Depokterkini.com | Beji
Industri parfum lokal di Indonesia menunjukkan pertumbuhan yang semakin pesat seiring meningkatnya minat masyarakat terhadap produk wewangian dalam negeri. Di tengah persaingan yang semakin kompetitif, pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) dituntut untuk mampu memanfaatkan teknologi digital sebagai strategi utama dalam memperluas pasar dan meningkatkan penjualan.
Menjawab tantangan tersebut, Tim Pengabdian kepada Masyarakat Politeknik Negeri Jakarta (PNJ) yang diketuai oleh Dr. Dra. Yogi Widiawati, M.Hum. bersama tim mahasiswa yang terdiri atas Naufal, Dina, Saldi, Nabila, dan Puja, menyelenggarakan workshop bertajuk Peningkatan Strategi Digital Marketing bagi UMKM Teenages&Co pada 9 Juli 2026 di Gedung Pusat Unggulan Terpadu (PUT) Politeknik Negeri Jakarta.
Workshop menghadirkan narasumber Nur Annisa Fitri Syahrir, M.I.Kom., yang menjelaskan bahwa industri kosmetik dan wewangian lokal saat ini memiliki peluang yang sangat besar. Tingginya kesadaran masyarakat terhadap penampilan dan aroma tubuh membuka kesempatan bagi UMKM untuk berkembang melalui strategi pemasaran digital yang tepat.
Teenages&Co merupakan merek parfum lokal yang didirikan oleh para anak muda lulusan perguruan tinggi yang kreatif dalam menciptakan lapangan pekerjaan.
Workshop dihadiri pemilik UMKM, Rafi dan Nur ikhsan selaku alumni PNJ Jurusan Teknik Elektro
Dengan mengusung konsep parfum beraroma segar, kasual, dan terjangkau, Teenages&Co menyasar segmen remaja hingga dewasa muda. Meski memiliki produk yang potensial, perusahaan masih menghadapi tantangan berupa keterbatasan jangkauan pasar serta pemasaran digital yang belum dikelola secara optimal. Sebelumnya, promosi produk masih didominasi oleh pemasaran dari mulut ke mulut (word of mouth) dan unggahan media sosial yang belum dilakukan secara konsisten.
Melalui program Pengabdian kepada Masyarakat ini, Tim PNJ merancang pendampingan yang terdiri atas empat tahapan utama, yaitu analisis situasi dan audit digital, pelatihan serta workshop digital marketing, pendampingan implementasi strategi pemasaran digital, serta evaluasi dan monitoring berdasarkan data analitik media sosial dan laporan penjualan.
Pada tahap implementasi, tim melakukan optimalisasi media sosial Instagram dan TikTok melalui penyusunan kalender konten, penentuan identitas visual (color palette), serta pengembangan konten video pendek yang mengangkat storytelling mengenai produk. Strategi tersebut berhasil meningkatkan engagement media sosial hingga sekitar 45 persen.
Selain itu, tim juga memperkenalkan teknik copywriting menggunakan pendekatan AIDA (Attention, Interest, Desire, Action). Melalui strategi ini, setiap konten dirancang agar mampu menarik perhatian audiens sejak awal, menjelaskan keunggulan produk dengan bahasa yang mudah dipahami, memperkuat kepercayaan melalui testimoni pelanggan, serta mendorong calon konsumen untuk segera melakukan pembelian.
Pendampingan juga dilakukan pada pengelolaan toko daring Teenages&Co di platform e-commerce dengan mengoptimalkan judul produk yang ramah mesin pencari (SEO-friendly), memperbaiki tampilan etalase produk, serta memanfaatkan berbagai fitur promosi seperti Gratis Ongkir dan kampanye musiman.
Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan yang signifikan pada pengelolaan konten digital, meningkatnya brand awareness, serta kenaikan volume penjualan bulanan Teenages&Co. Capaian tersebut menunjukkan bahwa penerapan strategi digital marketing yang terencana mampu memberikan dampak nyata terhadap daya saing UMKM di tengah perkembangan industri parfum lokal.
Ketua Tim Pengabdian kepada Masyarakat, Dr. Dra. Yogi Widiawati, M.Hum., berharap program ini dapat menjadi langkah awal bagi Teenages&Co untuk terus mengembangkan pemasaran digital secara mandiri dan memperluas jangkauan pasar hingga tingkat nasional melalui pemanfaatan berbagai fitur dan inovasi pada platform digital.
Tim Pengabdian kepada Masyarakat Politeknik Negeri Jakarta menyampaikan apresiasi kepada Pusat Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (P3M) Politeknik Negeri Jakarta atas dukungan yang diberikan, serta kepada UMKM Teenages&Co atas kerja sama yang baik selama pelaksanaan program.(wan)





0 Comments