Showing posts with label sukmajaya. Show all posts
Showing posts with label sukmajaya. Show all posts

32 Tim Sepakbola Berlaga di Liga Pendidikan Indonesia


Sukmajaya, Depok Terkini
Sebanyak 723 atlit pelajar ikut memeriahkan Liga Pendidikan Indonesia (LPI) Cabang Sepak Bola tahun 2019 yang dibuka oleh Wali Kota Depok Mohammad Idris di lapangan Stadion Mahakam, Sukmajaya, Depok, Selasa (13/08/2019).

Menurut Kepala Dinas Pemuda Olahraga, Pariwisata Seni dan Budaya dan Pariwisata (Disporaparsenbud) Kota Depok, Wijayanto. LPI diselenggarakan guna mencari bibit sepak bola para pelajar tingkat SMP di Kota Depok."Pertandingan sepak bola ini diikuti 32 tim digelar 13-29 Agustus 2019 di tiga tempat yaitu Stadion Mahakam, Sukatani, dan Stadion Merpati," ujar Wijayanto.

Walikota Depok Mohammad Idris dalam kesempatan itu meminta para pelajar yang ikut berlaga di LPI bisa mengendalikan emosi."Harus diingat, mengendalikan emosi sangat penting dalam pertandingan sepakbola. Dari pertandingan ini kalian juga akan belajar tentang memimpin bangsa dan negara, yaitu kebersamaan, persaudaraan dan penuh kedamaian," tegas Idris.
Jika terjadi provokasi atau permasalahan, Idris berpesan kepada panitia agar melakukan diskualifikasi terhadap tim yang bermasalah. Ini adalah ajang penilaian pelajar yang berprestasi dalam sepak Bola," tuturnya.


Idris menjelaskan saat ini pelajar Kota Depok berhasil menjadi juara kedua Pekan Olahraga Pelajar Wilayah Daerah (Popwilda) Jabar." Kedepan kita akan ikut dalam olahraga pelajar cabang Sepak bola tingkat Jawa Barat. Mudah-mudahan kita berhasil," harapnya.

Idris menambahkan bahwa pembangunan sarana olahraga Stadion Mahakam telah selesai, karena itu dirinya meminta agar sarana ini dijaga dengan baik."Kita juga akan membangun Stadion mini di Sukatani, dan pembangunan Gedung olahraga indoor. Semoga pembangunan ini  dapat memberikan hiburan kepada para atlit di Kota Depok," tutup Idris.(ndi)

Inovasi dan Kreatifitas Camat Dilombakan


Sukmajaya, Depok Terkini
Kecamatan Sukmajaya dikunjungi tim penilai Lomba Sinergitas Kecamatan, tingkat Kota Depok Tahun 2019, Rabu (24/07/2019).

Muksin Mawardi selaku Kabag Pemerintahan Sekda Kota Depok sekaligus mewakili Wali Kota Depok Mohammad Idris mengatakan,  dalam lomba ini kita ingin melihat gambaran inovasi dan kreativitas camat dalam upaya meningkatkan kesejahteraan masyarakat dan meningkatkan kualitas pelayanan publik.

"Tentunya perlu sinergitas,  Camat tidak dapat berbuat banyak tanpa dukungan dari stakehouder dan support dari dewan untuk bisa mengawal peningkatan kapasitas identitas Camat dalam meningkatkan pelayanan publik dan kesejahteraan masyarakat," kata Muksin.

Sementara itu, Camat Sukmajaya, Tito Ahmad Riyadi dalam paparannya mengatakan, Kecamatan Sukmajaya merupakan daerah yang memiliki ragam potensi. Adapun inovasi yang diunggulkan adalah RW Wisata dan Kampung Pembauran.

“Dasar dari program RW Wisata ini sebetulnya daerah yang hijau dan asri. Di wilayah tersebut, ditanam berbagai macam tanaman memanfaatkan lahan terbatas, dengan menggunakan biopori dan aquaponik,” bebernya.

Adapun daerah yang dijadikan sebagai RW Wisata ini adalah RW 10 dan RW 16 di Kelurahan Baktijaya. Kedua wilayah ini pernah diikutsertakan dalam Kegiatan Program Iklim (Proklim) dari Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK)

“RW ini sudah banyak dikunjungi oleh berbagai daerah di luar Depok. Ke depan, akan kami fokuskan ke arah pengembangan wisata edukasi, salah satu segmennya adalah para pelajar Depok,” jelasnya.

Selain RW Wisata, sambungnya, Kecamatan Sukmajaya juga menjagokan Kampung Pembauran Multiwarna, sebagai salah satu andalan untuk memenangkan lomba tersebut. Kampung yang terletak di RT 04 RW 02 Kelurahan Cisalak diharapkan menjadi percontohan keberagaman etnis, suku, dan agama hidup dengan rukun.

“Tidak lupa untuk sektor ekonomi, kami punya kelompok UMKM bernama Sukmafood. Kelompok ini terus bersinergi bersama pemerintah meningkatkan kualitas sumber daya manusia (SDM) dan produk, sekaligus pemasarannya,” tandasnnya.(ndi

PDAM Depok Siap Terapkan GIS

Sukmajaya, Depok Terkini

Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Tirta Asasta Kota Depok akan menerapkan penerimaan pendaftaran pelanggan melalui Geografic Information System (GIS).

Penerapan GIS dimaksudkan untuk membantu pelanggan mengetahui ketersediaan jaringan di wilayahnya.

Menurut Manajer Pemasaran PDAM Tirta Asasta Kota Depok, Imas Dyah Pitaloka. Sebelum menerapkan GIS pihaknya telah menggelar sosialisasi dan pelatihan GIS kepada 44 staf PDAM Tirta Asasta.

