Showing posts with label samsat. Show all posts
Showing posts with label samsat. Show all posts

Opgab Samsat Cinere Bangkitkan Kesadaran Membayar Pajak


Pancoran Mas, Depok Terkini
Pusat Pengelolaan dan Pendapatan Daerah (P3D) Bapenda Provinsi Jawa Barat Wilayah Depok II/Cinere kembali menggelar Operasi Gabungan (Opgab) semester III tahun 2019 di Jalan Raya Sawangan, Kecamatan Pancoran Mas, Depok.

Opgab bekerjasama dengan Satlantas Polresta Depok, Dihub, Denpom, dan BKD Kota Depok digelar selama tiga hari, 16-18 September 2019 di dua lokasi berbeda.

"Dengan Razia ini masyarakat akan lebih sadar, taat, dan tepat waktu dalam dalam membayar pajak kendaraan bermotor," kata Kasi Penagihan dan Pendatapan Samsat Cinere, Rina Parlina di lokasi razia, Jalan Raya Sawangan (eks RM H. Otong), Pancoran Mas, Depok, Selasa (17/09/2019).

Rina menjelaskan bahwa pajak uang pajak yang dibayarkan masyarakat akan dikembalikan lagi kepada masyarakat dalam bentuk pembangunan, khususnya di Kota Depok."Jangan sampai ada masyarakat tidak paham bahwa uang pajak yang dibayarkan itu untuk kepentingan masyarakat juga," jelasnya.


Karena itu, Sambung Rina, untuk memudahkan masyarakat dalam membayar pajak kendaraan, Samsat Cinere telah memberikan beberapa kemudahan membayar pajak, yaitu pembayaran melalui Samsat Jbret, masyarakat dapat membayar pajak kendaraanya melalui tokopedia, bukalakap, alfa, indomart dan juga e-samsat melalui ATM sejumlah Bank.

"Jadi membayar pajak kendaraan itu sebenarnya mudah dan tidak sulit. Kita rangkul seluruh element masyarakat agar lebih taat membayar pajak,"  tutur Rina.

Ditambahkannya, hingga saat ini peminat layanan Samsat Jbret di wilayah kerja Samsat Cinere semakin bertambah. Tercatat setiap harinya mencapai sekitar 100 wajib pajak yang memanfaatkan layanan Samsat Jbret."Peminatnya sudah lumayan banyak, namun kita tetap sosialisasikan layanan Samsat Jbret kepada masyarakat di lima kecamatan," pungkasnya.(ndi)

Samsat Depok Sosialisasikan Layanan Samsat Jbret Ke Sekolah


Tapos, Depok Terkini
Dalam upaya meningkatkan pendapatan daerah dari sektor pajak kendaraan bermotor. Pusat Pengelolaan Pendapatan Daerah (P3D) Bapenda Provinsi Jawa Barat Wilayah Depok I gencar melakukan sosialisasi kemudahan pembayaran pajak kendaraan bermotor melalui layanan Samsat Jbret.

Sosialisasi tidak hanya dilakukan kepada unsur birokrasi dan masyarakat, para pelajar di Kota Depok pun menjadi sasaran sosialisasi. Kali ini Samsat Depok mendatangi Sekolah Menengah Atas (SMA) Negeri 4, di wilayah Kelurahan Sukatani, Kecamatan Tapos, Depok, Jumat (12/09/2019)

Kedatangan Kepala P3D Samsat Depok, Hj. Ida Hamidah SE.M.Si beserta rombongan disambut antusias ratusan siswa, para guru serta Kepala Sekolah. Sebelum sosialisasi dimulai, Kapus bersama jajaran mengikuti program rutin sekolah yaitu salat dhuha bersama di lapangan sekolah.


"Alhamdulillah kami diterima dengan baik oleh pihak sekolah, dan ikut salat dhuha bersama," kata Ida didampingi Kasi Penetapan dan Pendataan, Agus Restriawan.

Usai salat dhuha, Ida Hamidah memaparkan program dan inovasi kemudahan membayar pajak kendaraan bermotor melalui layanan Samsat Jbret. "Sosialisasi ini untuk menanamkan kesadaran membayar pajak kendaraan bermotor kepada para siswa. Sosialisasi dilakukan tidak hanya di SMA negeri, tetapi juga di SMA swasta di Kota Depok, Sosialisasi juga untuk mendekatkan pelayanan kepada masyarakat sekaligus menginformasikan program kerja pemerintah provinsi jawa barat," tuturnya.

Dirinya menjelaskan bahwa pajak kendaraan yang dibayarkan masyarakat akan dikembalikan lagi kepada masyarakat dalam bentuk pembangunan. Ada lima jenis pajak yang dipungut Pemprov Jawa Barat, diantaranya pajak kendaraan bermotor (PKB), Biaya Balik Nama Kendaraan Bermotor (BBNKB I), BBNKB II, pajak air permukaan dan pajak bahan bakar kendaraan bermotor.

"Semua pajak yang dibayarkan disetor langsung ke Kas daerah dan menjadi APBD provinsi Jabar."Uang pajak tersebut nantinya akan dikembalikan ke Pemerintah Kota Depok dengan sistem bagi hasil yaitu 70-30. Artinya Pemerintah Kota Depok akan mendapatkan 30 persen dari hasil pajak tersebut," terang Ida.


Dia juga menyampaikan kepada para siswa untuk memanfaatkan kemudahan pembayaran pajak melalui aplikasi Sambhara."sekarang bayar pajak kendaraan bermotor bisa di Alfa, Indomart, Tokopedia, Bukalapak, dan Bank BJB. Tentunya terlebih dahulu harus mendownload aplikasi Sambhara untuk mendapatkan kode bayar dan berapa nilai pajak yang harus dibayarkan," tandasnya.

