Showing posts with label panmas. Show all posts
Showing posts with label panmas. Show all posts

Zamzam Santuni Ratusan Anak Yatim dan Serahkan Fasilitas Posyandu

Pancoran Mas, Depok Terkini

Sedikitnya 100 anak yatim dari 11 kecamatan di Kota Depok mendapat santunan dari Apartemen Grand Zamzam Towers di Jalan Margonda Raya, Kelurahan Depok, Kecamatan Pancoran Mas, Depok, Minggu (18/12/2016).

Selain santunan, pihak zamzan juga menyerahkan fasilitas umum berupa sarana Posyandu Kutilang untuk warga di lingkungan RW 11, Kelurahan Depok.

Hadir dalam pemberian santunan tersebut Wakil Walikota Depok, Pradi Supriatna, Chief Executif Officer Grand Zamzam Towers, Beny Witjaksono.

"Santunan ini dalam rangka memperingati Maulid nabi dan merayakan hari raya anak yatim. Misi kita dalam perusahaan selalu mengedepankan nilai agama dengan saling berbagi. Dengan saling berbagi kita akan merasa nyaman,"jelas Beny Witjaksono.

Ia menambahkan kegiatan sosial seperti ini akan terus dilakukan secara rutin, bahkan kedepan direncanakan akan membuat Panti asuhan bersifat temporer."Kita juga ingin punya pesantren, untuk mewujudkan itu semua kita butuh doa dari anak yatim. Semuanya demi kelancaran kita dalam berusaha dan bekerja,"ungkapnya.(dms)

Satpol PP Tertibkan Puluhan Bangli Di Kali Licin

Pancoran Mas, Depok Terkini

Sedikitnya 150 petugas gabungan terdiri Satpol PP, TNI, Polri, dan Satgas Bimasda menertibkan puluhan bangunan liar yang berada di sepanjang Kali Licin Jalan Pitara Raya, Kelurahan Pancoran Mas, Kecamatan Pancoran Mas, Depok, Kamis (8/12).

Menurt Kabid trantib Dinas Satpol PP Kota Depok, Welman Naipospos. Sedikitnya 30 bangli mulai dari Perum Point mas hingga jembatan Serong terpaksa dibongkar lantaran telah melanggar peraturan daerah (Perda) tentang garis sepadan sungai.

"Sebelum dibongkar kita sudah layangkan Surat Peringatan 1 hingga SP 4 agar membongkar sendiri. Alhamdulillah dari 30 lebih bangli sebagian sudah dibongkar sendiri oleh pemiliknya. Kita tinggal bongkar sisanya,"tegas Welman saat ditemui dilokasi penertiban bangli.

Dikatakannya, penertiban berlangsung aman dan lancar karena para pemilik bangli atau PKL sadar dan mau menerima surat peringatan."Kita berharap setelah dibongkar ada pengawasan dari dinas terkait, sehingga tidak ada lagi lapak liar disini. lahan ini bisa difungsikan dinas terkait, silahkan saja,"ungkap Welman.

kedepan, Welman berencana melakukan penertiban lanjutan mulai dari jembatan Serong hingga mengarah ke Citayam."Termasuk penertiban PKL di bawah kolong fly over ARH. Kita sudah layangkan SP-1,"tandas Welman.(ndi)

Pradi Ambisi Depok Bisa Miliki Stadion Olahraga Layak

Pancoran Mas, Depok Terkini

Wakil Walikota Depok Pradi Supriatna sangat berambisi Kota Depok bisa memiliki stadion olahraga yang layak bagi atlit dalam berprestasi.

"Saat ini kami terus berupaya menyiapkan infrastruktur sarana dan prasarana olahraga yang layak untuk pembinaan atlit olahraga di Kota Depok,"tegas Pradi disela pembukaan Kompetisi Divisi I Asosiasi Kota Persatuan Sepak Bola Seluruh Indonesia (PSSI) Depok di stadion Merpati, Kelurahan Depok Jaya, Kecamatan Pancoran Mas, Depok, Minggu (4/12).

Menurut Pria yang hobi sepakbola itu, pengadaan stadion olahraga tidak hanya diperuntukkan olahraga sepakbola saja, tetapi untuk semua jenis olahraga.  Pemkot sedang pikirkan  sarana dan prasarana yang representatif untuk pembinaan dan kegiatan olahraga.

Diakui Pradi sarana stadion olahraga yang ada di Kota Depok tidak layak untuk
pertandingan tingkat nasional maupun internasional.  Karena itu, Pemkot sedang mencari lahan dan
melakukan koordinasi dengan pemerintah pusat serta provinsi untuk memiliki stadion layak, namun
tidak keluar dari aturan yang ada,

"Contohnya di Jalan Juanda ada lahan pemerintah pusat yang diharapkan bisa dimanfaatkan untuk stadion."Kami coba komunikasi dengan pemerintah pusat apakah bisa tempat itu bisa dijadikan stadion nasional maupun internasional seperti stadion di Bekasi dan Pakansari di Bogor,"jelasnya

Pradi berharap berbagai upaya yang dilakukan harus pula diiringi dengan prestasi atlit olahraga
dalam membangun kemampuan. Menurutnya, dalam pembinaan atlit ada dua konsep, yaitu pembinaa amatir dan profesional. Pembinaan amatir bisa menggunakan bantuan dana dari pemerintah kota dan dikelola lewat koni, serta mengadakan kompetisi setiap tahun.

Sedangkan pembinaan atlit profesional, lanjut Pradi dibutuhkan sarana dan prasarana pendukung, sehingga ketika pembinaan yang dilakukan sudah maksimal tidak ada kendala untuk sarananya."Saat ini kita belum siap sarana dan prasarananya. Sehingga banyak atlit profesional didikan kita diambil daerah lain. Ini sangat disayangkan,"tutupnya.(dms)

Walikota Resmikan Taman Lembah Mawar

Pancoran Mas, Depok Terkini

Walikota Depok Mohammad Idris, Kamis (1/12/2016) pagi meresmikan Taman Lembah Mawar di Jalan Mawar, Perumnas Depok 1, Kelurahan Depok Jaya, Kecamatan Pancoran Mas, Depok.

