Pemberdayaan Masyarakat melalui Pemanfaatan Limbah Biji Kelapa Sawit sebagai Material Inovatif dalam Perbaikan Jalan Berlubang di Desa Berumbung Baru, Dayun, Siak, Riau

 

Foto bersama dengan peserta pelatiahan

Depokterkini.com | Riau 

Tim Pengabdian kepada Masyarakat (PkM) Politeknik Negeri Jakarta (PNJ) melaksanakan program pemberdayaan masyarakat melalui pemanfaatan limbah biji kelapa sawit sebagai material inovatif untuk perbaikan jalan berlubang di Desa Berumbung Baru, Kecamatan Dayun, Kabupaten Siak, Provinsi Riau. Kegiatan ini merupakan implementasi Tri Dharma Perguruan Tinggi sekaligus bentuk kontribusi PNJ dalam menghadirkan solusi berbasis teknologi tepat guna bagi permasalahan infrastruktur di tingkat desa.

Program Pengabdian kepada Masyarakat ini diketuai oleh Lilis Tiyani, S.T., M.Eng. dengan anggota tim Rafie Itharani Ulkhaq, S.T., M.T. dan Dr. Tri Widya Swastika, S.T., M.T.. Melalui kegiatan ini, tim berupaya meningkatkan pengetahuan dan keterampilan masyarakat dalam melakukan perbaikan jalan berlubang dengan memanfaatkan limbah biji kelapa sawit sebagai material tambahan pada campuran mortar. Inovasi tersebut diharapkan mampu memberikan nilai tambah bagi limbah perkebunan yang selama ini belum dimanfaatkan secara optimal.

Ketua tim PkM, Lilis Tiyani, S.T., M.Eng., menjelaskan bahwa kerusakan jalan lingkungan menjadi salah satu persoalan yang kerap dihadapi masyarakat desa karena berdampak langsung terhadap mobilitas warga, distribusi hasil perkebunan, serta akses menuju fasilitas umum. Sementara itu, Desa Berumbung Baru memiliki potensi limbah biji kelapa sawit yang melimpah sehingga berpeluang dimanfaatkan sebagai material alternatif dalam perbaikan jalan.

Penyampaian Materi Pelatihan

"Melalui kegiatan ini kami ingin memperkenalkan bahwa limbah biji kelapa sawit tidak hanya menjadi limbah perkebunan, tetapi juga dapat dimanfaatkan sebagai material alternatif pada perbaikan jalan berlubang. Harapannya, masyarakat dapat menerapkan teknologi sederhana ini secara mandiri sehingga mampu menjaga kondisi infrastruktur desa sekaligus mendukung pemanfaatan limbah secara berkelanjutan," ujar Lilis Tiyani.

Rangkaian kegiatan diawali dengan survei kondisi jalan dan koordinasi bersama Pemerintah Desa Berumbung Baru untuk menentukan lokasi yang menjadi prioritas perbaikan. Selanjutnya, tim memberikan sosialisasi mengenai pentingnya pemeliharaan jalan lingkungan serta pemanfaatan limbah lokal sebagai material konstruksi sederhana. Kegiatan dilanjutkan dengan pelatihan teknik pencampuran mortar berbasis limbah biji kelapa sawit, demonstrasi, serta praktik langsung perbaikan jalan yang dilakukan secara gotong royong bersama masyarakat.

Limbah Biji Kelapa Sawit yang di Campurkan pada Pengecoran Perbaikan Jalan

Selama pelaksanaan kegiatan, masyarakat memperoleh pendampingan mulai dari tahap persiapan material, proses pencampuran mortar, hingga aplikasi pada jalan yang mengalami kerusakan. Antusiasme peserta terlihat dari keterlibatan aktif dalam setiap sesi pelatij kohan dan praktik lapangan. Berdasarkan hasil evaluasi, sebagian besar peserta telah memahami tahapan pencampuran material dan mampu menerapkan teknik perbaikan jalan sesuai prosedur yang diperkenalkan oleh tim pengabdian.

Selain memberikan manfaat berupa perbaikan pada beberapa titik jalan lingkungan, program ini juga meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya pemanfaatan limbah lokal sebagai bagian dari pembangunan berkelanjutan. Pendekatan yang diterapkan tidak hanya berorientasi pada perbaikan fisik infrastruktur, tetapi juga pada penguatan kapasitas masyarakat melalui transfer pengetahuan dan keterampilan agar mampu melakukan pemeliharaan jalan secara mandiri di masa mendatang.

Kegiatan ini mendapat dukungan penuh dari Pemerintah Desa Berumbung Baru yang turut memfasilitasi pelaksanaan sosialisasi, pelatihan, dan praktik lapangan. Kolaborasi antara perguruan tinggi, pemerintah desa, dan masyarakat diharapkan dapat menjadi model sinergi dalam pengembangan teknologi tepat guna berbasis potensi lokal.

Produk Jalan Hasil Pengecoran di Desa Berumbung Baru, Kecamatan Dayun, Kabupaten Siak

Melalui kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat ini, Politeknik Negeri Jakarta kembali menunjukkan komitmennya dalam mendukung pembangunan masyarakat melalui penerapan ilmu pengetahuan dan teknologi yang memberikan manfaat nyata. Inovasi pemanfaatan limbah biji kelapa sawit sebagai material alternatif untuk perbaikan jalan diharapkan dapat menjadi inspirasi bagi desa-desa lain, khususnya di wilayah sentra perkebunan kelapa sawit, dalam mengembangkan solusi infrastruktur yang sederhana, ekonomis, dan ramah lingkungan.(wan)



Post a Comment

0 Comments