Breaking News

recent

Inovasi dan Kreatifitas Camat Dilombakan


Sukmajaya, Depok Terkini
Kecamatan Sukmajaya dikunjungi tim penilai Lomba Sinergitas Kecamatan, tingkat Kota Depok Tahun 2019, Rabu (24/07/2019).

Muksin Mawardi selaku Kabag Pemerintahan Sekda Kota Depok sekaligus mewakili Wali Kota Depok Mohammad Idris mengatakan,  dalam lomba ini kita ingin melihat gambaran inovasi dan kreativitas camat dalam upaya meningkatkan kesejahteraan masyarakat dan meningkatkan kualitas pelayanan publik.

"Tentunya perlu sinergitas,  Camat tidak dapat berbuat banyak tanpa dukungan dari stakehouder dan support dari dewan untuk bisa mengawal peningkatan kapasitas identitas Camat dalam meningkatkan pelayanan publik dan kesejahteraan masyarakat," kata Muksin.

Sementara itu, Camat Sukmajaya, Tito Ahmad Riyadi dalam paparannya mengatakan, Kecamatan Sukmajaya merupakan daerah yang memiliki ragam potensi. Adapun inovasi yang diunggulkan adalah RW Wisata dan Kampung Pembauran.

“Dasar dari program RW Wisata ini sebetulnya daerah yang hijau dan asri. Di wilayah tersebut, ditanam berbagai macam tanaman memanfaatkan lahan terbatas, dengan menggunakan biopori dan aquaponik,” bebernya.

Adapun daerah yang dijadikan sebagai RW Wisata ini adalah RW 10 dan RW 16 di Kelurahan Baktijaya. Kedua wilayah ini pernah diikutsertakan dalam Kegiatan Program Iklim (Proklim) dari Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK)

“RW ini sudah banyak dikunjungi oleh berbagai daerah di luar Depok. Ke depan, akan kami fokuskan ke arah pengembangan wisata edukasi, salah satu segmennya adalah para pelajar Depok,” jelasnya.

Selain RW Wisata, sambungnya, Kecamatan Sukmajaya juga menjagokan Kampung Pembauran Multiwarna, sebagai salah satu andalan untuk memenangkan lomba tersebut. Kampung yang terletak di RT 04 RW 02 Kelurahan Cisalak diharapkan menjadi percontohan keberagaman etnis, suku, dan agama hidup dengan rukun.

“Tidak lupa untuk sektor ekonomi, kami punya kelompok UMKM bernama Sukmafood. Kelompok ini terus bersinergi bersama pemerintah meningkatkan kualitas sumber daya manusia (SDM) dan produk, sekaligus pemasarannya,” tandasnnya.(ndi

No comments