Showing posts with label jabotabek. Show all posts
Showing posts with label jabotabek. Show all posts

Karyawan Penyandang Disabilitas Raih Penghargaan


Bogor, Depok Terkini

Memperingati Hari Disabilitas Internasional setiap tanggal 3 Desember, Alfamart sebagai salah satu jaringan toko ritel modern di Indonesia menggelar berbagai kegiatan. Hal ini sebagai bentuk penghargaan atas peran dan kemampuan penyandang disabilitas juga dukungan untuk meningkatkan martabat, hak dan kesehjateraan mereka.

Adapun bentuk kegiatan tersebut berupa dua toko di 32 cabang Alfamart dilayani oleh para penyandang disabilitas selama satu shif kerja secara serempak serta kunjungan manajemen ke rumah karyawan.

Selain itu, Alfamart juga memberikan penghargaan kepada karyawan penyandang disabilitas yang berprestasi berupa pengangkatan karyawan tetap. Secara simbolis SK karyawan tetap diberikan langsung oleh President Director Alfamart, Anggara Hans Prawira di sela kegiatan peringatan HDI di Toko Alfamart Cikokol, Tangerang, Senin (3/12/2018).

“Pengangkatan sebagai karyawan tetap merupakan bentuk penghargaan kami kepada mereka,” ujar Hans Prawira. Ia menambahkan Alfamart berusaha memberi perspektif kepada masyarakat bahwa penyandang disabilitas memiliki kemampuan yang sama dalam bekerja atau memberi pelayanan maksimal kepada pelanggan. 

Terpisah, Alfamart Cabang Bogor pun mengadakan kegiatan Hari Disabilitas Internasional dengan mengadakan Talk Show bersama para Karyawan Disabilitas di Kantor Alfamart Cabang Bogor. 

“Saat ini jumlah karyawan Alfamart Cabang Bogor penyandang Disabilitas sebanyak delapan orang tersebar di Gudang sebanyak enam orang dan di Toko Alfamart sebanyak dua orang. Keberadaan mereka bukan suatu penghalang atau suatu pembatas bahwa kehadiran karyawan Disabilitas nantinya tidak bisa menyelesaikan pekerjaan. Justru dengan kehadiran karyawan penyandang Disabilitas sebagai cambuk bagi kita yang normal bahwa mereka bisa dan mampu bahkan melebihi kita. Kita pun harus bisa, tinggal ada kemauan atau tidak di diri kita," kata Eman Suherman, selaku Branch Manager Alfamart Bogor.

Bias, salah seorang karyawan toko penyandang disabilitas, mengaku bahwa lingkungan tempat kerjanya selalu memberi dukungan. “Teman-teman dan atasan memperlakukan saya sama seperti yang lain, meskipun ada beberapa bantuan yang saya butuhkan mereka selalau membantu, membuat saya merasa dihargai,” ungkap Bias. Meskipun ada juga tantangan yang ia rasakan. “Beberapa pelanggan mungkin sedikit berbeda kepada saya, tapi itu tantangan untuk memberikan yang terbaik untuk mereka,” paparnya.

Sementara itu, Human Capital Director, Tri Wasono Sunu mengatakan Alfamart percaya bahwa penyandang disabilitas memiliki potensi yang bisa digali. Untuk itu, kami terbuka dan memberi kesempatan kepada penyandang disabilitas untuk bergabung dengan kami."Semua karyawan kami, tidak terkecuali penyandang disabilitas mempunyai hak yang sama dalam membangun karirnya,” terang Sunu.

Saat ini, lanjut Sunu, Alfamart memperkerjakan 206 karyawan penyandang disabilitas di berbagai bagian, mulai dari store, warehouse, dan office. Ke depan Alfamart akan terus membuka peluang kerja bagi penyandang disabilitas. “Ini bukti nyata bentuk dukungan dan implementasi dari UU No.8 Tahun 2016 tentang Penyandang Disabilitas, sekaligus mengajak pihak atau perusahaan lain untuk memberikan peluang dan hak yang sama untuk mereka ” tutup Sunu.(dms)

Warga Ciampea Dapat Pelatihan Pengolahan Sampah Terpadu dari PNJ

Bogor, Depok Terkini

Ratusan warga Desa Ciampea Udik, Kecamatan Ciampea, Kabupaten Bogor mendapatkan pelatihan Penerapan Teknologi Tepat Guna (PTTG) berupa pengolahan Sampah Terpadu dari Pusat Penelitian dan Pengabdian Masyarakat (P3M) Politeknik Negeri Jakarta (PNJ) kerjasama dengan Kemenristek Dikti, dan anggota DPR RI Komisi X, Nawafi Saleh, beberapa waktu lalu.

Penerapan Teknologi Tepat Guna (PTTG) tersebut merupakan wujud dari pelaksanaan Tri Dharma Perguruan Tinggi bertujuan untuk berbagi pengetahuan serta melaksanakan implementasi dari hasil penelitian kepada masyarakat.

Ketua P3M PNJ, Dr. Ida Nurhayati, SH mengatakan kegiatan yang telah dilaksanakan disesuaikan dengan permasalahan yang ada di masyarakat, yaitu mengenai pengolahan sampah terpadu sebagai upaya meningkatkan industri kreatif dengan memanfaatkan sampah, baik organik maupun an organik.

