Showing posts with label cipayung. Show all posts
Showing posts with label cipayung. Show all posts

Walikota Resmikan Penggunaan SPAM Komunal di Cipayung


Cipayung, Depok Terkini
Wali Kota Depok, Mohammad Idris meresmikan Sistem Penyediaan Air Minum (SPAM) di wilayah RT 04/06, Kelurahan Cipayung, Kecamatan Cipayung, Depok, Kamis (19/09/2019).

Dengan SPAM Komunal tersebut, sebanyak 42 Sambungan Rumah (SR) akan mendapatkan aliran air bersih secara gratis.

“Untuk sementara air bersih ini hanya bisa digunakan untuk mandi dan menyuci saja, tidak untuk dikonsumsi. Ke depan kami akan tingkatkan agar bisa dikonsumsi sebagai air minum,” ujar Idris usai kegiatan Ngobrash Sawali Siklus 2 dan Peresmian SPAM Komunal.

Dijelaskan Walikota, berdasarkan hasil survei yang dilakukan pihak Disrumkim, warga yang ingin mendapatkan air bersih di wilayah Cipayung butuh pengeboran lebih dalam. Sehingga Pemerintah Kota (Pemkot) Depok membuat program tersebut.


“Kalau di wilayah lain, biasanya 30 meter sudah dapat air. Nah, di Cipayung 50 meter baru dapat air. Untuk itu, dengan adanya sarana air bersih ini diharapkan bisa bermanfaat dan dikelola oleh Kelompok Pemanfaatan dan Pemeliharaan (KPP) yang sudah terbentuk,” katanya.

Sementara itu, Kepala Disrumkim Kota Depok, Dudi Mi’raz menambahkan, pada tahun 2018 telah dibangun SPAM Komunal (Sistem jaringan air bersih non perpipaan) dengan nilai fisik sebesar Rp.632 juta. Infrastruktur tersebut meliputi bangunan distribusi air minum dengan kapasitas tangki sebesar 16 m3.

"Kedepan Disrumkim akan mengembangkan infrastruktur ini dengan penambahan teknologi, sehingga air yang dihasilkan dapat dikonsumsi sebagai air layak minum," tuturnya.

Dirinya berharap dengan erbangunnya infrastruktur ini, masyarakat dapat memanfaatkan dan memelihara sarana tersebut."Insya Allah tahun depan akan dianggarkan pengadaan filter Hydro, sehingga bisa layak minum," terangnya.

Selain itu, sambung Dudi, pihaknya juga telah membentuk Kelompok Pemelihara SPAM Komunal agar sarana air bersih dapat terpelihara dengan baik."Kami membangun infrastruktur ini karena memang menjadi kebutuhan masyarakat. Mudah-mudahan dapat dimanfaatkan oleh warga sekitar," tutup Dudi Mi'raz.(ndi)

Walikota Minta Kebijakan Khusus Buang Sampah Ke Luna


Cipayung, Depok Terkini
Terkait masalah Tempat Pembuangan Akhir (TPA) sampah di wilayah kecamatan Cipayung, Walikota Depok Mohammad Idris mengaku terus berkoordinasi dengan Gubernur Jawa Barat, Ridwan Kamil agar Kota Depok bisa segera membuang sampah ke Lulut Nambo (Luna) di Kabupaten Bogor sesuai dengan perjanjian.

"Nantinya TPA Luna digunakan untuk pembuangan sampah dari Kota Depok, Kabupaten Bogor, Kota Bogor dan Kota Tangsel," kata Idris saat membuka Lomba Sinergitas Kecamatan Cipayung, Depok, Selasa (30/07).

Menurut Idris, pembuangan sampah ke Luna baru bisa dilaksanakan jika sudah ada mesin pengelolaan sampah yang dilakukan oleh pihak ketiga.

"Kalau sudah ada mesinnya, baru bisa dioperasikan pada bulan Maret tahun 2020," tuturnya.

Namun demikian, Idris meminta agar tahun ini, sekitar bulan September Kota Depok sudah bisa membuang sampah ke Luna.

"Kami minta kebijakan khusus untuk Kota Depok karena sudah mendapat rekomendasi dari Kementerian PUPR dan Kementerian Lingkungan Hidup untuk bisa membuang sampah sebagai tabungan sampah di Luna tahun ini juga. Paling tidak September sudah mulai buang sampah ke Luna," terangnya.

Idris menambahkan, volume sampah yang bisa dibuang ke Luna minimal mencapai 200 hingga 300 ton pertahun."Dengan ini kita bisa mengurangi pembuangan sampah ke TPA Cipayung. Mudah mudahan tahun 2020 kita bisa selesaikan tumpukan sampah di TPA Cipayung dan bisa memanfaatkan secara tekonologi sisa sisa sampah di TPA Cipayung," ucapnya.(ndi)

Walikota Minta Kebijakan Khusus Buang Sampah Ke Luna


Cipayung, Depok Terkini
Terkait masalah Tempat Pembuangan Akhir (TPA) sampah si Cipayung, Walikota Depok Mohammad Idris mengaku terus berkoordinasi dengan Gubernur Jawa Barat, Ridwan Kamil karena hal itu sudah tertuang dalam perjanjian (MoU) dengan TPA Lulut Nambo (Luna) di wilayah Kabupaten Bogor.