“Pelatihan mulai dari 2-3 Juli 2019 di Aula PDAM Tirta Asasta. Setelah ini, para staf yang ikut pelatihan akan didampingi oleh instruktur hingga penerapan GIS tersebut,” ujar Imas, Rabu (03/07/2019).

Dikatakannya, GIS nantinya akan diaplikasikan pada setiap pendaftaran pelanggan baru untuk mempercepat pemerataan digitasi pelanggan dan unifikasi data.

Saat ini, kata Imas, PDAM Tirta Asasta telah berhasil melakukan digitasi pelanggan sebanyak 93,57 persen untuk wilayah pelayanan barat dan 99,66 persen untuk wilayah pelayanan timur.

“Penerapan GIS diharapkan dapat mempermudah dan menunjang proses penerimaan pelanggan melalui sistem GIS, dan meningkatkan pelayanan PDAM Tirta Asasta lebih baik lagi kepada pelanggan yaitu masyarakat Kota Depok,” pungkasnya.(ndi)

Walikota Ajak Anak Berkebutuhan Khusus Tingkatkan Prestasi


Sukmajaya, Depok Terkini
Wali Kota Depok, Mohammad Idris mengajak para tunagrahita yang tergabung dalam Rumah Autis Depok untuk terus meningkatkan prestasinya melalui karya yang dihasilkan. Sehingga masyarakat akan melihat bahwa anak berkebutuhan khusus juga dapat mandiri dan bisa berpartisipasi dalam pembangunan.

“Anak-anak bisa menghasilkan sesuatu, salah satunya melalui kegiatan ini,” ujar Idris saat membuka 1001 Miracle of Ramadan di Lapangan Graha Bunga Tanjung RW 11 Mekarjaya, Sukmajaya, Sabtu (18/05/2019)).

Idris berharap kedepan anak berkebutuhan khusus terus difasilitasi untuk meningkatkan keahlian yang dimiliki. Karena dengan apa yang dihasilkan, dapat memberikan kepuasan untuknya dan dapat diterima oleh masyarakat umum.

Sementara itu, Kepala Cabang Rumah Autis Kota Depok, Suyono menuturkan, pihaknya rutin mengadakan kegiatan untuk menunjukkan hasil karya yang dimiliki anak berkebutuhan khusus. Pasalnya melalui kegiatan tersebut, anak-anak dapat lebih mengenal masyarakat. Dengan begitu dapat menumbuhkan rasa empati terhadap mereka di masyarakat.

“Melalui kegiatan ini potensi yang dimiliki anak berkebutuhan khusus dapat terlihat. Selain juga melatih dirinya untuk bersosialisasi kepada masyarakat,” ucapnya.(ndi)

Puasa, Harga Kebutuhan Pokok Masih Stabil


Sukmajaya, Depok Terkini
Memasuki bulan Suci Ramadhan 1440 H, harga komuditas bahan sembako di sejumlah Pasar tradisional di Kota Depok dinilai masih stabil dan dalam batas kewajaran.

Hal itu ditegaskan Walikita Depok Mohammad Idris usai melakukan inspeksi mendadak (Sidak) harga sembako jelang ramadhan di Pasar Agung, Sukmajaya, Depok, Jumat (03/05/2019).

"Kenaikan harga sembako dan kebutuhan pokok jelang Ramadhan masih stabil dan tidak signifikan walaupun ada kenaikan, itu hal biasa karena banyaknya permintaan," kata Idris didampingi Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Indag) Kota Depok, Kania.

Lebih lanjut Idris mengatakan, kenaikan harga sembako masih tergolong biasa dan stabil. Kalaupun ada kenaikan hanya berkisar Rp 2000 perkilogramnya.

Dalam sidak tersebut, Walikota mendatangi satu persatu pedagang. Mulai dari pedagang beras, sayuran, daging, ayam, ikan, dan telur.

Beberapa harga komoditi stabil diantaranya harga daging sapi Rp 120 ribu perkilogram, cabe merah keriting dari Rp 45 ribu hingga Rp 50 ribu perkilogram cabe rawit merah Rp 40 ribu menjadi Rp 41 ribu, dan bawang merah dari Rp 48 ribu menjadi Rp 50 ribu perkilogram. Sementara gula merah, minyak goreng, telur ayam dan beras harganya masih stabil bahkan ada yang turun.

Dalam sidak tersebut Wali Kota tidak hanya berdialog dengan pedagang, tapi juga membeli gula merah medan, bawang merah, bawang putih, daging, ayam, udang dan tomat.

Suroso salah satu pedagang daging mengaku menjelang puasa belum ada kenaikan harga."harga daging masih stabil Rp 120 ribu perkilogram. Biasanya harga naik menjelang lebaran," tutupnya.(ndi)

Pengurus IPSI Sukmajaya Diminta Tingkatkan Seni Bela Diri dan Budaya Lokal


Sukamajaya, Depok Terkini
30 Pengurus Ikatan Pencak Silat (IPSI) Kecamatan Sukmajaya masa bhakti 2019-2023 dilantik oleh Walikota Depok Mohammad Idris di aula Kantor Kecamatan Sukmajaya, Depok, Minggu (24/03/2019).

Usai melantik, Idris meminta kepada pengurus IPSI kecamatan Sukmajaya untuk meningkatkan seni bela diri dan budaya lokal dengan cara memperkenalkan dan menyebarkan pencak silat semua wilayah di Kota Depok.

“Pencak silat ini sangat erat dengan potensi lokal Depok, dengan kebhinekaan dan keberagaman jenis bela diri di Kota Depok,” ujar Idris.