Kegiatan dilaksanakan selama enam bulan, mulai dari perekrutan peserta pelatihan, pemilahan sampah, pendirian bank sampah di setiap RW, pembentukan kader lingkungan di masing-masing RT, adanya produk unggulan berbasis masyarakat dari sampah yang bisa dipasarkan, hingga menciptakan lingkungan bersih, sehat dan teratur.

" Semua kegiatan tersebut untuk meningkatkan kesehjateraan masyarakat Desa Ciampea," terangnya.
Ida menambahkan, kegiatan penerapan teknologi pengolahan sampah terpadu ini merupakan langkah konkrit serta sinergitas antara akademisi, pemerintah dan  masyarakat Desa Ciampea Udik, Kabupaten Bogor.

"Dalam kegiatan ini diberikan juga pelatihan pengembangan koperasi dengan harapan dapat menjadi barometer terbentuknya pemberdayaan ekonomi  berbasis masyarakat," pungkasnya.

Sementara itu, anggota DPR RI Komisi X, Nawafi Saleh berharap kepada masyarakat Desa Ciampea yang telah mengikuti pelatihan program PTTG bisa lebih bergairah lagi, karena pengetahuan dan pemahaman tentang pengelolaan dan pengolahan sampah merupakan kebutuhan sangat penting masyarakat, baik di perkotaan maupun di pedesaan.

Ketua Kegiatan PTTG, Dr. Dra. Iis Mariam MSi dalam kesempatan tersebut menyampaikan bahwa kegiatan ini dapat menjadi sarana pengembangan potensi daerah dan meningkatkan keterampilan masyarakat dalam penyelenggaraan koperasi serta pengolahan dan pengelolaan sampah berbasis ramah lingkungan."Ini merupakan langkah awal terbentuknya desa binaan PNJ di masa yang akan datang," tutup Iis.(ndi)

PNJ Berdayakan Warga Bekasi Mengelola dan Mengolah Sampah Terpadu

Bekasi, Depok Terkini

Politeknik Negeri Jakarta (PNJ) memberdayakan warga Kabupaten Bekasi, Jawa Barat dalam penerapan program pemanfaatan teknologi tepat guna (PPTTG) yaitu mengelola dan mengolah sampah terpadu.

Program ini bekerjasama antara Kementerian Riset, Teknologi dan Pendidikan Tinggi tahun anggaran 2018, anggota DPR RI Komisi VI, Rieke Diah Pitaloka dari fraksi PDIP dan PNJ. Program unggulan Pengabdian Masyarakat P3M PNJ ini juga sebagai realisasi penerapan Tri Dharma Perguruan Tinggi.

Dr. Ida Nurhayati selaku Kepada P3M PNJ menjelaskan penerapan program pengolahan sampah terpadu  sudah diterapkan serta di kembangkan dibeberapa daerah, diantaranya kota Depok, Cibinong, Ciampea, Bogor, SD Negeri 09 Jakarta, perumahan di Bekasi  dan wilayah lainnya. Kali ini program PPTTG dilaksanakan di Desa Karang Raharja, Kecamatan Cikarang Utara, Kabupaten Bekasi, Jawa Barat.

 "Pengelolaan dan pengolahan sampah menjadi penting karena masih banyaknya sampah di Kecamatan Cikarang Utara, Kabupaten Bekasi.  Hal ini dikarenakan masyarakat ada keinginan membantu pemerintah untuk mengelola dan  mengolah sampah namun memiliki keterbatasan peralatan , ilmu serta kesempatan," jelas Ida.

Dengan PPTTG ini, katanya,  diharapkan dapat memadukan antara pengelolaan dan pengolahan sampah berbasis teknologi tepat guna sehingga dapat meningkatkan perekonomian masyarakat Desa Karang Raharja, Kecamatan Cikarang Utara, Bekasi.

Selain mengelola dan mengolah  sampah, lanjut Ida, juga dikembangkan diversifikasi lainnya, yaitu pengolahan pakan ikan dan sayuran dari pupuk organik."Diharapkan kedepan  masyarakat dapat mengambil manfaatnya baik dari sampah maupun dari hasil pembesaran ikan (lele). Semoga ini dapat mengedukasi masyarakat untuk menjadi pelaku usaha," harapnya.


Dr. Nining Latianingsih SH MH, Dosen sekaligus Wakil P3M PNJ menambahkan, kegiatan dimulai dengan pelatihan memilah sampah  menurut jenisnya, mengolah sampah sesuai jenisnya, pendirian bank sampah, pembentukan kelompok kader lingkungan di masing-masing RT, penanaman tanaman organik serta budidaya ikan lele guna meningkatkan perekonomian serta kesejahteraan masyarakat.

