PNJ Gelar Seminar Asais Tahun 2018 di Kota Bogor

Bogor, Depok Terkini

Politeknik Negeri Jakarta (PNJ) menggelar Seminar Annual South East Asian International Seminar (Asais) tahun 2018 di Grand Hotel Savero, Jalan Pajajaran, Kabupaten Bogor, Rabu (07/11/2018). 

Seminar kali ke-7 ini diikuti sekitar 150 peserta dari berbagai perguruan tinggi di Indonesia dihadiri Direktur PNJ Abdillah, dengan keynote speaker Apiniti Jotisankasa dari University Kasetsart Thailand, Yuliardi Sutedja Chairman and Found der of ICSF Indonesia, Ingsong Yu National University Dong Hwa Taiwan, Elvia Shauki University of south Australia/Universitas Indonesia, dan Azhar Mohamad dari International Islamic University Malaysia.

Ketua Panita Seminar Asais 2018, Titi Suhartati mengatakan, seminar Asais ini rutin digelar sejak tahun 2011. Tujuan seminar ini para dosen harus melakukan tri darma perguruan tinggi yaitu penelitian dan pengabdian masyarakat. Nantinya hasil penelitian para dosen tersebut harus dipublikasikan dalam bentuk jurnal, baik nasional maupun internasional.

"Hasil penelitian akan mendapatkan nilai tersendiri setelah masuk ke jurnal. Hal ini terkait juga dengan kinerja dosen,"ujar Titi.

Dijelaskan Titi, beberapa hasil penelitian dosen dari PNJ diantaranya penelitian daur ulang sampah yang mendapat dukungan dari Kemenristek Dikti, dan bahan untuk mempermudah proses produksi."Semua hasil penelitian wajib dipublikasikan secara online, jangan sampai ada plagiarism," ungkapnya.

Sementara itu, Direktur PNJ Abdillah mengatakan PNJ melaksanakan seminar ini merupakan kelanjutan dari riset atau penelitan yang sudah dilakukan para dosen untuk diseminarkan dan selanjutnya ditingkatkan menjadi tulisan yang dimasukkan dalam jurnal internasional."Sesuai persyaratan dari Permenristek bahawa guru besar dan rektor kepala untuk melakukan penelitian yang reputasi," ujar Abdillah.

Ada dua hal dari hasil penelitian tersebut, yaitu penelitian yang berkaitan dengan pengabdian masyarakat. Khusus dosen PNJ diharapkan menghasilkan penelitian yang aplikatif dan bermanfaat buat masyarakat dan industri."Salah satunya penelitian keramik yang mengandung muatan listrik, dan hal hal yang berkaitan dengan ekonomi,"tuturnya.

Abdillah berharap dari seminar ini para dosen bisa lebih meningkatkan kualitasnya dan bisa bersinergi dengan beberapa program studi."Kami punya beberapa program studi yang bisa bersinergi dan tidak berdiri sendiri. Kalau memang bisa bersinergi akan menjadi kekuatan yang luar biasa," tandasnya.

Dalam seminar Asains tahun 2018 ini dibagi dalam dua kelompok seminar yaitu engineering and technologi serta bisnis dan komunikasi.(ndi)

Post a Comment