Lebih lanjut, Walikota mengatakan, semua pimpinan organisasi pencak silat dan budaya agar dapat menjalin sinergitas dengan Pemerintah Kota (Pemkot) Depok. Baik yang berkaitan dengan program dan sejumlah kegiatan yang diadakan Pemkot Depok.

Dalam kesempatan itu, Idris berpesan kepada IPSI  agar terus meningkatkan prestasi olahraga. Dengan begitu, para pemain pencak silat yang tergabung dalam IPSI dapat diandalkan untuk mengharumkan nama Kota Depok di sejumlah kejuaraan.

“Selamat bertugas kepada pengurus yang dilantik hari ini. Kuatkan program demi prestasi yang lebih baik serta lakukan kolaborasi dengan semua pihak. Jadi tidak hanya dengan Pemkot Depok saja, namun juga dengan Polresta Depok maupun Polsek dan Koramil di wilayah,” pungkasnya.(ndi)

Alfamart Ajak Konsumen Kurangi Plastik

Sukmajaya, Depok Terkini

Sebagai salah satu jaringan toko ritel modern terbesar di Indonesia, Alfamart dan Alfamidi mengajak pelanggan dan masyarakat luas untuk aktif mengurangi konsumsi kantong plastik sekali pakai. Usaha itu dimulai sejak 1 Maret 2019 lalu dengan menerapkan kantong plastik tidak gratis (KPTG).

“Program ini menekankan pentingnya mengedukasi konsumen tentang tanggungjawab terhadap pelestarian lingkungan jangka panjang. Yakni bagaimana perilaku konsumen bisa berubah,"  tegas Nur Rachman, Croporate Communication GM PT Sumber Alfaria Trijaya Tbk, belum lama ini

Jadi, lanjutnya, program ini bukan menekankan pada harga Rp 200 per lembar kantong plastik. Namun, perusahaan sadar dampak buruk akibat sampah plastik jangka panjangnya sangat merugikan.

Menurutnya, plastik adalah bahan sukar terurai hingga ratusan bahkan ribuan tahun. Salah satu contoh, pantai dan lautan kini sudah banyak tercemar sampah plastik. Tak hanya itu, bencana alam yang terjadi juga banyak diakibatkan sampah-sampah plastik yang tidak tertangani dengan baik.


“Mengubah budaya masyarakat dari semula menggunakan kantong plastik lalu mengurangi konsumsinya, memang tidak semudah membalikkan telapak tangan. Tapi kita bisa memulainya dari sekarang,” terangnya.

Untuk itu, konsumen kita sarankan menggunakan tas belanja pakai ulang (reusable) sehingga ramah lingkungan karena bisa digunakan berkali-kali. "Di toko juga kita disediakan. Harganya mulai Rp 3.500 sampai Rp 5000,” jelas Nur.

Kebijakan mengurangi konsumsi plastik sekali pakai ini, lanjutnya, tidak hanya diberlakukan di toko Alfamart dan Alfamidi untuk konsumen, melainkan bahkan seluruh karyawan Alfamart Alfamidi. “Gerakan ini juga kami inisiasi di internal perusahaan dengan melarang penggunaan plastik sekali pakai seperti botol kemasan minuman, box styrofoam makanan, dan kantong plastik,” terangnya.

Perusahaan berkomitmen tidak ingin meninggalkan warisan bagi anak cucu nanti. "Bumi yang tercemar dan tidak sehat untuk ditinggali, mari bersama-sama bijak untuk mengurangi penggunaan plastik dan memulai hidup yang semakin sadar terhadap kelestarian lingkungan,” tutup Nur.(ndi)

Pendaftaran Pasang Baru PDAM Dapat Diskon 50 Persen


Sukmajaya, Depok Terkini

PDAM Tirta Asasta Kota Depok kembali memberikan Diskon 50 persen kepada masyarakat Kota Depok yang ingin menjadi pelanggan PDAM. Program ini digulirkan dalam rangka Hari Air Sedunia pada tanggal 22 Maret dan HUT Kota Depok ke 20 pada 27 April 2019 mendatang.

“Program diskon ini khusus untuk pelanggan Domestik (kelompok sosial dan rumah tangga) yang berlaku selama tanggal 11 Maret hingga 30 April 2019. Untuk luas bangunan rumah di bawah 70 meter persegi hanya di kenakan biaya sambungan Rp.750.000 dari harga normal Rp.1.500.000. Sedangkan untuk luas bangunan rumah diatas 70 meter persegi hanya dikenakan biaya sambungan sebesar Rp.1.000.000 dari harga normal Rp.2.000.000,” tutur Imas Dyah Pitaloka, Manajer Pemasaran PDAM Tirta Asasta, Kamis (28/02/2019).

Imas mengatakan, adapun persyaratan pendaftaran bagi pelanggan baru yaitu foto copy KTP, foto copy SPT PBB terbaru dan materai 6.000 “ Masyarakat bisa datang langsung ke loket loket PDAM terdekat untuk mendaftar, pendaftaran juga bisa dilakukan secara online melalui Web resmi PDAM Tirta Asasta Kota Depok yakni: www.pdamdepok.co.id,” jelasnya.

Dengan di luncurkannya program diskon ini, lanjutnya, di harapkan warga Depok dapat memanfaatkan kesempatan untuk berlangganan PDAM dengan hanya membayar separuh biaya penyambungan dari harga normal.

“Program diskon 50 persen bagi calon pelanggan baru ini tentunya hanya bisa dilayani pada lokasi yang sudah terdapat jaringan pipa PDAM,” tutur Imas.

