Showing posts with label olahraga. Show all posts
Showing posts with label olahraga. Show all posts

Syarif Alfadil Pemain Termuda Turnamen SSB HUT Bintang Fajar


Sawangan, Depok Terkini

Syarif Alfadil bocah berusia 5 tahun terlihat bersemangat saat didampingi kedua orang tuanya sebagai pemain termuda dari Sekolah Sepak Bola (SSB) Setia Junior dalam turnamen SSB Usia 9 hingga 12 HUT ke-2 SSB Bintang Fajar di Lapangan Perigi, Kelurahan Bedahan, Kecamatan Sawangan, Kota Depok. 

Syarif Alfadil yang biasa disapa Fadil nampak sangat percaya diri dalam memperkuat tim SSB besutan Harun selaku Manager SSB Setia Junior untuk berlaga  dalam turnamen antar SSB yang digelar selama tiga hari tersebut.

"Dia memang hobi main sepak bola, baru sebulan ikut bergabung di SSB Setia Junior menyusul kakaknya. Awalnya hanya ikut ikutan main, tetapi kemudian dia berani tampil," kata orang tua Syarif, Syarah Syafrina saat mendampingi Syarif di lapangan Perigi.

Syarah mengaku, dirinya bersama suami sangat mendorong bakat dan kemampuan putranya dalam olahraga sepakbola. Karena itu, Syarif diikutsertakan dalam SSB Setia Junior dengan porsi latihan seminggu dua kali di lapangan Koni, Cagar Alam, Pancoran Mas."Latihannya setiap Rabu dan Sabtu pukul 14.00WIB. Syarif selalu hadir dan bersemangat setiap latihan," tuturnya.


Disisi lain, Syarah juga merasa senang dengan kemauan anaknya untuk berlatih sepak bola sehingga dapat mengurangi ketergantungan dengan gadget. Dengan olahraga dapat menggerakkan seluruh tubuhnya dan bisa mengalihkan perhatian terhadap gadget," imbuhnya.

Sementara itu, Manager SSB Setia Junior Harun alias Kus Begeng menjelaskan, selain Syarif ada tujuah peserta termuda lain yang aktif dalam tim SSB Setia Junior.

"Fadil sangat aktif berlatih bersama ketujuh teman sebayanya. Dia selalu tepat waktu saat berlatih bersama kelompok usia diatasnya," jelas Begeng.
Namun demikian, kata Begeng, porsi latihan fadil tentunya berbeda dengan porsi latihan para seniornya."Porsi latihan fisik Fadil dibedakan dengan kelompok usia diatanya. Setiap ada turnamen, Fadil selalu diikutsertakan dalam setiap turnamen untuk melihat perkembangan latihan sekaligus untuk uji mental," ungkapnya.

Begeng juga membeberkan sejumlah prestasi yang pernah diraih SSB Setia Junior diantaranya sebagai juara II turnamen SSB di Tangerang Selatan tahun 2018. SSB Setia Junior dibentuk pada tahun 2012, namun baru aktif tahun 2014 dan hingga kini sudah memiliki sebanyak 100 siswa."Kita sering ikut di berbagai turnamen, dengan mengikuti turnamen dapat mengurangi ketergantungan dari gadget," tandasnya.(ndi)

Pradi : Turnamen SSB Kurangi Kecanduan Gadget Pada Anak


Sawangan, Depok Terkini

Wakil Walikota Depok Pradi Supriatna mengatakan turnamen sepak bola SSB  usia 9-12 tahun ini merupakan salah satu cara untuk mengajarkan masalah toleransi dan berbagi kepada anak-anak.

" Dalam permainan sepak bola harus saling berbagi, tidak mungkin bermain sendiri. Terima kasih kepada orang tua yang telah memberikan kesempatan kepada anaknya untuk berbagi dan berkolaborasi," ujar Pradi saat membuka Festival SSB usia 9 hingga 12 tahun dalam rangka HUT Ke-II SSB Bintang Fajar di lapangan Perigi, Kelurahan Bedahan, Kecamatan Sawangan, Depok, Sabtu (16/02/2019).

Selain itu, lanjut Pradi, turnamen sepakbola ini juga sebagai salah satu upaya mengurangi kecanduan gadget pada anak-anak.


"Kita sedih melihat anak-anak mulai dari bedug subuh sampai bedug magrib selalu megang gadget. Tubuhnya tidak banyak bergerak dan kurang sehat. Mudah-mudahan dengan turnamen sepakbola ini, anak anak menjadi generasi yang sehat, berguna buat agama, keluarga, bangsa dan negara," harap Pradi.

Ditempat yang sama, Ketua Panitia Festival SSB, Nurdin menjelaskan turnamen ini merupakan kali kedua yang diikuti sedikitnya 80 tim SSB se-Jabodetabek.

"Mudah-mudahan dengan turnamen ini anak-anak bisa menjadi pemain profesional, sekaligus mengurangi kerergantungan anak-anak dari pengaruh gadget," jelas Nurdin.

Disisi lain Nurdin juga meminta perhatian dari Pemerintah Kota Depok terkait sarana lapangan olahraga yang ada di Kampung Perigi.

"Saya berharap kepada Pemkot Depok untuk bisa melegalitaskan lapangan Perigi ini. Sampai sekarang lapangan ini belum ada legalitasnya. Jangan sampai lapangan ini dikuasai pihak lain," tutup Nurdin.(ndi)

Walikota Lepas Ribuan Peserta Gowes HUT ke-2 Cilokers

Cilodong, Depok Terkini

Walikota Depok Mohammad Idris melepas ribuan peserta gowes HUT ke-2 Cilodong Bikers (Cilokers) di lapangan Irekap, Kelurahan Jatimulya, Kecamatan Cilodong, Depok, Minggu (16/12/2018)

Gowes bersama diikuti sedikitnya 1400 pesepeda dengan jarak tempuh sekitar 10 kilometer, dihadiri Camat Cilodong, Aster Divif I Kostrad, Kadishub Kota Depok Dadang Wihana, Lurah Jatimulya, dan Lurah Cilodong.

