Showing posts with label beji. Show all posts
Showing posts with label beji. Show all posts

Program e-Sabak Sekolah di Depok Pelopor Pembelajaraan Berbasis Teknologi


Margonda, Depok Terkini
Program e-Sabak yang di gagas di Kota Depok pada tahun 2015 merupakan pelopor pembelajaran berbasis teknologi pertama di Indonesia.

Penggagas sekaligus pembuat e Sabak Chiptec Smart Learning Ansarullah Yasin  mengatakan pogram E-Sabak adalah proses pembelajaran menggunakan tablet. E-Sabak sejak 2014 hingga sekarang sudah di gunakan di SMP swasta di Tangerang Selatan. Program ini akan dilanjutkan setelah empat tahun terhenti dikarenakan banyak keingginan dari masyarakat Depok.

"Kami rasa program e-sabak sangat berguna diera digital saat ini,"katanya
, di Kawasan Margonda, Depok, Rabu (11/09)

.
Dikatakan, Penggunaan teknologi membawa dunia pendidikan lebih cepat dan lebih maju. Program e Sabak di launching Anis Baswedan saat menjadi Menteri Pendidikan, sementara Menkominfo mendukung sisi infrastruktur seperti penggunaan Sabak ini.

Dirinya meyakini program ini bakal mampu mengurangi biaya kebutuhan para siswa akan buku, karena program e-Sabak, selain lebih murah, juga tetap memiliki kualitas. Menekankan untuk kegiatan tulis-menulis, para siswa masih tetap menggunakan kertas.

"Saat ini, program telah mulai dicoba pada SMA. Untuk ke depannya, penerapan program ini dimulai dari daerah-daerah terpencil. Pada fase ini, kita fokus pada daerah-daerah yang tertinggal," terangnya.


Dia menjelaskan ketimpangan akses pendidikan dapat dikurangi dengan penerapan konsep 3T yang meliputi terdepan, terluar, dan tertinggal. Model pendidikan e-Sabak ini segera diterapkan menyeluruh dan masuk kurikulum masa datang, yang masih dalam tahap uji coba.

“Program ini sekaligus menjawab tantangan kebutuhan tenaga kerja praktis dan mengembangkan model pendidikan terbuka.” ungkapnya.

Dia menambahkan, e-Sabak merupakan sarana anak belajar aktif kreatif memakai tablet android dalam kurikulum edukatif plus ketrampilan hidup. Alhasil, siswa bisa belajar kapan-dimana-siapa pun atau biasa disebut homeschooling dimana siswa bersangkutan bisa mengikuti ujian sekolah lokal dan nasional melalui sekolah negeri terdekat baik tingkat SD, SMP, dan SMA.

“Penggunaan teknologi membawa dunia pendidikan lebih cepat dan lebih maju," tuturnya.
Pemerintah dan industri, lanjut dia, mendorong operator untuk menerapkan teknologi terbaru agar bisa dimanfaatkan masyarakat Indonesia. Bahkan Menteri Informasi dan Komunikasi Rudi menghadirkan e-sabak atau tablet ke kota-kota di daerah terdepan, terluar, dan tertinggal (3T). Setiap tablet dipakai oleh dua siswa di satu meja dan diamankan dengan daftar situs mana saja yang bisa dan tidak bisa dibuka. Namun, tablet tersebut tidak boleh dibawa pulang dan hanya dipakai di sekolah.

Program e-Sabak tersebut, menurutnya juga sebagai sarana mengubah paradigma penilaian orangtua terhadap keberhasilan seorang anak melalui pendidikan formal.

Sementara itu ketua Dewan Pendidikan Kota Depok yang juga anggota DPRD Kota Depok Hafid Nasir menambahkan pihaknya akan mengevaluasi program tersebut.

"Ya kami dengar program tersebut kami akan cek dulu dan evaluasi jika bagus bisa saja diterapkan di sekolah di Depok," ucapnya.(ndi)

Pembentukan Kampung KB Wujudkan Ketahanan Keluarga


Beji, Depok Terkini
Guna mendorong peningkatan ketahanan keluarga sesuai Peraturan Daerah (Perda) Kota Depok Nomor 9 Tahun 2017. Pemerintah Kota Depok terus menggalakkan pembentukan Kampung Keluarga Berencana (KB) di 63 Kelurahan.

"Tahun 2018 kemaren sudah terbentuk Kampung KB sebanyak 63, tahun ini harus terbentuk 63 lagi, dan tahun depan 63 lagi," ujar Walikota Depok Mohammad Idris usai meresmikan Kampung KB ke-II di wilayah RW 01, Kelurahan Tanah Baru, Kecamatan Beji, Depok, Senin (09/09)

Menurut Idris, Kampung KB adalah bagian dari implementasi Perda Ketahanan Keluarga. Di mana tujuan pembentukan kampung KB untuk menjalankan fungsi-fungsi keluarga di masyarakat.

Dijelaskan Idris, terdapat delapan fungsi dalam keluarga. Antara lain, fungsi agama, sosial budaya, cinta dan kasih sayang, perlindungan, reproduksi, pendidikan, ekonomi, serta pelestarian lingkungan.

“Jadi, Kampung KB bukan hanya berkaitan dengan pengendalian jumlah penduduk. Tetapi, pembentukan kampung ini guna menjalankan fungsi-fungsi keluarga demi meningkatkan kesejahteraan masyarakat,” ujarnya.

Idris berkomitmen akan terus meningkatkan jumlah Kampung KB setiap tahun. Rencananya, di tahun 2020 akan ditambah sebanyak 63 titik." Insya Allah, tahun depan akan kita tambah 63 lagi,” harap Idris.