"Nantinya TPA Luna digunakan untuk pembuangan sampah dari Kota Depok, Kabupate Bogor, Kota Bogor dan Kota Tangsel," kata Idris saat membuka Lomba Sinergitas Kecamatan Cipayung, Depok, Selasa (30/07/2019).

Menurut Idris, pembuangan sampah ke Luna baru bisa dilaksanakan jika sudah ada mesin pengelolaan sampah yang dilakukan oleh pihak ketiga.

"Kalau sudah ada mesinnya, baru bisa dioperasikan pada bulan Maret tahun 2020," tuturnya.

Namun demikian, Idris meminta agar tahun ini, sekitar bulan September Kota Depok sudah bisa membuang sampah ke Luna.

"Kami minta kebijakan khusus untuk Kota Depok karena sudah mendapat rekomendasi dari Kementerian PUPR dan Kementerian Lingkungan Hidup untuk bisa membuang sampah sebagai tabungan sampah di Luna tahun ini juga. Paling tidak September sudah mulai buang sampah ke Luna," terangnya.

Idris menambahkan, volume sampah yang bisa dibuang ke Luna minimal mencapai 200 hingga 300 ton pertahun.

"Dengan ini kita bisa mengurangi pembuangan sampah ke TPA Cipayung. Mudah mudahan tahun 2020 kita bisa selesaikan tumpukan sampah di TPA Cipayung dan bisa memanfaatkan secara tekonologi sisa sisa sampah di TPA Cipayung," ucapnya.(ndi)

PPS Kelurahan Cipayung Gelar Buka Puasa Bersama


Cipayung, Depok Terkini
Dalam upaya menjalin tali silaturahmi dan memperkuat sinergitas dengan pemerintah, Panitia Pemungutan Suara Kelurahan (PPK) Kelurahan Cipayung menggelar Buka Puasa Bersama dengan jajaran Kelurahan dan Kecamatan Cipayung, di halaman Kantor Kelurahan Cipayung, Depok, Senin (27/05).

Hadir dalam acara tersebut Wakil Walikota Depok, Pradi Supriatna, Camat Cipayung, Asep Rahmat, Lurah Cipayung, Herman, LPM, para Ketua RW dan RT, anggota PPS dan PPK Cipayung, Karang Taruna, PKK, tokoh agama serta warga sekitar.

"Kegiatan ini bertujuan menjalin silaturahmi dan memperkuat sinergitas diantara kita, khususnya di wilayah Kelurahan Cipayung. Terima kasih atas kehadirannya," kata Sobari selaku Ketua Panitia Buka Puasa Bersama Kelurahan Cipayung.

Dikatakan Sobari, pasca penyelenggaraan Pemilu 2019, kondisi di wilayah kelurahan Cipayung tetap aman dan terkendali,

"Ada di beberapa wilayah yang harus menghitung ulang, tetapi di Cipayung aman. Ini berkat kerja keras kita semua, walaupun harus mengorbankan satu petugas PPS yang meninggal dunia," tutur Ketua PPK Kelurahan Cipayung itu.


Ditegaskan Sobari, pihaknya telah berupaya maksimal membantu memfasilitasi agar keluarga korban bisa mendapatkan santunan dari KPU pusat,"kita fasilitasi dan bantu pengurusan santunan buat keluarga korban. Ini merupakan tanggung jawab kita," tegasnya.

Dalam kesempatan itu, Sobari juga memberikan reward kepada TPS dengan tingkat partisipasi tertinggi pertama sebesar Rp 1 juta, kedua Rp 500 ribu.

Sementara itu, Wakil Wali Kota Depok Pradi Supriatna mengimbau kepada masyarakat agar tetap menjaga persatuan dan kesatuan pasca pesta demokrasi beberapa waktu lalu.

"Ayo jaga kebersamaan pasca pesta demokrasi. Kita kembali bersama dalam rangka mengisi pembangunan di Kota Depok. Banyak ruang ruang yang bisa di isi sesuai kemampuan warga Depok," ucap Pradi.(ndi)

Program P2WKSS dilaksanakan Lebih Masif


Cipayung, Depok Terkini

Wakil Wali Kota Depok Pradi Supriatna mengatakan, Program Peningkatan Peranan Wanita Menuju Keluarga Sehat Sejahtera (P2WKSS) dilaksanakan lebih massif di Kota Depok yaitu dengan memperluas coverage wilayah binaan program menjadi 10 RW di dua kelurahan.

"Walaupun secara intensif dilaksanakan di RW 10 dan RW 11, Kelurahan Bojong Pondok Terong sebagai percontohan, sedangkan delapan RW lainnya sebagai penguat,"kata Pradi saat menerima kunjungan Tim Verifikasi Program P2WKSS Provinsi Jawa Barat di lokasi binaan P2WKSS di Aula Masjid As-Sobariyah, RW 10, Kelurahan Bojong Pondok Terong, Kecamatan Cipayung, Rabu (06/03/2019). 

Pradi mengatakan Kedelapan RW di daerah sekitarnya yakni, RW 07, 08, dan 09 Kelurahan Bojong Pondok Terong, serta di RW 01, 02, 09, 10 dan 11 Kelurahan Cipayung, Kecamatan Cipayung.