Kepala Sekolah SMA Negeri 4, Umar mengucapkan terima kasih kepada Samsat Depok yang telah menginformasikan program layanan kemudahan membayar pajak kendaraan bermotor."Samsat Jbret merupakan pelayanan terbaik dari Samsat dalam rangka optimalisasi penerimaan pajak."Mudah-mudahan dengan hasil pajak tersebut tidak ada lagi jalan berlubang di Kota Depok serta dapat menambah fasilitas dan sarana pendidikan," kata Umar.

Ia berharap sosialisasi Samsat tidak hanya berhenti di tingkat sekolah, tetapi bisa lebih luas lagi ke masyarakat sehingga pendapatan pajak dari kendaraan bermotor lebih maksimal dan bermanfaat buat pembangunan.

Selain sosialisasi, Samsat Depok juga melayani pembayaran pajak kendaraan bermotor secara langsung di sekolah tersebut."Alhamdulillah, banyak juga warga yang memanfaatkan layanan pembayaran pajak kendaraan di sekolah ini," kata Agus Restriawan.(ndi)

Samsat Depok Genjot Semangat Tim Penelusur KTMDU


Sukmajaya, Depok Terkini
Pajak kendaraan bermotor merupakan salah satu pendapatan daerah yang terbilang besar menyumbangkan anggaran bagi pembangunan.
Karena itu Bapenda Provinsi Jawa Barat terus melakukan beberapa terobosan untuk terus menggali potensi tersebut.  Misalnya dengan menerjunkan tim penelusur di setiap kelurahan dalam upaya mencari kendaraan yang belum melakukan daftar ulang (KTMDU).

Hal ini disampaikan oleh Kepala Pusat Pengelolaan dan Pendapatan Daerah (P3D) Bapenda Provinsi Jawa Barat Wilayah Depok I, Hj. Ida Hamidah SE. M.Si, saat melakukan evaluasi hasil tim penelusur di aula gedung Samsat Depok, Kamis (12/09/2019).

"Kita genjot semangat tim penelusur agar lebih maksimal lagi dalam melakukan penelusuran kendaraan yang tidak melakulan daftar ulang. Tim penelusur ini akan mendatangi penunggak pajak di setiap kelurahan," kata Ida didampingi Kasi Penetapan dan Pendataan Samsat Depok, Agus Restriawan

Berdasarkan data yang dimilikinya, lanjut Ida, potensi KTMDU terbanyak ada di 19 kelurahan dari tiga kecamatan di wilayah kerja Samsat Depok, yaitu Sukmajaya, Cimanggis dan Tapos," jumlah KTMDU di tiga kecamatan tersebut mencapai 30 ribuan,  karena itu kita terjunkan sebanyak 50 penelusur untuk pendataan," ungkapnya.


Dari hasil penelusuran yang dilakukan sejak Mei hingga 10 September 2019, tercatat sekitar 22 persen KTMDU telah didatangi tim penelusur," Dari hasil penelusuran tersebut banyak juga penunggak pajak yang membayar pajak kendaraannya. Tentu saja hal ini akan menambah pendapatan daerah. Dalam penelusuran menggunakan aplikasi Atos Pamor yaitu telusur objek dan subjek pajak kendaraan bermotor," jelas Ida.

Dirinya berarap hingga akhir 2019, tim penelusur bisa mencapai target dengam mendatangi lebih banyak lagi para penunggak pajak kendaraan bermotor tersebut."Saya optimis penelusuran KTMDU bisa mecapai target hingga akhir tahun. Karena itu, kita akan berikan reward bagi penelusur yang berhasil mendata KTMDU terbanyak," ucapnya.(ndi

Jalin Sinergitas, Samsat Depok Gelar Olahraga Bersama


Sukmajaya, Depok Terkini
Keluarga Besar Samsat Depok mengadakan olahraga bersama dalam rangka Hari Kemerdekaan RI ke-74, HUT Polwan ke-71, dan HUT Provinsi Jabar ke-74 di halaman Samsat Depok, Jum'at (30/08/2019).

Olahraga bersama diprakarsai Kepala Pusat Pengelolaan Pendapatan Daerah (P3D), Hj. N Ida Hamidah SE.M.Si dihadiri Pamin STNK Iptu Martha, Pamin TU, Kasi Penagihan dan Pendapatan, Tavip Supardi dan Kasubag TU, Eddy Aries Adillat serta seluruh anggota dan pegawai Samsat Depok.


Kegiatan berlangsung sebelum jam pelayanan diawali dengan potong tumpeng, jalan santai dan senam bersama.

Pamin STNK Iptu Martha mengatakan dengan olahraga bersama bisa berkumpul dan bersilaturahmi sehingga terjalin rasa kebersamaan yang selama ini disibukan dengan tugas pelayanan masing-masing." Olahraga bersama akan terus dilakukan karena sangat besar manfaatnya , selain silahturahmi juga  untuk kesehatan.


"Semoga kebersamaan yang sudah terjalin semakin sinergi dan menjadi lebih baik lagi," harap Bunda Martha.

Sementara Kepala P3D Samsat Depok, Hj. N Ida Hamidah mengatakan tujuan olahraga bersama untuk meningkatkan kinerja dan sinergitas sehingga dapat memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat.

"  Kalau sinergitas terbangun dan kondisi anggota serta pegawai sehat, maka pelayanan dapat berjalan dengan baik," ucap Ida Hamidah.

Kegiatan diakhiri dengan doa bersama dan ramah tamah sambil menyantap soto ceker.(ndi)

Waktu Pelaksanaan Opgab Samsat Depok Perlu Ditambah


Pancoran Mas, Depok Terkini
Untuk lebih memaksimalkan pendapatan dari Operasi Gabungan (Opgab) yang digelar Samsat Depok bekerjasama dengan jajaran Polresta Depok perlu adanya penambahan waktu pelaksanaan razia.