Ketua Panitia Funbike Cilokers, Sukari menjelaskan gowes bersama ini diikuti sebanyak 55 komunitas bikers se-Jabodetabek."Tercatat jumlah peserta gowes ini sebanyak 1400 peserta dari 55 komunitas se-Jabodetabek. Dengan gowes bersama ini kita dapat bersilaturahmi serta dapat mempersatukan para bikers se-Jabodetabek, khususnya di kota Depok. Mudah-mudahan silaturahmi ini membawa berkah," harapnya.

Dirinya menambahkan gowes bersama ini bukan lomba tetapi sebagai hiburan para pecinta olahraga pesepada. Namun demikian, kata Sukari, pihaknya menyediakan berbagai hadiah doorprice berupa doorprice dan barang elektronik dari sponsor serta pemotongan tumpeng."Para peserta gowes tidak dipungut biaya alias gratis," ungkapnya.

Sementara itu, Walikota Depok Mohammad Idris yang juga ikut dalam gowes bersama tersebut mengatakan bahwa olahraga bersepeda telah disepakati oleh organisasi kesehatan dunia (WHO) sebagai olahraga paling sehat dan untuk kesehatan dan kesehjateraan masyarakat."Bersepeda ini juga sebagai simbol kebersamaan. Kegiatan ini bukan lomba tetapi ada tantangan di jalan, karena itu bagi peserta usia diatas 50 tahun jangan dipaksakan," ujar Idris.

Idris berharap gowes bersama HUT Cilokers ini menjadi acara terbesar di Kota Depok serta bisa lebih ditingkatkan lagi."Pemerintah Kota Depok sangat mendukung kegiatan ini, terima kasih kepada para sponsor yang telah berpartisipasi dalam acara ini. Kedepan kita akan perbaiki fasilitas untuk bersepeda," tandas Idris.(ndi)

LPI Taekwondo Ajang Pencarian Bibit Berbakat

Sukmajaya, Depok Terkini

Dinas Pemuda Olahraga Kebudayaan dan Pariwisata (Disporyata) Kota Depok menggelar Liga Pendidikan Indonesia (LPI) cabang olahraga Taekwondo di Balai Rakyat Depok II, Sukmajaya, Depok, Senin (10/12/2018)

Kepala Bidang Olahraga Disporyata Kota Depok, Sri Rezeki menjelaskan. Kegiatan ini dilaksanakan untuk mencari bibit atlit berbakat dan di siapkan untuk mengikuti pekan Olahraga daerah (Porda) ke- XIV tahun 2020.

“Kegiatan ini mencari atlit-atlit terbaik di kota Depok” jelasnya.

Seri Rezeki menjelaskan sebelumnya telah digelar LPI cabor bulutangkis dan futsal terlebih dahulu.

“Bulutangkis dan Futsal  lebih dulu pada oktober kemarin. Taekwondo  ini terakhir dan melibatkan SD, SMP dan SMA dengan total peserta sebanyak 180 atlit,” ungkapnya.

Dia menjelaskan, atlit yang terbaik akan di kirim untuk mengikuti Porda tingkat provinsi.

“Untuk taekwondo dilaksanakan tingkat Kota Terlebih dahulu . Setelah itu di kirim ke tingkat provinsi, Sebab kami ingin mencari atlit baru,” bebernya.

Sementara itu, Ketua Panitia Penyelengara LPI Cabor Taekwondo, Idham suprastyo  menegaskan bahwa pertandingan kali ini lebih fair.

“Pertandingan akan berjalan selama dua hari, mulai tanggal 10-11Oktober 2018,” tutupnya.(Dimas)

Walikota Buka Pekan Olahraga PGRI ke-73

Walikota melepas balon tanda dibukanya POR PGRI ke-73
Cilodong, Depok Terkini

Walikota Depok Mohammad Idris membuka Pekan Olahraga dan Seni (Porseni) Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) ke-73 tingkat Kota Depok di Stadion Yayasan Pendidikan Budi Insani, Jalan Boulevard Kawasan Grand Depok City (GDC), Cilodong, Depok, Sabtu (13/10/2018).

Porseni PGRI bertujuan menjalin tali silaturahmi sekaligus meningkatkan kemampuan para guru di Kota Depok.

Menurut Walikota, kegiatan Porseni ini memiliki nilai strategis bagi pembangunan di Kota Depok, khususnya dalam dunia pendidikan.

"Keberlangsungan pembangunan sangat ditentukan oleh keberlangsungan pendidikan dan ini sangat ditentukan bagaimana guru dan pengelola pendidikan bisa menjalankan tugas dengan sebaik-baiknya."Betapa pun hebatnya kurikulum dan teknologi, tetap para guru adalah penentu dari keberhasilan pendidikan, dimanapun," kata Idris didampingi Kepala Dinas Pendidikan Kota Depok, Mohammad Thamrin.

Kegiatan ini, lanjut Idris, untuk mengendurkan otot otot yang tegang ketika para guru berada dikelas menghadapi para siswa." Guru butuh refreshing, saya melihat kegiatan ini bagian dari refreshing, dan silaturahim. Semoga para guru menjadi sehat, segar dan bugar demi Kota Depok yang kita cintai,"tandas Idris.

Ketua panitia Porseni PGRI, H. Didin menambahkan bahwa Porseni dimulai 13 Oktober hingga 25 November 2018, mempertandingkan 11 cabang olahraga diantaranya voly, bulutangkis, dan tenis meja."Kegiatan ini diikuti 1680 guru yang memiliki kartu PGRI. Para pemenang akan mendapat pembinaan untuk mengikuti POR tingkat provinsi Jawa Barat," ujar Didin.(ndi)

32 Kesebelasan Berlaga di Kompetisi Sepakbola SSC

Hj Choiriawati, menyerahkan piala kompetis sepakbola
Sawangan, Depok Terkini

Kompetisi sepakbola di Lapangan Rawono, Kelurahan Sawangan Baru, Kecamatan Sawangan menyedot perhatian warga. Pertandingan yang diikuti 32 kesebelasan tersebut tidak hanya sebatas hiburan, namun upaya menjaring bibit andal pesebakbola.