Imas berharap, warga Depok dapat beralih dari penggunaan air tanah untuk segera berlangganan PDAM, karena dengan memakai air PDAM berarti ikut bertanggung jawab menyelamatkan penggunaan air tanah yang semakin hari semakin kritis dan memprihatinkan.“Mari Selamatkan Air Tanah, beralihlah ke Air PDAM,” imbaunya.(ndi)

Siswa SMPN 04 Depok Dibekali Pendidikan Hukum dari Kejari

Sukmajaya, Depok Terkini

Program Jaksa Masuk Sekolah disambut antusias siswa-siswi SMP Negeri 04 Depok. Sebanyak 78 siswa bersemangat mengikuti penyuluhan hukum yang diberikan personil Kejaksaan Negeri Depok.

Staf Fungsional Bidang Intelijen Kejari Depok, Siswatiningsih menjelaskan Jaksa Masuk Sekolah merupakan program rutin dari bidang Intelijen bertujuan menanamkan kesadaran hukum sejak usia dini.

“Secara umum, kegiatan ini tidak hanya ke sekolah atau pesantren. Kami juga menyasar kelurahan, dan kecamatan untuk segmen masyarakat. Dengan harapan, kesadaran terhadap hukum perundangan semakin meningkat,” kata Siswatiningsih di SMP Negeri 04 Depok, Senin (28/01/2019).

Terkait materinya yang diberikan, lanjut Siswatiningsih,  disesuaikan dengan permintaan masyarakat atau pemohon. Di antaranya, tentang Undang-undang (UU) Perlindungan Anak, UU Informasi dan Transaksi Elektronik (ITE), serta UU Narkotika.

“Tidak jarang kita juga memberikan materi tentang sistem peradilan anak, agar anak-anak Depok memahami fungsi, peran kejaksaan dan proses peradilan anak secara umum,” tuturnya.

Wakil Kepala Sekolah Bidang Kurikulum SMPN 04 Depok, Dudih Rohaedi, mengatakan dengan adanya penyuluhan hukum, dapat membangun karakter sadar hukum di dalam diri anak didiknya.

“Ini program yang positif, mengingat ada irisan antara pelajaran di sekolah, misalkan PKN, dengan apa yang diterangkah oleh pemateri. Diharapkan, pengetahuan anak terhadap dunia hukum semakin bertambah,” harapnya.(ndi)

Walikota Minta Stakehoulder Gencar Sosialisasikan Pencegahan HIV AIDS

Sukmajaya, Depok Terkini

Walikota Depok Mohammad Idris meminta seluruh stakehoulder dapat memfasilitasi sekaligus menangani pencegahan penyakit HIV (Human Immunodeficiency Virus) dan AIDS (Acquired Immune Deficiency Sydrome) di Kota Depok lewat sosialisasi.

"Saya sangat miris dengan banyaknya jumlah penderita Aids di Kota Depok. Namun demikian hal itu tidak mengurangi semangat pemerintah untuk terus melakukan kebaikan agar target bebas HIV Aids tahun 2025 bisa tercapai," ujar Idris saat menghadiri Gebyar Hari Aids Sedunia yang digelar Warga Peduli Aids (WPA) Kecamatan Cilodong, di area Car Free Day, GDC, Sukmajaya, Depok, Minggu (09/12/2018).

Menurut Idris, penularan HIV bisa dari berbagai jenis kegiatan baik kegiatan sosial maupun lainnya. Diantaranya dari jarum suntik, dan perilaku sek serta penularan dari ibu kepada bayi pada masa kehamilan, ketika melahirkan atau menyusui. Karena itu, diperlukan kerjasama seluruh pihak dan stakehoulder harus memfasilitasi serta menangani pencegahan penyakit HIV Aids lewat sosialisasi.

"Kita juga jangan menjauhi penderita HIV Aids karena takut tertular, ini salah. Penularan HIV Aids tidak begitu saja terjadi, sekedar ngobrol saja tidak apa-apa. Namun HIV Aids merupakan permasalahan serius dan harus dicari solusinya agar permasalahan ini bisa selesai," harap Idris.

Sementara itu, Ketua WPA Kecamatan Cilodong, Nur Azizah mengatakan Jumlah penderita HIV AIDS di Kota Depok hingga tahun 2018 mencapai 1033 orang dan hal ini sudah mengkhawatirkan. Karena itu, guna mencegah agar tidak melebar dan masyarakat mengetahui cara menangani ODHA (Orang Dengan HIV AIDS), WPA Kecamatan Cilodong berupaya memberikan pemahaman dan sosialisasi kepada masyarakat terkait penyakit HIV AIDS.

"Kami relawan WPA berupaya membantu menyelamatkan dan memberikan informasi secara utuh terkait HIV AIDS. Selama ini masyarakat belum banyak mengetahui tentang HIV Aids, dan dianggap sebagai sesuatu yang jelek terutama terkait dengan Orang Dengan HIV AIDS (ODHA). Masyarakat meyakini bahwa HIV Aids itu adalah penyakit mematikan dan belum ada obatnya. Karena itu,  kami ingin memberikan sosialisasi bahwa HIV Aids itu bisa terselamatkan dan penderita bisa hidup sebagaimana orang biasa dengan segala aktifitasnya," ujar Nur Azizah seraya berharap sosialisasi HIV Aids yang dilakukannya pemahaman masyarakat menjadi semakin utuh dan tidak lagi meminggirkan stigma HIV AIDS yang ada pada mereka.(ndi)

Kecamatan Sukmajaya Perkuat Sinergitas Tiga Pilar

Sukmajaya, Depok Terkini

Dalam mengantisipasi kemungkinan-kemungkinan terjadinya berbagai permasalahan di wilayah, Kecamatan Sukmajaya menggelar Sosialisasi Tiga Pilar Tahun 2018 di aula Kantor Kelurahan Cisalak, Jalan Raya Bogor, Kecamatan Sukmajaya, Depok, Kamis (23/09).