"Pelaksanaan Opgab baik tingkat Polres dan Polsek hanya berlangsung tiga jam yaitu dari pukul 09.00-11.00WIB. Kalau dilihat dari hasil pendapatan dibandingkan dengan biaya kegiatan lebih banyak biayanya. Jadi kalau mau menambahkan pendapatan dari penunggak pajak yang membayar tunggakannya, waktu pelaksanaan Opgab harus ditambah. Karena waktu sangat mempengaruhi," kata Ida Hamidah saat ditemui di lokasi razia Jalan Tole Iskandar, Pancoran Mas, Depok, Selasa (27/08).

Menurut dia, penambahan waktu opgab bisa dilakukan satu hingga dua jam. Misalkan saat razia dimulai pagi pukul 09.00-11.00 WIB, kemudian dilanjutkan kembali pada pukul 13.00-15.00WIB pada hari itu juga.


"Insya  Allah, kalau ditambah waktunya hasil pendapatan bisa mencapai dua kali lipat," jelasnya didampingi Kasi Penagihan dan Pendapatan Tavip Supardi dan Kasi Penetapan dan Pendataan, Agus Restriawan.

Sementara itu, Kanitlantas Polsek Cimanggis, AKP Sulani mengaku siap mendukung pelaksanaan Opgab yang digelar Samsat Depok dengan jajaran Polsek."Opgab ini juga untuk menunjang pendapatan asli daerah untuk Kota Depok. Kami siap bekerjasama dengan menerjunkan 15 anggota," ucap Sulani.(ndi)

281 Penunggak Pajak Terjaring Razia Samsat Depok


Pancoran Mas, Depok Terkini
Sebanyak 281 penunggak pajak kendaraan bermotor ditindak dalam razia gabungan Samsat Depok selama tiga hari, 20-22 Agustus 2019 di Jalan Tole Iskandar, Pancoran Mas, Depok. Para pengendara yang tindak diminta untuk melunasi pajak kendaraan bermotornya di lokasi razia melalui layanan bus samsat keliling.

"Penunggak pajak yang terjaring razia kita minta melunasi tunggakan pajaknya saat itu juga. Namun bagi pengendara yang tidak siap membayar, harus mengisi surat pernyataan kesanggupan membayar dan dilakukan penahanan notice pajak (SKPD). Sebanyak 118 penunggak pajak terpaksa dilakukan penahanan notice pajak karena tidak bisa melunasi tunggakan pajaknya," ujar Kasi Penagihan dan Penerimaan Samsat Depok, Tavip Supardi saat ditemui di lokasi razia gabungan hari terakhir, Kamis (22/08).

Selain menahan notice pajak, lanjut Tavip, sebanyak 163 penunggak pajak menyatakan sanggup melunasi tunggakan pajaknya dengan membayar langsung di layanan mobil Samsat Keliling.

"Alhamdulillah, selama tiga hari razia, pendapatan pajak kendaraan mencapai Rp 106.562.000," ucap Tavip.

Ditempat yang sama, Purnama, salah satu pemilik kendaraan yang terjaring razia mengaku tidak membayar pajak kendaraannya lantaran kendaraan miliknya masih kredit dan BPKB di pihak leasing."Saya tidak bisa bayar karena tidak ada BPKB. Jadi saya tunggu sampai lunas dulu," terangnya.

Hal berbeda dikatakan Dicky, warga Kecamatan Cilodong. Ia mengaku tidak bisa melunasipajak kendaraannya lantaran tidak punya uang dan masih banyak kebutuhan lainnya."Uangnya habis buat kebutuhan anak sekolah, mungkin bulan depan akan saya lunasi," tuturnya.(ndi)

HUT ke-74 Jabar, ASN Samsat Cinere Kenakan Baju Adat


Cinere, Depok Terkini
Memperingati Hari Ulang Tahun Ke-74 Republik Indonesia, dan Hari Jadi Ke-74 Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jawa Barat, petugas dan Aparatur Sipil Negara (ASN) Samsat Cinere mengenakan busana adat daerah saat memberikan pelayanan kepada masyarakat.

Dari pantauan di depan pintu masuk ruang pelayanan terlihat pegawai wanita berkebaya didampingi petugas pria mengenakan baju adat menyambut sekaligus membagikan bunga dan permen kepada wajib pajak.

Kepala Pusat Pengelolaan Pendapatan Daerah (P3D) Bapenda Provinsi jabar wilayah Depok II/Cinere, Iwan Juanda melalui Kasi Penagihan dan pendapatan, Rina Parlina mengatakan, penggunaan baju adat daerah ini sebagai bentuk semangat dan jiwa nasionalisme dalam rangka memperingati Hari Kemerdekaan Republik Indonesia ke-74, sekaligus Hari Jadi Pemprov Jabar.


"Kami berusaha mengisi kemerdekaan sesuai kemampuan yaitu memberikan pelayanan prima kepada wajib pajak di Kota Depok. Kami juga berupaya untuk selalu memberikan yang terbaik untuk bangsa Indonesia," tegas Rina usai menggelar  apel pagi dan doa bersama, Senin (19/08/2019).

Lebih lanjut Rina mengatakan, penggunaan baju adat juga sebagai bentuk  kepedulian untuk melestarikan budaya daerah atau adat istiadat yang ada di Indonesia, khususnya di Provinsi Jawa Barat.

"Kita juga harus melestarikan budaya dan adat istiadat Jawa Barat. Jangan bertanya apa yang sudah diberikan negara kepadamu, tetapi tanyakan pada dirimu sendiri apa yang sudah kita lakukan untuk negara," ucap Rina.(ndi)

Samsat Depok Dukung Lomba Sinergitas Kecamatan Tapos


Tapos, Depok Terkini
Dalam upaya mendukung Lomba Penilaian Sinergitas Kecamatan tingkat Kota Depok, Pusat Pengelolaan Pendapatan Daerah (P3D) Bapenda Provinsi Jawa Barat Wilayah Depok I (Samsat Depok) menggelar pelayanan pembayaran pajak kendaraan bermotor melalui Samsat Keliling (Samling) di Kecamatan Tapos, Selasa (13/08).