Dengan ditetapkannya lokasi binaan Program Terpadu P2WKSS tingkat Kota Depok tahun 2019, maka Kelurahan Bojong Pondok Terong dan Kelurahan Cipayung mendapat kesempatan melakukan “bedah kelurahan” guna mewujudkan dan meningkatkan kualitas perempuan yang akhirnya bermuara pada peningkatan kualitas  keluarga yang sehat, bahagia dan sejahtera.(ndi)

DKUM Siap Berikan Pelatihan Kerajinan Dilokasi P2WKSS


Cipayung, Depok Terkini

Dinas Koperasi dan Usaha Mikro (DKUM) Kota Depok akan memberikan  pelatihan berupa keterampilan membuat kerajinan dengan memanfaatkan bahan daur ulang kepada 100 warga di  lokasi sasaran program Peningkatan peranan wanita menuju keluarga sehat sejahtera tahun 2019.

"Kita akan berikan pelatihan membuat kerajinan dari bahan daur ulang yang memiliki nilai jual, seperti tas, taplak meja, tempat tissu dan lainnya," kata Kepala Dinas Koperasi dan Usaha Mikro Kota Depok, Muhammad Fitriawan usai menghadiri rapat koordinasi persiapan verifikasi program Peningkatan peranan wanita menuju keluarga sehat sejahtera (P2WKSS) tahun 2019 di Masjid As Sobariyah, Kelurahan Bojong Pondok Terong, Kecamatan Cipayung, Depok, Senin (04/03/2019).

Fitriawan berharap pelatihan yang melibatkan warga dari 10 RW di wilayah Kelurahan Bojong Pondok Terong dan Cipayung tersebut, bisa menjadi bekal menciptakan lapangan pekerjaan.

"Satu RW diwakili 10 orang dan pelatihan itu akan dilaksanakan pada bulan Juli," tandas Fitriawan seraya menambahkan pihaknya juga akan memberikan penyuluhan tentang pendirian koperasi yang diminta oleh warga di lokasi P2WKSS.(ndi)

Pemkot dan Aprindo Deklarasikan Pengurangan Kantong Plastik


Cipayung, Depok Terkini

Pemerintah Kota Depok bersama Asosiasi Pengusaha Ritel Indonesia (Aprindo) mendeklarasikan pengurangan kantong belanja berbahan plastik dalam acara peringatan Hari Peduli Sampah (HPSN) tahun 2019 di Tempat Pembuangan Akhir (TPA) sampah Cipayung, Depok, Jum'at (01/03/2019).

Deklarasi dilakukan oleh Wakil Ketua Aprindo, Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kota Depok, dan Kadis Perindustrian dan Perdagangan Kota Depok disaksikan Walikota Depok Mohammad Idris, dan perwakilan Kementerian Lingkungan Hidup

"Saya ingin deklarasi pengurangan sampah ini tidak hanya life servise dan pencitraan, tetapi harus dilakukan sebagai upaya tahapan pelarangan penggunaan kantong belanja plastik di semua ritel di Kota Depok," tegas Idris.

Idris juga meminta Aprindo melakukan evaluasi setiap triwulan terhadap pelaku ritel dalam mengurangi penggunaan kantong belanja plastik.

"Aprindo harus melakukan evaluasi apakah ada pengurangan plastik atau tidak. Kalau sudah berhasil melakukan pengurangan dalam setahun dan sudah ada perangkat pengganti, maka Pemerintah Kota (Pemkot) Depok akan melakukan pelarangan secara menyeluruh," tuturnya.

Idris juga mengajak pedagang pasar tradisional di Kota Depok untuk mengurangi penggunaan plastik demi meminimalisir sampah yang masuk ke Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Cipayung.

“Kami akan buat instruksi ke pasar tradisional, untuk mengurangi penggunaan plastik," tutur Idris.

Untuk diketahui, saat ini terdapat sejumlah pasar tradisional yang berada di Kota Depok. Antara lain, Pasar Musi, Pasar Cisalak, Pasar Sukatani, Pasar Agung dan Pasar Tugu. Sejumlah pedagang di lokasi tersebut, juga telah diberi sosialisasi terkait penghematan penggunaan kantong plastik.(ndi)

Pradi Minta Hasil Pelatihan dan Pemberdayaan P2WKSS Ditindaklanjuti


Cipayung, Depok Terkini

Wakil Wali Kota Depok Pradi Supriatna meminta Lurah yang wilayahnya menjadi sasaran program P2WKSS menindaklanjuti hasil pelatihan-pelatihan dan pemberdayaan yang diberikan dinas terkait kepada warganya.

"Saya sudah minta Lurah agar menindaklanjuti dengan harapan setelah kegiatan P2WKSS selesai hendaknya ada tindak lanjut baik dari sisi ekonomi dan pemberdayaan," tegas Pradi saat menghadiri Rapat Koordinasi rencana kegiatan dan persiapan verifikasi P2WKSS di Masjid As Sabariah, RW 10, Kelurahan Bojong Pondok Terong, Kecamatan Cipayung, Depok, Senin (04/03/2019).

Dikatakan Pradi, dampak program P2WKSS baik secara sosial dan ekonomi diharapkan dapat membantu meringankan ekonomi keluarga di wilayah yang menjadi sasaran program P2WKSS. 