"Kota Depok saat ini menjadi kota sasaran atau pun tempat tinggal. Depok menjadi 10 kota
percontohan, artinya Depok di pandang pemerintah pusat sebagai kota pontesial," Ujar Walikota.

Menurut Idris, semangat dari pemerintah dalam mewujudkan taman ini harus di imbangi dengan
semangat partisipasi dan kontribusi masyarakat untuk menjaga memelihara taman seluas 1,4 hektar
ini.

"Kami berharap masyarakat dapat menjaga dan memelihara taman ini dengan sebaik-baiknya. Kita
jangan mengandalkan pemeliharaan taman dari pemerintah saja, taman ini harus menjadi perhatian
kita semua,"tegas Idris.

Pembangunan Taman Lembah Mawar seluas 1,4 hektar itu dikerjakan oleh PT Uber Karya, dan mendapat dukungan dari warga sekitar. Rencananya kedepan, Pemerintah Kota Depok juga akan mengajukan permohonan kepada pemerintah pusat untuk pembangunan Taman Lembah Leli.

"Ini masih wacana, namun tetap kita ajukan permohonan ke pusat," tandas Walikota.

Sementara itu, Putri, warga kelurahan Depok Jaya saat berkunjung ke Taman Lembah Mawar mengakui bahwa taman lembah mawar sangat bagus sekal dan berbeda dengan taman-taman lain."Di taman ini ada fasilitas olahraganya juga,” tutup mahasiswa Universitas Pamulang itu.(dms)

Peserta MTQ Jangan Curang

Rangkapan Jaya, Depok Terkini

Walikota Depok Mohammad Idris membuka Musabaqoh Tilawatil Quran (MTQ) Ke-XVII tingkat Kota Depok tahun 2016 di lapangan PSP, Kelurahan Rangkapan Jaya, Kecamatan Pancoran Mas, Depok, Senin (7/11).

Sebelum pembukaan, diawali terlebih dahulu dengan pawai ta'arub kontingen dari 11 kecamatan. Puluhan ribu kontingen ikut serta memeriahkan pawai dengan berbagai kreasi dan seni tersendiri.
Ketua LPTQ Kota Depok Herman Hidayat mengatakan, MTQ diikuti sebanyak 400 peserta dari 11 Kecamatan itu dan digelar selama tiga hari mulai 7-8 November 2016. MTQ memperlombakan 20 cabang pertandingan dilaksanakan di tujuh mimbar.


Adapun cabang yang dilombakan, kata Herman, diantaranya tilawah, tafizh quran, tafsir al-quran, dan menulis makalah al- quran serta Pawai ta'aruf.

"MTQ ini bertujuan meningkatkan minat baca, pemahaman dan pengamalan al-quran bagi warga Depok, sekaligus menggali bakat dan potensi dalam pemahaman al-quran dan mengembangkan syiar Islam,"ujar Herman.

Sementara itu, Walikota Depok Mohammad Idris mengajak kepada warga Depok untuk terus meningkatkan pemahaman dan pengamalan al-quran.

"Kepada para ulama kami juga mengajak untuk memberikan pemahaman keagamaan kepada masyarakt,"pinta Idris.

Dalam kesempatan itu, Walikota juga meminta agar peserta MTQ tidak berbuat curang dengan menggunakan peserta cabutan."Jika ada peserta MTQ cabutan akan berikan sanksi berupa diskualifikasi untuk kategori yang diikutinya. Selain itu camatnya harus bertanggung jawab,"tegas Idris.

Wakil Walikota Depok Pradi Supriatna menambahkan sejak awal pendaftaran MTQ, para peserta wajib menggunakan e-KTP dan Kartu Keluarga."Kalau persyaratan itu tidak terpenuhi ya tidak bisa ikut,"ungkap Pradi.(ndi)

Ardanih Ajak Kepsek dan Guru Bangun Kebersamaan

Pancoran Mas, Depok Terkini

Kepala Unit Pelaksana Teknis (UPT) Dinas Pendidikan Kecamatan Pancoran Mas, Ardanih S.pd mengajak para Kepala Sekolah dan guru Sekolah Dasar Negeri (SDN) di wilayah Kecamatan Pancoran Mas membangun kebersamaan.

Hal itu dikatakan Ardanih saat ditemui Depok Terkini.com di ruang kerjanya, Selasa (1/11).
 "Program pertama saya mengajak membangun kebersamaan baik secara internal, kepada para kepala sekolah dan guru,"ujar Ardanih

Menurutnya, sejak dirinya menjabat sebagai kepala UPT Pendidikan Pancoran Mas pada September 2016 lalu, banyak ditemui berbagai permasalahan yang harus dibenahi dan di satukan kembali. Ia menilai para Kepala sekolah dan guru banyak yang tidak bersatu sehingga berdampak pada mutu pendidikan dan menurunnya prestasi sekolah.

"Pembinaan saya lakukan dengan menjalin komunikasi dengan seluruh kepala sekolah dan guru. Semuanya bebas berkomunikasi dengan saya, tidak ada batasan."jelasnya.

Ardanih mengaku sangat terbuka dan mempersilahkan para kepala sekolah dan guru untuk berkomunikasi dengan dirinya. Saat ini, komunikasi telah berjalan rutin dalam rapat yang digelar seminggu sekali, sedangkan untuk turun ke sekolah siatnya situasional.

“Rapat kita gelar seminggu sekali, selain sebagai ajang silaturahmi. Juga untuk mengetahui keadaan yang sebenarnya di lapangan. Terpenting pembinaan kali ini adalah kebersamaan dan komunikasi dengan harapan tercipta suasana yang kondusif, sehingga berdampak  pada prestasi siswa baik dibidang edukasi, seni, dan olahraga," harapnya.