Menurut Kepala P3D Bapenda Provinsi Jabar Wilayah Depok I, Hj. N Ida Hamidah SE.M.Si. Layanan pembayaran pajak kendaraan melalui mobil Samling ini merupakan salah satu bentuk kerjasama dan sinergitas antara Samsat Depok dengan sejumlah Kecamatan di wilayah kerja Samsat Depok.

"Layanan mobil Samling untuk mendekatkan pelayanan pembayaran pajak kendaraan kepada masyarakat, sehingga warga tidak perlu datang ke Samsat induk untuk membayar pajak," jelas Ida Hamidah didampingi Kasi Penetapan dan Pendataan Samsat Depok, Agus Restriawan.

Selain melayani pembayaran pajak kendaraan, kata Ida, pihaknya juga memberikan cinderamata kepada sejumlah wajib pajak yang membayar pajak tepat waktu."Kita berikan apresiasi berupa cinderamata kepada wajib pajak yang taat pajak,"tuturnya.

Agus Restriawan menambahkan, antusias masyarakat Tapos cukup tinggi dalam memanfaatkan pembayaran pajak melalui mobil Samling. Tercatat sebanyak 78 wajib pajak melakukan pembayaran pajak di Samling.

"Kita juga sosialisasikan pembayaran pajak malalui aplikasi Sambara dan bisa bayar di Alfamart, indomart, tokopedia dan BJB. Kita bagikan brosur kepada masyarakat," ungkap Agus seraya menambahkan layanan Samling di Kecamatan Tapos telah memiliki jadwal tetap yaitu Selasa, Rabu dan Kamis mulai pukul 08.00-12.00 WIB.(ndi)




Kapus Samsat Depok Kunjungi Camat Tapos


Tapos, Depok Terkini
Kepala Pusat (Kapus) Pengelolaan Pendapatan Daerah Bapenda Provinsi Jawa Barat Wilayah Depok I (Samsat Depok), Hj. N Ida Hamidah SE. M.Si beserta jajaran mengunjungi Kepala Kecamatan Tapos, Depok, Rabu (07/08).
Kedatangan Kapus disambut Camat Tapos, Dadi dan Sekretaris Kecamatan (Sekcam), Zarkasih diruang kerja Camat.

"Kedatangan kami untuk meninjau langsung layanan Samsat Keliling di Kecamatan Tapos, sekaligus bersilaturahmi dan menginformasikan layanan Samsat J'bret kepada Pak Camat," kata Ida Hamidah didampingi Kasi Penetapan dan Pendataan Samsat Depok, Agus Restriawan.

Dengan pelayanan Samsat J'bret, ujarnya, diharapkan dapat mempermudah masyarakat dalam membayar pajak kendaraan bermotor."Samsat J'bret adalah salah satu inovasi untuk memudahkan masyarakat dalam membayar pajak kendaraan bermotor. Wajib pajak bisa melakukan pembayaran pajak dengan cara online melalui aplikasi Sambara. Tentunya harus download aplikasi Sambara terlebih dahulu di playstore," tuturnya.

Ida menambahkan, dengan inovasi layanan Samsat J'bret, kini wajib pajak bisa membayar pajak kendaraan di Alfamart, Alfamidi, Indomart, Tokopedia, Bukalapak dan BJB,"Setelah melakukan pembayaran lewat layanan tersebut, maka pemilik kendaraan bisa meminta print out SKPD dan pengesahan STNK di layanan mobil Samling, Samsat Induk, Samades, dan gerai Samsat," ungkapnya.

Kasi Penetapan dan Pendataan, Agus Restriawan menambahkan, layanan Samsat Keliling di Kecamatan Tapos sudah beroperasi secara rutin setiap hari Selasa, Rabu dan Kamis, pukul 09.00 hingga 13.00WIB."Alhamdulillah, animo masyarakat cukup tinggi untuk melakukan pembayaran pajak melalui layanan Samling. Jumlah pengunjungnya semakin meningkat," ucap Agus.(ndi)




Layanan Samsat Minggon Makin Diminati Masyarakat

Sukmajaya, Depok Terkini

Inovasi Samsat Depok meluncurkan layanan Samsat Minggon ternyata mendapat respon positif dan diminati masyarakat.

Layanan pembayaran pajak kendaraan melalui mobil Samling ini, buka setiap hari Minggu mulai pukul 08.00-12.00 WIB di pelataran parkir gedung Samsat Depok Jalan Merdeka, Kelurahan Abadijaya, Kecamatan Sukmajaya, Depok.

"Layanan Samsat hari Minggu ini sangat bagus. Saya jadi bisa bayar pajak kendaraan saat hari libur," kata Abdul Rasyid warga Kecamatan Cimanggis usai membayar pajak satu tahunan, di mobil Samling, Minggu (04/08).

Rasyid mengaku selama ini dirinya sangat sibuk dan tidak punya waktu luang untuk membayar pajak kendaraan pada hari kerja. Dengan adanya layanan ini, sangat membantu dirinya untuk menunaikan kewajibannya membayar pajak.

"Saya bela belain datang kesini untuk bisa bayar pajak. Ternyara prosesnya sangat cepat dan tidak perlu antri, seperti membeli rokok saja," ucap Rasyid yang datang bersama keluarganya.

