Depok Hidupkan Kembali Tradisi Rantangan


Sawangan, Depok Terkini
Ribuan warga Depok antusias menghadiri Lebaran Depok di Perumahan Sawangan Village, Kelurahan Sawangan Baru, Kecamatan Sawangan.

Acara yang berlangsung selama dua hari Sabtu-Minggu (6-7/07), diprakarsai oleh Pemkot Depok bersama Kumpulan Orang-Orang Depok (KOOD). Lebaran Depok juga mengangkat kembali tradisi rantangan yang merupakan silaturahmi akbar warga.

Ketua Kumpulan Orang Orang Depok (KOOD) Kota Depok, Ahmad Dahlan mengatakan, Lebaran Depok memang dirancang sebagai hiburan yang merakyat. Karena itu, pihaknya menyediakan panggung hiburan, pameran kuliner, arena bermain anak dan pawai budaya yang bertemakan kebudayaan Betawi.

“Alhamdulillah, di luar perkiraan kami. Masyarakat menyambut baik acara ini. Misi kami melestarikan kebudayaan juga tercapai, karena masyarakat antusias untuk datang dan melihat,” ujarnya, Minggu (07/07).

Dikatakannya, acara Lebaran Depok juga mengikutsertakan sekitar 80 Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM). Bermacam-macam kuliner Betawi, pakaian adat Betawi pun turut diperjualbelikan pada acara Lebaran Depok.

“Ada dodol, geplak dan makanan khas Betawi Depok lainnya. Bahkan, ada rumah-rumah Betawi yang sengaja dibuat untuk masyarakat berswafoto,” katanya.

Walikota Depok,  Mohammad Idris menuturkan,  kegiatan rantangan merupakan tradisi warga Depok saling hantaran rantang berisi makanan kepada sesama kerabat atau warga turun-temurun.
Namun dalam perkembangan zaman, 

Walikota mengakui,  sekarang ini jarang terlihat lagi,  sehingga banyak generasi muda yang tidak tahu tradisi rantangan atau Lebaran Orang Depok.

"Sesungguhnya tradisi rantangan ini mengandung makna filosofi berupa silaturahim,  kekeluargaan atau keakraban dan sekaligus memupuk persatuan dan kesatuan," paparnya

Untuk itu melalui event Rantangan ini,  menurut walikota, selain mengingatkan kembali dan melestarikan,  sekaligus memperkenalkan tradisi budaya orang Depok kepada masyarakat.

" Kami ingin mengangkat tradisi budaya lokal sebagai kearifan budaya bangsa agar tidak sampai hilang dimakan zama," ucapnya.(ndi)

No comments:

Post a Comment