Hj. Choiriawati salah satu pendukung  kegiatan kompetisi tersebut mengatakan, turnamen antar tim kesebalasan yang diberi nama Sahabat Setia Choiriawati (SSC)  di Lapangan Rawono,  menjadi momen penting untuk memotivasi warga gemar berolahraga.

Tidak hanya itu, dalam event tersebut diharapkan muncul bibit pesepakbola yang andal yang bisa membawa nama harum, khususnya di wilayah Sawangan, dan umumnya Kota Depok.

“Jadi, selain untuk memotivasi masyarakat gemar berolahraga, ini juga dalam rangka mencari bibit andal pesepakbola. Terlebih di Sawangan ini banyak sekali pehoby dan penggemar sepakbola,” ujar Ketua Ranting Muslimat NU Sawangan ini usai menyerahkan piala kepada Andri Irawan selaku Ketua  Pantia Kompetisi dipertandingan final antara Kesebelasan PSP dan Ganesa pada Minggu (16/9).

Choiriawati menambahkan, kompetisi sepakbola tersebut, menjadi agenda rutin setiap tahunnya, karena didukung para remaja yang ada di wilayah setempat.

Kompetisi sepakbola ini digulirkan sejak 12 Agustus-16 September masih dalam rangkaian  HUT ke-73 Kemerdekaan Republik Indonesia. Dalam kegiatan tersebut diramaikan dengan berbagai doorprize yang disediakan panitia.

Sementara itu, Andri Irawan mengatakan, kompetisi sepakbola yang digelar ini selain mencari bibit unggul pesepakbola juga mempersatuan antar kesebelasan yang ada di wilayah Kecamatan Sawangan, sehingga nantinya terbentuk sebuah tim andal yang bisa memperkuat tim di Sawangan ini.

Kompetisi berhadiah total Rp10 juta ini, mendapat dukungannya  di antaranya dari Hj. Choiriawati. Panitia juga menyediaan doorprize untuk penonton berupa barang elektronik dan hadiah hiburan.

Dalam pertandingan grand final tersebut hadir Ketua LPM, H Aman Suherman, LPM Cinangka, Herman Firdaus dan elemen masyarakat lainnya yang ada di wilayah kelurahan setempat.(dib)

PNJ dan Polimedia Tuan Rumah Porseni Ke-XII Tahun 2018

Beji, Depok Terkini

Politeknik Negeri Jakarta (PNJ) dan Politeknik Negeri Media Kreatif dipercaya menjadi penyelenggara Pekan Olahraga dan Seni (Porseni) ke-XII tahun 2018 Politeknik se-Indonesia.

Porseni yang diikuti 44 Politeknik negeri dan swasta se-Indonesia itu dibuka oleh Menteri Pemuda dan Olahraga RI, H. Imam Nahrawi S.ag di Stadion Universitas Indonesia, Depok, Senin (3/09/2018).

Hadir dalam pembukaan Porseni, menteri Desa Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi Republik Indonesia, Eko Putro Sandjojo, Direktur PNJ Abdillah, Direktur Polimedia, Purnomo Ananto, para Direktur Politeknik se-Indonesia, Walikota Depok diwakili Kadisdik, Danramil 02/Beji Kapten Kav Syahroni, Kapolsek Beji dan ribuan atlit.

Direktur PNJ, Abdillah selaku penyelenggara mengatakan porseni merupakan kegiatan dua tahuan bertujuan meningkatkan karakater olahraga dan seni guna mendukung peningkatan dan pengembangan prestasi olahraga dan seni mahasiswa Politeknik se-indonesia.

"Ajang ini juga sebagai media mempererat silaturahmi sekaligus mendorong lahirnya sumber daya manusia melalui bidang ekstrakurikuler," ujar Abdillah.

Sebanyak 11 cabang olahraga dipertandingkan dan enam cabang seni diikuti 44 Politeknik negeri dan swasta di Indonesia."Jumlah atlit sebanyak 1449 dan 193 official. Diharapkan Porseni ini melahirkan atlit-atlit yang dapat membanggakan Politeknik serta mengharumkan nama bangsa di tingkat nasional maupun internasional," tutur Abdillah seraya mencontohkan atlit peraih medali emas Asian Games 2018, Puspa Arum Sari merupakan lulusan dari PNJ.

Menteri Pemuda dan Olahraga, Imam Nahrawi S.ag dalam kesempatan itu mengatakan, Porseni Politeknik harus tetap dipertahankan karena dengan olahraga dan seni akan terwujud rasa kebersamaan dan solidaritas yang semakin kuat dan hebat.

"Nilai nilai olahraga adalah sportifitas, fairplay dan saling menghormati antara yang kalah dan menang."Semoga Porseni ini bisa melahirkan atlit yang bisa mewakili Indonesia di kancah internasional. Saya minta para direktur dan sponsor bisa memberikan bonus kepada atlit yang berhasil menjadi juara. Bagi yang menang jadikan sebagai semangat untuk meraih prestasi lebih tinggi lagi. Sedangkan yang kalah jangan berkecil hati dan tetap semangat untuk menjadi juara," tandas Nahrawi.

Acara pembukaan dimeriahkan dengan pertunjukkan seni oleh 50 penari dari PNJ dan Politeknik Media Kreatif, parade marching band, dan parade kontingen peserta.(ndi)

Hadapi Liga Konfederasi Sepakbola Asia, Persita Tangerang Rekrut Pemain Baru

Ahmed Faisal merekrut anak bintang timur untuk Persita tangerang,
Bojongsari,  Depok Terkini

Untuk menghadapi Liga Konfederasi Sepakbola Asia, Persatuan Sepakbola Tangerang
(Persita) memperkuat timnya dengan merekrut beberapa pemain baru untuk mengahapi liga bergengsi tersebut.

Hal itu dibenarkan Manager Motivator Persija 2015, Ahmed Faisal yang bertekad memajukan club-club profesional terutama Persita Tangerang.