"Mudah-mudahan apa yang kita berikan bermanfaat untuk masyarakat. Kita akan terus lakukan pendampingan setelah kegiatan ini selesai. Diharapkan masyarakat terus menerapkan program ini sehingga perekonomian masyarakat akan meningkat," tandas Nining.(ndi)

PNJ Gelar Seminar Asais Tahun 2018 di Kota Bogor

Bogor, Depok Terkini

Politeknik Negeri Jakarta (PNJ) menggelar Seminar Annual South East Asian International Seminar (Asais) tahun 2018 di Grand Hotel Savero, Jalan Pajajaran, Kabupaten Bogor, Rabu (07/11/2018). 

Seminar kali ke-7 ini diikuti sekitar 150 peserta dari berbagai perguruan tinggi di Indonesia dihadiri Direktur PNJ Abdillah, dengan keynote speaker Apiniti Jotisankasa dari University Kasetsart Thailand, Yuliardi Sutedja Chairman and Found der of ICSF Indonesia, Ingsong Yu National University Dong Hwa Taiwan, Elvia Shauki University of south Australia/Universitas Indonesia, dan Azhar Mohamad dari International Islamic University Malaysia.

Ketua Panita Seminar Asais 2018, Titi Suhartati mengatakan, seminar Asais ini rutin digelar sejak tahun 2011. Tujuan seminar ini para dosen harus melakukan tri darma perguruan tinggi yaitu penelitian dan pengabdian masyarakat. Nantinya hasil penelitian para dosen tersebut harus dipublikasikan dalam bentuk jurnal, baik nasional maupun internasional.

"Hasil penelitian akan mendapatkan nilai tersendiri setelah masuk ke jurnal. Hal ini terkait juga dengan kinerja dosen,"ujar Titi.

Dijelaskan Titi, beberapa hasil penelitian dosen dari PNJ diantaranya penelitian daur ulang sampah yang mendapat dukungan dari Kemenristek Dikti, dan bahan untuk mempermudah proses produksi."Semua hasil penelitian wajib dipublikasikan secara online, jangan sampai ada plagiarism," ungkapnya.

Sementara itu, Direktur PNJ Abdillah mengatakan PNJ melaksanakan seminar ini merupakan kelanjutan dari riset atau penelitan yang sudah dilakukan para dosen untuk diseminarkan dan selanjutnya ditingkatkan menjadi tulisan yang dimasukkan dalam jurnal internasional."Sesuai persyaratan dari Permenristek bahawa guru besar dan rektor kepala untuk melakukan penelitian yang reputasi," ujar Abdillah.

Ada dua hal dari hasil penelitian tersebut, yaitu penelitian yang berkaitan dengan pengabdian masyarakat. Khusus dosen PNJ diharapkan menghasilkan penelitian yang aplikatif dan bermanfaat buat masyarakat dan industri."Salah satunya penelitian keramik yang mengandung muatan listrik, dan hal hal yang berkaitan dengan ekonomi,"tuturnya.

Abdillah berharap dari seminar ini para dosen bisa lebih meningkatkan kualitasnya dan bisa bersinergi dengan beberapa program studi."Kami punya beberapa program studi yang bisa bersinergi dan tidak berdiri sendiri. Kalau memang bisa bersinergi akan menjadi kekuatan yang luar biasa," tandasnya.

Dalam seminar Asains tahun 2018 ini dibagi dalam dua kelompok seminar yaitu engineering and technologi serta bisnis dan komunikasi.(ndi)

P3M PNJ Berikan Pelatihan Pengembangan UKM Kelurahan Cibinong

Cibinong, Depok Terkini

Sebanyak 100 pelaku usaha kecil dan menengah (UKM) di kelurahan Cibinong, Kecamatan Cibinong, Kabupaten Bogor, antusias mengikuti acara "Diseminasi teknologi pengembangan UKM produk berbasis unggulan daerah, yang digelar Pusat Penelitian dan Pengabdian Masyarakat (P3M) Politeknik Negeri Jakarta (PNJ) di RM Saung Bambu, Jalan Setu Cikaret, RT 02/02, Kelurahan Harapan Jaya, Cibinong, Bogor, Kamis (30/08/2018).

Diseminasi bekerjasama dengan anggota DPR RI dalam upaya pemberdayaan masyarakat, khususnya produk unggulan masyarakat kelurahan Cibinong, Kecamatan Cibinong.

"Dari hasil survey,  produk unggulan UKM masyarakat kelurahan Cibinong berupa tas, sepatu, keset, dan makanan berupa kripik dan cireng. Kita ingin berdayakan agar produk tersebut lebih dikenal lagi di masyarakat dan menjadi sumber pendapatan masyarakat," kata Ketua P3M PNJ, Dr. Ida Nurhayati di lokasi acara.

Menurut dia, PNJ sebagai perguruan tinggi diwajibkan menjalankan Tri Darma, salah satunya pengabdian kepada masyarakat. Karena itu, PNJ yang memiliki banyak konsep dan teori bagaimana bisa diimplementasikan atau diterapkan kepada masyarakat.

Dalam pelaksanaan Desiminasi ini, lanjut Ida, pihaknya memberikan materi pelatihan dengan menghadirkan tiga narasumber diantaranya Ridwan Zulfi (PNJ) memberikan materi terkait pembukuan sederhana, Jeje Zulkaria materi peningkatan pemasaran dan kewirausahaan, serta Mahar Hari (PNJ) memberikan materi teknik pemasaran berbasis internet.