Mantan Ka UPT Pendidikan kecamantan Cimanggis itu juga menyayangkan tidak bersatunya para kepala sekolah dan guru yang mengakibatkan prestasi siswa dan sekolah menurun. Ia mencontohkan pada ajang O2SN lalu tidak ada satu sekolah pun dari kecamatan Pancoran Mas yang masuk ke O2SN tingkat Provinsi."Saya targetkan seteleh terjalin kebersamaan, ajang O2SN tahun depan bisa masuk ke tingkat provinsi,"tegas Ardanih.(wan)

Muscab PPP Depok Segera Digelar

Pancoran Mas, Depok Terkini

Panitia OC Musyawarah Cabang (Muscab) Partai Persatuan Pembangunan (PPP) Kota Depok memastikan bahwa pelaksanaan Muscab ke III PPP Kota Depok akan diselenggarakan di Pondok Pesantren Al-Karimiyah, Sawangan.

“Keputusan Rapimwil yang tadinya di Bekasi namun ada permintaan dari Majelis Syariah, KH Ahmad Damanhuri dan teman-teman DPC menginginkan agar pelaksanaan Muscab digelar di Depok tepatnya di Pondok Pesantren Al-Karimiyah Sawangan,” ujar H Hasanuddin Sandi, Ketua OC Muscab ke III DPC PPP Kota Depok, Rabu (26/10).

Ia menambahkan, Muscab ke III PPP Depok dilaksanakan pada Sabtu (29/10) dan pembukaannya dimulai pukul 16.00 WIB. Rencananya, kegiatan Muscab itu akan dibuka langsung oleh Ketua DPW PPP Provinsi Jawa Barat, Ade Munawaroh.

“Selain dari DPW juga nanti ada dari DPP, dari DPP biasanya katua umum yakni Romahurmuzy, namun kami belum dapat konfirmasi apakah beliau hadir atau tidak karena berbarengan dengan Bekasi, yang jelas dari DPP pasti akan datang apakah itu sekjen atau wakil ketua,” paparnya.

Lebih lanjut ia mengatakan, bahwa persiapan teknis sudah nyaris selesai. Pihaknya juga terus berkoordinasi dengan ketua SC terkait tata tertib dan materi lainnya. Dikatakannya, tata tertib merujuk pada juklak dan juknis yang telah dibuat oleh DPP.

Setelah dilakukan pembukaan, kata dia, nantinya akan dilanjutkan dengan sidang pleno satu hingga lima. Jika tidak memenuhi sampai lima, namun kata dia paling tidak sampai tiga kali sidang pleno harus terpenuhi.

“Pertama membahas tata tertib, kedua sidang komisi dan yang ketiga pemilihan formatur. Saat ini tidak lagi memilih orang namun memilih formatur, nanti formatur lah yang bekerja untuk melaksanakan tugas memilih kepengurusan lengkap bersama PAC, DPC, DPW, DPP dan majelis syariah,” ungkapnya.

Sementara itu, Ketua SC Muscab ke III DPC PPP Kota Depok, Rihadi BS mengatakan bahwa yang memilih formatur yakni ketua dan sekretaris pimpinan anak cabang (PAC) ditambah dari badan otonom.

“Tugas formatur adalah untuk menyusun kepengurusan lengkap dari majelis syariah, majelis pakar, majelis pertimbangan dan pengurus harian. Duduk sebagai formatur adalah Ibu Hj Qonita, itu sudah disepakati,” tandasnya.

Adapun yang menentukan wakil ketua dan sekretaris, kata dia, nantinya akan ditentukan oleh hasil rapat formatur. Dikatakannya, Muscab ke III PPP diyakininya akan selesai dalam satu hari. Rihadi merasa bersyukur hingga saat ini persiapan berjalan lancar.

“Peserta yang nanti hadir meliputi pengurus harian cabang ditambah dengan majelis-majelis. Selain itu juga nantinya akan ada peninjau bisa dari anggota dewan atau pengurus ranting serta ketua dan sekretaris PAC,” terangnya.

Ratusan massa PPP dari masing-masing PAC diperkirakan hadir untuk memeriahkan Muscab ke III PPP Kota Depok. (rt)

Walikota Imbau Warga Siarkan Pergantian Tahun Baru Islam

Pancoran Mas | Depok Terkini 

Ratusan warga Kelurahan Mampang, Kecamatan Pancoran Mas, Depok bersuka ria merayakan tahun baru Islam 1438 Hijriah. Mereka berkeliling melakukan pawai obor dan akhirnya berkumpul di lapangan guna menyaksikan festival Qosidah dan dzikir bersama dalam acara Geyar Muharram 1438 H.

Gebyar Muharram yang digelar di lapangan Godam, kelurahan Mampang dihadiri Walikota Depok Mohammad Idris, Camat Pancoran Mas Utang Wardaya, Lurah Mampang Abdul Khoir, Ketua LPM Sugandi, Babinsa, Bimaspol, tokoh masyarakat, tokoh agama, Ormas, pengurus PKK, Karang Taruna, dan pengurus RW se-kelurahan Mampang.

Walikota Depok Mohammad Idris dalam kesempatan tersebut menganjurkan kepada seluruh masyarakat Depok untuk mensiarkan pergantian tahun baru Islam secara bersama.

" Pemerintah kota telah menganjurkan agar setiap Lurah mensiarkan pergantian tahun baru Islam di masing-masing wilayahnya. Karena itu, Warga harus tetap menjaga kekhusuan dan tidak mengganggu ketertiban umum. Saya telah himbau dilaksanakan di setiap kelurahan saja. Sedangkan perayaan di tingkat kota, akan digelar pada 21 Oktober 2016 di lapangan kelurahan Limo,"ujar Idris.

Menurut Walikota, bulan Muharram merupakan salah satu bulan yang dihormati, dan Allah SWT mengharamkan segala bentuk kegiatan pertumpahan darah, harus ada perdamaian dan tidak ada konflik.

"Alhamdulillah hampir setiap kelurahan di Depok memeriahkan pergantian tahun baru Islam ini. Terima kasih untuk Lurah Mampang dan para ustad yang telah membimbing warganya untuk selalu berada di garis norma agama,"jelas Idris.

Ditempat yang sama, Lurah Mampang Abdul Khoir menjelaskan kegiatan Gebyar Ramadhan ini bertujuan mensiarkan agama Islam dengan momentum 1 Muharram 1438 H.

