Kemenristek dan PNJ Berikan Pelatihan Usaha Bakso Skala UMKM

Bogor, Depok Terkini

Kementerian Riset dan Teknologi (Kemenristek) bekerjasama dengan Tim Pengabdian Masyarakat Politeknik Negeri Jakarta (PNJ) memberikan pelatihan usaha bakso skala UMKM kepada warga di wilayah Kelurahan Tegal, Kecamatan Kemang, Kabupaten Bogor, Minggu (15/11/20)

Kegiatan pemberdayaan masyarakat melalui teknologi tepat guna yang digelar di Saung Amarta, Jalan Amarta D11 Telaga Kahuripan, Kemang, Bogor dihadiri perwakilan Kemenristek Sri Astuti, anggota DPR RI Adrian Napitupulu, Kepala UP2M PNJ, Iwan Susanto, dan Ketua Tim Pengabdian Masyarakat Ida Nurhayati.

Perwakilan Kemenristek, Sri Astuti mengatakan, pelatihan ini merupakan usulan Tim Pengabdian PNJ yang telah melakukan observasi dan pengamatan terhadap para pelaku UMKM khsususnya pedagang bakso keliling di Kelurahan Tegal, Kecamatan Kemang. Di wilayah ini banyak pelaku usaha bakso keliling dan usaha pempek. Usaha bakso sangat diminati oleh pelaku pemula karena tidak memerlukan modal besar untuk memulainya, dan permintaan masyarakat di Kabupaten Bogor dari waktu ke waktu terus meningkat."Atas dasar kesadaran masyarakat tentang pentingnya melakukan usaha berskala UMKM, kita berikan pelatihan membuat bakso sehat dan bersih sekaligus pemberian sarana dan prasarana yang dibutuhkan," katanya

Ia berharap dengan kegiatan ini dapat memberikan manfaat bagi masyarakat serta dapat mendukung aktivitas ekonomi daerah dalam upaya peningkatan produk unggulan desa. 

Sementara itu, Ketua UP2M PNJ, Iwan Susanto mengatakan, PNJ sebagai perguruan tinggi diwajibkan menjalankan Tri Darma, salah satunya pengabdian kepada masyarakat. Karena itu, PNJ yang memiliki banyak konsep dan teori bagaimana bisa diimplementasikan atau diterapkan kepada masyarakat.

Dalam pelatihan ini, lanjutnya, pihaknya memberikan materi pelatihan dengan menghadirkan tiga narasumber yaitu Nining Latiningsih memberikan materi pendirian Koperasi, Ridwan Zulpi Agha materi terkait laporan keuangan, dan Mahar Azhar Alamsyah terkait teknik pemasaran berbasis internet.

"Nantinya setelah diberikan pelatihan, kita akan lakukan monitoring dan evaluasi terhadap perkembangan usaha mereka. Selanjutnya kita juga lakukan pendampingan, meskipun program ini telah selesai," tuturnya.

Ketua DPC Posko Perjuangan Rakyat (Pospera) Kabupaten Bogor, Sasha Saijah Samyah menilai pengabdian masyarakat yang dilakukan PNJ sangat bermanfaat sekali khususnya bagi para UMKM yang tergabung di Pospera."Pelaku UMKM ini memang butuh perhatian, dan pelatihan dari PNJ ini luar biasa karena sangat membantu para pelaku UMKM. Insya Allah usahanya bisa lebih besar lagi dengan bantuan yang diberikan PNJ," ucapnya.

Sasha berharap pelatihan UMKM yang disponsori oleh Kemenristek dan PNJ ini bisa berkelanjutan agar para pelaku UMKM bisa lebih maju lagi."Selama ini belum pernah ada pengabdian masyarakat seperti yang dilakukan PNJ. Mudah-mudahan semua perguruan tinggi bisa melakukan seperti ini agar masyarakat bisa memiliki penghasilan," harapnya.(wan)

Acara ditutup dengan penyerahan peralatan pendukung usaha oleh Tim Pengabdian Masyarakat PNJ, Nining Latiningsih kepada Ketua DPC Pospera Kabupaten Bogor, Sasha. Peralatan tersebut diantaranya berupa mesin pencetak bakso, pengaduk bakso, pemotong daging, frezer, alat press kemasan, seperangkat alat pengolah, website, logo/merk/kemasan dan pendirian badan usaha (masih dalam proses pendampingan).(wan)

Post a Comment

0 Comments