"Jadi pelatihan-pelatihan dan pemberdayaan tidak hanya saat ada program P2WKSS dan penilaian saja, tetapi harus ditindaklanjuti dan diawasi secara berjenjang," katanya.

Adapun sasaran program P2WKSS meliputi peningkatan mutu sumber daya manusia, dan sarana prasarana lainnya, seperti sanitasi, air bersih, perbaikan rumah tidak layak huni dan infrastruktur."Anggaran P2WKSS bukan hanya intervensi dari APBD saja, tetapi dari non APBD pun kita lakukan seperti bantuan dari BJB, Baznas dan lainnya," jelas Pradi.

Pradi memastikan bahwa anggaran program P2WKSS tahun ini mengalami peningkatan disesuaikan dengan kebutuhan."Tahun ini ada peningkatan karena kegiatan tidak hanya terfokus pada wilayah sasaran P2WKSS. Kegiatannya tidak hanya saat penilaian P2WKSS saja, juga dilakukan pemberdayaan pada RW pendamping.

Program P2WKSS tahun 2019 mengambil lokasi di wilayah RW 10,11,12 Kelurahan Bojong Pondok Terong, dan sejumlah RW di wilayah Kelurahan Cipayung, Kecamatan Cipayung, Depok.(ndi)

Institut Stiami Gelar Sunatan Massal

Cipayung, Depok Terkini

Sebanyak 30 anak mengikuti sunatan massal yang digelar Institut Stiami di Kampus Stiami Jalan Raya Ciatayam No. 6, Kelurahan Ratu Jaya, Kecamatan Cipayung, Depok, Minggu (27/01/2019).

Ketua Panitia Sunatan Massal, Ima Radita mengatakan, kegiatan bakti sosial berupa sunatan massal ini dalam rangka memperingati HUT Institut Stiami ke-36.

"Di ulang tahun ini kami ingin berbagi untuk masyarakat Depok dengan mengadakan sunatan massal, alhamdulillah hingga hari ini pesertanya sudah mencapai 30 orang, " jelas Ima di lantai 3 Kampus Stiami.

Dia menambahkan, sunatan massal melibatkan tim medis terdiri dua dokter dan empat orang tenaga medis." Tim medis akan menindaklanjuti semua peserta yang di sunat hingga sembuh. Kalau memang diperlukan rukukan akan kita rujuk," bebernya.

Setiap peserta sunatan massal,  lanjut Ima akan mendapatkan  bingkisan berupa sarung, snake, perlengkapan sekolah dan sejumlah uang.

" Intinya kita ingin berbagi kebahagian buat masyarakat Depok, khususnya warga sekitar kampus," harap Ima.

Sementara itu, Mohammad Rafi warga Kp Lio, Kelurahan Depok mengaku senang bisa ikut sunatan massal di kampus Institut Stiami." Alhamdulillah bisa sunat gratis, kegiatan ini sangat membantu kami," ucap Rafi.(ndi)

Maret 2019, Alun Alun Kota Depok Dioperasionalkan

Cipayung, Depok Terkini

Walikota Depok Mohammad Idris meminta pembangunan Alun-alun di kawasan Grand Depok City, Kecamatan Cilidong sudah bisa dioperasionalkan penggunaannya pada bulan Maret 2019.

" Alun alun seluas 3,5 hektare sudah dibangun dan diteruskan pembangunannya tahun ini. Saya minta bulan Maret sudah diresmikan penggunaannya, meskipun masih ada penyelesaian pekerjaan," kata idris saat meresmikan Taman Kelurahan Pondok Jaya, Kecamatan Cipayung, Depok, Rabu (23/01/2019).

Hingga saat ini, kata Idris, semua fasilitas yang ada di alun alun sudah dilakukan uji coba. Seperti lapangan basket, futsal, fitnes, BMX, Skateboard, panjat tebing, dan taman bermain lansia.

"Semua fasilitas itu sudah diuji coba dan bertaraf internasional, " jelas Idris.

Sedangkan akses untuk menuju alun-alun, Walikota berencana membuat akses jalan angkutan kota (angkot) sekaligus membuat space khusus untuk para pedagang usaha kecil menengah (UKM).

" Kita akan buat gerai UKM disana dan kreatif center untuk anak muda serta pendopo. Semua sarana itu sudah terbangun 50 persen dan bisa digunakan pada bulan Maret," ungkap Idris

Idris menambahkan di alun alun juga akan dibangun river side   yaitu berupa tempat untuk ngopi bareng di pinggir kali." Sarana ini jarang ada, saya sudah buatkan tinggal dipoles dan direkayasa pembuatannya," tandas Idris.(ndi)

Walikota Minta Penggunaan Taman Jangan Disalahgunakan

Cipayung, Depok Terkini

Pembangunan Taman Kelurahan Pondok Jaya di area Perumahan Permata Depok seluas 3319 meter telah selesai dan diresmikan oleh Walikota Depok
Mohammad Idris.

Taman Permata senilai Rp 1,4 milyar tersebut dilengkapi sejumlah fasilitas seperti lapangan olaharaga, plaza, area bermain, refleksi, joggging track, lampu taman dan lainnya.

" Mudah-mudahan taman ini bisa dimanfaatkan semaksimal mungkin sebagai tempat bermain keluarga," ujar Kepala Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan (DLHK) Kota Depok, Etty Suryahati.

