badan POM memberikan dukungan secara penuh dan fasilitasi terhadap UMKM termasukk UMKM daerah.

"Badan POM telah melakukan deregulasi dan debirokratisasi persyaratan termasuk pemotongan biaya pendaftaran pangan olahan sebesar 50 persen dari pendapatan negara bukan pajak," ungkapnya

Wali Kota Depok, Mohammad Idris menyambut baik kegiatan talkshow dan diharapkan para pelaku UMKM Depok dapat terdorong agar mengedepankan produk pangan yang aman, bermutu, dan bergizi.

“Kami memiliki komitmen memajukan UMKM Kota Depok agar lebih berdaya saing. Dengan adanya kegiatan ini, mari sama-sama meningkatkan kualitas. Seperti terkait kapasitas marketing dan distribusi dari para pelaku UMKM,” katanya

Kepala Dinas Koperasi dan UMKM Kota Depok, Firiawan mengatakan, kegiatan BPOM ini sangat bermafaat bagi pelaku UMKM Kota Depok terkait keamanan pangan."

Kami menyambut gembira kegiatan ini karena memberikan informasi lengkap dan konfrehensif bagi pelaku UMKM khususnya kuliner. Lebih kepada produk pangan yang sifatnya butuh pengawasan tepat, seperti minuman susu, yoghurt dan lainnya. Semua produk makanan tersebut harus terjamin keamanannya," ucap Fitriawan seraya menambahkan pihaknya siap memfasilitasi pengajuan ke BPOM bagi pelaku UMKM di Kota Depok.(wan)

BKSDM Sosialisasikan Peraturan Perkawinan dan Perceraian Bagi ASN


Beji, Depok Terkini
Badan Kepegawaian dan Sumber Daya Manusia (BKSDM) Kota Depok menggelar sosialisasi, Pembinaan dan Pembekalan Peraturan Kepegawaian terhadap Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkup Pemerintah Kota Depok, bertempat di Hotel Bumi Wiyata, Beji, Depok, Rabu (28/08).

Sosialisasi diikuti para Sekertaris Dinas, Sekcam, Lurah dan Sekertaris Kelurahan se-Kota Depok, menghadirkan nara sumber dari Badan Pertimbangan Kepegawaian Republik Indonesia, Dwi Wahyuni Budiman.

"Sosialisasi ini bertujuan memberikan pemahaman kepada ASN terkait PP No. 10 tahun 1983 tentang ijin perkawinan dan perceraian bagi PNS, serta PP Np. 45 tahun 1990 tentang perubahan PP No.10 tahun 1983," kata Kepala BKSDM Kota Depok, Sopian Suri.

Walikota Depok Mohammad Idris dalam kesempatan tersebut mengatakan, para Sekdis, Sekcam dan Lurah merupakan leader dalam pengawasan ASN di lingkup kerjanya. Artinya sebelum ada hal hal dan kekhawatiran yang terjadi bisa diselesaikan secara internal dengan memberikan teguran atau nasehat. Karena itu, lanjut Idris perlu dilakukan pendekatan.

"Sekarang ini paling sering terjadi masalah keluarga, seperti perselingkuhan. Karena itu, sosialisasi ini sangat penting terkait aturan-aturan terhadap ASN. Saya harap para Sekdis, Sekcam dan Lurah sebagai leader pengawasan pegawai harus memberikan teladan dan proaktif serta inisiatif untuk menyelesaikan berbagai persoalan pegawai, seperti masalah absen dan keluarga," ucap Idris.(ndi)

Depok Targetkan 126 Kampung KB Tahun 2020


Cilodong, Depok Terkini
Walikota Depok, Mohammad Idris mengatakan Pemerintah Kota Depok akan menambah sebanyak 63 Kampung KB pada tahun 2020. Kendati saat ini sudah terbentuk 63 Kampung KB.

“Saat ini Kampung KB sudah terbentuk di 63 kelurahan yang ada. Insya Allah, sampai akhir tahun nanti akan terus bertambah. Tahun depan kita berencana menambah sebanyak 63 Kampung KB lagi, sehingga jumlah genap mencapai 126,” ujar  Idris, usai meresmikan Kampung KB di RW 06, Kelurahan Cilodong, Kecamatan Cilodong, Depok, Selasa (27/08/2019).

Menurutnya, Kampung KB bukan hanya berkaitan dengan kontrasepsi. Namun, pembentukan Kampung KB bertujuan untuk mewujudkan delapan fungsi keluarga.

“Kampung KB ini intinya menjalankan delapan fungsi keluarga. Seperti fungsi ekonomi, fungsi lingkungan, fungsi agama, fungsi sosial budaya, dan fungsi reproduksi. Semua guna membangun bangsa berbasis keluarga,” katanya.

Namun demikian, lanjut Idri, pembentukan Kampung KB tidak bisa dilakukan oleh pemerintah semata. Melainkan membutuhkan partisipasi dari seluruh lapisan masyarakat. Mulai dari camat, lurah, LPM, ketua RT/RW, hingga tokoh

masyarakat."Diperlukan partisipasi seluruh pihak untuk mewujudkan pembentukan Kampung KB," ucapnya.(ndi)

Sinergitas Seluruh Dinas Optimalkan Kota Ramah Lansia


Balaikota, Depok Terkini
Pemerintah Kota Depok terus mengupayakan pemenuhan hak-hak warga lanjut usia (lansia) di Kota Depok. Karena itu, diperlukan sinergitas dengan seluruh Perangkat Daerah (PD) serta berbagai komunitas lansia.

Kepala Dinsos Kota Depok, Usman Haliyana mengatakan, sinergi terus dilakukan untuk pengoptimalan kegiatan yang berkaitan dengan lansia. Terlebih, penyelenggaraan Kota Ramah Lansia telah tertuang dalam Peraturan Wali Kota Depok Nomor 83 Tahun 2018.

“Sinergi ini agar ke depan penyelenggaraan Kota Ramah Lansia lebih optimal. Sinergi kita gelar selama 3 hari, hari pertama dengan para organisasi lansia, hari kedua dengan Pokja Lansia dan perwakilan PD baik dinas maupun kecamatan,” ujar Usman dalam laporannya pada acara Sinergi Kota Ramah Lansia di Aula Teratai, Senin (26/08).

Dirinya menjelaskan, dalam sinergi ini pula akan dilakukan sosialisasi Perwa Ramah Lansia. Sehingga para lansia mengetahui pemerintah memberikan perhatian lebih terhadap keberadaan lansia.

“Jadi, lansia itu memiliki hak dan kewajiban. Pemerintah kini mulai berupaya untuk meningkatkan kesejahteraan lansia, baik dari sisi pelayanan dan juga fasilitas,” jelasnya.

Sementara itu, Walikota Depok, Mohammad Idris mengatakan, program ramah lansia sangat terkait dengan seluruh dinas melalui leading sektornya yaitu Dinas Sosial." Karena kita, supaya terbiasa berlatih dengan kerja koordinatif dibuatlah peraturan Walikota. Namun Itu sementara, sambil menunggu Peraturan Daerah (Perda). Perwa ini merupakan cikal bakal untuk membuat Perda tentang Kota Ramah Lansia," tandas Idris.(ndi)