Kepala Pusat Pengelolaan Pendapatan Daerah (P3D) Bapenda Provinsi Jawa Barat Wilayah Depok I, Ida Hamidah melalui Kasi Pendataan dan Penetapan Samsat Depok, Agus Restriawan mengatakan layanan Samsat Minggon bertujuan memudahkan masyarakat dalam membayar pajak kendaraan bermotor, khususnya bagi wajib pajak yang tidak memiliki waktu luang.

"Kita berikan kesempatan kepada wajib pajak yang sangat sibuk dan tidak punya waktu untuk bisa membayar pajak di hari Minggu. Layanan ini merupakam inovasi kita guna memudahkan masyarakat," kata Agus .

Selain melayani wajib pajak, pihaknya juga memberiman sosialisasi terkait layanan Samsat J,bret yaitu kemudahan membayar pajak melalui aplikasi Sambara."sekarang masyarakat bisa bayar pajak di supermarket terdekat atau melalui situs belanja online. Tentunya harus download terlebih dahulu aplikasi Sambara melalui playstore di android," jelasnya

Berdasarkan data yang diperoleh, jumlah wajib pajak yang melakukan pembayaran pajak melalui layanan Samsat Minggon mencapai 79 wajib pajak."jumlah pengunjungnya semakin bertambah setiap minggunya," tutup Agus Restriawan.(ndi)

Samsat Depok Terjunkan Anggota Bantu Gatur Lalin


Sukmajaya, Depok Terkini
Selain sibuk melayani wajib pajak dalam mengurus surat-surat kendaraan, anggota Samsat Depok juga diterjunkan guna membantu pengaturan lalulintas di beberapa titik jalan di Kota Depok.

Setiap harinya Sembilan anggota diterjunkan pada jam sibuk mulai pukul 06.00 hingga 07.30 di titik rawan kemacetan, diantaranya di Jalan Kemakmuran, dan di dua putaran jalan Juanda.

"Guna mengatisipasi kemacetan, kita bantu pengaturan lalu lintas terutama saat jam sibuk," kata Aiptu Markuat, salah satu anggota Samsat Depok saat ditemui di perempatan Jalan Kemakmuran, Abadijaya, Sukmajaya, Depok, Selasa (30/07).

Menurut Markuat, pengaturan lalu lintas dilakukan untuk kelancaran para pengendara, sekaligus untuk mem back-up Satuan Kewilayahan yakni jajaran Satlantas Polresta Depok dan Polsek Sukmajaya, dalam upaya kelancaran dan ketertiban Lalu Lintas. “Satu titik ditempatkan tiga personil, dua anggota dan satu ASN,” tutur Markuat.

Dengan gatur lalin ini, Markuat berharap dapat membantu mengurai kemacetan serta demi terciptanya ketertiban dan kelancaran arus lalu lintas terutama pada saat jam sibuk yaitu pagi dan sore hari."Demi kelancaran arus lalu lintas, para pengendara harus tertib berlalu lintas," ucapnya.

Dari pantauan di tiga titik jalan, anggota Samsat Depok yang diterjunkan gatur lalin adalah, Aiptu Markuat, Aiptu Khalim, ASN Sukir, Aipda Khardianto, Aipda Joko Nuryanto, ASN Suharta, Aiptu Teguh Sunarto, Bripka Suwardi dan Aiptu Suharyanto.(Ndi)

Jaga Kebugaran, Samsat Cinere Gelar Senam Bersama


Cinere, Depok Terkini
Dalam upaya menjaga stamina dan kebugaran seluruh anggota dan pegawai Samsat Cinere. Pusat Pengelolaan Pendapatan Daerah (P3D) Bapenda Provinsi Jawa Barat Wilayah Depok II/Cinere mengaktifkan kembali olahraga bersama yang diikuti instansi Kepolisian dan Jasa Raharja, Selasa (23/07).

Olahraga bersama digelar dihalaman gedung Samsat Cinere dihadiri Kepala (P3D) Bapenda Jabar Wilayah Depok II/Cinere, Iwan Juanda, Kasi Penagihan dan Pendapatan, Rina Parlina, Kasubag TU Hari Supada dan Pamin TU Iptu Pratiwi.

Menurut Iwan Juanda, olahraga senam bersama ini merupakan program rutin yang diadakan setiap triwulan. Tujuannya agar anggota dan seluruh pegawai tetap sehat dan bugar sehingga bisa lebih maksimal dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat.

”Pegawai dan anggota jangan di porsil dalam bekerja. Sesekali harus ada penyegaran terutama untuk fisik dan jasmani," kata Iwan usai senam bersama.

Selain itu, lanjut Iwan, senam bersama ini juga sebagai bentuk kebersamaan dan kemitraan keluarga besar Samsat Cinere, sekaligus sebagai motivasi kepada seluruh pegawai dan anggota untuk bekerja lebih baik lagi."Alhamdulillah seluruh pegawai Bapenda hadir dalam senam bersama ini," ungkapnya.

Sementara itu, Pamin TU Samsat Cinere, Iptu Pratiwi mengatakan, selain untuk kebugaran, senam bersama ini juga untuk refreshing anggota dari kejenuhan bekerja.

"Sehat itu penting, karena itu, ayo kita senam selagi ada waktu," tutur Tiwi.
Ia menjelaskan bahwa pihaknya rutin  mengadakan olahraga bersama seperti joging dan bola voly setiap hari Selasa dan Jumat."Kalau anggota sehat, semua pelayanan berjalan lancar sehingga tercipta kepuasan dan tidak ada komplain,” ucapnya.
Senam bersama ditutup dengan ramah tamah dan sarapan bersama dengan menu sehat berupa singkong rebus, jagung rebus dan lainnya.(ndi)

Opgab Samsat Depok Permudah Warga Bayar Pajak


Sukmajaya, Depok Terkini
Operasi Gabungan (Opgab) Samsat Depok triwulan II tahun 2019 kerjasama dengan lima Polsek, Dishub, dan Jasa Raharja di Jalan Tole Iskandar, selama tiga hari, Selasa-Kamis (9-11/07/2019)  bertujuan  untuk memudahkan masyarakat dalam membayar pajak kendaraan bermotor.

