Breaking News

recent

Wawali Serahkan 5079 Kartu Program Keluarga Harapan

Bojongsari | Depok Terkini

Sedikit 5079 warga mendapatkan kartu Program Keluarga Harapan (PKH) guna mendapatkan pelayanan kesehatan, dan pendidikan. Program Keluarga Harapan (PKH) adalah program perlindungan sosial melalui pemberian uang tunai guna kepada Keluarga Sangat Miskin (KSM), selama keluarga tersebut memenuhi kewajibannya.

"Dengan kartu ini diharapkan kesehatan anak terjamin dengan kewajiban ibu-ibu untuk memeriksakan anaknya ke posyandu dan memastikan pula anaknya lulus hingga SLTA,"terang Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Sosial (Disnakersos) Kota Depok, Diah Sadiah di saat penyerahan kartu PKH di Kecamatan Bojongsari, Depok, Kamis (17/9).

Menurut Diah, jumlah peserta PKH di Depok sebanyak 5079 orang tersebar di 10 kecamatan, kecuali kecamatan Cinere yang belum terdata.

"Khusus kecamatan Bojongsari ada 396 PKH. Jadi, Alhamdulillah ibu-ibu mendapatkan perhatian dari pemerintah sejumlah uang mulai dari Rp.950ribu hingga Rp.3,7juta. Tergantung komponennya, tidak sama satu dengan lainnya,"ungkapnya.

Wakil Walikota Depok, Muhammad Idris menegaskan bahwa kehadirannya dalam rangka mewakili Walikota Depok yang sedang tugas ke Padang. Idris yang juga sebagai Ketua Tim Koordinasi Penanggulangan Kemiskinan (TKPM) Kota Depok menjelaskan berdasarkan data kemiskinan tercatat bahwa hingga jumlah warga miskin Depok terendah jika dibandingkan dengan jumlah warga miskin di tingkat Provinsi Jawa Barat. Pemkot telah berhasil menurunkan angka kemiskinan sangat signifikan dan luar biasa. Tahun 2011 jumlah warga miskin 2,75 persen dari jumlah penduduk. Tahun 2014 menurun menjadi 2,32 persen.

"Warga miskin Depok sudah menurun. Dengan anggaran yang dimiliki, Pemkot juga telah memperbaiki sebanyak 4500 rumah tidak layak huni,"jelas Idris.

Karena itu, Idris berharap penerima kartu PKH nantinya menjadi keluarga sejahtera, dan dikemudian hari tidak lagi menerima PKH."Artinya warga sudah tidak lagi menerima karena sudah berubah status ekonominya menjadi kaya. Kalau sudah tidak memenuhi kriteria atau sudah kaya akan dicoret namanya,"tegasnya.

Idris juga mengimbau agar penerima bantuan PKH dapat memanfaatkan bantuan tersebut dengan sebaik-baiknya."Harus hati-hati, biasanya ibu-ibu banyak godaannya. Manfaatkan untuk anak-anak agar sehat dan cerdas,"tandasnya.(ndi)