Ketua RW 01, Kelurahan Tanah Baru, Ihsan Saun mengucapkan terima kasih kepada Walikota Depok telah diresmikannya Kampung KB di wilayahnya."dengan terbentuknya Kampung KB, mudah-mudahan ketahanan keluarga disini menjadi lebih baik lagi," ucap Ihsan.(ndi)

BKPSDM Pasang Mesin Absen Sidik Jari Di 63 Keluraha


Beji, Depok Terkini
Dalam upaya meningkatkan disiplin Aparatur Sipil Negara (ASN), Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Kota Depok telah memasang mesin absensi sidik jari (fingerprint) di semua unit kerja hingga di kantor kelurahan.

Hal itu ditegaskan Kepala BKPSDM Kota Depok, Supian Suri disela acara sosialisasi dan pembinaan peraturan Kepegawaian, beberapa waktu lalu.

“Dipasangnya mesin tersebut agar kehadiran ASN dapat terpantau dan tercatat dengan baik. Bukan hanya oleh kepala perangkat daerah. Namun juga BKPSDM Depok,” kata Supian Suri.

Menurutnya, ASN wajib melakukan absen di pagi hari sebelum bekerja dan sorenya sebelum pulang. Walaupun ada kegiatan ke masyarakat, tetapi dirinya berharap mereka bisa melakukan absensi terlebih dahulu.

“Kami meminta pada kelurahan juga untuk menyiapkan satu petugas yang bertanggung jawab terhadap mesin absensi ini. Nanti kami akan koordinasi lebih lanjut,” tuturnya.
Selain memasang mesin absensi, lanjut Supian, pihaknya juga akan membuat aplikasi pelaporan kegiatan ASN. Tujuannya, untuk memantau perkembangan kinerja ASN setiap harinya.

Dia menambahkan, sebelumnya proses pelaporan kinerja dilakukan secara manual. Seringkali, ujarnya, pengisiannya dirapel per satu minggu atau dua minggu, sehingga tidak efektif.
“Kinerja yang dilaporkan harus didasarkan pada persetujuan dari atasan  Jadi ketika kita melaksanakan tugas tanpa sepengetahuan atau perintah atasan. Maka laporan kinerja tersebut tidak akan dianggap,” pungkasnya.

Sementara itu, Walikota Depok Mohammad Idris mengakui jumlah ASN Kota Depok baik struktural maupun fungsional sebanyak sekitar 7000 orang dengan jumlah penduduk 2,3 juta. Artinya rasio pelayanan satu ASN melayani 329 warga.  Sedangkan Kota Bekasi jumlah ASN mencapai 15 ribu dengan jumlah penduduk 2,5 juta. Rasionya satu ASN melayani 166 warga, sedangkan Kota Bogor jumlah ASN 9600 dengan rasio satu ASN melayani 116 warga.

"Meskipun jumlah ASN sedikit, namun banyak penghargaan yang diraih berkat ASN. Depok bisa leading mengungguli Kota Bekasi dan Bogor," tegas Idris.

Menurut Idris, potensi dan kualitas ASN Kota Depok sangat bagus dan luar biasa. Karena itu, Idris mengaku bangga dan meminta agar potensi dan kualitas ASN terus dijaga dan dirawat."Saya bangga dengan kinerja ASN Depok. Semoga kondisi ini bisa terus dirawat dan dijaga," tandas Idris.(ndi)

Ratusan Warga RW 01 Beji Meriahkan Lomba Jalan Santai


Beji, Depok Terkini
Dalam rangka memeriahkan HUT RI Ke-74, Ratusan warga RW 01, Kemiri Jaya, Kelurahan Beji, Kecamatan Beji, Depok antusias mengikuti lomba jalan santaing digelar Panitia HUT RI dari Karang Taruna RW 01, Minggu (10/09/2019).

Peserta jalan santai yang berasal dari warga RT 01 sampai 09 tersebut terlihat kompak menggunakan seragam berbagai warna, dan masing-masing memiliki yel-yel tersendiri.
Kegiatan tersebut dilepas langsung oleh Ketua RW 01, Iwan Daiman di halaman Masjid Nurul Islam, disaksikan para Ketua dan pengurus RT, dan DKM.

"Kegiatan ini bertujuan menjalin kekompakkan antar warga di RW 01, bukan semata-mata untuk meraih juara. Saya apresiasi kepada warga yang telah berpartisipasi ikut serta dalam acara ini." tegas Iwan.

Dalam kesempatan itu, Iwan berpesan kepada peserta untuk tertib selama dalam rute perjalanan." Jaga etika selama dalam perjalanan, semua peserta harus tertib dan jaga keamanan bersama," pinta Iwan.


Ketua Panitia HUT RI ke-74, Firda menambahkan, rangkaian kegiatan memeriahkan HUT RI diawali dengan jalan santai dilanjutkan dengan lomba fashion show anak-anak. Selanjutnya ada lomba karaoke untuk umum pada 7 Sepetember 2019, dan ditutup dengan malam puncak pada 8 Sepetember 2019.

"Malam puncak peringatan HUT RI ke-74 akan diisi dengan pentas seni budaya dari warga RT01 hingga 09," ucapnya.(ndi)

Ratusan Pelaku UMKM Depok Dapat Pembinaan Dari BPOM


Beji, Depok Terkini
Badan Pengawas Obat dan Makanan (POM) Republik Indonesia (RI) menggelar kegiatan Talkshow dan Komunikasi Informasi, serta Edukasi Keamanan Pangan Bagi Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) di Hotel Bumi Wiyata, Depok, Rabu (28/08).

Kegiatan yang diikuti ratusan pelaku UMKM Depok ini digelar untuk menambah wawasan pelaku usaha menciptakan produk yang unggul dan aman. Sehingga dapat bersaing di era revolusi industri saat ini.

