Showing posts with label kota. Show all posts
Showing posts with label kota. Show all posts

Rokok Elektrik Bakal Dilarang Di Depok


Balaikota, Depok Terkini
Pemerintah Kota (Pemkot) Depok akan mengusulkan revisi Peraturan Daerah (Perda) Kota Depok Nomor 03 Tahun 2014 tentang Kawasan Tanpa Rokok (KTR). Dalam revisi tersebut, akan dimasukkan larangan penggunaan rokok elektrik di Kota Depok.

Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Depok, Novarita mengatakan, pihaknya telah mengajukan revisi Perda KTR ke Dewan Perwakilan Rakyat (DPRD) Kota Depok. Ada beberapa perubahan aturan yang diajukan salah satunya penggunaan rokok elektrik.

“Sudah kami ajukan, baru satu kali pertemuan untuk perubahan Perda terkait aturan larangan penggunaan rokok elektrik,” tuturnya, belum lama ini.

Lebih lanjut, Novarita mengatakan, nantinya bagi yang menggunakan rokok elektrik harus mematuhi aturan yang berlaku. Tentu dengan merokok di kawasan yang telah ditetapkan.

“Ini kami lakukan karena rokok elektrik juga mengandung nikotin yang dapat mengganggu kesehatan perokok pasif,” tuturnya.

Novarita mengharapkan, revisi Perda yang diajukan dapat disetujui oleh DPRD Depok. Setelah disetujui dan disahkan, nantinya akan disosialisasikan ke masyarakat agar patuh terhadap aturan penggunaan rokok elektrik.

“Semoga aturan larangan penggunaan rokok elektrik dapat segera disahkan. Harapan kami, Depok dapat terbebas dari bahaya asap rokok termasuk dari rokok elektrik itu,” ucapnya.(ndi)



ASN Depok Sumbang Ribuan Buku Bacaan Anak


Balaikota, Depok Terkini
Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Pemerintah Kota Depok ramai-ramai mendonasikan buku bacaan guna meningkatkan minat baca anak-anak di Kota Depok.
Sedikitnya 1236 buku berhasil terkumpul, dan selanjutnya buku-buku tersebut akan didistribusikan untuk perpustakaan serta taman bacaan di Kota Depok.

“Donasi buku ini kita adakan karena antusiasme membaca yang cukup tinggi dari masyarakat, khususnya anak-anak di kegiatan Car Free Day. Sehingga perlu untuk ditambah buku-buku bacaan bagi anak-anak,” ujar Wali Kota Depok, Mohammad Idris usai memimpin apel pagi di Lapangan Balai Kota Depok, Senin (17/09/2019).

Idris menjelaskan, buku yang terkumpul terdiri dari buku cerita, dongeng, komik, dan lainnya yang ramah bagi anak.“Buku anak-anak yang kita anjurkan, karena mereka senang membaca dan bisa menjadi kebiasaan untuk terus membaca,” ujarnya.

Menurut Idris, buku yang terkumpul rencananya akan didonasikan ke sejumlah perpustakaan di Kota Depok. Selain itu, akan didonasikan juga ke Taman Baca Masyarakat (TBM).“Donasi buku ini sebagai upaya kita untuk meningkatkan budaya literasi di masyarakat. Ke depan kita juga berencana mengadakan survei untuk mengetahui tingkat minat baca di Kota Depok,” pungkasnya.(ndi)

Depok Raih Piala Wahana Tata Nugraha


Balaikota, Depok Terkini
Pemerintah Kota Depok meraih Piala Wahana Tata Nugraha (WTN) Tanpa Catatan Tahun 2019 dari Menteri Perhubungan Republik Indonesia, Budi Karya Sumadi. Penghargaan Wahana Tata Nugraha adalah penghargaan tertinggi dalam bidang perhubungan yang diberikan Kementerian kepada provinsi/kabupaten/kota yang berhasil dalam penyelenggaraan layanan perhubungan dengan baik. Penilaian WTN dilaksanakan dua tahun sekali melibatkan akademisi dan pengamat transportasi.

Walikota Depok Mohammad Idris mengatakan, piala WTN menjadi satu kebanggan bersama karena Pemkot Depok bersama pemangku kepentingan terkait, berhasil mengatasi permasalahan lalu lintas dan transportasi. Selain itu, penghargaan ini menjadi hasil dari upaya dan kebijakan yang dilakukan pemerintah.

“Piala WTN menjadi penyemangat bersama demi meningkatkan kualitas transportasi dan penataan lalu lintas di Depok,” kata Idris usai menerima Piala WTN di Jakarta Convention Center, Jalan Gatot Subroto, Jakarta Pusat, Minggu (15/09).


Ke depan, lanjut Idris, pihaknya akan terus melanjutkan kolaborasi dan koordinasi bersama Polresta Depok sebagai pelaksana ketertiban lalu lintas di jalan. Tak lupa, kata Idris, pemerintah juga mengajak keterlibatan perguruan tinggi, pakar-pakar transportasi yang ada di Depok maupun nasional. Dengan kolaborasi tersebut, sambungnya, bakal menjadi rujukan Pemkot dalam penentuan
kebijakan transportasi di Depok.

“Kita akan terus bekerja sama dan bersinergi dengan semua pihak, sehingga menghasilkan kebijakan transportasi yang nyaman bagi warga Depok,” jelasnya.