"Kita angkat anak-anak dari Bintang Timur bergabung di club profesional Persita Tangerang. Kita ingin menjadikan pemain-pemain amatir menjadi profesional," ujar pria yang akrab disapa Mehdi saat ditemui di Kolam renang Tirta Maya,
Bojongsari, Depok, Jum'at (18/05/2018).

Dikatakan Mehdi, dalam merekrut pemain baru dilakukan seleksi ketat dan juga dibutuhkan sarana yang layak untuk digunakan. Seleksi dilakukan di lapangan sepakbola Sawangan, Depok karena lapangan tersebut sangat memadai.

"Lapangan Sawangan sangat memadai untuk penyeleksian pemain jelang liga bertaraf nasional. Kebanyakan pemain yang direkrut dari wilayah timur, seperti NTT, Ternate dan lainnya," ungkap Mehdi.

Dari 30 pemain yang diseleksi, lanjut Mehdi, hanya lima orang saja yang direkrut. salah satunya Iqbal Fadhila."Disini tidak langsung menerima begitu saja. Kalau tidak lulus seleksi kami akan mengajarkan kembali. Intinya kami ingin memajukan dunia persepakbolaan,"tegasnya.

Diungkapkan Mehdi, dalam perekrutan pemain pihaknya mengutamakan pemain usia muda 10-19 tahun."Mencari pemain itu tidak rumit dan susah. Bagi yang berminat langsung datang dan ikut seleksi untuk menjadi pemain profesional,"terang pria yang berdomisili di wilayah Kecamatan Sawangan itu.

Lebih lanjut, Mehdi berharap Persita bisa berhasil hingga papan atas yaitu pada level AFC."Sebagai pengurus, ingin Persita bisa sampai  tembus papan atas bahkan bisa sampai level AFC Karena Persita tim yang punya sejarah , tim yang punya penonton yang banyak . Ini saatnya Persita bangkit," ucap
Mehdi seraya berjanji untuk menghadapi kompetisi selanjutnya harus mempunyai tim solid dan pemain yang sudah mengenal karakter satu sama lain.(dms)

Kejuaraan Tenis Meja Jurnalis Ajang Pencarian Atlit Andalan


Beji, Depok Terkini
Walikota Depok Mohammad Idris membuka Kejuaraan Tenis Meja Jurnalis dan Pelajar Cup III 2018, Jalan Margonda Raya, Kemiri Muka, Beji,
Depok, Jum'at (11/05/2018).

Kejuaraan ini diikuti 368 petenis mulai dari anak-anak hingga dewasa, berlangsung selama 3 hari, Jum’at-Minggu, 11-13 Mei 2018.

Wali Kota Depok Mohammad Idris berharap turnamen ini  sebagai cikal bakal menjaring atlet andalan sekaligus menggelorakan kembali Cabang Olahraga Tenis Meja." Saya ucapkan selamat bertanding dan jaga sportifitas,” ujar Idris.

Sementara itu, Sekretaris Umum (Sekum) PTMSI (Persatuan Tenis Meja Seluruh Indonesia) Kota Depok, Annur MD menjelaskan kejuaraan ini dibagi dalam lima kategori, yakni Kategori Pemula (SD), Kadet (SMP), Junior (SMA), Umum) dan Jurnalis.

Dari Kategori Jurnalis, lanjut Annur, tercatat 10 media yang ikut kejuaraan ini, yakni, Tempo, KBA News, Trans TV, Obsession Media G, Duta Indonesia, MNC, Kompas, Bisnis Indonesia, Antara dan Berita Satu.

Hadir dalam acara pembukaan Kejuaraan Tenis Meja tersebut, Ketua KONI Kota Depok Amri Yusra,  perwakilan Dinas Pemuda Olahraga, Kebudayaan dan Pariwisata (Disporyata) Kota Depok serta manajemen DMall. Sedangkan untuk para  pemenang akan mendapatkan Piala

170 Santri Berlaga Di Pospontren Tingkat Kota Depok 2018

Walikota foto bersama usai pembukaan Porpontren 
Pancoran Mas, Depok Terkini

Sedikitnya 17 Pondok Pesantren di Kota Depok ikut andil dalam Pekan Olahraga dan Seni Pesantren (Pospeda/Pospontren) tingkat Kota Depok yang digelar selama tiga hari 3-5 Mei 2018. Porpontren di buka oleh Walikota Depok Mohammad Idris di Stadion Olahraga Merpati, Kelurahan Depok, Kecamatan Pancoran Mas, Depok, Kamis (03/05).

Porpontren diikuti 170 santri dan santriwati dengan mempertandingkan lima cabang olahraga yaitu tenis meja, futsal, volly, bola basket, dan bulutangkis.

Kepala Sub Tata Usaha Kantor Kementrian Departemen Agama Kota Depok, H. Maksum, MM mengatakan ivent ini bertujuan membina generasi muda khususnya dalam bidang olahraga dan seni. Para santri harus mendapat porsi yang sama dengan pelajar lainnya. Oleh karena itu melalui Pospontren tidak dapat lagi dilaksanakan secara seherhana, tetapi perlu keseriusan dan profesional.

"Pospeda adalah wahana untuk menunjukkan jati diri santri dan pesantren yang sebenarnya yaitu berlomba-lomba dalam mengharap rido Allah SWT,"katanya.

Namun, Maksum menyayangkan Pospeda ini tidak bisa diikuti selutuh pesantren di Kota Depok yang Saat ini jumlahnya mencapai 70 Pondok Pesantren."Pospeda ini bersamaan dengan pelaksanaan ujian, sehingga tidak semua santri bisa ikut serta. Mudah-mudahan dilain kesempatan bisa koordinasi lebih awal sehingga agenda rutin ini bisa diikuti seluruh santri,"harap Maksum.

Dalam kesempatan itu, Walikota Depok Mohammad Idris mengatakan bahwa Santri harus bangga dalam berbangsa dan bernegara karena di pesantren memiliki fungsi tiga "T", yaitu Taklim, Tazkiah (akhlak) dan Tarbiyah (Pembinaan jasmani)."Kita ingin santri di Depok jago baca kitab kuning, pintar pengetahuan agama dan cerdas jasmaninya. Nantinya para juara akan dibawa ke tingkat provinsi dan nasional," tutur Idris serasa bernostalgia dengan para santri.