Menurut Kepala Badan POM RI, Penny K. Lukito. Pembinaan UMKM memerlukan komitmen pemerintah pusat dan daerah, serta peran akademisi terutama untuk wirausaha baru.
Lebih lanjut Penny mengatakan badan POM memberikan dukungan secara penuh dan fasilitasi terhadap UMKM termasukk UMKM daerah.

"Badan POM telah melakukan deregulasi dan debirokratisasi persyaratan termasuk pemotongan biaya pendaftaran pangan olahan sebesar 50 persen dari pendapatan negara bukan pajak," ungkapnya

Wali Kota Depok, Mohammad Idris menyambut baik kegiatan talkshow dan diharapkan para pelaku UMKM Depok dapat terdorong agar mengedepankan produk pangan yang aman, bermutu, dan bergizi.

“Kami memiliki komitmen memajukan UMKM Kota Depok agar lebih berdaya saing. Dengan adanya kegiatan ini, mari sama-sama meningkatkan kualitas. Seperti terkait kapasitas marketing dan distribusi dari para pelaku UMKM,” katanya

Kepala Dinas Koperasi dan UMKM Kota Depok, Firiawan mengatakan, kegiatan BPOM ini sangat bermafaat bagi pelaku UMKM Kota Depok terkait keamanan pangan."

Kami menyambut gembira kegiatan ini karena memberikan informasi lengkap dan konfrehensif bagi pelaku UMKM khususnya kuliner. Lebih kepada produk pangan yang sifatnya butuh pengawasan tepat, seperti minuman susu, yoghurt dan lainnya. Semua produk makanan tersebut harus terjamin keamanannya," ucap Fitriawan seraya menambahkan pihaknya siap memfasilitasi pengajuan ke BPOM bagi pelaku UMKM di Kota Depok.(wan)

BKSDM Sosialisasikan Peraturan Perkawinan dan Perceraian Bagi ASN


Beji, Depok Terkini
Badan Kepegawaian dan Sumber Daya Manusia (BKSDM) Kota Depok menggelar sosialisasi, Pembinaan dan Pembekalan Peraturan Kepegawaian terhadap Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkup Pemerintah Kota Depok, bertempat di Hotel Bumi Wiyata, Beji, Depok, Rabu (28/08).

Sosialisasi diikuti para Sekertaris Dinas, Sekcam, Lurah dan Sekertaris Kelurahan se-Kota Depok, menghadirkan nara sumber dari Badan Pertimbangan Kepegawaian Republik Indonesia, Dwi Wahyuni Budiman.

"Sosialisasi ini bertujuan memberikan pemahaman kepada ASN terkait PP No. 10 tahun 1983 tentang ijin perkawinan dan perceraian bagi PNS, serta PP Np. 45 tahun 1990 tentang perubahan PP No.10 tahun 1983," kata Kepala BKSDM Kota Depok, Sopian Suri.

Walikota Depok Mohammad Idris dalam kesempatan tersebut mengatakan, para Sekdis, Sekcam dan Lurah merupakan leader dalam pengawasan ASN di lingkup kerjanya. Artinya sebelum ada hal hal dan kekhawatiran yang terjadi bisa diselesaikan secara internal dengan memberikan teguran atau nasehat. Karena itu, lanjut Idris perlu dilakukan pendekatan.

"Sekarang ini paling sering terjadi masalah keluarga, seperti perselingkuhan. Karena itu, sosialisasi ini sangat penting terkait aturan-aturan terhadap ASN. Saya harap para Sekdis, Sekcam dan Lurah sebagai leader pengawasan pegawai harus memberikan teladan dan proaktif serta inisiatif untuk menyelesaikan berbagai persoalan pegawai, seperti masalah absen dan keluarga," ucap Idris.(ndi)

Camat Beji Siap Layani Pensiunan Melalui Jempol


Beji, Depok Terkini
Demi mengoptimalkan pelayanan kepada masyarakat, Kecamatan Beji, berencana meluncurkan inovasi berupa program Jemput Pelayanan Optimal terhadap Lansia (Jempol). Program tersebut dikhususkan untuk melayani para pensiunan di wilayah kecamatan Beji.

“Program ini adalah salah satu upaya kita menyukseskan program ketahanan keluarga, khususnya dari segi Ramah Lansia,” tutur Camat Beji, Anis Fathoni usai memaparkan program kerja kepada tim penilai lomba sinergitas kecamatan, Jumat (26/07/2019)

Anis menjelaskan, melalui program ini, pihaknya akan melakukan pelayanan langsung ke rumah warga pensiunan. Mulai dari pengambilan berkas, verifikasi berkas, hingga pengembalian berkas ke rumah yang bersangkutan.

“Nanti kita akan menginventarisasi terlebih dahulu pensiunan yang ada di setiap kelurahan, karena saat ini kita belum ada datanya. Setelah itu, baru dilaksanakan program ini,” jelasnya.

Ia menambahkan, program Jempol akan dilaksanakan pada Agustus mendatang. Dengan harapan dapat memudahakan masyarakat, khususnya warga Lansia dalam mendapatkan pelayanan.

“Biasanya setiap bulan para pensiunan datang ke kelurahan untuk minta tanda tangan lurah buat pengambilan gaji. Sehingga dengan program ini para lansia lebih dimudahkan,” ucapnya.(ndi)

Pemkota Akan Berikan Dana Hibah Buat Lembaga Lansia


Beji, Depok Terkini
Pemerintah Kota Depok akan memberikan dana hibah bagi Lembaga Lanjut Usia (Lansia) yang ada di Kota Depok.

Hal itu dikatakan Walikota Depok, Mohammad Idris usai menghadiri Gebyar Kota Sehat Kecamatan Beji, di halaman Kantor Kecamatan Beji, Depok, Sabtu (20/07).