Sementara itu, Walikota Depok Mohammad Idris meminta agar penggunaan Taman Permata di wilayah Kelurahaan Pondok Jaya dapat dikelola dengan baik dan jangan sampai disalahgunakan." Penggunaan taman ini harus dijaga dengan sebaik baiknya.  Jangan sampai keberadaan Taman ini disalahgunakan. Konsultan pengelolaan taman ini adalah Camat dan Lurah berkolaborasi dengan masyarakat setempat ," kata Idris usai meresmikan Taman Kelurahan Pondok Jaya di Perumahan Permata Cluster Virus dan Savire, Rabu (23/01/2019).

Dikatakan Walikota, kegiatan di Taman Permata ini berbasis keluarga, artinya taman ini bisa dijadikan tempat bercengkrama untuk keluarga, baik suami, istri maupun anak-anak."  Dengan bermain bersama akan tercipta kedekatan psikologis antara orang tua dan anak. Jarang sekali orang tua yang bisa mengajak bermain bersama anaknya," tutur Idris.

Kedepan, Idris berjanji akan melengkapi sarana prasarana Taman Permata Pondok Jaya dengan pengadaan Wifi, penerangan taman yang cukup, dan pemasangan CCTV. "Ini merupakan sebuah kebutuhan karena taman ini berbasis keluarga, " pungkasnya.(ndi)

Walikota Ikut Sholatkan Jenazah Korban Tsunami


Cipayung, Depok Terkini

Pemerintah Kota (Pemkot) Depok turut berbela sungkawa atas bencana tsunami yang melanda Provinsi Banten dan Lampung pada Sabtu malam (22/12/2018).

Tidak hanya itu, Walikota Dwpok Mohammad Idris juga ikut menyalatkan jenazah korban tsunami Banten di Pantai Anyer yang merupakan warga Ratujaya, Depok di Mushola Al-Ikhlas Senin pagi (24/12/2018).

“Korban adalah ibu bersama dua anaknya atas nama Yayah Nuryanah (34) Khairul Azzam (11) dan Muhammad Zubair Zuhdi (4). Mereka adalah istri dan anak dari Ahmad Koharudin warga RT 07/02 Kelurahan Ratujaya, Kecamatan Cipayung,” kata Walikota, Senin (24/12).

Idris juga mengatakan Pemkot Depok telah mengirimkan relawan untuk membantu korban Tsunami Anyer, Pandeglang. Selain itu, sejumlah bantuan kemanusiaan juga dikirimkan berupa satu ambulans, serta empat personel PMI Kota Depok untuk berkoordinasi dengan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pandeglang.

“Saya langsung memberikan arahan kepada PMI dan juga Pemadam Kebakaran Kota Depok untuk  mengirimkan satu kendaraan operasional, satu ambulans dan 12 personel untuk berperan aktif membantu evakuasi korban tsunami. Bantuan itu berangkat hari ini (24/12) untuk melakukan proses evakuasi di lokasi bencana,” jelasnya.

Setelah menyalatkan jenazah korban tsunami,  Walikota juga menjenguk sejumlah warga Depok yang juga menjadi korban tsunami di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Kota Depok dan Rumah Sakit Puri Cinere.

“Sekali lagi saya ucapkan bela sungkawa atas korban tsunami di Pantai Anyer, Banten. Saya juga mengajak warga Depok mendoakan korban agar keluarga yang ditinggalkan mendapat ketabahan dan kekuatan,” tutup Idris.(ndi)

Satpol PP OTT Ribuan Botol Miras Siap Edar

Cipayung, Depok Terkini

Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kota Depok kembali melakukan Operasi Tangkap Tangan (OTT) terhadap kurir pengantar minuman keras (miras) di sebuah toko kelontong Jalan Kartini, Kecamatan Pancoran Mas, dan melakukan penyergapan truk pengangkut miras di Jalan Raya Cipayung, Kecamatan Cipayung. Dari OTT tersebut, sebanyak 3.756 botol miras senilai Rp 187.800.000 berhasil diamankan Satpol PP, Senin (19/11) dinihari.

“OTT ini dilakukan berdasarkan patroli petugas yang mencium adanya peredaran miras gelap di kawasan tersebut. Benar saja, setelah kami buntuti, kami periksa dan hasilnya sebanyak 1.752 botol miras berbagai merek kami amankan di lokasi pertama yaitu Jalan Kartini,” ujar Plt Kepala Satpol PP Kota Depok, Yayan Arianto di Balaikota Depok.

Menurut informasi yang didapat dari kurir, lanjutnya, terdapat mobil boks lainnya yang juga akan menurunkan miras di Jalan Cipayung. Berbekal informasi tersebut, Satpol PP kembali membuntuti mobil tersebut.

“Lokasi kedua, kami hentikan laju kendaraan yang diduga membawa miras di Jalan Cipayung untuk diperiksa. Kali ini petugas mendapatkan 2004 botol miras. Jadi total ada 3.756 botol dengan nilai yang fantastis,” katanya.