Selama ini, tambah Ida, pelaku UKM hanya berkutat pada persoalan sebatas produk mereka laku terjual. Melihat persoalan tersebut, kami ingin membantu meningkatkan penjualan produk unggulan mereka sehingga akan berdampak pada kesehjateraan masyarakat.

"Nantinya setelah diberikan pelatihan, kita akan lakukan monitoring dan evaluasi terhadap perkembangan usaha mereka. Selanjutnya kita juga lakukan pendampingan, meskipun program ini telah selesai," tuturnya.

Ketua Posko Perjuangan Rakyat (Pospera) Jawa Barat, Doni Hutabarat yang hadir dalam acara tersebut meminta para pelaku UKM dapat memanfaatkan secara maksimal materi yang diberikan oleh narasumber."Warga Cibinong sangat beruntung mendapatkan program ini. Karena itu, jangan disia-siakan. Kami berharap pelaku UKM bisa mandiri dan lebih maju lagi dalam membuat produk unggulan di Kabupaten Bogor," kata Doni.(ndi)


Tim Adventure Rabat Jakbar Sambangi Baduy

Tim Adventure Rabat Jakbar menikmati kesejukan udara Baduy
Tangerang, Depok Terkini

Untuk mengenal lebih dekat dan sambil berinteraksi secara langsung dengan warga dikawasan Baduy luar dan dalam yang berada di kecamatan Leuwidamar Lebak-Banten. Sedikitnya 50 orang yang tergabung dianggota tim Adventure Rabat Jakarta Barat menyambangi kawasan wisata Baduy, Minggu (29/10).
           
Andri, Ketua Adventure Rabat dan humasAjie Maha Putra mengatakan, kegiatan “Terobos” beberapa kawasan wisata pedalaman yang  sulit dijangkau secara rutin terus dilakukan timnya.”Tim kita  secara rutin  sudah melakukan kegiatan seperti ini ke beberapa wilayah  di Indonesia khususnya di pulau jawa. Ini kita lakukan semata-mata untuk mengenal lebih dekat kawasan wisata yang cukup potensial, termasuk untuk ikut  kita promosikan,”ungkap Andri.
           
Kata Andri lagi,selain banyak mengunjungi tempat-tempat wisata yang penuh tantangan, timnya juga sering melakukan kegiatan bakti sosial dan gotong-royong bersama masyarakat dipedalaman.”Kegiatan yang kita lakukan, bukan hanya untuk gagah-gagahan berkendara menerobos beberapa lokasi pedalaman saja. Namun,ada juga  hal yang positif yang sering  kami lakukan,selain memberikan bantuan (baksos), kami juga bisa berinteraksi langsung dengan warga pedalaman terkait kondisi ekonomi,kultur dan keluhan-keluhan  lain di masyarakat, terutama soal infrastruktur dilingkungan mereka,”timpalnya lagi.
           
Sementara itu,t humas Adventure Rabat Jakbar,Ajie Maha Putra menyebutkan, timnya merasa cukup puas dengan kondisi kawasan wisata Baduy yang saat ini mulai tertata rapi, kalaupun masih banyak infrastruktur yang menuju ke lokasi masih  kurang mendukung.

”Kami mengapresiasi pemerintah Kabupaten Lebak yang terus lakukan pembenahan di lokasi kawasan wisata Baduy. Mudah-mudahan ini akan mendorong para turis lokal dan  asing atau wisatawan manca negara mau berkunjung ke kawasan Baduy ini. Dan tentunya ini akan mampu mendongkrak tingkat ekonomi dan kehidupan warga setempat.”papar, Ajie Maha Putra salah seorang putra pengusaha sukses asal Lebak, H, Mardini.
           
Menurut Ajie, kegiatan yang dilakukan timnya diharapkan bisa bermanfaat bagi warga masyarakat, terutama dalam mendongkrak tingkat perekonomian dilingkungan wilayah pedalaman yang cukup jauh dari hinggar bingar kehidupan di perkotaan.”Anggota kita dari berbagai latar belakang yang berada sudah mencapai ratusan yang tersebar di seluruh   Indonesia. Ada dari anggota pasukan Marinir, angkatan udara,angkatan darat,Brimob dan para pengusaha retail di Jakarta.

Intinya apa yang kita lakukan ini bisa memberikan manfaat bagi seluruh masyarakat, termasuk bagi kami yang tergabung di tim Adventure Rabat, bisa mengenal lebih dekat kondisi alam dan lingkungan pedalaman di Indonesia,”tegas Ajie yang diamini salah seorang pengurus   tim Adventure Rabat Jakbar lainnya,Elda Furqon. (sul)

Turnamen Futsal Cup II Se-Jabodetabek Digelar

Plepasan balonTurnamen Futsal oleh Kepala BNN Kota Tangsel
Kota Tangsel, Depok Terkini

Kepala Badan Narkotika Nasional (BNN)  Kota Tangerang Selatan, AKBP. Heri Istu Hariono S. Si membuka turnamen futsal KBPP Polri Pamulang Cup II, Sabtu (29/7). Turnamen digelar selama sepekan diikuti 15 tim tingkat SMP se- Jabotebek berlangsung dilapangan futsal Asrama Brimob Kedaung Pamulang.