"Mulai saat ini lembaga lembaga Lansia akan kita berikan dana hibah," ujar Idris.

Menurut Walikota, saat ini jumlah Lansia di Kota Depok semakin banyak karena angka harapan hidup (AHH) kota Depok semakin meningkat dan tertinggi di Jawa Barat. Karena itu, Pemerintah Kota harus memberikan perhatian lebih kepada Lansia.


"Jangan  sampai keberadaan Lansia justru menjadi problem masyarakat. Kita ingin keberadaan dan ketangguhan Lansia bisa terwujud sehingga tidak menjadi beban masyarakat," tuturnya.

Idris menambahkan, keberadaan taman di setiap kelurahan juga diperuntukkan untuk berbagai kegiatan Lansia. Kita juga berikan bantuan untuk kegiatan peringatab Hari Lanjut Usia (Halun)," ungkap Idris.

Kepala Dinas Sosial Kota Depok, Usman Haliyana menambahkan, pemberian dana hibah Lembaga Lansia bertujuan membantu berbagai kegiatan lansia baik ditingkat Kota maupun kecamatan.

"Dana hibah lansia kemungkinan akan diberikan tahun 2020. Sedangkan jumlah lembaga lansia di tingkat kota saja sebanyak sembilan, diantaranya LLI, KWRI, dan lainnya. Masih banyak inovasi dari para lansia, pemikiran dan ide mereka dibutuhkan. Seperti di Bojongsari, Ketua Kota Sehat dijabat oleh seorang lansia," ucap Usman.(ndi)

Walikota Resmikan Sekolah Ayah Bunda


Beji, Depok Terkini
Wali Kota Depok, Mohammad Idris meresmikan Sekolah Ayah Bunda di Hotel Bumiwiyata, Beji, Depok, Selasa (16/07/2019).

Sekolah Ayah Bunda ini merupakan sarana pembelajaran dalam mengelola keluarga, sekaligus salah satu upaya Pemerintah Kota Depok mewujudkan Kota Ramah Keluarga.

Menurut Wali Kota, keberadaan Sekolah Ayah Bunda ini sebagai upaya pemerintah mencegah terjadinya kekerasan anak. Hal ini karena anak menjadi bagian penting dalam rumah tangga, dan menjadi aset bangsa yang berharga.

“Kehebatan suatu bangsa dimulai dari unit terkecil keluarga. Saat keluarga sudah kokoh maka bisa menjadi solusi dari permasalahan bangsa,” kata Idris.

Dikatakan, dalam Sekolah Ayah Bunda ini dibuat dalam beberapa gelombang. Peserta gelombang pertama akan dibuka untuk 25 pasang ayah dan bunda dengan usia di bawah 45 tahun.

"Warga yang ingin ikut sekolah ini tidak dipungut biaya karena dibiayai dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Kota Depok," terangnya.

Ditambahkan Idris, sekolah Ayah Bunda akan diisi dengan pembicara yang berkompeten, mulai dari psikolog, pakar parenting, hingga tokoh ayah nasional seperti ayah Irwan Rinaldi. Selain itu, peserta juga akan diberikan kesempatan berbagi pengalaman dalam mengasuh anak.

Idris berharap ayah dan bunda peserta sekolah ini bisa menjadi trainer yang bisa membagi ilmunya dengan pasangan lainnya. Dengan begitu, ke depan keinginan Pemkot Depok menjadikan pasangan ayah bunda berdaya untuk anak yang bahagia dapat terwujud.

“Kami harapkan bagi peserta yang sudah mendapat ilmu bisa menularkan ke orang-orang sekitarnya. Agar terwujud Ketahanan Keluarga yang kokoh di Kota Depok,” harap Walikota.(ndi)

Siswa Ayodya Pala Art Center Wajib Ikuti Ujian Kenaikan Tingkat

Margonda, Depok Terkini
Ayodya Pala Art Center yang berdiri di Kota Depok sejak 24 April 1980 hingga saat ini tetap aktif dan konsisten dalam bidang pendidikan, pelestarian dan pengembangan Seni Budaya Tradisional Indonesia.
Kali ini, Ayodya Pala kembali  mengadakan Pagelaran Seni dalam rangka ujian kenaikan tingkat pada 7, 14, 21 dan 28 Juli 2019 di Gedung IX Fakultas Imu Pengetahuan  Budaya (FIB), Universitas Indonesia.

"Ujian ini akan diikuti sebanyak 2000 siswa seni tari, musik dan vokal dari 45 cabang Ayodya Pala. Seluruh siswa Ayodya Pala Art Center wajib mengikuti ujian ini," tegas Denta Mandra Pradipta Budiastomo, S.Ds, M.Si, selaku Kepala Divisi Humas dan Promosi Ayodya Pala Art Center, Sabtu (29/06/2019).

Lebih lanjut Denta menjelaskan, tujuan diselenggarakannya test ini adalah untuk mengevaluasi hasil kegiatan pembelajaran seni siswa untuk naik ke jenjang berikutnya sesuai dengan kurikulum yang ditentukan

"Ujian ini juga sebagai ajang melatih keberanian dan rasa percaya diri siswa," ucap Denta.(ndi)

Pradi Usulkan KOOD Bikin Buku Sejarah Depok


Beji, Depok Terkini
Wakil Walikota Depok, Pradi Supriatna mengusulkan agar Organisasi Kumpulan Orang Orang Depok (KOOD) membuat buku sejarah Depok dengan menggunakan bahasa Betawi Depok.

Hal itu dimaksudkan untuk meningkatkan literasi sekaligus menjaga kelestarian bahasa khas Depok kepada generasi muda.