Selanjutnya, kata Yayan, barang bukti beserta identitas sopir dan kernet truk diamankan di Kantor Satpol PP untuk pengembangan lebih lanjut. Pihaknya akan terus meningkatkan patroli, baik siang maupun malam hari, untuk mencegah penyelundupan miras ke Kota Depok.“Patroli akan terus kita lakukan, untuk mencegah hal-hal yang tidak kita inginkan,” pungkasnya.(ndi)

Warga Inginkan TMMD Diadakan Dua kali dalam setahun

Cipayung, Depok Terkini

Tokoh masyarakat Kecamatan Cipayung, Babai Suhaimi berharap program Tentara Manunggal Membangun Desa (TMMD) bisa dilaksanakan dua kali dalam setahun.

"Harapan saya, kalau perlu program TMMD bisa dilaksanakan setahun dua kali, melalui APBD murni dan APBD perubahan," ujar Babai saat meninjau pengerjaan pengerasan jalan lingkungan di Perum Griya Lembah Asri, RT 01/09, Cipayung Jaya, Sabtu (27/10/2018).

Babai selaku warga Cipayung juga mengaku sangat bersyukur dengan adanya program TMMD ke-103 yang mengerjakan kegiatan fisik di dual lokasi yiatu perbaikan jalan lingkungan di wilayah RT 01/09, dan pengerukan endapan Kalibaru di RT 03/08, Kelurahan Cipayung Jaya.

"Tentunya kita sebagai warga sangat bersyukur dengan adanya program TMMD karena program ini bersentuhan langsung dengan masyarakat," kata mantan anggota DPRD Kota Depok itu.

Menurut Babai, program TMMD tidak hanya melakukan pekerjaan fisik, namun ada juga kegiatan yang bersentuhan langsung dengan kemasyarakatan seperi pengobatan gratis, bazar dan sembako murah. Bahkan ada juga penyuluhan-penyuluhan yang melibatkan warga, remaja, dan anak sekolah.

"Ini yang harus dilestarikan, Jadi tidak ada alasan pemerintah, baik pusat dan daerah untuk tidak mendukung program TMMD," tegasnya.

Selain itu, lanjut Babai, TMMD juga dapat memberikan kedekatan emosional antara TNI dan rakyat, termasuk aparatur pemerintahan seperti RT dan RW."Aparatur negara itu asalnya dari rakyat, maka ketika dibutuhkan rakyat akan kembali kepada rakyat,"tandasnya.(ndi)

Bunda Elly Farida Yakin, Tahun 2021 Depok Menjadi Kota Layak Anak

Cipayung, Depok Terkini

Ketua Tim Penggerak PKK Kota Depok, Elly Farida mengatakan Kota Depok akan menjadi Kota Layak Anak (KLA) pada tahun 2021 bukanlah omong kosong. Mimpi itu akan terwujud selama kita mampu bersinergi dan kerjasama serta terus melakukan berbagai upaya untuk menuju Kota Layak Anak.

"Saya yakin bahwa seiring dengan target 2021, sebagai langkah awal munculnya Kota Layak Anak itu tidak sim salabim. Karena itu kita dikejar terus capaian 30 persen RW ramah anak yang menjadi cikal bakal menjadi KLA. Kita berharap RW layak anak bisa bertambah," ujar perempuan yang akrab disapa Bunda Elly itu.

Lebih lanjut Ia mengatakan, bertambahnnya RW ramah anak jangan sekedar deklarasi saja, namun bagaimana geliatnya antara tupoksi, program dan evaluasi dari kecamatan harus terus dilakukan.

"Bukan hanya saat lomba saja semuanya bergerak, kemudian setelah itu diam dan tidak nampak lagi," katanya, di Cipayung beberapa waktu lalu.

Dari itu, Bunda Elly menekankan diperlukan kerja keras untuk mewujudkan KLA, dan harus bisa mengintegrasikan komitmen dan sumber daya antara pemerintah, masyarakat, media dan dunia usaha yang tersistem, terencana, menyeluruh dan berkelanjutan yang akhirnya menjadi kebijakan untuk pemenuhan hak anak.

"Kita harus mulai memikirkan apa yang sesungguhnya terjadi di wilayah masing-masing. Karena itu diperlukan sinergitas kerja untuk pembangunan dan itu sangat terkait dengan upaya mewujudkan Kecamatan layak anak," pungkas istri Walikota Depok itu.

Bunda Elly berharap dengan pembinaan sinergitas kecamatan dan lomba kecamatan layak anak harus bisa memberikan satu porsi untuk kemajuan di wilayahnya."Kota Depok banyak meraih prestasi baik tingkat provinsi maupun nasional. Prestasi itu merupakan bukti bahwa program yang dijalankan beririsan terkait dengan RW ramah anak, dan Depok layak anak.  Secara tidak langsung kita juga membantu program pemerintah baik pusat maupun provinsi,"tandasnya.(ndi)

Walikota Paparkan 3 Komponen Penyelenggaraan Pemerintahan di Kecamatan Cipayung

Cipayung, Depok Terkini

Pembinaan Sinergitas Kinerja Kecamatan sudah berlangsung sejak tanggal 18 September 2018 lalu. Kali ini giliran Kecamatan Cipayung yang menggelar kegiatan tersebut.

Kegiatan yang mengusung tema ‘Disiplin, Ramah, dan Ikhlas Menuju Kota Depok yang Unggul, Nyaman, dan Religius’, berlangsung di Aula Kecmatan Kantor Cipayung, Senin (24/09).