"Biasanya kegiatan seperti ini dilakukan di masing-masing RW, jadi sekarang kita gabungkan, dan alhamdulillah sambutan masyarakat cukup antusias dalam gebyar muharram ini,"ungkap Abdul.

Menurutnya, kegiatan ini merupakan kali pertama dan direncanakan dibuat rutin pada tahun berikutnya dan bisa lebih meriah lagi."Diperkirakan warga yang hadir sekitar 750 orang. Termasuk tokoh masyarakat dan agama, alhamdulillah semua mengapresiasi kegiatan ini,"tandas Abdul Khoir.(ndi)

Dishub Urai Kemacetan di Depan Pintu Gerbang GDC

Pancoran Mas | Depok Terkini

Betonisasi di sejumlah ruas jalan di Kota Depok berdampak pada terjadinya kemacetan arus lalu lintas. Seperti dampak dari betonisasi Jalan Tole Iskandar menimbulkan kemacetan di ruas jalan depan gerbang perum Grand Depok City (GDC) di Jalan Kartini, Pancoran Mas, Depok.

Sebanyak satu regu personil Dinas Perhubungan Kota Depok diterjunkan guna membantu mengurai kemacetan yang terjadi ditanjakan gerbang GDC mengarah Jalan kartini.

"Kami siapkan satu regu atau sebanyak delapan personil untuk mengatasi kemacetan di gerbang GDC. Personil sudah siaga sejak pukul 05.45 WIB,"tegas Kepala Bidang Pengendalian dan Operasional Dinas Perhubungan Kota Depok, Sariyo Sabani saat ditemui di depan gerbang GDC, Kamis (29/9).

Menurut Sariyo, kemacetan terjadi karena adanya pengalihan arus kendaraan dari Jalan Tole Iskandar menuju Jalan Margonda."Volume kendaraan di tanjakan GDC mulai padat saat jam sibuk pukul 06.00 WIB. Khususnya kendaraan yang mengarah ke jalan Margonda,"ungkapnya.

Arus lalu lintas yang mengarah ke Jalan Kartini juga tersendat di pertigaan Stasiun Depok lama dan pertigaan jalan Pemuda. Namun demikian, kata Sariyo, kemacetan sudah bisa terurai sekira pukul 08.30 WIB,"Macet hanya jam sibuk saja sekitar dua jam, setelah itu arus lalu lintas lancar kembali,"tuturnya.

Karena itu, Sariyo berharap personilnya bersabar dalam mengatasi kemacetan tersebut dan kepada para pengendara agar selalu tertib dalam berlalu lintas."Kita ingin melayani masyarakat yang  bekerja hingga sampai tujuan. Tertiblah dalam berlalu lintas dan jaga keselamatan," pungkasnya.(ndi)

Walikota Kunjungi Keluarga Korban JPO Roboh Pasar Minggu

Pancoran Mas  | Depok Terkini

Wali Kota Depok Mohammad Idris mengunjungi keluarga korban Jembatan Penyebrangan Orang (JPO) roboh di Pasar Minggu, yaitu Almarhum Lilis Lestari Pancawati di Jalan Sonokeling II, Sukmajaya, dan keluarga alhmarhum Sri Hartati di Jalan Nyamuk, RT03/06, Kelurahan Pancoran Mas, Depok, Senin (26/9).

Walikota didampingi Kasubag Sosial Sekda Depok Marjaya, Camat, dan Lurah menyatakan turut berduka cita sekaligus memberikan bantuan uang duka kepada kedua keluarga korban.

Walikota juga menjanjikan akan berupaya mencari peluang sekolah negeri bagi anak korban yaitu anak sulung almarhumah Lilis Lestari Pancawati, yang masih duduk di bangku SMP swasta kelas X.

“Saat ini anak-anak akan diurusi neneknya. Karena orangtuanya sudah meninggal jadi yatim piatu. Anaknya inginnya masuk SMP negeri,” kata kakak korban, Endang.

Wali Kota Depok Mohammad Idris mengatakan akan diupayakan Dinas Pendidikan ada bangku kosong atau tidak. Inginnya di SMPN 3 Depok nanti kita lihat, kami upayakan masuk negeri.
Namun Idris menegaskan jika memang tidak ada peluang untuk masuk sekolah negeri, maka Pemerintah Kota Depok tetap akan menanggung biaya sekolah swasta anak korban di MTs Al Kautsar, Depok. Ia meminta keluarga korban ikhlas atas seluruh musibah tersebut.

“Ini kan spesial maka akan ditanggung biaya pendidikannya jika tidak ada bangku masuk negeri, maka akan ditanggung biayanya di sekolah swasta. Untuk keluarga ini adalah musibah, jangan keterusan berduka, banyak contoh pemimpin ditinggal orangtuanya bisa lebih sukses,” jelas Idris.

Dengan kejadian ini, kata Idris menjadi menjadi pelajaran bagi setiap pemerintah daerah untuk lebih teliti lagi mengecek sarana umum apalagi saat sedang musim hujan dan angin kencang. Salah satunya mewaspadai peristiwa pohon tumbang.  

“Ada tiga warga Depok yang jadi korban JPO roboh, ini jadi pelajaran bagi kami. Pada fasilitas publik harus dikroscek. Billboard juga jangan sampai menimpa warga,” tandasnya.(ndi)

Kakan Kesbangpol Jadi Pembina Upacara di SDN Anyelir 2

Pancoran Mas | Depok Terkini

Kepala Kantor (Kakan) Kesatuan Bangsa dan Politik Kota Depok, Dadang Wihana menjadi pembina upacara di Sekolah Dasar Negeri (SDN) Anyelir 2, di wilayah Kelurahan Depok Jaya, Kecamatan Pancoran Mas, Depok, Senin (26/9).

Kehadiran Kakan Kesbangpol dalam upacara bendera merupakan tugas perdana yang disambut meriah ratusan siswa, para guru dan Kepala Sekolah.