Sosialisasi dihadiri Pelaksana Tugas (Plt) Camat Sukmajaya Mulyamto, Danramil 03/Sukmajaya Kapten Inf Suyono, staf kecamatan Sukmajaya, Lurah Cisalak, para Babinkamtibmas dan Babinsa se-Kecamatan Sukmajaya, Ketua LPM, Karang Taruna, tokoh masyarakat serta para unsur masyarakat lainnya.

Menurut Plt Camat Sukmajaya, Mulyamto. Sosialisasi tiga pilar sangat penting untuk menyampaikan program-program pemerintah baik program dari pusat, provinsi dan kota serta instansi vertikal lainnya."Sosialisasi ini juga sebagai ajang silaturahmi sekaligus menginformasikan sejumlah program pemerintah, termasuk program dari Kepolisian dan TNI," tuturnya.

Dikatakannya, semua program tiga pilar bisa dipadukan dalam satu program untuk diaplikasikan di lapangan."Jadi, tiga pilar harus tanggap dengan permasalahan yang ada dilapangan. Kalau kita tanggap, tidak ada lagi warga yang mengadu ke Walikota, Wakil Walikota, atau dinas. Kalau ada permasalahan cukup ditangani oleh Camat, Kapolsek dan Danramil," tandasnya.

Ia mengatakan, berbagai pengaduan dan keluhan masyarakat seperti kenakalan remaja tidak harus diselesaikan sampai ke Polres. Permasalahan cukup diselesaikan di tingkat RT dan RW."Peran orang tua juga sangat penting dalam pembentukan keluarga. Kalau keluarga tidak mampu maka bisa lewat kontrol sosial, semua harus saling mengisi untuk mengatasi permasalahan," tegas Mulyamto.

Sementara itu, Danramil 03/Sukmajaya, Kapten Inf Suyono mengatakan, untuk menjaga pertahanan dan keamanan di wilayah Kecamatan Sukmajaya diperlukan sinergitas tiga pilar yaitu TNI, Kepolisian dan aparat pemerintah. Karena itu, TNI berkomitmen mewujudkan tiga pilar sebagai kekuatan mulai dari tingkat kelurahan, hingga kecamatan. Melalu tiga pilar maka segala permasalahan bisa diselesaikan dengan baik sehingga terwujud kondusifitas wilayah.

" KeberadaanTiga pilar untuk memudahkan pelayanan kepada masyarakat, karena itu, kekuatan tiga pilar harus dibangun dari bawah dengan melibatkan seluruh komponen masyarakat. Kalau kekuatan ini terwujud maka tidak ada permasalahan yang tidak bisa diselesaikan," pungkas Suyono.(ndi)

DPC Partai Demokrat Depok Santuni Puluhan Anak Yatim

Sukmajaya, Depok Terkini

Demokrat di DPC Kota Depok merayakan HUT ke-17 partainya dengan kegiatan senam bersama dan pemberian santunan Anak Yatim

Acara yang digelar di halaman kantor DPC Demokrat, Kompleks Ruko Sukmajaya No. 16, Jalan Tole Iskandar, Kelurahan Mekarjaya, Kecamatan Sukmajaya, Minggu (09/09/2018) dihadiri sekitar 600 pengurus, kader, caleg, dan anggota legislatif Partai Demokrat Kota Depok.
Pelaksanaan ulang tahun partai berlambang mercy ini berbarengan dengan pendirinya, yaitu SBY yang lahir pada 9 September.

Ketua Panitia Endah Winarti mengutarakan di acara ini, kami mengundang 50 bacaleg yang masing-masing membawa minimal 10 orang untuk memeriahkan. Bacaleg juga membawa anak yatim 2 orang.

"Kita berikan juga santunan buat anak yatim berupa uang, goodybag, dan makanan," ungkap Endah.

Ia berharap DPC Demokrat Kota Depok bisa diberikan kembali kepercayaan dari masyarakat dan memenangkan pemilu 2019.

"Target tidak muluk dicanangkan sebanyak 12-15 kursi. Itu karena Demokrat pada pemilu 2009-2014 mampu meraih 15 kursi di Depok," katanya.

Ketua DPC Partai Demokrat Kota Depok Edi Sitorus mengutarakan tema HUT Demokrat kali ini adalah
Mari Bantu Atasi Kesulitan Rakyat dan sub tema Saya Ada untuk Semua, Bersama Kita Bisa.

"Implementasi tema ini adalah kepada seluruh kader diminta untuk mengatasi kesulitan masyarakat. Dalam setiap kesempatan bertemu dengan maayarakat sampaikan tidak perlu khawatir terkait pelayanan pendidikan, kesehatan, dan infrastruktur,"  ungkap Edi Sitorus.

Ditegaskannya, di bidang pendidikan Fraksi Partai Demokrat bersama anggota DPRD Kota Depok lainnya mendorong anak putus sekolah agar bisa melanjutkan pendidikan, dengan mengambil paket A, B, dan C.

"Begitu pun dalam hal kesehatan. Warga tidak mampu diberikan porsi anggaran bagi yang tidak memiliki kelengkapan identitas kesehatan seperti SKTM. Dinkes kerjasama dengan rumah sakit diminta untuk menerima masyarakat tersebut. Persoalan wajib diatasi. Pemerintah sudah ada anggaran. Kita perkuat dan jangan pernah ragu," pungkasnya.

Pihaknya juga berharap dengan ulang tahun partai dan SBY pada tahun ini, Partai Demokrat akan dapat memenangkan Pemilu 2019 dan memenuhi parliamentary threshold. Sehingga padal lima tahun mendatang, Demokrat bisa mencalonkan kader terbaiknya dalam Pilpres 2024.