Hal itu ditegaskan Kepala Pusat Pengelolaan Pendapatan Daerah Bapenda Provinsi Jawa Barat Wilayah Depok I, N Ida Hamidah saat meninjau Opgab hari terakhir, Kamis (11/07).

"Dengan Opgab ini masyarakat dimudahkan untuk membayar pajak kendaraan bermotor. Penunggak pajak yang terjaring razia, bisa bayar langsung melalui mobil samling yang telah disediakan," kata Ida Hamidah didampingi Kasi Penerimaan dan Penagihan Tavip Supardi serta Kasubag TU Eddy Aries Adilat.

Ida menambahkan, selain penunggak pajak, masyarakat yang tidak menunggak pajak pun bisa memanfaatkan pembayaran pajak di lokasi razia ini.

Dirinya juga mengakui bahwa jumlah Kendaraan yang Tidak Melakukan Daftar Ulang (KTMDU) mencapai 30 persen dari potensi kendaraan bermotor yang terdaftar di Samsat Depok. Karena itu, pihaknya terus berupaya mengurangi jumlah KTMDU  dengan memberikan edukasi dan sosialisasi terkait inovasi kemudahan membayar pajak yang diluncurkan Bapenda Provinsi Jabar. Salah satu inovasinya berupa layanan Samsat J'bret yaitu masyarakat bisa membayar pajak di supermarket (alfamart dan indomart), situs belanja online (bukalapak, tokopedia) serta pembayaran melalui e-samsat BJB.

"Tinggal download aplikasi Sambara di playstore, sudah bisa bayar pajak kendaraan dimana saja. Bawa bukti bayar untuk print out SKPD di layanan samsat terdekat," tutur Ida.

Ia berharap dengan digelarnya opgab secara rutin dan sosialisasi inovasi kemudahan layanan Samsat kepada masyarakat bisa mengurangi jumlah KTMDU yang ada."Dari razia ini sudah bisa mengurangi jumlah KTMDU yang cukup signifikan," ucapnya.

Solihin salah satu pengendara yang terjaring razia menilai pembayaran pajak dilokasi razia sangat cepat dan tidak perlu antri.

"Tidak sampai lima menit, proses pembayaran sudah selesai. Mudah dan cepat," katanya.(wan)

Opgab Samsat Cinere Berikan Efek Jera Kepada Masyarakat


Pancoran Mas, Depok Terkini
Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Provinsi Jawa Barat Wilayah Depok II/Cinere kembali menggelar Operasi Gabungan (Opgab) triwulan II kerjasama dengan Polresta Depok, Denpom serta Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Depok, Selasa (07/07).

Opgab di Jalan Raya Sawangan (eks RM H. Otong), Kecamatan Pancoran Mas, Depok berhasil menjaring ribuan pengendara yang melintas di jalan tersebut.
Kepala Pusat (Kapus)  Pengelolaan Pendapatan Daerah (P3D) Samsat Cinere, Iwan Juanda, menjelaskan Opgab ini bertujuan untuk mengingatkan sekaligus menyadarkan masyarakat khususnya para pemilik kendaraan untuk tertib administrasi kendaraan.

"Tujuan Opgab ini bukan hanya mencari penunggak pajak yang bayar ditempat saja, tetapi memberikan efek jera juga kepada masyarakat untuk tertib pajak," jelas Iwan didampingi Kasubag TU Samsat Cinere, Hari Supada.

Lebih lanjut Iwan menambahkan, selain menjaring para penunggak pajak, dalam Opgab ini juga dilakukan sosialisasi terkait inovasi dan berbagai kemudahan layanan pembayaran pajak kendaraan bermotor yang dilakukan Bapenda Provinsi Jabar. Diantaranya Samsat Keliling (Samling), Samsat Outlet, Samades, e-samsat, t-samsat dan layanan Samsat J,bret.

"Kemudahan pembayaran pajak sudah disiapkan, sekarang tinggal kesadaran masyarakat saja untuk membayar pajak kendaraan," tutur mantan Kapus Samsat Kota Sukabumi itu.

Bahkan, Iwan menegaskan,  saat ini sudah ada layanan Samsat Online Nasional (Samonas). Pembayaran pajak antar provinsi ini jugasudah diterapkan di Samsat Cinere.

" Sudah banyak juga masyarakat yang memiliki kendaraan diluar Jawa Barat, bayar pajaknya di Samsat Cinere," ucapnya.(ndi)

Opgab Samsat Depok Sita 46 SKPD


Pancoran Mas, Depok Terkini
Sedikitnya 46 Surat Ketetapan Pajak Daerah (SKPD) pengendara disita petugas Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Provinsi Jawa Barat Wilayah I/Depok dalam Operasi Gabungan (Opgab) Triwulan Kedua tahun 2019 di area Perumahan GDC, Pancoran Mas, Depok, Selasa (02/07/2019).

Opgab yang dikomandoi Kasi Penerimaan dan Penagihan Samsat Depok, Tavip Supardi melibatkan puluhan anggota Satlantas Polresta Depok, Denpom, dan Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Depok

"46 SKPD terpaksa kami sita lantaran  menunggak pajak kendaraan bermotor. SKPD yang disita ditukar dengan surat pernyataan kesanggupan pengendara untuk membayar tunggakan pajaknya," ujar Tavip saat ditemui dilokasi razia.

Dalam Opgab tersebut, lanjut Tavip, banyak juga penunggak pajak yang  langsung membayar ditempat melalui layanan mobil Samling yang telah disediakan.