Dalam sambutannya, Dadang Wihana mengingatkan kepada para siswa untuk tidak terpengaruh terhadap perkembangan teknologi, seperti akses internet yang semakin memanjakan manusia.

" Saat ini banyak siswa memiliki handphone dan bisa melihat perkembangan dunia melalui media internet.  Tentu saja pengaruhnya terhadap siswa semakin melebar. Karena itu, saya imbau para siswa tidak terpengaruh dan harus kuatkan hati serta tetap bertekad bahwa di dadaku ada merah putih dan tetap cinta terhadap tanah air. Jangan sampai kalian dipengaruhi oleh orang-orang yang tidak bertanggung jawab,"tegas Dadang.

Selain itu, Dadang juga mengimbau kepada para siswa agar bisa menanamkan mental juara dalam diri masing-masing. Artinya setiap siswa punya kesempatan untuk menjadi juara dan memiliki mental sportif. Selanjutnya siswa juga harus memiliki harapan dan target untuk masa depan,

"Catat cita-cita kalian dari sekarang, jangan sampai terlambat,"ungkapnya.

Terakhir, Kakan mengimbau agar siswa memiliki rasa kepedulian terhadap sesama manusia dengan gerakan koin peduli untuk beramal.

"Kumpulkan koin uang yang berceceran dirumah dan masukkan dalam kotak amal di sekolah. Selanjutnya gunakan uang itu untuk membantu kegiatan sosial. Dengan uang itu kalian bisa bantu teman-teman yang sakit atau membantu pembangunan musholla,"tuturnya.

Kepala Sekolah SDN Anyelir 2, Abdul Mutholib mengapresiasi atas kehadiran Kakan Kesbangpol ke sekolahnya. Para siswa mendapat materi wawasan kebangsaan terkait cinta tanah air dan bela negara.

"Kita apresiasi, apa yang disampaikan sangat bersinergi dengan yang di cita-citakan SDN Anyelir 2,"tandasnya.(ndi)

BNN Datangi Kampung Pitara

Pancoran Mas | Depok Terkini

Badan Narkotika Nasional (BNN) Kota Depok menyambangi Kampung Pitara RT 002/016 Kelurahan Pancoranmas, Depok, pasca penggerebekan yang dilakukan oleh Tim Jaguar Polresta Depok. Kampung tersebut dicurigai menjadi sarang narkoba yang berkedok lokasi rehabilitasi narkoba.

BNN menilai lokasi rehabilitasi tidak boleh didirikan oleh perorangan tetapi harus berbadan hukum. Apalagi lokasi tersebut berada di tengah pemukiman.

“Syarat pendirian rehabilitasi tentu harus tempat khusus. Izinnya berbadan hukum. Harus lengkap persyaratannya panjang, tidak bisa di tengah pemukiman seperti ini apalagi harus dikelola oleh pihak yang ahli di bidang medis. Bukan perorangan,” tegas Kepala BNNK Depok Muhammad Syaefudin Zuhri di lokasi, Selasa (20/9).

Saat menyambangi lokasi, Zuhri menemui pengurus aparat RT RW setempat. Zuhri menanyakan kepedulian warga terkait adanya rehabilitasi ilegal tersebut. Menurutnya pihaknya akan berkoordinasi dengan instansi terkait seperti Dinas Kesehatan dan kepolisian.

“Hal itu terkait dengan perolehan pengadaan jarum suntik yang dimiliki di lingkungan tersebut. Selain itu adanya obat – obatan yang dikonsumsi. Kami akan berkoordinasi,” tegasnya.

Zuhri menyesalkan sikap warga yang tidak segera melapor terkait adanya lokasi tersebut yang diduga sudah berlangsung selama satu tahun. Ia berharap warga lebih peka dengan yang terjadi di lingkungan mereka.

“Mengapa kok ada jarum sunti, apalagi berpotensi penularan HIV AIDS kok enggak segera melapor kepada kami. Sampai harus digerebek dulu oleh polisi. Ini yang kami sesalkan. Apalagi ada keresahan warga,” tegasnya.(ris)

Penderita Diabetes di Kota Depok Meningkat Hingga 15 Persen

Pancoran Mas | Depok Terkini

Penderita Diabetes militus di Kota Depok meningkat hingga mencapai 15 persen dari jumlah penduduknya. Hal itu diungkapkan dr. Diah Herawati dalam seminar Diabetes yang digelar Persadia Kota Depok di aula Rumah Sakit Hermina, Pancoran Mas, Depok, Sabtu (17/9).

"Kota Depok menduduki rangking kedua di Indonesia setelah Maluku Utara.  15 persen jumlah penduduk Depok menderita diabetes militus," ujar dr Diah yang juga sebagai dokter spesialis syaraf.

Seminar yang bertemakan "Diabetes Militus dan asupan gizi serta gaya hidup" dihadiri Walikota Depok Mohammad Idris beserta Ketua Tim Penggerak PKK Kota Depok, Elly Farida.

Lebih lanjut, Diah menjelaskan bahwa secara statistik penderita diabetes militus di Indonesia meningkat dan berada di urutan ke-empat terbesar di Asia serta urutan ke tujuh dunia.

Menurutnya, diabetes dengan komplikasi menjadi salah satu penyebab kematian tertinggi di dunia. Komplikasi berat diabetes diantaranya penyakit ginjal, stroke, serangan jantung, dan retinopati.

"Diabetes merupakan penyakit yang tidak dapat sembuh total, membutuhkan perawatan yang lama dan mahal,"katanya.

Menanggapi itu, Walikota Depok Mohammad Idris menjelaskan meningkatnya penderita diabetes disebabkan salah satunya banyaknya warga dari DKI Jakarta yang pensiun dan pindah ke Depok. Hingga akhirnya jumlah penderita diabetes bertambah dan ini menjadi persoalan di Kota Depok."

Memang ada informasi penderita diabetes di Depok meningkat. Tetapi kami belum melakukan penelitian secara konkrit jumlah pasti penderita diabetes itu ada dimana saja. Jadi jangan sekedar survei saja, harus ada by name by adress, jadi kita bisa lakukan pembinaan,"jelas Idris.