Kepala Bagian Pemerintahan Setda Kota Depok, Tito Ahmad Riyadi mengatakan, lomba sinergitas kinerja kecamatan ini akan berlangsung hingga tanggal 3 Oktober 2018. Kegiatan ini rutin digelar dua tahun sekali. Untuk dua tahun lalu, kata Tito, pemenangnya adalah Kecamatan Cipayung. Sehingga Kecamatan Cipayung mewakili Kota Depok untuk maju di tingkat Provinsi Jawa Barat.

Dalam kesempatan itu, Walikota Depok Mohammad Idris menjabarkan tentang tiga komponen utama dalam pemerintahan, yaitu pelayanan, pembangunan, dan pemberdayaan. “Penilaian seperti  bagaimana pelayanan di masyarakat, sesuai dengan visi misi, professional dan transparansi pelayanan. Untuk pembangunannya berupa fisik dan non fisik,” jelasanya.

Tak hanya itu, loyalitas dan integritas terhadap sistem yang berlaku juga akan dievaluasi. Karena pembinaan untuk meningkatkan kapasitas aparatur kecamatan dalam penyelenggaraan pemerintahan dan pelayanan publik, kata Idris.

“Selamat melakukan pembinaan, semoga kegiatan ini bisa menambah motivasi untuk memberikan pelayanan yang terbaik kepada masyarakat dan untuk membangun kota Depok yang unggul, nyaman dan religius,” tutup Walikota.(ndi)

Walikota Larang ASN Gunakan Mobil Dinas Untuk Mudik

Walikota menghadiri bukber Diskominfo bersama awak media
Cipayung, Depok Terkini

Walikota Depok Mohammad Idris melarang para Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Pemerintah Kota Depok menggunakan kendaraan atau mobil dinas untuk mudik Lebaran 2018.

Larangan penggunaan kendaraan dinas tersebut sesuai dengan surat edaran dari Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).

"Saya tegaskan kendaraan dinas tidak boleh digunakan untuk pulang kampung. Kami sudah instruksikan larangan tersebut kepada seluruh ASN pemegang kendaraan dinas," tegas Idris usai buka puasa bersama dengan para awak media di RM Santap sedap, Jalan Raya Citayan, Depok, Jum'at (08/06/2018)

Namun Walikota memperbolehkan kendaraan dinas dipakai di dalam kota saja, sedangkan penggunaan mobil dinas untuk ke tempat rekreasi akan menjadi interpretasi yang mengembang. Karena itu Idris menyarankan agar lebih etis sebaiknya menggunakan kendaraan pribadi,

"Kendaraan dinas merupakan fasilitas kantor dan hanya digunakan pada waktu kerja saja,"ungkap Idris.

Jika kedapatan ada ASN yang nekat menggunakan kendaraan dinas untuk mudik, maka akan diberikan sangsi teguran dan tanggung jawab pada mereka."Kita berikan teguran dan tanggung jawab jika terjadi  kerusakan," tuturnya.

Saat ini, lanjut Idris, jumlah kendaraan dinas milik Pemkot Depok sekitar 100 unit. Pemegangnya mulai dari Kepala OPD, Sekdis, Kepala Bagian , dan para Camat. (ndi)

Cipayung Expo 2018 Ditutup

Walikota menyerahkan doorprice motor kepada warga Ratujaya
 Cipayung,  Depok Terkini

Walikota Depok Mohammad Idris secara resmi menutup Cipayung Expo 2018 yang digelar selama tiga hari, Jum'at - Minggu (4-6/05) di halaman Kantor Kecamatan Cipayung, Minggu (06/05/2018)

Menurut Walikota,  kegiatan Cipayung Expo ini merupakan hiburan keluarga sekaligus partisipasi masyarakat untuk memberikan semangat bagi aparatur khususnya, dan semua yang punya kepentingan agar bisa melayani lebih baik lagi

."Masyarakat sangat antusias, mulai dari acara di semua kelurahan hingga di tingkat kecamatan Cipayung,"kata Idris didampingi Kadiskominfo M. Sidik Mulyono.

Sementara itu, Camat Cipayung Asep Rahmat mengatakan, tujuan utama Cipayung Expo 2018 adalah mengenalkan produk UMKM yang ada di wilayah Kecamatan Cipayung. Seperti fashion, makanan, jajanan dan lainnya.

"Kita ingin memperlihatkan kepada masyarakat produk- produk yang ada di Cipayung. Mudah-mudahan dengan adanya kegiatan ini masyarakat lebih bersemangat untuk membuat produksi yang ada di Cipayung,"harapnya.

Menurutnya, Cipayung Expo tahun ini mengalami peningkatan dibandingkan tahun sebelumnya. Seperti produk sepatu yang dipamerkan pada tahun ini."Bahkan sepatu produk Cipayung sudah dipakai oleh Walikota. Ini harus ditingkatkan lagi dan perlu bimbingan Disperindag dan lainnya,"tandas Asep.

Rangkain penutupan Cipayung Expo diawali dengan jalan santai dengan menggunakan payung sebagai ciri khas Cipayung. Pembagian doorprice diantaranya sepeda motor, kulkas, mesin cuci, kipas angin dan barang elektronik lainnya.