"Kami juga mengucapkan ke SBY agar diberikan kekuatan berikan arahan kader, sehingga Demokrat kembali memenangkan pemilu," harap Edi Sitorus. (ndi)

Semangat HUT RI ke-73 Lewat Malam Puisi Kemerdekaan

Sukmajaya, Depok Terkini

Sejumlah aktifis dan komunitas di Kota Depok menggelar kegiatan Malam Puisi kemerdekaan di Posko Pelangi, Jl. H. Daiman Raya No. 40 RT 05/22, kelurahan Baktijaya, Kecamatan Sukmajaya, Kota Depok, Jum'at (24/08/2018) malam.

Kegiatan dalam rangka memperingati HUT RI ke-73 dan mengenang jasa perjuangan para pahlawan itu dihadiri Danramil 03/Sukmajaya, Kapten Inf Suyono, Ketua Komunitas batu akik se-Jabodetabek, Pardi, tokoh masyarakat dan para pecinta seni.

"kegiatan seni budaya ini bertujuan untuk memajukan kesenian di kota depok. Kita adakan kegiatan ini secara gotong-royong dengan anggaran secara swadaya," kata Ketua Panitia Malam Puisi Kemerdekaan, Torben Rando Oroh.

Menurut pria yang biasa disapa Tora itu,  Kota Depok di usia ke-19 hingga saat ini belum juga memiliki gedung kesenian, seperti kota lain di wilayah Jabotabek.

Selain itu, Kota Depok juga tidak memiliki sumber daya alam yang bisa menghasilkan pendapatan asli daerah (PAD). Namun, lanjutnya, Depok memiliki sumber daya manusia yang harus dikedepankan dan seni budaya merupakan ujung tombak industri dan ekonomi kreatif yang bisa menghasilkan pendapatan bagi Kota Depok.

" Kami berharap Pemkot Depok bisa menaikkan anggaran seni dan budaya hingga 300 persen,"  harapnya seraya menambahkan kegiatan malam seni akan terus berkelanjutan setiap satu bulan sekali.

Ditempat yang sama, Sri Ningsih tokoh masyarakat kecamatan Tapos mengatakan
kegiatan malam puisi ini untuk menghidupkan puisi sehingga dapat melahirkan imajinasi-imajinasi dalam rangka membangun Kota Depok.

"Momentum HUT RI ke 73 ini tidak terlepas dari puisi. Karena itu, ayo kita besarkan seni budaya di Kota Depok" tandas Sri Ningsih yang juga sebagai calon legislatif DPRD Kota Depok dari PKB.(ndi)

Walikota Lepas Peserta Jalan Santai Naura Medika

Walikota melepas ratusan peserta jalan santai dompet dhuafa
Sukmajaya, Depok Terkini

Dalam rangka memeriahkan HUT RI ke-73,  Klinik Naura Medika menggelar acara jalan santai yang dilepas Walikota Depok Mohammad Idris di Taman Merdeka, Sukmajaya, Depok, Sabtu (18/08/2018).

Sedikitnya 800 peserta masyarakat se-kecamatan antusias mengikuti jalan santai Naura Medika sepanjang lima kilometer.

Menurut Ketua Panitia jalan santai Naura Medika, Adin Solehudin. Selain memeriahkan HUT RI ke-73, acara ini juga untuk menyambut ajang Asian Games 2018 sekaligus peresmian pengelolaan Klinik Naura Medika yang saat ini telah diwakafkan kepada dompet dhuafa. Artinya pemilik Klinik Naura Medika secara ikhlas telah mewakafkan pengelolaan klinik kepada dompet dhuafa." Awalnya klinik itu hanya melayani untuk persalinan saja, dan saat ini sudah melayani pasien rawat inap. Kita juga sedang menjajaki untuk bekerjasama dengan BPJS kesehatan," ujar Adin.

Diana Hestya Ningsih selaku Direktur Operasional dan Pelayanan Kesehatan Yayasan Dompet dhuafa mengatakan  Dompet Dhuafa saat ini telah mengelola 6 rumah sakit gratis untuk kaum dhuafa, diantaranya RS RUmah Sehat Terpadu, Parung. RS. AKA Sribhawono, Lampung TImur dan RSIA Assayyidah, Jakarta Timur.

Tujuan RS atau klinik wakaf adalah mensejahterakan masyarakat dalam pelayanan kesehatan. Bagi pasien dhuafa atau tidak mampu bisa dilayani di rumah sakit atau klinik tersebut meskipun tidak memiliki BPJS dan KIS," kata Diana seraya menambahkan meskipun RS atau klinik dikelola oleh dompet dhuafa, namun tenaga medis yang disiapkan adalah tenaga profesional yang bisa bersaing dengan rumah sakit lain.

Walikota Depok Mohammad Idris mengapresiasi kegiatan jalan santai yang diadakan oleh yayasan dompet dhuafa."Saya apresiasi dan terima kasih telah mengadakan acara jalan santai ini. Kegiatan jalan santai ini merupakan salah satu bentuk untuk untuk mewujudkan Kota Depok yang unggul, nyaman dan religius," pungkas Idris.(ndi)

Wakil Walikota Buka Turnamen Blast Cup 2018

Pradi melempar bola tanda dibukanya turnamen Blast Cup
Sukmajaya, Depok Terkini

Wakil Walikota Depok Pradi Supriatna secara resmi membuka Turnamen bola Basket Blast Cup 2018 antar pelajar se-Jabotabek di SMA Negeri 3, Jalan Raden Saleh, Kelurahan Sukmajaya, Kecataman Sukmajaya, Depok, Sabtu (04/08/2018)

Turnamen bola basket yang dihadiri Dewan Pendidikan Kota Depok, Hafidz Nasir, dan Pemimpin media Depok Pembaruan (Debar) H. Acep Al Azhari diselenggarakan dalam rangka HUT SMAN 3 Depok pada 20 September mendatang. Ajang bola basket yang diikuti sebanyak 21 tim ini digelar mulai 04-21 Agustus 2018 di lapangan basket SMAN 3 Depok.