"Ini sekedar usul.  Mungkin generasi-generasi kita banyak yang tidak tahu proses perubahan perubahan pembangunan di wilayah kota Depok dari awal sampai saat ini. Saya berharap para sesepuh dan tokoh masyarakat masing-masing wilayah bisa ada cerita yang dituliskan dengan literasi gaya Betawi Depok," ujar Pradi saat Halal Bihalal dengan bersama pengurus dan anggota KOOD di kediamannya, Minggu (16/06/2019).

Pradi mencontohkan untuk wilayah Kecamatan Pancoran Mas bisa membuat tulisan tentang asal usul nama Pancoran Mas. Selain cerita tentang kondisi alamnya, ujar Pradi, akan lebih bagus apabila disertai dengan informasi terkait sosial kultur di wilayah itu.


"Dari kumpulan-kumpulan tulisan itu nantinya bisa dijadikan sebuah referensi untuk kita, khususnya anak cucu terkait suasana Depok di zaman dulu," ucapnya.

Menanggapi usulan tersebut, Ketua Umum KOOD, Ahmad Dahlan menyambut positif dan melihat saran itu sebagai sesuatu yang penting. Pasalnya, dengan dibukukannya sejarah Depok, diharapkan generasi muda dapat mengenal Depok secara utuh.

“Depok ini kaya akan nilai sejarah, seperti situs Kramat Beji atau Sumur Bandung Cimanggis. Demi merealisasikan usulan ini, kami akan bentuk tim khusus yang tugasnya menyusun dan mencari informasi baik dari arsip maupun cerita dari saksi sejarah,” tutupnya.(ndi)

Ayodya Pala Gelar Misi Kebudayaan Indonesia Ke China


Margonda, Depok Terkini
Ayodya Pala Art Centre akan mengadakan misi kebudayaan dan promosi Indonesia ke negara China, pada 16-22 Juni 2019.

Pagelaran kebudayaan Indonesia akan berlangsung di empat Kota, yaitu Foshan, Huadu, Chaozhou, dan Zhuhai.
Team misi kebudayaan Ayodya Pala menurunkan sebanyak 17 personil dibawah kendali Kepala Divisi Humas dan Promosi, Denta Mandra Pradipta.

Menurut Denta, pagelaran misi kebudayaan ini digelar berdasarkan surat undangan dari Konsulat Jenderal Republik Indonesia di Guangzhou, Cina.

"Kita diundang untuk mengisi pagelaran kebudayaan disana. Sebelumnya, kami telah mengadakan acara gelar pamit di panggung pentas Mal Depok," jelas Denta, di pusat perbelanjaan Mal Depok, Kamis (13/06/2019).

Karena itu, Denta berharap, selain dapat mengharumkan nama Indonesia dan Kota Depok di mata Internasional, kegiatan ini juga dapat meningkatkan semangat para generasi muda untuk mempelajari kesenian tradisional Indonesia yang multi etnik.

"Mohon doa dan dukungan dari masyarakat Depok dan Indonesia, semoga pagelaran misi kebudayaan ini dapat berjalan lancar dan sukses," harap Denta.(ndi)

"Andilan" Wujudkan Tradisi Ekonomi Gotong Royong


Beji, Depok Terkini
Tradisi Andilan atau tabungan arisan antar warga merupakan suatu kebiasaan memotong kerbau yang dilakukan masyarakat Depok menjelang Hari Raya Idhul Fitri.

Tabungan arisan Andilan ini  mengumpulkan dana bersama sama untuk membeli kerbau dan selanjutnya dilakukan pemotongan diikuti dan disaksikan secara bersama sama.

Menurut tokoh masyarakat Depok,
 H. Acep Al Azhari, Andilan merupakan tradisi warga Depok yang harus dipertahankan. Tradisi ini harus diturunkan dan diperkenalkan ke anak dan cucu kita agar tetap terjaga kelestariannya.

"Sangat tinggi nilai kebersamaan yang mengikat silaturrahim antar warga Depok. Andilan juga sebagai wujud ekonomi gotong royong yang sudah di terapkan oleh para sesepuh kita sejak dulu.
Semoga Tradisi Andilan ini tetap berkembang seiring perkembangan zaman," harap Acep, saat ditemui di wilayah Beji, Depok, beberapa waktu lalu

Sementara itu, Ketua Kumpulan Orang Orang Depok (KOOD) Kota Depok,  Ahmad Dahlan mengaku sangat mendukung agar tradisi Andilan terus dihidupkan. "Saya sangat setuju tradisi Andilan harus dihidupkan dan dikenalkan kepada generasi penerus di Depok," tegasnya.

Wakil Walikota Depok, Pradi Supriatna menilai dengan tradisi Andilan dapat meningkatkan nilai silaturrahmi serta menumbumbuh rasa kebersamaan satu dengan yang lainnya."Dengan kebersamaan ini semua warga sejajar, tidak ada yang merasa hebat atau merasa diatas, " ucap Pradi.(ndi)

Warga Kemiri Jaya Santuni Puluhan Yatim dan Dhuafa


Beji, Depok Terkini
Sedikitnya 40 anak yatim dan 66 kaum dhuafa di lingkungan RW 01, Kelurahan Beji, Depok mendapat  santunan dari sumbangan warga yang dikumpulkan panitia santunan Masjid Nurul Islam RW 01 Kampung Kemiri Jaya.

Hadir dalam kegiatan santunan dan buka puasa bersama tersebut Lurah Beji, Waryono, Ketua DKM Nurul Islam Husein, tokoh masyarakat, tokoh agama, Ketua RW 01, Imam Daiman, para pengurus RW 01, para Ketua RT, serta warga sekitar.