Idris menegaskan untuk pembinaan bisa dilakukan di Puskesmas terdekat. Saat ini layanan puskesmas di Depok sudah mencapai 10 hingga 24 jam, bahkan sudah direncanakan adanya program rawat inap."Puskesmas kita sudah BLUD, jadi bisa merujuk langsung ke Rumah sakit terdekat,"ungkapnya.

Sedangkan anggaran biaya khusus untuk penderita diabetes, lanjut Idris memang belum ada. Namun secara keseluruhan pemerintah kota Depok telah mencapai target anggaran kesehatan yang ditetapkan nasional yaitu sebesar 12 persen."Anggaran kesehatan ini orientasinya untuk kesehjateraan masyarakat,"tandas Idris.(ndi)


Pradi Imbau Pelajar Hentikan Aksi Corat-Coret Tembok

Pancoran Mas | Depok Terkini

Wakil Walikota Depok Pradi Supriatna merasa kesal dengan aksi corat coret yang ditemui di jembatan penyebrangan orang (JPO), dan tembok tembok di sejumlah wilayah di Kota Depok.

Padahal Pemerintah Kota Depok sedang gencar-gencarnya menata lingkungan kota, keindahan dan kenyamanan fasilitas publik.

"Saya akan mengajak pelajar di Kota Depok untuk bersama-sama membersihkan coretan-coretan yang ada di JPO dan tembok-tembok,"tegas Pradi saat berolahraga bersama ASN di GOR Ratujaya, Jum'at (16/9).

Pradi menyatakan akan menyiapkan semua peralatan untuk membersihkan coretan tersebut, termasuk untuk pengecatan ulang.

" Gerakan ini sebagai upaya untuk mewujudkan lingkungan yang bersih, indah, dan nyaman. Sebagai sahabat lingkungan, kita tidak boleh mencoret-coret tembok,” himbau Wakil Walikota.

Pradi menambahkan, gerakan membersihkan tembok sebagai upaya untuk menanamkan semangat kebersihan kepada para pelajar. “Semoga gerakan ini dapat menumbuhkan kesadaran masyarakat untuk tidak mencoret-coret disembarang tempat, terutama fasilitas publik,” harapnya.(ndi)

Sekolah Berbasis Keminatan Harus Dikembangkan

Pancoran Mas | Depok Terkini

Wali Kota Depok Mohammad Idris mengapresiasi SMPN 19 yang menerapkan pendidikan berbasis peminatan dalam kurikulum. Menurutnya, ini adalah cara yang tepat untuk memaksimalkan potensi anak. Dengan begitu, anak-anak akan merasa nyaman karena tersalurkan bakat dan minatnya yang tentunya akan meningkatkan performa belajar mereka.

“Sangat bagus untuk menunjang potensi anak, karena tiap anak pasti memiliki potensi yang berbeda. Sekolah berbasis peminatan harus dikembangkan dan ditingkatkan,"ujar Idris saat menghadiri Hari Ulang Tahun SMPN 19 dan Pentas Kreatifitas Siswa, Selasa (13/9).

Dikatakannya, berbagai prestasi telah dicapai SMPN 19, ini semua berkat upaya dan kerja keras para guru."Betapa pun canggihnya infrastruktur namun kesuksesan tetap berada ditangan pendidiknya. Karena para siswa harus tekun belajar dan taati aturan,"pinta Walikota.

Idris juga memberikan motivasi kepada para siswa yang hadir.“Di masa depan merupakan tulang punggung bangsa, jadi persiapkan diri kalian mulai dari sekarang. Di sini saya melihat calon calon menteri sedang berdiri di depan saya,” kata Wali Kota.

Ia juga mengatakan, bahwa anak-anak muda di Depok harus bisa memiliki kredibilitas yang mumpuni, khususnya di zaman yang modern ini. Saat ini merupakan zaman yang sudah memasuki era teknologi, diharapkan pada anak muda mampu menyesuaikan diri dan juga memiliki prestasi yang baik, serta menggunakan teknologi dengan positif.

Kepala Dinas Pendidikan Kota Depok, Thamrin mengatakan, walaupun usia SMPN 13 baru tiga tahun, namun prestasinya sudah luar biasa."Mudah-mudahan tetap instropeksi , dan kedepan lebih baik lagi,"harap Thamrin.

Sementara itu, Kepala Sekolah SMPN 19 Depok, Muawanah menegaskan dirinya bersama para guru memiliki semangat juang untuk terus meningkatkan kualitas pendidikan. Berbagai prestasi telah diraih, diantaranya sebagai sekolah adiwiyata nasional, sekolah berbasis IT, peserta Jambore Nasional, dan tiga tahun berturut-turut menjadi finalis theatre di TIM, serta memiliki siswa inklusi.(ndi)

Idris Tinjau Lokasi Kebakaran di Kampung Lio

Pancoran Mas | Depok Terkini

Walikota Depok, Mohammad Idris meninjau lokasi kebakaran di Kampung Lio, Kelurahan Depok, Kecamatan Pancoran Mas, Depok, Rabu (10/8).

Walikota didampingi Kepala Dinas Tenaga Kerja dan sosial (Disnakersos), Asisten pembangunan, Asisten ekonomi, Kadistarkim, Camat dan lurah menjumpai warga korban kebakaran di tenda penampungan sekaligus mengecek ketersediaan makanan di dapur umum.

Usai meninjau seluruh lokasi kebakaran, Walikota kepada wartawan mengatakan, lokasi kebakaran memang dikenal sebagai daerah yanag perlu ditata dari berbagai hal, diantaranya penataaan kependudukan dan kepemilikan bangunan, termasuk penataan wilayah kumuh,

"Kedepan harus kita selesaikan secara konprehensif. Kita akan lakukan penataan lokasi sesuai aturan perundangan birokrasi,"ujar Idris didampingi Kadisnakersos Diah Sadiah.

Menurut Walikota, bantuan yang diberikan berasal dari dana ABPD melalui pos biaya tidak terduga(darurat)."Dengan penanganan yang sifatnya darurat ini, warga bisa terbantu untuk makanan, tempattinggal sementara di tenda, penggunaan air bersih dan kesehatan. Itu yang kita siapkan secara darurat,"jelas Idris.