Pradi mengapresiasi ajang ini karena dinilai dapat menjalin tali silaturami antar pelajar serta dapat mewujudkan kekompakkan dalam berolahraga."Jaga sportifitas, kejujuran dan kekompakkan. Ingat moto vini vidi vici yaitu datang bertanding, jaga sportifitas dan menang," ujar Pradi didampingi Wakil Kepala Sekolah Lela Nurlaela, dan Wiartono.

H. Acep dan Hafid Nasir ikut melempar bola turnamen Blast Cup
H. Acep Al Azhari selaku pemilik media Debar mengimbau kepada peserta agar turnamen ini bisa dijadikan ajang interaksi secara fisik dan membangun silaturahim antar pelajar."Kalaui silaturahim sudah kuat, Insya Allah persatuan pelajar akan bagus. Kalian harus menjadi pelopor dalam membentuk kesatuan siswa di sekolah," ucap Acep yang juga sebagai Ketua Badan Musyawarah Perguruan Swasta (BMPS) Kota Depok.

Ditempat yang sama, Dewan Pendidikan Kota Depok, Hafidz Nasir mengatakan bahwa Depok merupakan salah satu Kota yang mendapat bonus demografi.  Sekitar 70 persen warga Depok adalah anak muda. Karena itu, dengan turnamen ini diharakan bisa mewujudkan anak muda yang berkarakter dan tidak ketergantungan dengan gadget."Saya menyambut baik kegiatan ini. Mudah-mudahan ivent ini bisa menjadi sarana silaturahim dan membangun jiwa sosial," tandas Hafidz.(ndi)


SDIT Rahmaniyah Optimis Raih Juara LSSN Tingkat Nasional Tahun 2018

Pradi saat melakukan evaluasi di SDIT Rahmaniyah
Sukmajaya, Depok Terkini

Lomba Sekolah Sehat Nasional (LSSN) tingkat nasional akan kembali diikuti beberapa sekolah salah satunya SDIT Rahmaniyah. Sekolah tersebut menargetkan mampu meraih juara kedua dan menyatakan siap mengikuti lomba Sekolah Sehat (LSSN) tingkat nasional tahun 2018.

"Kami menargetkan mampu meraih juara ke dua , dan siap mengikuti lomba sehat tingkat nasional tahun 2018," kata Kepala Sekolah SDIT Rahmaniyah,  Asep Koswara, Rabu (10/07/2018)

Ia mengaku optimis dan saat ini sedang melakukan persiapan teknis."Kami hanya sebagai mediator dan anak-anak kami yang akan mempersentasikan sekolahnya. Kita berharap bisa menjadi juara," harapnya.

Menurutnya,  setiap tahun sekolahnya rutin mengikuti lomba LSSN, baik tingkat provinsi Jabar, maupun tingkat nasional. "Sebetulnya tahun lalu kami memenangkan juara nasional. Harapannya tahun ini kita menang juara 1,” pungkas Asep.

Wakil Walikota Depok Pradi Supriatna saat melakukan evaluasi ke SDIT Rahmaniyah mengatakan dengan adanya lomba ini menandakan sekolah di Kota Depok Sangat berkualitas, "Saya di sini hanya melakukan shering dan melakukan evaluasi untuk lomba sekolah sehat tingkat nasional," pungkasnya.(dms)


PDAM Tirta Asasta Imbau Pelanggan Tampung Air Bersih

Sukmajaya, Depok Terkini

Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Tirta Asasta Kota Depok mengimbau para pelanggan PDaM di wilayah Kecamatan Sukmajaya, Cimanggis, Cilodong dan Tapos agar menampung air bersih mulai hari ini, Kamis 4 Juli 2018.

Himbauan tersebut dikeluarkan langsung oleh Direktur Umum PDAM Tirta Asasta, Ee Sulaeman terkait rencana penghentian aliran air bersih sementara karena adanya tapping pipa jalur intake instalasi pengolah air (IPA) di Legong, Sukmajaya dan pergantian panel MDP di intake IPA Legong.

"Aliran air bersih akan dihentikan selama 14 jam, mulai hari Kamis pukul 20.00 WIB hingga Jumat (5/07/2018) pukul 10.00 WIB. “Kepada pelanggan kami imbau agar menampung air bersih seperlunya sebelum penghentian pengaliran dilaksanakan. Kami mohon maaf sebelumnya atas ketidaknyamanan ini,” ucap Sulaeman.

Menurutnya, ada sekitar 38 ribu pelanggan PDAM Tirta Asasta Kota Depok di empat kecamatan yang akan dihentikan aliran air bersihnya.

Sulaeman memastikan bahwa pihaknya telah dan akan menyebarkan secara langsung pemberitahuan kepada seluruh pelanggan yang terdampak di 4 Kecamatan di Depok itu, baik secara door to door, atau pengumuman di media sosial.

“Kami harap dengan ini, informasinya sudah sampai ke semua pelanggan, sehingga pelanggan sudah menampung air bersih secukupnya, saat penghentian pengaliran air kami lakukan,” tandasnya.(ndi)

170 Personel PDAM Tirta Asasta Siaga Selama Libur Lebaran

Jajaran PDAM Tirta Asasta Kota Depok
Sukmajaya, Depok Terkini

Sebanyak 170 personel Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Tirta Asasta Kota Depok
disiapkan untuk bertugas selama libur lebaran 2018. Hal itu dilakukan guna meminimalisir gangguan pengaliran air bersih kepada pelanggan di Kota Depok.