Ketua Panitia Santunan dan Buka Puasa Bersama, Sugeng Riyadi menjelaskan,  kegiatan pemberian santunan pada anak yatim ini rutin dilakukan setiap tahun dengan sumber anggaran berasal dari swadaya maayarakat.

"Terima kasih atas bantuan dan partisipasi warga dari RT 01 hingga RT 09. Semoga apa yang diberikan mendapat ganjaran dari Allah SWT," ucap Sugeng.

Lurah Beji, Waryono dalam kesempatan tersebut mengucapkan terima kasih atas terselenggaranya kegiatan santunan untuk yatim dan dhuafa.

Menurutnya, kegiatan ini tidak hanya untuk menumbuhkan rasa kepedulian masyarakat yang mampu terhadap para anak-anak yatim. Tetapi juga denga harapan agar bantuan yang diberikan bisa membantu para anak yatim dan warga kurang mampu.

"Mari kita jaga mereka, semoga anak yatim ini kelak menjadi anak yang sholeh dan mandiri," tutur Waryono.

Selain itu, Waryono juga mengajak warga di lingkungan RW 01 untuk memakmurkan masjid dan meningkatkan ibadah di bulan Ramadhan.

"Saya percaya warga RW 01, bisa mewujudkan visi Kota Depok yaitu unggul, nyaman dan religius," harapnya.

Ketua DKM Nurul Islam, Husein menambahkan, selain pemberian santunan, pembinaan terhadap anak yatim di wilayah RW 01 juga sudah  dilakukan sejak lama.

"Terima kasih atas dukungan dan support warga dalam kegiatan santunan ini, khususnya dari tokoh masyarakat yang selama ini telah memberikaan pembinaan kepada warga. Mari kita makmurkan masjid, sehingga Islam tetap jaya di wikayah RW 01," ajak Husein.(ndi)

Walikota Optimis PKK Tanah Baru Raih Juara Nasional


Beji, Depok Terkini
Wali Kota Depok Mohammad Idris mengaku optimis jikaTim Penggerak PKK Kelurahan Tanah Baru, Kecamatan Beji, Kota Depok akan meraih juara pada lomba Tertib Administrasi PKK Tingkat Nasional Tahun 2019.

"Meskipun ada enam nominator, saya optimis, karena PKK kelurahan Tanah Baru memiliki keunggulan tersendiri berupa inovasi pengadaan website PKK dan penggunaan teknologi android. Mudah mudahan inovasi ini menjadi unggulan penilaian karena di daerah lain tidak ," kata Mohammad Idris usai menyambut  kedatangan Tim Penilai Pusat Lomba Tertib Administrasi tahun 2019 di Kelurahan Tanah Baru, Kamis (09/05/2019).

Turut menyambut kedatangan tim penilai, Ketua TP PKK Provinsi Jawa Barat, Atalia Praratya, Ketua TP PKK Kota Depok, Elly Farida, para Kepala OPD, serta para pengurus PKK Kota Depok.

Lebih lanjut Idris mengatakan, pada tahun 2013,  PKK Kelurahan Tanah Baru ini juga pernah menyabet juara II lomba tertib admunistrasi tingkat nasional. Jadi, kata Idris, di tingkat provinsi saja sudah juara I, mudah mudahan di tingkat nasional bisa jadi juara pertama," harapnya.

Sementara itu, Ketua Tim Penilai Lomba Tertib Administrasi tingkat Nasional, Rosi Apriyanto mengatakan, kegiatan lomba tertib administrasi ini dalam rangka Hari Kesatuan Gerak (HKG) yang rutin diselenggarakan setiap tahun ternyata mendapat respon positif oleh pemerintah daerah dan masyarakat. Hal ini membawa nilai positif terhadap pencapaian sasaran pemberdayaan keluarga dan masyarakat secara keseluruhan.


"Ada enam nominasi secara nasional. Penilaian meliputi materi penilaian tahapan dan proses hingga penentuan juara. Kita lakukan secara berjenjang, terbuka dan akuntable. Saya berharap lomba ini dapat memotivasi bagi masyarakat lyas termasuk pelaku pembangunan dan para pemimpin bahwa gerakan PKK merupakan kunci sukses pemberdayaan masyarakat," katanya.

Ketua TP PKK provinsi Jabar, Atalia Praratya mengaku kaget dan merinding ketika melihat website PKK Kelurahan Tanah Baru. Menurutnya, aplikasi dan android seperti ini rencananya akan diluncurkan secara nasional pada tahun 2020.

"Artinya PKK Kelurahan Tanah Baru sudah menjadi yang terdepan. Tidak banyak kelurahan kelurahan di Indonesia yang sudah membuat website seperti ini," ucap istri Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil.

Atalia menambahkan bahwa teknologi informasi sangat penting sekali dan bisa menjangkau lebih jauh, luas dan realtime."saya sangat apresiasi dengan inovasi ini yabg didukung oleh pemerintak Kota, Camat, Lurah hingga masyarakat. Kota Depok ini sangat luar biasa,  banyak yang bagus di Depok," ucapnya.(ndi)

Pradi Letakkan Batu Pertama Pembangunan Masjid Nurul Jannah


Beji, Depok Terkini
Wakil Walikota Depok Pradi Supriatna meletakkan batu pertama pembangunan Masjid Nurul Jannah di Jalan Muhamad  Alif, RT04/05, Kelurahan Kukusan, Kecamatan Beji, Depok Jum'at (26/04/2019).

Peletakan batu pertama pembangunan Masjid tersebut dihadiri Pimpinan Cabang Muhamadiyah Kecamatan Beji, Ketua Ranting Muhamadiyah Kukusan, Sekcam Beji, Lurah Beji, LPM, tokoh agama dan masyarakat serta pengurus DKM setempat.