Turnamen memperebutkan Piala Bergilir, dan piala tetap serta uang Rp 2 juta  bagaian dari rangkaian  kegiatan memperingati HUT Bhayangkara ke-71 dan HANI ( Hari Anti Narkoba Internasional) dimulai 29 Juli sampai  5 Agustus 2017.

 Heri Istu dalam sambutanya mengapresiasi kepada remaja KBPP Polri Pamulang atas terselenggaranya acara yang baik ini. Menurutnya, isu Global dari negara Philipina yang gencar serta dengan kebingungannya, produsen narkotika yang masuk ke Indonesia, akhir-akhir ini berhasil dilakukan penangkapan bandar narkoba yang membawa 50 kilo-1 ton dinilai sebagai keberhasilan spektakuler semua.

“ Turnamen seperti ini bisa melawan narkoba dan siap mendukung  langkah pimpinan kita Presiden, Kapolri maupun Kepala BNN Pusat, agar pelaku ditembak mati.  Kalau dulu slogannya "STOP narkoba" sekarang slogannya “Lawan Narkoba,” ujarnya.

Terpisah,  Kanit Sabhara Polsek Pamulang AKP. Sunaryo mewakili Kapolsek Pamulang, berpesan  untuk tetap menjaga sportifitas saat bertanding. Hal sama juga  disampaikan Satrimo mewakili Komandan Kompi 1 Detasemen A Sat III/Pelopor, agar kiranya dalam pertandingan futsal ini, nilai persatuan dan kesatuan tetap utuh dijunjung tinggi, sekaligus menitip pesan perang terhadap bahaya narkoba khususnya untuk remaja. "Cara memeranginya mudah, ngga usah beli,"tegasnya.

Turnamen Futsal Cup II  diketuai Ogrosenoprobo Putra melibatkan 40 orang panitian  yang tergabung dalam remaja KBPP Polri Kedaung Pamulang. “"Terima kasih kepada berbagai pihak, baik kepada pemerintah dalam hal ini BNNK Tangsel, Kepolisian Sektor Pamulang, Komandan Kompi 1 Detasemen A Sat III/Pelopor, serta pihak swasta sebgai sponsor, semoga acara ini  agenda tetap tahunan," pungkasnya. (sul).

PWI Tangerang dan Muspida Gelar Deklarasi Jawarah

Kabupaten Tangerang, Depok Terkini

Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Kabupaten Tangerang jalan bersama Muspida Kabupaten Tangerang mendeklarasikan Jaringan Wartawan dan Masyarakat Anti Hoak (Jawarah) di Gedung Serba Guna Tigaraksa, Rabu (19/7).

Deklarasi   implementasi dari program pemerintah bersama Dewan Pers, dalam rangka Hari Pers Nasional ( HPN ) yang digelar pada 28 April 2017 silam di Ambon.
           
Deklarasi Jawarah dihadiri  Kapolresta Tangerang AKBP Sabilul Alif, Sekda Kabupaten Tangerang Iskandar Mirsyad, dan Kepala Kejari Tigaraksa Firdaus. Ketua PWI Kabupaten Tangerang Sangki Wahyudin mengatakan, acara deklarasi Jawarah merupakan koalisi wartawan dan masyarakat terdiri dari insan Pers, Pemerintah , tokoh masyarakat, dan kalangan pengusaha, akademisi dan praktisi penyiaran.

Kapolresta Tangerang, AKBP Sabilul Alif  mengapresiasi acara Deklarasi Jawarah yang digelar PWI Kabupaten Tangerang.”Kepolisian Resort Kota Tangerang saat ini terus memberikan dukungan kepada PWI Kabupaten Tangerang khsusunya , untuk menangkal  berkembangan beruta hoax,”ujar Kapolres.
           
Usai melakssnakan deklarasi dilanjutkan dengan agenda  Karya Latihan  Wartawan (KLW) , di ikuti oleh puluhan peserta terdiri dari calon anggota Muda dan  kenaikan tingkat untuk calon anggota biasa untuk menjadi anggota Persatuan Wartawan Indonesia (PWI).(sul).

Bea Cukai Soetta Gagalkan 19 Kasus Penyelundupan

Bandara Soetta | Depok Terkini

Dalam kurun waktu dua bulan Bea Cukai Bandara Internasuional Soekarno Hatta (Soetta) Tangerang Banten, menggagalkan upaya penyelundupan berbagai barang terlarang dari luar negari dan dalam negeri. Barang terlarang yang berhasil digagalkan, narkotika, tengkorak manusia,sex toys, airsoffgun ,dan obat-obatan.

Direktur Jenderal Bea dan Cukai Heru Pambudi didampingi Kepala Kantor Bea dan Cukai Bandara Soekarno-Hatta, Dwijo dan Kapolres Bandara Soetta kepada wartawan Selasa, (16/2) mengatakan, penyelundupan tengkorak manusia yang dikirim dari Bali ke Amerika dan Australia melalui bandara Soetta. Tengkorak tersebut diperkirakan sudah berumur 50 tahun lebih.