“Kami juga telah menyiapkan mesin, pompa, suku cadang dan peralatan. Dengan adanya persiapan yang matang, baik personel, sarana dan prasarana diharapkan dapat meminimalisir gangguan pengaliran ke pelanggan,” kata Direktur Umum PDAM Tirta Asasta Kota Depok, Ee Sulaeman, baru baru ini.

Dari itu, Ee juga mengimbau masyarakat untuk menampung air bersih selama libur Lebaran 2018. Upaya tersebut agar dapat mengantisipasi gangguan pengaliran akibat kejadian yang tidak direncanakan.

“Kejadian seperti banjir atau kebocoran pipa, terutama pipa besar dapat menyebabkan terhentinya pengaliran air bersih secara mendadak, maka sebaiknya untuk berjaga-jaga. Kami ingin pelanggan tetap menampung air,” imbaunya.

Sementara itu, Manajer Pemasaran PDAM Tirta Asasta Kota Depok, Imas Dyah Pitaloka menuturkan, berkaitan dengan adanya cuti bersama hari raya Idul Fitri, PDAM Tirta Asasta Kota Depok akan menutup loket dan kantor pelayanan mulai tanggal 11 – 20 Juni 2018. Loket dan kantor pelayanan akan beroperasi kembali tanggal 21 Juni 2018.

Menurutnya, selama loket dan kantor pelayanan tidak beroperasi, pembayaran masih dilakukan melaui mitra pembayaran PDAM Tirta Asasta Kota Depok. Kemudian, untuk laporan gangguan dan keluhan pelanggan juga masih dapat diterima selama libur Lebaran.

Laporan dan keluhan dapat disampaikan melalui email resmi PDAM Tirta Asasta Kota Depok diinfo@pdamdepok.co.id, atau untuk mengetahui informasi seputar PDAM Tirta Asasta Kota Depok di website resmi www.pdamdepok.co.id.(ndi)

Daftar Sambungan Baru di PDAM Tirta Asasta Dapat Potongan Biaya

Manager Pemasaran PDAM Tirta Asasta, Imas Dyah Pitaloka
Sukmajaya, Depok Terkini

PDAM Tirta Asasta Kota Depok menargetkan 6.800 sambungan baru di 2018. Salah satu upaya untuk memenuhi target tersebut adalah dengan memberikan potongan biaya sambung baru kepada pelanggan khusus rumah tangga.

Hal tersebut dikatakan, Manajer Pemasaran PDAM Tirta Asasta Kota Depok, Imas Dyah Pitaloka. Menurutnya, potongan biaya tersebut hanya berlaku di wilayah yang telah tersedia jaringan pipanya. Sebab banyak perumahan yang belum menikmati layanan PDAM meski di wilayahnya telah terpasang jaringan pipa retikulasi PDAM.

“Program potongan harga 50 persen untuk biaya pendaftaran sambungan baru ini berlaku sejak 1 Juni hingga 31 Juli 2018. Diperkirakan dengan program ini akan menambah 30 persen dari target sambungan baru di Depok,” ujarnya, Senin (04/06).

Lebih lanjut Imas mengatakan, program ini berlaku hanya untuk calon pelanggan domestik/rumah tangga. Selain itu juga bagi kelompok sosial termasuk di dalamnya rumah ibadah, yayasan lembaga pendidikan sosial dan lainnya yang sejenis.

“Untuk calon pelanggan yang memiliki rumah sederhana, dapat menikmati layanan kami dengan hanya membayar setengah harga yaitu Rp 750 ribu dan untuk rumah ibadah cukup membayar Rp 375 ribu,” terangnya.

Imas berharap, dengan program ini, masyarakat Kota Depok dapat menikmati layanan air bersih dengan harga yang relatif rendah. Selain itu, pemberian potongan ini tentunya dapat mengurangi efek penggunaan air tanah.(ndi)

Tingkatkan Iman dan Taqwa, Karyawan PDAM Gelar Pengajian Rutin

Pegawai PDAM serius menyiamak tausyiah saat pengajian rutin
Sukmajaya, Depok Terkini

Dalam rangka meningkatkan Iman dan Taqwa selama bulan suci Ramadan 1439 Hijriyah, PDAM Tirta Asasta Kota Depok menggelar pengajian rutin setiap hari Jumat pukul 08.00-09.00.wib.

Menurut Manajer Pemasaran PDAM Tirta Asasta Kota Depok, Imas Dyah Pitaloka, kegiatan pembinaan rohani tersebut di ikuti seluruh pegawai PDAM Tirta Asasta Kota Depok. Bertujuan meningkatkan keimanan dan ketaqwaan pada Allah SWT.

“Pengajian ini rutin diadakan setiap hari Jumat selama bulan Ramadan. Kami juga mendatangkan ustad untuk memberikan tausyiah,” tutur Imas, baru-baru ini diruang kerjanya.

Imas menambahkan, dengan diadakannya pengajian rutin ini tentunya menjadi sebuah motivasi para pegawai membangun jalinan silaturahmi lebih akrab.

“Kegiatan pengajian rutin ini tidak mengganggu aktifitas pelayanan pada pelanggan. Pelayanan pada pelanggan tetap berjalan normal seperti biasa,” jelas Imas.

Dirinya berharap, para pegawai PDAM Tirta Asasta Kota Depok dapat memanfaatkan pengajian rutin ini, terlebih pada bulan Ramadan ini, segala pahala dilipat gandakan oleh Allah SWT.(ndi)