Sumanta, selaku Ketua Panitia pembangunan Masjid Nurul Jannah menjelaskan, anggaran pembangunan masjid diperkirakan menghabiskan anggaran sebesar Rp.3,5 miliar. Sumber dana diperoleh dari swadaya masyarakat serta bantuan dari berbagai pihak.

"Awalnya tempat ini mushala, namun seiring perkembangan waktu jumlah jamaah semakin banyak dan tidak tertampung lagi. Kemudian dikembangkan perluasan dan dirubah menjadi masjid," ujar Sumanta

Wakil Walikota Depok Pradi Supriatna dalam kesempatan tersebut mengatakan, konteksnya sangat sederhana, pembangunan masjid merupakan upaya untuk berbagi dalam catatan amaliyah selama kita masih hidup di dunia," kata Pradi.


Menurut Pradi, upaya upaya yang dilakukan masyarakat, khususnya warga Kukusan merupakan bagian penting dari tatanan pemerintahan di Kota Depok, karena dana pembangunan masjid ini bersumber dari swadaya masyarakat.

"Bayangkan kalau pembangunan masjid yang menghabiskan anggaran cukup fantastis tidak mungkin diambil dari APBD Depok, sangat tidak mungkin sekali. Karena itu saya sangat apresiasi upaya upaya yang dilakukan masyarakat dalam pembangunan masjid ini," ungkap Pradi.

Dirinya juga mengimbau kepada panitia untuk melengkapi kelengkapan administrasi serta legalitas pembangunan masjid Nurul Jannah bosa dipenuhi.

"Apa yang kita lakukan tentunya untuk kebaikan semua, mudah mudahan pembangunan maajid ini bisa mwwujudkan Koya Depok yang unggul, nyaman dan religius," tutup Pradi.(ndi)

Ratusan Warga Kemiri Jaya Peringati Isra Mi'raj


Beji, Depok Terkini
Warga Kampung Kemiri Jaya,  RW 01, Kelurahan Beji, Kecamatan Beji, Depok, Rabu (04/04/2019) siang, memperingati Isra Mi’raj Nabi Muhammad SAW di Masjid Nurul Islam, menghadirkan penceramah Ustad Syaiful Millah, Mag dan Ustazah Nurlalela.

Ratusan warga Kemiri Jaya RW 01 terlihat sangat antusias mengikuti Isra Mi’raj Nabi Muhammad SAW tersebut. Kegiatan ini juga dihadiri Ketua RW 01, Iwan Daiman, Ketua DKM Nurul Islam, Husein dan Ketua

Ketua Panitia Isra Mi'raj Masjid Nurul Islam, Ustazah Kartinah dalam sambutannya mengatakan, kegiatan ini terselenggara atas partisipasi semua warga Kemiri Jaya di lingkungan RW01,

“Alhamdulillah, dengan partisipasi semua warga, acara peringatan Isra Mi’raj Nabi Muhammad SAW ini dapat terlaksana dengan baik. Mohon maaf jika masih ada kekurangan dalam kegiatan ini,"  ucap Kartinah.


Sementara itu, Ketua RW 01, Kelurahan Beji, Iwan Daiman mengatakan, peringatan Isra Mi'raj ini terselenggara atas kerjasama DKM Nurul Islam dengan pengurus pengajian Al-Hidayah RW 01. Adapun tujuan kegiatan ini untuk memperingati hijrahnya Nabi Muhammad SAW yang mendapat perintah langsung dari Allah SWT untuk melaksanakan salat lima waktu sebagai tonggak ibadah bagi umat Islam.

Selain itu, lanjut Iwan, kegiatan ini juga untuk meningkatkan tali silaturahmi sesama umat, khususnya warga Kemiri Jaya dari RT 01 hingga RT 09.

"kegiatan ini juga untuk mengedukasi generasi muda sebagai modal utama pembangunan,  khususnya di bidang keagamaan dan kerohanian Islam," terangnya.

Iwan juga berharap dengan kegiatan ini bisa menjadikan lingkungan RW 01 Kampung Kemiri menjadi lebih baik sebagai umat Nabi Muhammad SAW.(ndi)

Pemkot Dorong Sekolah Terapkan Pembayaran Nontunai


Beji, Depok Terkini
Dalam menghadapi tantangan digitalisasi, Pemerintah Kota (Pemkot) Depok mendorong seluruh sekolah di Kota Depok menerapkan proses pembayaran nontunai. Sebagai langkah awal, pihak Pemkot akan menjalin sinergisitas dengan usaha rintisan (startup) yang konsen di bidang digitalisasi pembayaran untuk lembaga pendidikan.

“Tentu kita bangun terlebih dahulu komunikasi dengan komunitas-komunitas startup. Masing-masing konsep dari mereka akan kita kaji lebih dalam,” ujar Wali Kota Depok, Mohammad Idris, di Hotel Bumi Wiyata, Bejim Depok, Jumat (22/03).

Dikatakannya, berdasarkan survei sederhana dari Infra Digital Nusantara (IDN), salah satu startup digitalisasi pembayaran, yang dilakukan di beberapa sekolah di Kecamatan Tapos, sekitar 95 persen orang tua dan tenaga pendidik di sekolah, menyetujui diterapkannya pembayaran nontunai.

“Pendidikan melalui digital menjadi sarana memudahkan masyarakat dalam pembayaran dengan digital, kolaborasi ini diperuntukkan agar masyarakat dimudahkan dalam memperoleh pendidikan,” katanya.

Sementara itu, Kabid Pendidikan Dasar (Pendas) Dinas Pendidikan (Disdik) Kota Depok, Mulyadi mengatakan, pembayaran nontunai sudah diterapkan di beberapa sekolah negeri. Misalkan pada penggunaan dana Bantuan Operasional Sekolah (BOS), pembayaran gaji guru yang langsung dibayarkan ke rekening guru, termasuk anggaran belanja sekolah transaksinya sudah online.