"Alhamdulillah, pendapatan dari penunggak pajak yang bayar ditempat mencapai Rp 33, 7 juta" tuturnya.

Dikatakan Tavip, Opgab ini bertujuan menyadarkan masyarakat agar tertib asministrasi kendaraan sekaligus memberikan kemudahan dalam membayar pajak kendaraan bermotor,"Bagi wajib pajak yang akan membayar pajak, bisa memanfaatkan layanan mobil Samling di lokasi razia. Lebih mudah dan cepat. Tidak perlu ke kantor Samsat," katanya.

Hingga saat ini, lanjut Tavip, jumlah Kendaraan yang Tidak Melakukan Daftar Ulang (KTMDU) di wilayah kerja Samsat Depok mengalami penurunan sekitar 7,5 persen yaitu dari 360 ribu kendaraan menjadi 285 ribu kendaraan."Dengan digelarnya opgab secara rutin setiap triwulan,  jumlah KTMDU menurun hingga 7,5 persen," tandasnya.(ndi)

Samsat Cinere Gelar Operasi Gabungan Triwulan Kedua


Pancoran Mas, Depok Terkini
Samsat Cinere kembali menggelar Operasi Gabungan (Opgab) tertib kendaraan bermotor triwulan kedua tingkat Polsek di Jalan Raya Sawangan (eks RM H. Otong), Kelurahan Rangkapan Jaya, Kecamatan Pancoran Maa, Kota Depok, Jawa Barat, Rabu (19/06/2019).

Opgab yang dipimpim Kasi Penerimaan dan Penagihan Samsat Cinere, Rina Parlina digelar selama tiga hari, Rabu-Jum'at (19-21/06/2019) melibatkan enam instansi terkait yaitu anggota Unitlantas dari tiga Polsek (Pancoran Mas, Sawangan dan Limo) Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Depok, Denpom, Badan Keuangan Daerah (BKD) Kota Depok, Jasa Raharja, dan BJB.

"Setiap Operasi gabungan kita selalu melibatkan enam instansi tersebut. Sedangkan target Opgab ini untuk mengurangi jumlah jumlah Kendaraan yang Tidak Melakukan Daftar Ulang (KTMDU), khususnya di wilayah kerja Samsat Cinere," ujar Rina didampingi Kasubag TU, Hari Supada dilokasi razia.

Dengan digelarnya Opgab secara rutin setiap tahun, lanjut Rina, jumlah KTMDU di Samsat Cinere mengalami penurunan dari 39 persen menjadi 30 persen. Sedangkan potensi kendaraan bermotor tercatat di Samsat Cinere sebanyak 400 ribu kendaraan.

"90 persen potensi kendaraan bermotor adalah kendaraan roda dua, sisanya 10 persen kendaraan roda empat," jelasnya.


Rina menambahkan, penurunan jumkah KTMDU tidak hanya dari hasil razia gabungan, tetapi juga dari berbagai upaya dan inovasi yang dilakukan Samsat Cinere. Diantaranya dengan melakukan penelusuran KTMDU kerjasama dengan pihak kecamatan, mengirim surat pemberitahuan pajak khusus kendaraan mewah, inovasi layanan Samsat J'bret yaitu kemudahan pembayaran pajak melalui supermarket dan situs belanja online, serta sosialisasi berbagai program pembayaran pajak seperti T-samsat, dan e-samsat.

"Semua inovasi itu untuk memudahkan masyarakat membayar pajak, sehingga diharapkan jumlah penunggak pajak semakin berkurang" harap Rina.(ndi)

Samsat Cinere Sosialisasikan Layanan Samsat J'bret di Kecamatan Limo


Limo, Depok Terkini
Inovasi layanan Samsat J,bret yang diluncurkan Gubernur Jawa Barat, Ridwan Kamil beberapa waktu lalu gencar disosialisasikan.

Seperti sosialisasi yang dilakukan Samsat Cinere kepada unsur pemerintahan dan masyarakat di wilayah kecamatan Limo, Kota Depok , beberapa waktu lalu.

Sosalisasi yang diprakarsai Kepala Pusat (Kapus) UP3D Bapenda Provinsi Jawa Barat Wilayah Depok II/Cinere, Ade Irwan dihadiri Camat Limo, Zaenudin, Lurah se-kecamatan Limo, Ketua LPM,  para ketua RW dan RT Kelurahan Limo, Kasubag TU Samsat Cinere Hari Supada, Kasi Pendapatan dan Penagihan, Rina Parlina serta perwakilan BJB.

"Sosialisasi ini untuk memperkenalkan inovasi layanan terbaru yaitu Samsat J'bret. Layanan ini lebih cepat dari e-Samsat dan wajib pajak bisa bayar pajak kendaraan bermotor di supermarket terdekat seperti alfamart, dan indomart, atau melaluii aplikasi belanja online seperti tokopedia, dan bukalapak" ujar Ade saat ditemui diruang kerjanya, Senin (27/05).

Namun demikian, kata Ade, bagi masyarakat yang ingin memanfaatkan layanan Samsat J'bret, terlebih dahulu harus mengakses aplikasi Sambara untuk mendapatkan kode bayar. Setelah itu, tunjukkan kode bayar di kasir dan anda akan diberitahu jumlah yang harus dibayarkan. Usai membayar bawa bukti bayar disertai KTP dan STNK asli ke Samsat induk, Samling dan gerai Samsat untuk mendapatkan cetak SKPD dan pengesahan STNK.

" Dengan adanya inovasi ini, masyarakat yang ingin membayar pajak tidak perlu lagi datang ke Samsat. Bisa bayar di supermarket dekat rumah," ucap Ade.(ndi)

Keluarga Besar Samsat Cinere Gelar Buka Puasa Bersama


Cinere, Depok Terkini
Dalam upaya mempererat silaturahmi dan tali kekeluargaan, Samsat Cinere mengadakan buka puasa bersama dengan seluruh keluarga anggota dan pegawai Samsat Cinere.

