Depokterkini.com | Sukmajaya
Curah hujan dengan intensitas tinggi terjadi di sejumlah wilayah dalam beberapa waktu terakhir, termasuk di Kecamatan Sukmajaya. Meski demikian, kondisi wilayah saat ini masih terbilang aman.
Camat Sukmajaya, Christine Desima Arthauli, menyampaikan bahwa hujan yang terjadi memang masih menimbulkan genangan di beberapa titik, namun belum mengarah pada kondisi darurat.
“Meskipun hanya genangan, ini menjadi peringatan bagi kita, sehingga perlu dilakukannya solusi agar tidak terjadi bencana yang lebih besar,” ujarnya kepada berita.depok.go.id, Senin (19/01/26).
Sebagai langkah antisipasi, Camat Christine mengajak seluruh masyarakat untuk berperan aktif menjaga lingkungan, salah satunya dengan rutin membersihkan saluran air serta membiasakan memilah sampah sejak dari rumah.
Selain itu, ia juga menekankan pentingnya pengawasan terhadap pembangunan cluster-cluster kecil yang marak dilakukan di wilayah Sukmajaya.
“Jangan sampai masyarakat dirugikan dengan pembangunan cluster. Sehingga perlu dilakukan pengawasan agar tidak mengganggu masyarakat sekitar,” pungkasnya seperti dilansir Portal resmi Pemkot Depok.
Sebelumnya, Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memprediksi puncak musim hujan di wilayah Jawa Barat akan berlangsung pada rentang Desember 2025 hingga Maret 2026. Kondisi tersebut berpotensi memicu berbagai bencana hidrometeorologi, seperti banjir dan longsor, apabila tidak diantisipasi dengan baik.
Pemerintah Kecamatan Sukmajaya pun mengimbau masyarakat untuk tetap waspada serta memperkuat sinergi antara warga dan pemerintah guna meminimalkan risiko bencana di musim hujan.(wan)


0 Comments