Idris mengakui bahwa hingga saat ini Pemerintah Kota Depok masih kurang dalam memberikan porsi dalam meningkatkan kerjasama dengan Kemenag terkait peningkatan pondok pesantren di Kota Depok." Dari 70 ponpes yang ikut ivent ini hanya 17. Artinya Kita harus pacu lagi agar mereka mau ikut Pospeda ini,"ungkapnya.(ndi)

Walikota Hadiahi Lahan 2000 Meter Buat IPSI

Pengurus IPSI Kota Depok foto bersama dengan Walikota
Cinere, Depok Terkini

Sebagai bentuk perhatian kepada generasi muda khususnya kepada para atlit Pencak Silat, Walikota Depok Mohammad memberikan hadiah lahan seluas 2000 meter kepada pengurus Ikatan Pencak Silat Seluruh Indonesia (IPSI) Kota Depok untuk digunakan sebagai Padepokan Pencak Silat di Kota Depok.

"Saya sangat prihatin melihat kondisi latihan pencak silat yang dilakukan anak muda. Karena itu saya berikan hak penggunaan lahan milik Pemkot seluas 2000 meter untuk Padepokan Pencak Silat. Semoga lahan itu bisa bermanfaat buat IPSI,"ujar Idris disela Pengukuhan Pengurus IPSI Kota Depok Periode 2017-2021 di Gedung Auditorium BPSDM Hukum dan HAM, Gandul, Cinere, Depok, Minggu (19/11/2017).

Selain itu, Idris juga menegaskan bahwa saat ini dirinya sedang melakukan intervensi anggaran untuk kegiatan IPSI."Kita akan upayakan cabor pencak silat masuk dalam lomba pelajar tingkat Kota Depok. Karena pencak silat merupakan bagian dari pembinaan anak muda,"ungkapnya.

Idris menambahkan bahwa 70 persen dari warga Depok adalah anak muda, karena itu pemerintah Kota Depok akan terus memfasilitasi kegiatan anak muda terutama dalam pengembangan seni pencak silat."Ini komitmen kami untuk membangun pencak silat. Kita juga perlu berkolaborasi dalam membangun Depok,"tandas Idris

Ketua IPSI Kota Depok Hasanudin usai dilantik mengatakan bahwa IPSI bukan hanya milik perguruan prestasi dan tradisional saja. Tetapi IPSI merupakan milik bersama,"Kita akan bentuk generasi tangguh, berprestasi dan berahlak mulia dalam rangka mewujudkan Depok unggul, nyaman dan religius,"katanya.

Ia berharap seluruh perguruan menjunjung tinggi IPSI Kota Depok sehingga pelaksanaan kegiatan bisa maksimal dan bermanfaat bagi masyarakat Depok
Ditempat yang sama,

Ketua KONI Kota Depok Amri Yusra berharap IPSI makin maju dan berkembang dibawah kepengurusan yang baru."Selama ini perkembangan pengurus IPSI jalan ditempat. Mudah-mudahan dengan pengurus baru IPSI bisa maju. IPSI punya PR mengembangkan atlit tradisi dari 52 perguruan. IPSI bisa tumbuh dan berkembang asalkan tidak ada ego dalam organisasinya."tandas Amri.(ndi)

Persita U-16 Wakili Indonesia

Persita U-16
Kabupaten Tangerang, Depok Terkini
           
Persatuan Sepak Bola Indonesia Tangerang (Persita ) usia 16 tahun mendapat kepercayaan mewakili Indonesia kompetisi sepak bola antar negara (Borneo Cup) bersama Tim Nasional yang di gelar di Malaysia, Selasa (3/10)
           
Manager Persita U-16,  Ali Nurdin A  Gani mengatakan, pelaksanaan kejuaraan yang di ikuti oleh 8 negara berlangsung di Sabah, Malaysia.  Kedelapan Negara,  Malaysia selaku tuan rumah, Australia, India, Vietnam, Persita U-16 sendiri yang  tergabung dalam grup A bersama tuan rumah Malaysia, dan Australia.

"Ini adalah bibit-bibit yang nantinya akan membela dan membawa nama Persita  kembali berkibar di ajang persepakbolaan tanah air. Kami mohon doa dan dukungannya dari semua pihak semoga anak-anak kita bisa berprestasi di Malaysia,"pesan Ali.

Sementara , Bupati Tangerang A. Zaki Iskandar saat melepas tim Persita U-16 di Puspemkab Tangerang mengatakan, keikutsertaan Persita U-16 diajang internasional ini merupakan suatu hal yang sangat luarbiasa. Ajang ini menambah pengalaman dan asah kemampuan, serta uji mental dalam bertanding dengan pemain luar negeri .

Pesan Bupati Tangerang, bertanding di luar tentunya menambah pengalaman , dan jangan dijadikan sebagai beban yang akan  menghambat prestasi. Pengalaman ini akan sangat berharga dan akan terbangun mental yang tangguh.(sul)

Pradi Buka Turnamen Sepak Bola Ramadhan Cup

Beji, Depok Terkini

Wakil Walikota Depok Pradi Supriatna membuka pelaksanaan turnamen sepakbola Ramadhan Cup tingkat Kelurahan Kukusan di lapangan Palakali, kecamatan Beji, Depok, Minggu (23/04/2017).

Turnamen yang diikuti tim dari beberapa RW tersebut dihadiri pula Lurah Kukusan Hasan, Ketua LPM, Perwakilan Koramil 02/Beji, para ketua RW, dan RT se-kelurahan Kukusan serta tokoh masyarakat sekitar.

Lurah Kukusan Hasan mengatakan, turnamen sepak bola ini dalam rangka memeriahkan HUT ke-18 Kota Depok sekaligus menyambut datangnya bulan suci Ramadhan."Terima kasih atas inisiatif dan proaktif seluruh panitia dalam penyelenggaraan turnamen ini,"katanya.

