UI dan Yayasan Ngofa Tidore Hidupkan Kembali Tenun khas


Beji, Depok Terkini
Sejumlah dosen Fakultas Ilmu Pengetahuan Budaya Universitas Indonesia (FIB UI) menggagas kegiatan pengabdian masyarakat dengan melakukan pendampingan kepada komunitas Ngofa Tidore untuk menghidupkan kembali Tenun khas Tidore - Puta Dino, yang telah punah.

Tenun Puta Dino merupakan tenun khas Kesultanan Tidore yang sudah punah.  Kain, alat tenun, maupun pengrajin tidak lagi dapat dijumpai di masyarakat Tidore-Maluku Utara, padahal Kesultanan dan masyarakat Tidore masih mempertahankan banyak tradisi dan ritual yang mengharuskan berpakaian adat, yang salah satunya adalah pemakaian kain tenun.

Ketua Tim Pengmas Ade Solihat menuturkan,  sebagai upaya menghidupkan kembali kebudayaan menenun di masyarakat desa Soasio, Tidore-Maluku Utara." kami melakukan pengumpulan dan menganalisis motif tenun Tidore serta mengelaborasi makna historis dan filosofis motif-motif tenun," katanya, belum lama ini.

Pendampingan tahap awal dilakukan pada bulan Februari 2019. Kolaborasi ini akan ditindaklanjuti melalui kerja sama yang lebih kuat antara FIB UI dengan Kesultanan Tidore-Maluku Utara, dan juga Bank Indonesia cabang Malut.

Tim Pengmas ini bergerak dengan memanfaatkan Program hibah skema IPTEKS bagi Masyarakat (IbM), yang didanai oleh Direktorat Riset dan Pengabdian Masyarakat (DRPM) UI Tahun 2019. Dengan menerapkan model Revitalisasi
Berbasis Translokal, Tim Pengmas UI memberi masukan kepada Anitawati,
ketua Yayasan Ngofa Tidore untuk tidak hanya merangkul masyarakat Tidore sebagai pemilik asli kebudayaan Puta Dino, namun juga  melibatkan masyarakat di wilayah Jepara, sebagai tempat belajar menenun bagi komunitas Ngofa Tidore, karena di Tidore sudah tidak ditemukan lagi individu atau kelompok masyarakat yang memiliki kemampuan menenun. 

Selain itu juga Ngofa Tidore didorong untuk terlibat dalam komunitas tenun nasional, melalui Yayasan Cita Tenun Indonesia (CTI) yang berpusat di Jakarta.

Diharapkan upaya pendampingan para dosen FIB ini mampu membawa budaya dan kain tenun Puta Dino kepada lapisan masyarakat di tingkat nasional hingga internasional. Merevitalisasi Tenun Tidore tidak saja bernilai ekonomi bagi masyarakat Tidore, namun juga bernilai penting dalam menjaga warisan budaya yang tinggi.(ndi)

Posting Komentar

0 Komentar