Depokterkini.com | Sukmajaya
Tim Pengabdian kepada Masyarakat (PKM) Politeknik Negeri Jakarta (PNJ) menggelar pelatihan pengelolaan keuangan keluarga berbasis aplikasi mobile bagi perwakilan kader PKK dan kader Posyandu Kelurahan Abadijaya di Aula Kelurahan Abadijaya, Kota Depok, Kamis (30/7). Kegiatan ini bertujuan meningkatkan literasi keuangan keluarga melalui pemanfaatan teknologi digital yang mudah diterapkan dalam kehidupan sehari-hari.
Kegiatan tersebut turut dihadiri oleh Pelaksana Tugas (Plt.) Lurah Kelurahan Abadijaya, Suryadi, S.Pd., sebagai bentuk dukungan terhadap upaya peningkatan kapasitas masyarakat dalam mengelola keuangan keluarga.
Di bawah koordinasi Ketua Tim PKM, Nuraeni Hadiati Farhani, S.ST., MBA., pelatihan diawali dengan penyampaian materi mengenai pentingnya pengelolaan keuangan keluarga oleh Annisa, S.E., M.Si. Materi mencakup perencanaan keuangan, penyusunan anggaran rumah tangga, serta pentingnya membangun kebiasaan mencatat setiap transaksi keuangan sebagai langkah awal menciptakan kondisi keuangan keluarga yang lebih sehat.
Sebagai pendukung praktik, Tim PKM memperkenalkan SIMAK Finance, aplikasi berbasis mobile yang dirancang untuk membantu pengguna mencatat pemasukan, pengeluaran, serta memantau kondisi keuangan secara praktis. Demonstrasi penggunaan aplikasi dipandu oleh Maulana, M.Kom., sementara mahasiswa Politeknik Negeri Jakarta turut mendampingi peserta selama sesi praktik agar setiap fitur aplikasi dapat dipahami dan dimanfaatkan secara optimal.
Pelatihan berlangsung interaktif dengan berbagai diskusi mengenai tantangan dalam mengatur keuangan rumah tangga, menentukan prioritas kebutuhan, hingga menjaga konsistensi dalam melakukan pencatatan transaksi. Seluruh peserta kemudian mempraktikkan penggunaan SIMAK Finance secara langsung menggunakan telepon pintar masing-masing.
Berdasarkan hasil evaluasi kegiatan, peserta memberikan tanggapan positif terhadap aplikasi SIMAK Finance. Mereka menilai aplikasi tersebut mudah dipahami, sederhana digunakan, serta mampu membantu proses pencatatan keuangan sehari-hari sehingga lebih mudah diterapkan dalam kehidupan keluarga.
Ketua Tim PKM, Nuraeni Hadiati Farhani, S.ST., MBA., mengatakan bahwa pengelolaan keuangan yang baik dapat dimulai dari kebiasaan sederhana.
"Melalui SIMAK Finance, kami ingin menghadirkan solusi yang mudah digunakan untuk membantu masyarakat membangun kebiasaan mencatat keuangan secara konsisten. Harapannya, kebiasaan sederhana ini dapat mendukung pengambilan keputusan keuangan yang lebih terencana," ujarnya.
Melalui kegiatan ini, Politeknik Negeri Jakarta terus menunjukkan komitmennya dalam meningkatkan literasi keuangan masyarakat melalui program pengabdian kepada masyarakat. Pengetahuan dan keterampilan yang diperoleh diharapkan tidak hanya diterapkan oleh kader PKK dan kader Posyandu, tetapi juga disebarluaskan kepada masyarakat di lingkungan Kelurahan Abadijaya sehingga manfaatnya dapat dirasakan secara lebih luas.(wan)

0 Comments