Hasan berharap turnamen bisa berjalan lancar, tertib dan sukses sehingga turnamen ini bisa berkelanjutan hingga tingkat kecamatan."Selamat bertanding, ikuti dengan tertib dan jaga sportifitas,"harapnya.

Wakil Walikota Pradi Supriatna dalam kesempatan itu memberikan apresiasi atas terselenggaranya turnamen ramadhan cup,"Ini inisiatif luar biasa dan saya sangat apresiasi,"ujar Pradi.

Dikatakan, pemerintah sangat berkeinginan menghidupkan olahraga di Depok. Karena itu, ivent ini akan dilanjutkan hingga ke tingkat kecamatan.

"Nantinya akan ada iven lanjutan antar kelurahan se-kecamatan Beji. Selamat bertanding laksanakan dengan sportif dan turnamen ini merupakan ajang hiburan masyarakat,"tutup Pradi.(ndi)

Turnamen Mampang Cup II Ajang Silaturahmi dan Hiburan

Pancoran Mas, Depok Terkini

Wakil Walikota Depok Pradi Supriatna memberikan apresiasi kepada panitia dan seluruh unsur yang terlibat dalam pelaksanaan turnamen Mampang Cup ke-2 di lapangan Godam, Kelurahan Mampang, Pancoran Mas, Depok, Minggu (9/4/2017).

"Turnamen ini dari kita untuk kita, ini merupakan ajang silaturahmi sekaligus sebagai hiburan bagi masyarakat,"ujar Pradi didampingi Camat Pancoran Mas, Utang Wardaya dan Lurah Mampang Abdul Khoeir.

Menurut Pradi, meskipun ruang terbuka di Kota Depok sangat terbatas, namun warga masih bisa memanfaatkan ruang terbuka yang sudah ada. Karena itu, Pradi bertekad akan mempertahankan ruang terbuka ini yaitu lapangan Godam agar bisa dimanfaatkan masyarakat."Kita akan pertahankan ruang terbuka ini, jangan sampai lapangan ini berubah fungsinya."ungkapnya.

Pradi juga menegaskan bahwa dirinya gemar olahraga sepakbola, seperti halnya Walikota Depok Mohammad Idris."Saya suka sepak bola, termasuk pak wali. Kita selalu kompak kalau bermain sepak bola. Terkadang saya menjadi kiper, dan Wali menjadi striker. Kita selalu kompak dan ingin memberikan yang terbaik untuk Kota Depok,"terang Pradi.

Pradi berharap turnamen ini bisa melahirkan bibit berbakat sekaligus memberikan hiburan yang atraktif dan enak ditonton."Masyarakat butuh hiburan, jadi turnamen ini harus menampilakan permainan yang terbaik,"tandasnya.

Ketua Panitia Turnamen Mampang Cup II, Ricandi mengatakan turnamen diikuti sebanyak 13 tim dari seluruh RW se-Kelurahan Mampang. Pertandingan menggunakan sistem gugur, jadi yang kalah langsung masuk kotak hingga pertandingan selesai.

"Mudah mudahan turnamen ini bisa selesai hingga final. terima kasih kepada semua pihak serta donatur yang telah berpartisipasi dalam turnamen ini,"ujar Ricandi.(ndi)

Cinangka Kalahkan Pasput 4-2

Bedahan, Depok Terkini

Squad sepakbola Cinangka kalahkan kesebelasan Pasir Putih (Pasput) dengan skor 4-2 dalam kompetisi HUT ke-18 Kota Depok di Lapangan Benteng, Bedahan, Minggu (2/4/2017).

Gol diciptakan Herman Fridaus menit 20, disusul Rizal  Farhan menit 25. Hingga turun minum kedudukan tak berubah, 2-0 namun dibabak kedua baru berjalan 10 menit gol balasan dilesakkan tim asuhan Sudadih hingga skor pertandingan menjadi 2-2.

Pertandingan babak kedua berlanjut, Supian Suri dari Cinangka membuat gol tambahan. Kekalahan 3-2  tak membuat tim Pasput menyerah dengan melakukan serangan gencar,  tetapi nahas serangan balik dilakukan kesebelasan lawan dan tendangan keras Supian Suri menambah gol kesebelasan Cinangka. Hingga pluit akhir dibunyikan  skor tak berubah 4-2 untuk kesebelasan Cinangka.

Manager tim kesebelasan Cinangka, Rizal Farhan yang juga ikut bermain mengatakan, kemenangan 4-2 dari kesebelasan Pasir Putih merupakan kekompakan pemain. "Mudah-mudahan pertandingan berikutnya kesebelasan Cinangka meraih yang terbaik dalam kompetisi sepakbola hari jadi Kota Depok 2017," pungkasnya. (dib)

Kecamatan Sawangan Menang Tipis

Sawangan, Depok Terkini

Tim sepakbola Kecamatan Sawangan unggul 1-0 melawan kesebelasan Sawangan Baru dalam kompetisi Hari jadi ke-18 Kota Depok di Lapangan Bedahan.

Gol tunggal diciptakan Syarifudin menit akhir melalui tendangan keras hingga membuat kiper lawan tak berkutik.

Jamhurobi, manager kesebelasan Kecamatan Sawangan mengatakan,  pertandingan persahabatan antar pegawai di lingkungan kecamatan ini dalam rangka menyambut HUT Kota Depok. Pertandingan ini untuk memupuk silaturahmi sekaligus menggelorakan semangat berolahraga.

"Harapan kami dengan pertandingan sepakbola antar pegawai Kecamatan Sawangan bisa menggairahkan semangat olahraga khususnya sepakbola di Sawangan dan umumnya di Kota Depok khususnya," pungkasnya.

Pertandingn Kompetisi sepakbola digelarJumat (31/3/2017) hingga 27 April diikuti delapan kesebelasan. (dib)

Calon Ketua KONI Harus Miliki Pengetahuan Tentang Olahraga

Balaikota | Depok Terkini

Jelang pemilihan Ketua Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kota Depok mulai ramai dibicarakan dan semakin memanas. Sejumlah nama sudah dilontarkan untuk di calonkan menjadi Ketua Koni periode selanjutnya.

