Bahrudin Pimpin LPM Pondok Petir

Bojongsari | Depok Terkini

Pemilihan Ketua Lembaga Pemberdayaan Masyarakat (LPM) Kelurahan Pondok Petir, Kecamatan Bojongsari, berlangsung seru. Incumbene Bahrudin untuk kedua kalinya terpilih kembali menjadi ketua LPM.

Hasil data yang diperoleh Bahrudin meraih 75 suara, Jaja Nurjanah 69 suara dan M Nur mendapat 3 suara.

“Kami akan melanjutkan program-program yang belum sempat terealisasi pada periode pertama lalu. Hal-hal yang sudah baik akan kami tingkatkan agar lebih baik lagi dan yang belum akan kami tingkatkan agar menjadi baik,” ujar Bahrudin , Senin (8/2).

Ke depan, dirinya berharap agar mampu memperjuangkan usulan dari masyarakat, ketua RT dan RW. Selain itu, ia juga mengungkapkan bahwa program pembangunan ke depan tidak hanya terfokus pada bidang fisik saja melainkan non fisik pun akan ditingkatkannya.

“Penataan saluran air di beberapa titik rawan banjir seperti RW 06, 07, 08 dan RW 12 akan ditingkatkan. Selain itu, drainase Jalan Raya Pondok petir juga akan menjadi prioritas kami bersamaan dengan turap dan program non fisik lainnya,” paparnya.

Lurah Pondok Petir, Undang Hidayat mengungkapkan siapapun yang terpilih menjadi ketua LPM dirinya berharap agar memiliki visi dan misi untuk memajukan wilayah Pondok Petir lebih baik lagi.

“Kami berharap kepada para calon agar tidak hanya memiliki keinginan akan tetapi juga memiliki kemampuan untuk mmembangun Pondok Petir lebih baik lagi,” tandasnya.

Lebih lanjut Undang mengatakan, ketua LPM terpilih juga diharapkan mampu melakukan perencanaan program pembangunan di wilayahnya.

Ketua Panitia Pemilihan LPM Kelurahan Pondok Petir, Dodi Lukman mengungkapkan bahwa ada 154 hak pilih. Mereka terdiri dari unsur ketua RT sebanyak 86 dan RW 17.

“Selain itu kami juga melibatkan tokoh masyarakat, karang taruna dan kader PKK. Tidak ada uang pendaftaran, budaya itu kami tidak pakai,” pungkasnya.(rt)

Popular posts from this blog

Kodim 0508/Depok Gelar Penyuluhan KB Kesehatan

Debus Banten Ramaikan Aksi Unjuk Demo Nelayan di Istana

Generasi Muda Harus Siap Hadapi MEA