“Tentu ini semua memberikan suatu kemudahan dan efisiensi, misalkan efektivitas kinerja dari sisi waktu dan tenaga,” tandasnya.(ndi)

Hasil Musrenbang Diharapkan Dapat Merealisasikan Program Bermanfaat Bagi Masyarakat



Beji, Depok Terkini

Wakil Wali Kota Depok Pradi Supriatna berharap hasil Musyawarah rencana pembangunan (Musrenbang) Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) tahun 2020 tingkat Kota Depok dapat merealisasikan program-program yang bermanfaat bagi masyarakat Depok.

"Saya sangat apresiasi kepada Bappeda Kota Depok atas terselenggaranya kegiatan ini. Semoga hasil musrenbang ini dapat merealisasikan program yang bermanfaat bagi masyarakat," kata Pradi sebelum menutup Musrenbang RKPD Kota Depok tahun 2020 yang digelar selama dua hari di Hotel Bumi Wiyata, Kecamatan Beji, Depok, Kamis (14/03). 

Selanjutnya, ujar Pradi, hasil musrenbang RKPD ini akan menjadi pedoman dalam penyusunan Kebijakan Umum Anggaran dan Prioritas Plafon Anggaran Sementara (KUA-PPAS) serta APBD Kota Depok tahun 2020. 
Namun demikian, Pradi menjelaskan tidak semua usulan baik dari hasil musrenbang tingkat kelurahan, kecamatan hingga tingkat Kota Depok dapat direalisasikan. Hal itu disebabkan akibat keterbatasan anggaran sehingga tidak semua usulan dapat dipenuhi secara utuh menjadi program dan kegiatan."Begitu banyak usulan yang ada, namun tidak semua usulan bisa dipenuhi karena keterbatasan anggaran," jelasnya.

Pradi menyarankan agar semua usulan bisa terealisasi, jika memungkinkan bisa mencari sumber pendanaan lain diluar APBD seperti melibatkan partisipasi aktif swadaya masyarakat dan swasta melalu CSR, kerjasama pemerintah dan badan usaha serta pendanaan dari pemerintah provinsi dan pusat.

"Saya berharap program prioritas yang sudah disepakati dapat dikaji dan ditelaah dengan sebaik-baiknya. Sehingga di tahun 2020 tidak lagi ditemukan kegiatan yang tertunda atau bahkan tidak dilaksanakan. Karena itu kita harus bisa mengantisipasi berbagai hambatan dan kendala yang mungkin terjadi," tandas Pradi.(ndi)

Walikota Buka Musrenbang RKPD Kota Depok Tahun 2020


Beji, Depok Terkini

Wali Kota Depok Mohammad Idris membuka Musyawarah Rencana Pembangunan (Musrenbang) Rencana Kerja Perangkat Daerah Kota Depok tahun 2020 di Hotel Bumi Wiyata, Beji, Depok, Rabu (13/03/2019).

Musrenbang bertemakan "Pemantapan infrastruktur dalam upaya peningkatan daya saing ekonomi dan kesehjateraan masyarakat dihadiri Wakil Wali Kota Depok Pradi Supriatna, Perwakilan Bappenas, Staf ahli gubernur Jabar bidang ekonomi dan pembangunan, Dady Iskandar, Dandim Depok, Kepala Bappeda Kota Depok, Wakil Ketua DPRD Yetty Wulandari, para kepala OPD, para Camat dan Lurah, LPM dan organisasi kemasyarakatan.

Wali Kota Depok Mohammad Idris dalam kesempatan tersebut mengatakan, musrenbang tingkat Kota Depok ini dilaksanakan dalam rangka penyempurnaan rancangan RKPD Kota Depok tahun 2020. Beberapa program prioritas pembangunan di tingkat Kelurahan dengan pagu anggaran Rp. 2,7 milliar serta program yang tidak masuk skala prioritas di kecamatan sudah dibahas dan tidak akan berubah.

"Program itu tidak akan berubah, yang berubah adalah beberapa usulan dari OPD karena kemampuan APBD tahun 2020 masih ada kekurangan anggaran sebesar Rp. 500 milliar."Kita masih kurang anggaran 500 miliar, itu belum termasuk pokok pikiran anggota dewan dan aspirasi Walikota dan Wakil Walikota. Jadi, dipastikan ada beberapa usulan pembangunan OPD akan dipending untuk tahun 2021 karena uang APBD tidak cukup," kata Idris.

Walikota juga menginginkan pembangunan infrastruktur di tahun 2020 ada yang menonjol dan jelas bentuk fisiknya, seperti pembangunan gedung wanita dan youth centre untuk sarana anak muda berkreasi."Kita belum punya fasilitas publik yang bisa dirasakan masyarakat," ungkapnya

Mengatasi permasalahan kemacetan lalu lintas, Pemkot Depok juga telah mengusulkan pembangunan jalan terusan Juanda. Selain itu, pihaknya akan menaikkan dana insentif LPM, RT, RW disertai dengan penandatanganan fakta integritas," Jadi, kenaikan insentif tersebut ada take and givenya ," tandas Idris.

Sementara itu, Kepala Badan Perencanaan Pembangunan dan Penelitian Pengembangan Daerah Kota Depok, Widyati Riyandani menjelaskan ada enam prioritas pembangunan untuk tahun 2020. Diantaranya membangun fasilitas publik, meningkatkan perekonomian, ketahanan keluarga dan sosial kemasyarakatan, percepatan pengurangan kemiskinan dan pengangguran serta meningkatkan sumber daya manusia.(ndi)