Menyikapi ajang pemilihan Ketua KONI tersebut, Walikota Depok Mohammad Idris ikut berkomentar. Menurut dia, Koni sesuai dengan tematik lembaga ini merupakan unsur kepemudaan dan olahraga. Karena itu calon Ketua Koni harus memiliki akademis yang baik terkait keolahragaan dan sarananya.

"Calon ketua Koni harus mengetahui berapa idealnya ukuran lapangan basket. Itu salasatu wawasan dan pengetahuan, calon ketua harus tau, jangan sampai dikibulin anak buahnya,"ujar Idris mencontohkan.

Selanjutnya, kata Idris, diperlukan juga unsur fisik yaitu seorang calon ketua Koni harus memiliki fisik yang kuat, siap bergerak secara mobile dan gesit."Calon Ketua seyogyanya harus anak muda, kalau pralansia dengan usia diata 50 tahun keatas sepertinya tidak layak ,"jelasnya

Hingga saat ini, lanjut Idris, tidak ada seorangpun yang minta restu kepada dirinya untuk pencalonan Ketua Koni."

Tidak ada, belum pernah ada yang minta restu baik individu maupun lembaga kepada saya. Saya hanya memberikan kriteria calon ketua. Silahkan panitia pemilihan mengkolaborasi pemikiran saya dan cari orang yang memang tepat dengan persyaratan itu. Ya paling tidak mendekatilah,"terang Walikota.

Calon ketua Koni yang akan maju tidak harus minta restu kepada Walikota. Siapa pun boleh untuk mencalonkan.

"Bersaing saja secara sehat, tidak wajib minta restu ke saya. Silahkan asalkan tidak pernah tersangkut kasus hukum dimanapun. Misalkan ada calon yang mimiliki catatan pernah ditahan di negeri orang, sementara saya mengetahuinya, maka saya bertanggung jawab untuk memberikan catatan kepada panitia agar calon tersebut dipertimbakan. Karena yang menandatangani SK pengangkatan itu Walikota,"tegas Idris.(ndi)

32 Peserta Meriahkan Fesival Perahu Naga

Pancoran Mas, Depok Terkini

Sedikitnya 32 peserta dari berbagai daerah ikut memeriahkan Festival Perahu Naga kedua yang digelar Komite Olahraga Nasional Indonesia (Koni) Kota Depok di Setu Rawa Besar, Kelurahan Depok Jaya, Kecamatan Pancoran Mas, Depok, Sabtu (19/11).

Menurut Ketua Koni Kota Depok Amri Yusra. Festival ini diselenggarakan untuk menggemakan olahraga dayung kepada masyarakat Depok."lomba ini sifatnya belum untuk prestasi, tapi untuk mendemamkan masyarakat terhadap olahraga dayung,"jelas Amri.

Ketua Pengurus cabang Dayung, Sariyo Sabani mengatakan festival ini digelar selain sebagai ajang memperkenalkan olahraga dayung, juga untuk memanfaatkan potensi setu yang ada di Kota Depok.

"Rata rata setiap setu ada keluhan  banyak sampah dan jumlah setu semakin menyusut. karena itu kita ikut bertanggung jawab menjaga situ dengan memanfaatkan situ lomba dayung,"ujar Sariyo.

Selama ini, lanjutnya, latihan dayung dilaksanakan di wilayah Bogor karena keterbatasan sarana dan fasilitas yang ada di Depok. Padahal atlit kita sudah menyumbangkan prestasi nasional dan internasional, seperti asean games." Kita ingin bangkitkan olahraga dayung di Depok. Ternayta antusias masyarakat cukup tinggi terhadap dayung,"ungkapnya.

Ditambahkan Sariyo, beberapa sekolah juga telah mewajibkan olahraga dayung sebagai kegiatan wajib ektra kurikuler sekolah."Kita berharap dari tingkatan siswa tersebut, lahir atlit dayung yang bisa mengharumkan Depok di forum Internasional."harap Sariyo.

Wakil Ketua DPRD Kota Depok Yeti wulandari memberikan apresiasi atas terselenggaranya lomba perahu naga sekaligus untuk memberdayakan setu yang ada di Depok."Depok hanya memiliki sumber daya alam berupa setu, karena itu keberadaannya harus dimaksimalkan. Mudah-mudahan tahun depan ajang ini menjadi ajang nasional," tegas Yeti

Wakil Walikota Depok Pradi Supriatna mengatakan, semoga festival ini dapat memberikan semangat olahraga di masyarakat khususnya olahraga dayung sehingga memberikan manfaat kesehatan bagi warga Depok.

Menurut Pradi, festival perahun naga merupakan warisan Tiongkok yang menjadi ivent internasional. Saat ini Pemkot Depok berupaya mengembangkan olahraga ini, sehingga diharapkan lomba ini dapat menjadi ajang tahunan dan bisa dilestarikan.

"Saya berharap para peserta lomba dapat menjaga sportivitas dan kejujuran dalam bertanding. Mari kita jaga citra kota Depok sebagai kota yang memegang nilai nilai kejujuran dalam meraih prestasi,"tandas Pradi.(Dms)

Walikota Lepas Ribuan Peserta Lomba Lari Marathon 10 Kilometer

Margonda, Depok Terkini

Walikota Depok Mohammad Idris dan Wakil Walikota Pradi Supriatna melepas ribuan peserta lomba lari 10 kilometer di Jalan Margonda Raya, Depok, Minggu (30/10). lomba lari yang di ikuti peserta dari kalangan pelajar, atlit nasional serta masyarakat umum itu merupakan iven nasional yang kali pertama digelar di Kota Depok.

Menurut Walikota, lomba lari 10 kilometer yang diikuti ribuan peserta ini membuktikan bahwa Kota Depok merupakan sahabat atlit dan olahraga. Jumlah penduduk Depok sebagian besar adalah anak muda karena itu mereka harus difasilitasi dengan berbagai fasilitas publik."Kita akan benahi fasilitas olahraga dan akan mengagendakan program kegiatan yang bernuansa anak muda. Lomba lari 10 kilometer ini salah satu realisasinya,"ujar Idris didampingi Ketua KONI Depok Amri Yusra.