Selain itu, penyelundupan dan perdagangan  gading gajah dan cula badak illegal dari  Zambia melalui Hongkong ke Jakarta. Terbongkarnya kasus ini berawal dari tertangkap nya FL WNA asal China yang datang dari Abu Dhabi karena kedapatan membawa lima koli gading gajah dengan berat 109,15 kilogram. Setelah FL, seorang warga Negara Zambia berinisial YJ ditangkap di Terminal 2D juga  membawa dua cula badak dan 163 gading gajah yang telah diolah. Benda tersebut akan diukir dan dijadikan hiasan meja.

Heru juga menyebutkan, kasus penyelundupan stu koli alat bantu seks (sex toys) dan ratusan pil obat kuat dan kosmetika yang masuk ke Indonesia melalui Bandara Soekarno-Hatta . Sex toys yang berasal dari Jepang diamankan meski belum ada aturan yang melarangnya, hal itu bertujuan untuk mencegah peredarannya, karena jika benda itu masuk  dapat meresahkan masyarakat di Indonesia.

Sementara obat kuat berasal dari China senilai Rp100 juta tersebut sengaja diamankan karena tak memiliki izin dari Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM).  Modus penyelundupan yang diterapkan adalah melalui barang bawaan penumpang melalui terminal kedatangan internasional, melalui Kantor Tukar Pos Udara, serta pengiriman melalui gudang ekspor, dan ini merupakan cara lama kembali dilakukan.

Kasus penyelundupan narkotika jenis sabu jajaran Bea Cukai Bandara Soetta Tangerang Banten berhasil mengamankan lima tersangka WNA dan barang bukti 4,569 kg sabu yang dibawa dari China ke Jakarta melalui bandara Soetta.

“ Barang yang akan diselundupkan bila di estimasikan senilai Rp 4, 6 milyar terjadi dalam kurun waktu, ahir Desember 2015 sampai Januari 2016,” jelas Heru Pambudi. (sul).

Kasdim 0506/Tgr Pimpin Apel Siaga Banjir

Tangerang | Depok Terkini
Mengantisipasi bencana banjir, Kodim 0506/Tgr Korem 052/Wkr menggelar apel kesiapan siaga banjir di pimpin Kasdim 0506/Tgr, Mayor Inf Leon SH mewakili  Dandim 0506/Tgr letkol Inf Achiruddin, dihadiri Ormas  FKPPI, Pemuda Panca Marga (PPM) dan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Se-Tangerang Raya, Jumat (12/2).

Kasdim 0506/Tgr Mayor Inf Leon SH dalam sambutanya mengatakan ,latihan kesiagaan untuk membentuk kesamaan misi antara TNI, Ormas dan BPBD dalam menanggulangi bencana banjir.

"Latihan yang di gelar Kodim 0506/Tgr Korem 052/Wkr bersama Ormas, BPBD serta masyarakat merupakan kesiapan untuk mengantisipasi bencana banjir yang tersebar di Wilayah Kodim 0506/Tgr berjalan dalam satu komando ,"ujarnya.

Dikatakan, untuk memfokuskan penanggulangan bencana banjir di Wilayah Kodim 0506/Tgr yakni, Kota Tangerang, Kabupaten Tangerang dan Tangerang Selatan (Tangsel) perlu  adanya kordinasi dan latihan-latihan yang matang untuk menjadi tim yang cepat dan hebat yang dilengkapi  perahu karet, mobil pemadam.

Bukan itu saja lanjut Kasdim 0506/Tgr, seluruh jajaran 21 Koramil Kodim 0506/Tgr, Korem 052/Wkr juga telah menyiapkan posko-posko siaga banjir untuk mewaspadai bencana banjir karena saat ini sudah memasuki musim penghujan. (sul)

Meirika Franola alias Ola Kembali Dituntut Hukuman Mati

Tangerang | Depok Terkini

Meski hukuman seumur hidup masih dijalani Meirika Franola alias Ola (45) di LP Wanita Tangerang, ternyata tidak menyurutkan niat untuk mengedalikan peredaran narkotika jaringan internasional jenis sabu seberat 77 gram dari India perara masih bergulir di PN Tangerang.

Jaksa Penunut Umum (JPU), Kejari Tangerang,  Septy menunut Ola hukuman mati karena terbukti menyelundupkan sabu melalui kurir berinisial NA asal India  . Sabu seberat 77 gram dibawa NA dari India tujuan Bandara Husein Sastranegara Bandung .

Pembuktian Ola melakukan tinda pidana setelah NA mengungkap dalam persidangan bahwa dirinya membawa barang haram itu atas perintah Ola. Karena itu, dituntut hukuman mati. Majelis hakim belum menjatuhan putusan karena masih tahap pembelaan atas tuntutan Jaksa, namun Ola belum siap karena masih trauma dengan eksekusi mati Rani beberapa hari lalu.