Walikota juga meminta dinas terkait, Camat, lurah hingga RT melakukan pendataan secara akurat kepada warga korban kebakaran."Mungkin KTP mereka sudah hilang terbakar, jadi harus di data ulang melalui arsip di RT RW. Siapapun mereka harus terdata darimana asalnya. Kalau datanya sudah jelas, baru kita akan lakukan tindakan seperti apa,"jelas Idris.

Intinya, tegas Idris, kita bantu dulu untuk meringankan beban dan traumatik serta menjaga
kesehatan mereka.

"Logistik selalu standby dan sudah siap disalurkan. Beberapa penyakit juga sudah diantisipasi seperti sesak nafas akibat asap. Obat-obatan telah disediakan termasuk air bersih
untuk kebutuhan mereka,"tandas idris.

Sebelumnya kebakaran terjadi pada Selasa (8/8) siang menghanguskan sebanyak 25 rumah. Akibatkebakaran tersebut sebanyak 45 kepala keluarga atau 120 warga kehilangan rumah tinggal.(ndi)

Wawali : Jadikan Keberagaman Sebagai Modal Pembangunan

Pancoran Mas | Depok Terkini

Wakil Walikota Depok Pradi Supriatna mengatakan keberagaman masyarakat Kota Depok merupakan modal pembangunan bagi pemerintah kota. Indonesia kecil ada di Depok dengan Keberagaman suku, bahasa, budaya dan agama.

"Dengan keberagaman ini kita ingin menjadikan kota Depok yang unggul, nyaman dan religius,"ujar Pradi saat menghadiri acara Doa Bersama untuk Depok di Lapangan Kamboja, Pancoran Mas, Depok, Sabtu (6/8) malam.

Pradi mengingatkan bagi umat beragama hendaknya jangan hanya mengaku beragama tetapi tidak pernah menjalankan ibadah sesuai dengan agama yang dianutnya."Jangan sampai mengklaim beragama dan  tercantum di KTP, tetapi tidak menjalankan keyakinannya. Ini sangat disayangkan,"jelasnya.

Pradi mengatakan untuk mencapai visi misi Kota Depok tidak bisa dilakukan seorang diri, tetapi dibutuhkan kebersamaan dari seluruh unsur masyarakat.

"Kita adalah manusia yang butuh manusia lain. Jangan melihat perbedaaan, tetapi kita harus saling bergandeng tangan, bahu membahu demi mensukseskan pembangunan di Kota Depok, kita siapkan infrastruktur, edukasi dan SDM yang hebat, serta kita siapkan orang-orang yang paham antara hak dan kewajiban secara hukum agama dan negara,"tegasnya.

Ditempat yang sama, Pendeta gilbert Lumo Indong mengajak para jemaatnya untuk bisa berbuat demi kesehjateraan Kota Depok. Menurutnya, seseorang dan sebuah daerah akan sejahtera jika dosa-dosa dibereskan dan Tuhan dijadikan penting bagi umat, kemudian perubahan harus terus diperjuangkan, dan hapuskan konflik keberncian dari politik adu domba.

"Kita harus memiliki perjuangan dalam kebersamaan. Depok akan menjadi hebat kalau setiap pribadi berjuang, dan bisa menciptakan keluarga yang bahagia,"tandas Gilbert.(ndi)

Dinilai Tidak Fair, Anggota KADIN Layangkan Gugatan


 Pancoran Mas | Depok Terkini

Proses pemilihan Ketua Kamar Dagang Indonesia (KADIN) Kota Depok kian memanas. CV. Indoalkar Jaya selaku Anggota KADIN yang aktif sejak Tahun 2002 melayangkan Surat Sanggahan/Gugatan kepada Panitia Penyelenggara dan SC Mukota IV KADIN. Surat Gugatan tersebut juga ditembuskan ke KADIN Jawa Barat. Gugatan dilakukan karena Indoalkar Jaya merasa dihilangkan hak perusahaannya sebagai Anggota KADIN untuk mengusung calon Ketua.

Menurut Direktur Indoalkar Jaya, Sofyan Panggabean  mengungkapkan bahwa perusahaannya sebagai Anggota KADIN berhak mengusung wakil perusahaan untuk menjadi calon Ketua KADIN. Hal itu sebagaimana dituangkan dalam AD ART KADIN, Undang-Undang R.I Nomor 1 Tahun 1987 Tentang KADIN, Keputusan Presiden dan Peraturan Organisasi tentang Pedoman Penyelenggaraan Mukota, Pasal Pencalonan Ketua.

Sebagaimana diketahui, Indoalkar Jaya mengusung Mustopa Dwi Putra selaku Komisaris untuk mendaftar sebagai calon Ketua KADIN Depok. Sofyan menilai  Panitia Mukota dianggap menyembunyikan fakta dan menambahkan persyaratan yang ditujukan untuk menjegal dan menghilangkan haknya sebagai anggota untuk mencalonkan diri.

Ia mengungkapkan, dalam persyaratan yang dirilis panitia disebutkan, bahwa 1. Calon Ketua Pernah menjadi pengurus KADIN selama 1 Periode Penuh. Padahal dalam konstitusi KADIN dituangkan, "Bahwa Calon Ketua berpengalaman dalam kepengurusan KADIN dan atau Asosiasi/Himpunan.

"Pasal ini yang dipotong redaksinya. Artinya tidak mesti pernah menjadi pengurus KADIN. Sementara Mustopa pernah menjadi Ketua Umum HIPMI (Himpunan Pengusaha Muda Indonesia) Kota   Depok,"terangnya.

Dirinya menambahkan, dalam peraturan Organisasi juga disebutkan, bahwa Anggota KADIN baik itu CV atau PT berhak mencalonkan Direktur atau Komisaris yang tertuang dalam Akte Perusahaan sebagai Ketua KADIN. "Artinya kalau selama ini Mustopa diisukan tidak memenuhi persyaratan karena bukan pengurus KADIN dan tidak punya KTA itu salah kaprah,"terangnya.