Adapun tujuan lari 10 kilometer ini, lanjut Idris, sebagai salah satu upaya menggalakkan kembali olahraga, khususnya lari, dan ke depan direncanakan diadakan ivent olahraga bersepeda." kita ingin populerkan kembali bersepeda karena popularitasnya mulai redup. lomba lari marathon ini digelar atas usulan dari anak muda,"ungkap Idris.

Di sisi lain, Walikota juga akan melakukan evaluasi terhadap kegiatan ini khususnya dalam mengantisipasi kemacetan lalu lintas. Ia menjelaskan dari sisi waktu sudah di ukur mulai start hingga peserta memasuki finish." Peserta sampai finish di menit ke berapa, itu merupakan rekord. Seperti Agus rekordnya 29 menit, kalau dia bisa 25 menit berarti dia memecahkan rekord dirinya sendiri dan nasiaonal. Karenanya itu, diperkirakan untuk peserta pelajar diberi jarak waktu 15-20 menit agar tidak berbenturan dengan peserta khusus dari atlit. Kita memang belum punya tempat yang memadai untuk melepas peserta satu persatu,"jelas Idris.

Panitia Kecewa
Ketua Panitia lomba lari 10 kilometer, Nina Suzanna mengatakan antusias masyarakat sangat tinggi mengikuti lomba lari ini. Tercatat jumlah peserta dari kalangan pelajar saja mencapai 4500 orang belum ditambah peserta dari masyarakat umum."Jumlahnya hampir 5000 peserta. Ada juga atlit nasional yang ikut, namun jumlahnya terbatas karena ada ivent yang sama di tujuh lokasi seperti Tangerang dan Bekasi,"kata Nina.

Terkait dampak kemacetan lalu lintas akibat kegiatan ini, Nina menjelaskan bahwa pihaknya telah berkoordinasi dengan Dinas Perhubungan dan Polantas guna mengantisipasi masalah kemacetan lalu lintas. Namun saat pelepasan peserta, sepertinya terjadi miss komunikasi antara panitia, Polantas dan Dishub,"jelasnya.

Dikatakan Nina, pihaknya lebih mementingkan menjaga keselamatan dan kemanan atlit nasional serta seluruh peserta lomba lari ini. Namun Polantas masih mempertimbangkan dari sisi kemacetan bukan keselamatan pelari." Saya agak kecewa juga, kedepan kita akan terus berkoordinasi karena ivent ini akan di buat rutin setiap tahun,"ungkap Nina.

Menurut Nina masalah kemacetan lalu lintas dinilai wajar karena ini merupakan ivent nasional yang diselenggarakan sekali dalam setahun.

Ditempat yang sama, Ketua Koni Kota Depok, Amri Yusra menjelaskan bahwa lomba lari 10 kilometer yang di lepas di jalur utama Jalan Margonda jelas sangat berdampak pada kemacetan arus lalu. Karena itu pihak kepolisian mengusulkan agar dipercepatan untuk pelepasan pesertanya."Ada usulan dari kepolisian agar start di percepat, namun panitia tidak bisa memenuhi usulan tersebut karena masalah waktu sudah diperhitungkan oleh panitia,"tandas Amri.

Kanit Dikyasa Satlantas Polresta Depok, AKP Rasman saat dikonfirmasi mengatakan hanya terjadi mis komunikasi dalam kegiatan ini,"Cuma mis komunikasi saja,"kata Rasman.(ndi)

Pradi Tutup Turnamen Volli Diana Cup III


Tanah Baru, Depok Terkini

Wakil Walikota Depok Pradi Supriatna menutup Turnamen volli Diana Cup III yang digelar pengurus Karang Taruna RW 12, kelurahan Tanah Baru, Kecamatan Beji, Depok, Sabtu (29/10).

Turnamen se-Jabodetabek yang diikuti 25 tim tersebut berlangsung selama dua bulan hingga akhirnya dua tim berhasil memasuki babak final yaitu Sopian Motor VC dan Platas VC. Pertandingan final yang digear di lapangan RT06/12 disaksikan ratusan penonton hingga akhirnya final turnamen tersebut dimenangkan oleh tim Platas VC dengan skor 3-1.

"Saya senang dan bangga, karena warga RW 12 sukses menyelenggarakan turnamen volli ini. Saya nilai turnamen ini bukan lagi tingkat kota Depok, tapi sudah seperti turnamen tingkat nasional,"ujar Pradi didampingi Ketua LPM dan Lurah Tanah Baru.


Menurut Pradi, suksesnya turnamen ini berkat adanya dukungan dan support dari masyarakat, lurah, pengurus KONI Depok, serta para orang tua di lingkungan RW 12.

"Gairah olahraga bukan hanya ada di kelurahan Tanah Baru, ada juga lari 10 kilometer oleh KONI, dan sepak bola LPI tingkat SMP dan SMA, serta di kegiatan olahraga di sejumlah wilayah kota Depok. Ini membuktikan bahwa pemerintah sangat konsen terhadap prestasi olahraga di Depok,"kata Pradi.

Pradi berharap turnamen volli ini bisa berlangsung rutin setiap tahun dan pemerintah kota Depok siap mensupport."Turnamen jangan berakhir sampai disini, gelar kembali tahun depan, dan insya Allah kalau saya di undang akan saya support. Selamat kepada para pemain yang berhasil menjadi juara," tandas Pradi.

Ketua Panita Turnamen Volli Diana Cup, Adi menambahkan para juara akan mendapat piala, tropi dan uang pembinaan. Juara I mendapatkan uang pembinaan sebesar Rp. 9 juta, juara II Rp. 6 juta, juara III Rp. 3 juta, dan juara harapan mendapatkan Rp 2 juta.

"tujuan turnamen ini untuk memberikan wadah bagi para atlit khususnya di Kota Depok, Jabodetabek, bahkan Indonesia agar bisa meningkatkan prestasinya. Alhamdulillah kita mendapat support dari pemerintah Kota Depok, DPRD Depok serta donatur lainnya,"tandas Adi.(ndi)