Selain buka puasa bersama, juga dilakukan pemberian santunan kepada 50 anak yatim di lingkungan Kantor Samsat Cinere.

Menurut Kanit Samsat Cinere,  AKP Joko Sembodo. Kegiatan buka puasa bersama dan pemberian santunan ini merupakan kali kedua sejak dirinya ditugaskan di Samsat Cinere.


" Inti dari kegiatan ini adalah bersyukur sekaligus bersilaturahmi dengan seluruh keluarga anggota. Kegiatan ini kita lakukan secara sederhana tetapi hikmat," kata Joko.

Ditempat yang sama, Kepala Pusat Unit P3D Bapenda Jawa Barat Wilayah Depok II/Cinere, Ade Irwan mengakui bahwa kekeluargaan di lingkungan Samsat Cinere sangat tinggi dan luar biasa.

" Semoga kekeluargaan ini mendapat barokah dari Allah SWT. Saya berharap kebersamaan dan kekeluargaan ini bisa terus dipertahankan," harap Ade.

Hadir dalam buka puasa tersebut Pamin STNK, Pamin TU, Kasi Pepen Rina Parlina, perwakilan Jasa Raharja, perwakilan BJB dan seluruh anggota dan pegawai Samsat Cinere.(ndi)

Samsat Ngabuburit Hadir di GDC


Sukmajaya, Depok Terkini
Dalam upaya memberikan pelayanan maksimal kepada masyarakat, Samsat Depok meluncurkan layanan Samsat ngabuburit yaitu layanan perpanjangan STNK satu tahunan yang dapat dimanfaatkan wajib pajak sambil menunggu waktu berbuka puasa.

Layanan Samsat Ngabuburit ini beroperasi di pertigaan Pospol Perum Grand Depok City (GDC), Kelurahan Tirtajaya, Kecamatan Sukamjajaya, setiap hari Kamis selama bulan puasa (Ramadhan 1440 H) mulai pukul 15.00-17.00 WIB.

"Sambil ngabuburit, wajib pajak bisa membayar pajak kendaraan bermotor pada layanan ini
 Samsat Ngabuburit buka saat bulan puasa saja," ujar Kasi Penerimaan dan Pendapatan Samsat Depok, Tavip Supardi, Selasa (14/05).

Ditambahkan Tavip, layanan Samsat ngabuburit sudah di mulai sejak Kamis 09 Mei 2019 lalu, selanjutnya tanggal 16, dan 23 Mei 2019. Dengan adanya layanan Samsat ngabuburit, kata Tavip, maka layanan samsat night (samsat malam) untuk sementara waktu ditiadakan.

"Layanan Samsat nigth akan dibuka kembali setelah lebaran. Saat ini kita maksimalkan pelayanan kepada masyarakat khususnya menjelang lebaran," ucap Tavip.(ndi)

BJB Buka Kantor Kas Di Samsat Depok


Sukmajaya, Depok Terkini
Pimpinan Bank Jabar Banten (BJB) Cabang Depok, Ade Muhammad secara resmi membuka Kantor Kas BJB yang berada dilingkungan Samsat Depok, Jalan Merdeka, Sukmajaya, Depok, Kamis (02/05/2019).

Peresmian Kantor Kas tersebut dihadiri Kepala Pusat Pengelolaan Pajak Daerah (P3D) wilayah Depok I, Hendra Gunawan, Pamin STNK Iptu Martha, Pamin TU, Ipda Hendri, Kasi Dapen, Tavip Supardi, Kasubag TU Eddy Aries, dan Perwakilan Jasa Raharja, Meta.

Dalam kesempatan itu, Ade Muhammad mengatakan pembukaan kantor kas di Samsat Depok bertujuan memberikan pelayanan lebih baik lagi kepada masyarakat. Sebelumnya, kata Ade, sudah ada payment BJB di Samsat Depok, namun hanya sebatas menerima setoran pajak kendaraan bermotor dan pembukaan rekening baru yang masih harus ke kantor cabang.

" Dengan adanya kantor kas ini, maka pembukaan rekening baru bagi wajib pajak akan lebih cepat dan bisa ditunggu. Selain itu, keberadaan kantor kas juga untuk mendukung sekaligus meningkatkan program Samsat seperti e-Samsat, T-Samsat dan Sambhara," kata Ade usai memotong nasi tumpeng.

Lebih lanjut dikatakan, sarana dan faailitas yang ada di kantor kas Samsat Depok diantaranya mesin ATM, dan layanan perbankan. Layanan lain pun bisa kami terima seperti pengajuan kredit dan informasi perbankan. Semua sudah siap, dan akan beroperasi pada 15 Mei 2019," ungkapnya.

Kepala P3D Bapenda Provinsi Jabar Wilayah Depok I, Hendra Gunawan menyambut baik dibukanya kantor kas BJB di Samsat Depok. Menurutnya ini merupakan babak baru pelayanan, terutama untuk operasional Pelayanan di kantor Samsat Depok.


"Berdirinya kantor Samsat ini berkat kerjasama dan dukungan dari BJB. Pembukaan kantor kas ini menunjukkan komitmen peningkatan pelayanan kepada masyarakat khususnya dalam pembayaran pajak kendaraan bermotor," kata Hendra.

Dikatakannya kehadiran kantor kas akan banyak membantu akses masyarakat dalam membayar pajak kendaraan bermotor khususnya pembayaran melalui program layanan Samsat J,bret, e-Samsat dan T-Samsat.

"Hasil evaluasi program T-Samsat di Samsat Depok masuk lima besar di Jawa Barat. Semoga dengan adanya kantor kas BJB bisa lebih meningkat dan menjadi nomor satu di Jabar," harap Hendra.(ndi)