BKPSDM Pasang Mesin Absen Sidik Jari Di 63 Keluraha


Beji, Depok Terkini
Dalam upaya meningkatkan disiplin Aparatur Sipil Negara (ASN), Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Kota Depok telah memasang mesin absensi sidik jari (fingerprint) di semua unit kerja hingga di kantor kelurahan.

Hal itu ditegaskan Kepala BKPSDM Kota Depok, Supian Suri disela acara sosialisasi dan pembinaan peraturan Kepegawaian, beberapa waktu lalu.

“Dipasangnya mesin tersebut agar kehadiran ASN dapat terpantau dan tercatat dengan baik. Bukan hanya oleh kepala perangkat daerah. Namun juga BKPSDM Depok,” kata Supian Suri.

Menurutnya, ASN wajib melakukan absen di pagi hari sebelum bekerja dan sorenya sebelum pulang. Walaupun ada kegiatan ke masyarakat, tetapi dirinya berharap mereka bisa melakukan absensi terlebih dahulu.

“Kami meminta pada kelurahan juga untuk menyiapkan satu petugas yang bertanggung jawab terhadap mesin absensi ini. Nanti kami akan koordinasi lebih lanjut,” tuturnya.
Selain memasang mesin absensi, lanjut Supian, pihaknya juga akan membuat aplikasi pelaporan kegiatan ASN. Tujuannya, untuk memantau perkembangan kinerja ASN setiap harinya.

Dia menambahkan, sebelumnya proses pelaporan kinerja dilakukan secara manual. Seringkali, ujarnya, pengisiannya dirapel per satu minggu atau dua minggu, sehingga tidak efektif.
“Kinerja yang dilaporkan harus didasarkan pada persetujuan dari atasan  Jadi ketika kita melaksanakan tugas tanpa sepengetahuan atau perintah atasan. Maka laporan kinerja tersebut tidak akan dianggap,” pungkasnya.

Sementara itu, Walikota Depok Mohammad Idris mengakui jumlah ASN Kota Depok baik struktural maupun fungsional sebanyak sekitar 7000 orang dengan jumlah penduduk 2,3 juta. Artinya rasio pelayanan satu ASN melayani 329 warga.  Sedangkan Kota Bekasi jumlah ASN mencapai 15 ribu dengan jumlah penduduk 2,5 juta. Rasionya satu ASN melayani 166 warga, sedangkan Kota Bogor jumlah ASN 9600 dengan rasio satu ASN melayani 116 warga.

"Meskipun jumlah ASN sedikit, namun banyak penghargaan yang diraih berkat ASN. Depok bisa leading mengungguli Kota Bekasi dan Bogor," tegas Idris.

Menurut Idris, potensi dan kualitas ASN Kota Depok sangat bagus dan luar biasa. Karena itu, Idris mengaku bangga dan meminta agar potensi dan kualitas ASN terus dijaga dan dirawat."Saya bangga dengan kinerja ASN Depok. Semoga kondisi ini bisa terus dirawat dan dijaga," tandas Idris.(ndi)

No comments:

Post a Comment