Sekedar catatan, Ola pernah divonis hukuman mati oleh majelis  hakim PN Tangerang, juga kasus narkotika pada 22 Agustus 2000 lalu kerena terbukti menyelundupkan heroin seberat 3,5 kg dari London melalui Bandara Soetta. Namun kemudian mengajukan permohonan grasi kepada Presiden SBY dan dikabulkan sehingga di hukum seumur hidup. pada 26 September 2011 hingga di hukum di ubah menjadi seumur hidup. Tetapi dibalik jeruji besi Ola yang sudah menjalani hukuman 10 tahun 7 bulan  masih bisa melakukan perbuatan yang sama sehingga dijerat lagi  dengan  pasal 142 ayat 2 junto 137 Undang-undang nomor 32 tahun 2009 tentang narkotika.(sul).
           


Bea Cukai Bandara Soetta Gagalkan Penyelundupan Sabu Rp17,7 M

Tangerang | Depok Terkini

Bea Cukai Bandara Intenasional Soearno Hatta (Soetta) menggagalkan penyelundupan narkotika jenis sabu seberat 13, 1 kg dengan nilai estimasi Rp17,7 milyar. Tiga pelaku penyelundupan  warga negara Rusia berinisial VG (70), dan CW (62) serta LM (51) , warga negara Taiwan.

Kepala Kantor Bea Cukai Bandara Internasional Soekarno-Hatta, Okto Irianto kepada wartawan, Rabu (17/12) mengatakan, tiga kasus penyelundupan terjadi sejak 14 November hingga 8 Desember 2014. Namun yang menarik, pelakunya telah berumur atau lansia.

"Barang haram itu isembunyikan dalam tas koper, gulungan tirai dan body strap. Sementara satu kasus dikirim melalu jasa paket kiriman yang disembunyikan dalam cartridge printer,’ujarnya.

Okto menjelaskan bahwa seluruh barang bukti itu diselundupkan dari Hongkong dengan tujuan Jakarta, sehingga ada kemungkinan dilakukan oleh jaringan narkotika internasional yang sama yang diperkirakan untuk dipakai pada malam tahun baru .

“ Kami tida menambah personil tetapi memperketat pengawasan  mesin X-Ray terminal penumpang maupun kargo agar upaya penyelundupan bisa digagalkan. Saat ini jumlah personil sebanyak 80 dinilai sudah cukup,” katanya. (sul).

Kota Tangerang Bakal Diguyur Dana ADB

Kota Tangerang | Depok Terkini

Memasuki hari  ke dua Pelaksanaan Program Review Commitee (PRC), para delegasi Cities Development Initiative for Asia (CDIA) yang merupakan Badan Khusus Penanganan Pembangunan Kota dari Asia  Develoment Bank (ADB) melakukan kunjungan lapangan ke TPA Rawa Kucing, Selasa (16/12).

Walikota Tangerang, H. Arief R. Wismansyah sebagai pemandu kunjungan lapangan menjelaskan dalam bahasa Inggris kepada para anggota delegasi yang berasal dari berbagai negara terkait pengelolaan sampah di Kota Tangerang.
"Mereka sudah buat kajian analisa awal terkait pengelolaan sampah, dan mereka ingin menyesuaikan kajiannya dengan kondisi di lapangan, sehingga kajiannya nanti bisa diimplementasikan,"ujarnya seusai memandu para delegasi .

Walikota dengan percaya diri  menjelaskan bahwa CDIA menawarkan untuk menjembatani aplikasi teknologi pengelolaan sampah menjadi energi. Seperti utusan dari China yang menyatakan kesanggupannya untuk mendatangkan perusahaan yang bisa menginvestasikan modal untuk pengembangan energi yang dihasilkan dari pengolahan sampah. "Di China itu harga listriknya USD 11 Sen per KWH, sedangkan dikita mencapai USD 10-15 Sen, ini kalau hitung-hitungan bisnis sangat menjanjikan, tapikan belum ada perusahaan yang bisa mengolahnya,"jelasnya.

Sementara itu, para delegasi CDIA terlihat sangat menikmati kunjungan lapangan meskipun suasana sangat terik dan agak bau, mereka sangat tertarik dengan pengolahan sampah di TPA terbesar di Kota Tangerang, seperti disampaikan perwakilan Negara Jerman, Ms. Inge.
           
Pada kesempatan ini rombongan delegasi CDIA mengunjungi Bank Central Sampah (BCS) yang masih berada di kawasan TPA Rawa Kucing, dilanjutkan ke lokasi  Bank Sampah di Kelurahan Kunciran Indah. Rencanya Selasa malam akan dilangsungkan jamuan makan malam dengan para pejabat di Lingkup Pemkot Tangerang sekaligus penutupan PRC dari CDIA di Rumah Makan Telaga, di kawasan Modern Land Kota Tangerang. (sul).

DKI Jakarta Bantu Kota Tangerang Rp2 Triliun

 Kota Tangerang | Depok Terkini
            
Pemerintah Kota Tangerang mendapatkan kucuran dana dari Pemerintah Provinsi DKI Jakarta sebesar Rp2 triluan. Bantuan tersebut dimaksudkan untuk membiayai pembangunan elevated busway dari Petukangan sampai Ciledug, dan membangun jalan di sepanjang kali Moocervart. Namun bantuan Cuma-Cuma ini rencananya dikucurkan pada 2015 mendatang.
           