Sofyan menyayangkan Panitia yang cenderung tidak fair dan tidak terbuka. Ia juga mengajak Panitia untuk menggelar data dan fakta sesuai AD ART, UU RI, KepPres dan Peraturan Organisasi KADIN. "Persyaratan tambahan yang bersifat lokal boleh, asalkan tidak menghilangkan bahkan menjegal hak anggota untuk mencalonkan diri", katanya.

Dikatakannya, dengan kondisi KADIN Depok yang perlu banyak pembenahan, mestinya Panitia atau Pengurus mau membuka diri dan fair dalam pemilihan Ketua KADIN. "Ini semua untuk perbaikan KADIN ke depan. Jangan sampai karena kepentingan tertentu, AD ART dan aturan-aturan organisasi diabaikan,”tandanya.(huma)

Cegah Konflik, Pradi Minta Bangun Komunikasi Antar Umat Beragama

Pancoran Mas | Depok Terkini

Mengantisipasi terjadinya konflik antar umat beragama di Kota Depok seperti kejadian di Tanjung Balai, Sumatera Utara, beberapa waktu lalu. Wakil Walikota Depok Pradi Supriatna menegaskan harus dibangun komunikasi yang baik antar umat beragama di Kota Depok.

"Insya Allah Depok tidak ada kejadian seperti itu. Antisipasinya kita harus bangun komunikasi, orang Depok adalah orang-orang cerdas,"ujar Pradi saat menghadiri peresmian gedung Pastoral Paroki Santo Herkulanus di Jalan Irian Jaya, Kelurahan Depok Jaya, Pancoran Mas, Depok, Selasa (2/8/2016).

Menurut Pradi, kerukunan umat beragama di Kota Depok saat ini berjalan dengan baik dan terbukti dalam peresmian gedung Pastoral Paroki Santo Herkulanus dihadiri seluruh elemen umat beragama, seperti dari unsur pemerintahan, Forum Kerukunan Antar Umat Beragama (FKUB), Pengurus PCNU Depok, pengurus MUI, Muhammadiyah, FPI, pastur, penedeta, ustad, unsur TNI Polri, dan tokoh agama lainnya.

"Sangat luar biasa kerukunan beragama di Depok, saling menghormati, menghargai dan ini bukan hal baru, tetapi sudah bertahun-tahun berjalan,"terang Pradi.

Dalam kesempatan itu, Pradi juga menyampaikan apresiasi kepada pimpinan gereja dan seluruh umat Katholik yang telah bersatu padu dalam membina, membangun keutuhan beragama sekaligus berperan aktif bagi kelangsung pembangunan di Kota Depok dalam mendukung tercapainya pembangunan sehingga terwujud visi Kota Depok yang unggul, Nyaman dan Religius.

Ditempat yang sama, Ketua DPRD Kota Depok, Hendrik Tangke Allo mengatakan diperlukan silaturahim guna mencegah terjadi konflik antar umat beragama. Perbanyak silaturahim, agar kita bisa membangun komunikasi yang baik, dan menciptakan harmonisasi.

" Intinya kita harus saling menghargai keberadaan agama apapun. Kalau itu sudah dilaksanakan saya yakin tidak akan terjadi konflik antar umat beragama. Saya yakin di Depok tidak akan terjadi hal seperti itu,"tegas Hendrik.

Ia menambahkan, penduduk Depok terdiri dari berbagai macam suku dan agama. Karena itu, apapun perbedaan kita harus disadari bahwa kita adalah sesama anak bangsa.(ndi)

Depok United Siap Menjamu Lawan di Liga Nusantara

Depok Jaya | Depok Terkini

Setelah beberapa tahun lalu mati suri, kini di era Muhammad Idris dan Pradi Supriatna yang berduet memimpin pemerintahan Kota Depok, persepakbolaan Kota Belbing mulai menggeliat kembali. Pertama tim kebanggaan masyarakat yang dijuluki "Pendekar Ciliwung" yaitu Persikad tengah disiapkan untuk merumput di arena profesional tingkat nasional.

Satu tim lainnya, yaitu Depok United FC, juga telah siap untuk berlaga di arena amatir Liga Nusantara, yang mulai bergulir pada 8 Agustus 2016 di Stadion Merpati, Kelurahan Depokjaya, Kecamatan Pancoranmas. Pada ajang ini Depok United FC sebagai tuan rumah, akan menjamu tim dari Indramayu, Majalengka dan PSB Bogor.

“Mudah-mudahan Depok United dapat meraih prestasi di Liga Nusantara, sekaligus mengikuti jejak Persikad beberapa tahun lalu yang pernah berprestasi hingga Divisi Utama,” kata Manajer Depok United (DU) Sariyo Sabani di Stadion Merpati, Sabtu (30/70).

Menurut Sariyo yang staf BLH Kota Depok didampingi pelatih DU Nana Supriatna staf Disporaparsenbud Kota Depok, pada uji coba dengan tim dari Jakarta Selatan, DU menunjukkan pola permainan yang cukup bagus dan bisa diharapkan meraih prestasi di Liga Nusantara. Di mana Du mencukur tim dari Jakarta Selatan itu dengan angka telak 8-0, padahal tim tersebut diperkuat dengan pemain-pemain asing.

“Walau masih banyak yang haus diperbaiki, namun tim asuhan Nana ini sudah cukup bagus untuk tampil di Liga Nusantara,” kata sariyo yang juga mantan Kasatpol PP Kota Depok.

Di bagian lain, Nana juga mengakjui timnya sudah cukup bagus. Namun dirinya amsih harus mencari materi pemain terbaik dalam timnya. Untuk itu, sebelum berlaga pada 8 Agustus mendatang, masih akan ada satu pertandingan uji coba. Sekaligus akan menentukan materi tim inti untuk Liga Nusantara.

“Tiga tim yang akan menjadi lawa Depok United merupakan tim yang sudah punya nama di arena sepakbola negeri ini. Jadi, kita harus mampu menjamu mereka dengan permain-permainan khas Kota Depok,” kata Nana.(ash)