Herlina salah satu warga Ratu Jaya sangat terharu ketika mendapatkan doorprice sepeda motor dari Walikota Depok."Saya tidak bermimpi bisa mendapatkan motor. Kendaraan ini sangat bermanfaat buat saya untuk mengajar," ucap Herlina guru SLB di Kota Depok.(ndi)

Cipayung Expo Ajang Promosi Produk Lokal

Walikota menggunting pita tanda dibukanya Cipayung Expo
Cipayung, Depok Terkini

Walikota Depok Mohammad Idris membuka Cipayung Expo 2018 bertemakan "Wujudkan Kota Depok yang Cerdas Warganya, Sehat Jasmaninya, Kuat agama dan Budayanya", di halaman Kantor Kecamatan Cipayung, Depok, Jum,at (04/05/2018)

Menurut Camat Cipayung, Asep Rahmat. Cipayung Expo dalam rangka memperingati HUT ke-19 Kota Depok, berlangsung selama tiga hari, (4-6 Mei 2018). “Sebanyak 11 stand dari 5 kelurahan se-Kecamatan Cipayung ikut ambil bagian pada kegiatan ini dengan mempromosikan berbagai produk mulai dari kuliner, handy craft dan fashion,” ujar Asep Rahmat.

Sebelumnya, Kecamatan Cipayung juga telah melaksanakan beberapa kegiatan diantaranya Kartinian Forum Anak Cipayung pada 20 April serta Majlis Ratib dan Maulid pada 27 April.

“Pada hari Minggu tanggal 6 Mei juga akan ada kegiatan Sepak Bola Cipayung Cup di Lapangan Sepak Bola Jembatan Serong dan Jalan Santai menggunakan payung di Kantor Kecamatan Cipayung dengan berbagai door prize menarik,” jelasnya.

Wali Kota Depok Mohammad Idris usai membuka Cipayung Expo 2018 mengapresiasi terselenggaranya Cipayung Expo 2018. Menurutnya, kegiatan ini sebagai wujud kepedulian pimpinan wilayah untuk mengakomodir potensi lokal di kecamatan. Sekaligus juga sebagai penggerak atau stimulan agar pelaku UMKM semakin semangat dan menggeliat.

“Diantara berbagai produk dari Kecamatan Cipayung yakni sepatu kulit yang saya pakai saat ini. Saya sudah punya dua pasang, dan kualitasnya sangat bagus tidak kalah dengan produk buatan Garut atau Cibaduyut,” ujar Idris bangga memakai produk lokal Kota Depok.

Dikatakan, produk lokal Kota Depok bukan lemah dari sisi produknya, tapi masih lemah dari sisi pemasarannya. Untuk itu, kata Idris, ajang pameran atau expo seperti ini dapa dimanfaatkan para pelaku UMKMK sebagai ajang promosi produk.

Pada kesempatan tersebut Walikota menerima penyerahan sertifikat asset tanah dari Waji,warga Kelurahan Pondok Jaya, Kecamatan Cipayung berupa sebidang tanah seluas 40 m2 di peruntukan Posyandu Kedondong. Disusul Mardiani menghibahkan tanah seluas 51 m2 untuk Posyandu Delima A.(ndi)

Pradi Minta OPD Sukseskan Program P2WKSS

Pradi Supriatna saat menyerahkan verifikasi 
Cipayung, Depok Terkini

Pemerintah Kota Depok menetapkan dua wilayJah Rukun Warga (RW) di Kelurahan Ratujaya, Kecamatan Cipayung, Kota Depok menjadi lokasi kegiatan Program Terpadu Peningkatan Peran Wanita menuju Keluarga Sehat dan Sejahtera (P2WKSS) tahun 2018.

"Tahun ini kita tetapkan dua RW. Semoga dengan kegiatan ini ada hasil yang positif guna mewujudkan kualitas perempuan hingga akhrinya bermuara pada kualitas keluarga yag sehat bahagia dann sejahtera," ujar Wakil Walikota Pradi Supriatna saat menerima kedatangan Tim Verifikasi Jawa Barat di Kantor lama Kelurahan Ratujaya, Jalan Masjid Al-Falah, Depok, Selasa (20/03).

Pradi berharap 100 kepala keluarga di wilayah dua RW tersebut mendapat pembinaan dalam hal peningkatan perempuan dalam partisipasi pembangunan Kota Depok menjadi Kota ramah keluarga."Saya berharap semua OPD bisa saling bekerjasama untuk suksesnya program P2WKKSS ini," harap Pradi.

Sementara itu, Perwakilan Tim Verifikasi Provinsi Jawa Barat, Agus Kurniawan mengatakan bahwa verifikasi sangat penting dilaksanakan sebagai awal dari rencana pembangunan di kelurahan yang sudah di pilih Walikota. Verifikasi meliputi pencocokan data kemiskinan, klarifikasi SDM, pembangunan fisik atau non fisik dilokasi binaan selama 8 bulan."Verifikasi dibantu oleh perangkat daerah dan mitra-mitranya,"katanya.

Adapun tujuan program P2WKSS ini, lanjutnya, selain meningkatkan kualitas hidup perempuan, juga untuk mensinergikan penuntasan kemiskinan secara terpadu, terarah dan terintergrasi dengan memotret lokasi-lokasi kelurahan yang akan di bina kulitas SDM dan peningkatan kualitas hidupnya.(dms)