18 Anggota DPRD Depok Dapat Mobil Baru

Margonda | Depok Terkini

Ketua DPRD Kota Depok, Hendrik Tangke Allo meminta kepada 18 Anggota DPRD Kota Depok yang baru saja mendapatkan mobil baru untuk menjaganya dengan baik. Bahkan, ia mewanti-wanti jangan sampai mobil tersebut digadaikan.

“Jaga harkat dan martabat, jangan sampai ada yang digadai, ini milik Negara yang harus dijaga dan dirawat dengan baik,” ujar Hendrik usai menyaksikan penyerahan mobil kepada Anggota DPRD Depok, di Balaikota Depok, Kamis (4/12).

Pernyataan tersebut diungkapkan Hendrik belajar dari pengalaman yang sudah-sudah. Dikatakannya, pernah ditemui ada Anggota DPRD yang sengaja menggadaikan mobil milik Negara itu.

“Kami juga mengingatkan agar mobil ini tidak dipinjamkan kepada siapapun, terlebih konsituen maupun partai politik. Lebih baik pahit di awal, adari pada akhirnya bermasalah, jaga kepercayaan yang sudah diberikan ini,” paparnya.

Sementara itu, usai menyerahkan mobil pinjam pakai, Walikota Depok, Nur Mahmudi Isma’il mengatakan, bahwa kendaraan tersebut tak lain untuk menunjang kinerja bagi anggota dewan.

“Ini bukan mobil dinas tapi mobil pemerintah yang dipinjam pakaikan untuk anggota dewan. Mobil ini untuk menunjang aktivitas anggota dewan. Tidak boleh dijual dan digadai. Plat nomornya tetap merah tidak boleh diganti,” tandasnya.

Kabag Umum Setda Kota Depok, Manto mengatakan, harga per unit mobil baru merek Toyota Rush yang diberikan kepada 18 anggota dewan seharga Rp 205 juta. Dengan begitu, anggaran untuk pembelian mobil baru yang menggunakan dana APBD Kota Depok itu sebesar Rp 3,6 milyar lebih. Namun begitu, Manto menjelaskan jika mobil yang diberikan itu tidak masuk dalam klasifikasi mobil mewah.

“Perawatan dilakukan oleh masing-masing anggota dewan, tidak dibebankan lagi oleh APBD sesuai berita acara pinjam pakai. Sementara 18 unit dulu, ini untuk mereka yang duduk di Alat Kelengkapan Dewan, bukan incumbene, yang baru juga dapat kok,” ungkapnya.

Salah seorang anggota dewan yang menerima mobil baru yakni Mazhab HM. Ia  mengungkapkan, dengan diberikannya mobil tersebut kualitas kinerjanya akan semakin ditingkatkan.

“Nggak mungkin lah digadai, ini kan amanah yang harus kami jaga sebaik-baiknya. Tantu akan kami rawat, sebagai pemegang kami harus bertanggungjawab secara penuh,” pungkasnya.(rt)