 “Iya, Gubernur DKI Jakarta , Basuki Tjahyadi Purnama sudah menyetujui bantuan tersebut tinggal menunggu waktu,”kata Walikota Tangerang,  H. Arief R. Wismansyah usai  menghadiri Rapat Antisipasi Banjir di Kantor Kementrian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PU PERA), Jakarta Selatan, Senin (15/12).
            
Dijelaskan bahwa bantuan Rp 2 triliun tersebut bantuan hibah akan digunakan untuk  penambahan pembangunan elevated busway dari perbatasan DKI di Petukangan sampai ke Ciledug yang panjangnya mencapai 5 KM dan juga pembuatan jalan di sepanjang kali Mookervart yang  digunakan jalan khusus busway.
            
Sedangankan  antisipasi penanganan bencana banjir di Kota Tangerang, pemerintah pusat akan mengalokasikan anggarannya secara multi years. Mengingat struktur APBD Kota Tangerang yang masih difokuskan pada pemenuhan kebutuhan dasar masyarakat. Biaya  normalisasi Kali Cisadane saja baru Rp100 milyar dari kebutuhan Rp1,9 triliun.
            

Rapat yang diselenggarakan di Kantor Kemen PU PERA, Jalan Pattimura, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, dihadiri Menteri PU Pera Basuki Hadimuljono, Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama (Ahok), Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Syamsul Ma'arif, Walikota Tangerang Arief Wismansyah, Walikota Bekasi Rahmat Effendi, Bupati Tangerang, Zaki Iskandar dan Perwakilan dari Pemkot Tangsel dan Bogor. (sul).

KPN Tangerang Diminta Tetapkan Jadwal Sidang Tilang

 
Tangerang | Depok Terkini
         
Mekanisme sidang tilang  pelanggaran kendaraan bermotor di PN Tangerang, semakin semrawut, menyusul lemahnya pengawasan Ketua PN Tangerang, yang  dimamfaatkan oleh para oknum petugas. Pemohon sidang berharap penetapan jadwal sidang   sehingga tidak ada lagi pengambilan barang bukti STNK atau SIM setelah sidang ditutup.

Keluhan ini dilontaran para pemohon ketika akan mengikuti sidang tilang pada Selasa , (9/12) lalu. Pemohon yang datang ke PN Tangerang pukul 11.30 Wib , namun  sidang sudah ditutup sehingga barang bukti diambil oleh petugas berseragam dengan membayar Rp100-Rp70 ribu. Padahal, bila mengikuti sidang hanya dikenakan denda sekitar Rp40 – Rp60 ribu tergantung jumlah pasal yang dilanggar.

“ Saya tinggal di Serang Banten , berangkat dari rumah pukul 08.00 sampai di PN Tangerang pukul 11.00 wib ternyata sidang tilang sudah ditutup,”kata Sopwan, seraya mengatakan, perlu adanya penetapan jadwal sidang sehingga semua pemohon bisa mengikuti sidang.

Pemohon sidang tilang mengapresiasi inovasi yang digulirkan PN Tangerang dengan membentang spanduk ukuran besar bertuliskan , Hadiri sidang tilang , jangan melalui calo. Namun yang menarik, calo yang di khawatirkan adalah petugas berseragam dengan jumlah berkas lumayan banyak, dan bahkan telah ter organisir. “Calo berseragam ini dengan leluasa mengambil barang bukti tanpa ada teguran dari KPN Tangerang,” papar Sopwan.

Informasi yang dihimpun menyebutkan, berkas tilang yang dikirim Polresta Tangerang  dan Bandara Soekarno Hatta jumlah mencapai 1000-1500 untuk disidangkan. Lonjakan jumlah pelanggar ini saat Operasi Zebra 2014 digelar. Sedangkan Polres Metro Kota Tangerang bisa mencapai 2000 berkas, sidangnya digelar setiap hari Jumat. Namun yang mengikuti sidang sekitar 20 persen  sangat berpengaruh terhadap Pendapatan Negara Bukan Pajak (PNBP) yang diterima oleh Kejaksaan.

Padahal pada hari Jumat, para hakim dan Panitra Pengganti (PP) tidak ada kegiatan sidang semestinya membuka sidang tilang hingga sore hari. Aktifitas para hakim, PP dan pegawai PN Tangerang setiap hari Jumat, senam pagi, istirahat sambil karaoke .

Sedangkan besaran denda yang harus dibayar bila tidak mengikuti sidang berubah-ubah ini mengikuti kehendak Panmud Pidana PN Tangerang. Semasa Panmud Pidana Ratu Herra Rp30 ribu sesuai dengan kesepakatan bersama antara Kapolres Tangerang, Kejaksaan dan Pengadilan . Namun setelah Panmud Pidana dijabat Mahmuda naik menjadi Rp50 ribu dan terahir Rp70 ribu. Dana yang dipungut kemudian disetorkan ke Kejaksaan selaku eksekutor, namun belum diketahui nilainya.
 
Ketua PN Tangerang melalui Humas PN Tangerang ketika dikonfirmasi ,Kamis (11/12), terkait jadwal sidang tidak berada ditempat.(sul)