Wakil Walikota Depok, Pradi Supriatna menambahkan, penghargaan WTN ini dinilai oleh sejumlah dewan juri yang berkompeten. Antara lain Kementerian Perhubungan, Korlantas Polri, Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (Kementerian PUPR), Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri).

Penghargaan WTN diberikan berdasarkan hasil penilaian terhadap kinerja penyelenggaraan sistem transportasi perkotaan dengan objek penilaian melalui lima bidang. Yaitu Bidang Lalu Lintas, Bidang Angkutan Umum, Bidang Sarana Transportasi Darat, Bidang Prasarana Transportasi Darat, Bidang Umum."Doakan, mudah-mudahan kita bisa menyelesaikan masalah kelalulintasan mulai dari transportasi dan terkait dengan shelter serta terminal," harapnya.(ndi)

Walikota Kukuhkan Tim Pengawas KTR


Balaikota, Depok Terkini
Dalam upaya mengimplementasikan Peraturan Daerah (Perda) Kota Depok Nomor 03 tahun 2014 tentang Kawasan Tanpa Rokok (KTR). Wali Kota Depok Mohammad Idris mengukuhkan Tim Pembinaan dan Pengawasan KTR di Aula Lantai 10, Gedung Dibaleka II, Balaikota Depok, Jumat (13/09/2019).

“Tim ini bisa membantu Pemerintah Kota (Pemkot) Depok mengawasi beberapa tempat yang masuk dalam KTR,” ujar Idris.
Menurutnya, dalam mengimplementasikan pembinaan dan pengawasan KTR perlu mendapat dukungan dari berbagai pihak. Dengan begitu, penerapannya dapat maksimal dan dilakukan dengan baik.

Adapun unsur pembinaan dan pengawasan KTR Kota Depok antara lain Sekretaris Daerah Kota Depok sebagai Tim Pembina. Kemudian, Dinas Kesehatan (Dinkes), Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP), Dinas Perhubungan (Dishub) dan beberapa perangkat daerah terkait di Depok. Selain itu juga Kantor Kementerian Agama Kota Depok, No Tobacco Comunity (NoTC), serta unsur media.

Selanjutnya, untuk kawasan yang dinyatakan sebagai KTR antara lain kawasan tempat kerja, kawasan tempat umum, dan kawasan sarana kesehatan. Lalu kawasan tempat belajar mengajar, kawasan tempat bermain, kawasan tempat ibadah, dan kawasan angkutan umum.

Di tempat yang sama, Kepala Dinkes Kota Depok Novarita menuturkan, untuk memaksimalkan pengawasan KTR, pihaknya akan terus bersinergi dengan perangkat daerah. Tak hanya mengawasi, Dinkes juga akan mengingatkan para perokok untuk mematuhi aturan yang berlaku.

“Kami sebagai koordinator wilayah I yang mengawasi tempat kerja akan terus melakukan sosialisasi, pengawasan KTR,” tandasnya.(ndi)

Walikota Mutasi 118 ASN


Balaikota, Depok Terkini
Walikota Depok Mohammad Idris melantik dan mengambil sumpah jabatan 118 Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Pemerintah Kota Depok, Kamis (12/09/2019).

Pelantikan ASN merupakan langkah Pemerintah Kota (Pemkot) Depok dalam menyeimbangkan roda organisasi sekaligus mengisi kekosongan jabatan.

“Ratusan ASN yang dilantik itu berasal dari eselon IIIa, IVa, dan IVb. Utamanya kita coba isi kekosongan jabatan kepala seksi (kasi) di kelurahan. Alhamdulillah tinggal 15 lagi jabatan yang kosong di 15 kelurahan,” ujar Idris.


Lebih lanjut, Idris mengatakan, ada empat jabatan yang dimutasi, dirotasi, dan perpindahan tugas. Yaitu lurah sebanyak 12 orang, Kepala Bidang (Kabid) di Perangkat Daerah (PD) sebanyak 11 orang, dan Sekretaris Camat (Sekcam) sebanyak 3 orang.

“Sisanya jabatan Kepala Seksi (Kasi), Sekretaris Kelurahan (Sekel), dan Kepala Sub Bagian (Kasubbag),” tuturnya.

Adapun mengenai sisanya, lanjut Idris, dirinya akan memantau para ASN yang mendapatkan pelatihan dari Badan Kepegawaian Negara (BKN). Termasuk, sambungnya, akan mempertimbangkan aspek pangkat dan golongan ASN, minimal yang bisa diajukan eselon IIIa.

Idris menambahkan, pihaknya masih akan melakukan pelantikan kembali di tahun ini. Terutama untuk mengisi jabatan yang ditinggal karena pensiun.

“Ya, nanti pasti akan kita lakukan mutasi atau promosi tahun ini. Karena kalau sudah menjelang Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada), kita tidak bisa melakukan mutasi lagi,” tutupnya.(ndi)




Pemkot Depok Santuni 1441 Anak Yatim


Balaikota, Depok Terkini
Memperingati Tahun Baru Islam 1441 H, Pemerintah Kota (Pemkot) Depok menyantuni sebanyak 1.441 anak yatim dari 11 Kecamatan di Kota Depok.
Pemberian santunan ini merupakan kerja sama antara Pemkot Depok dengan Badan Amil Zakat Nasional (Baznas).

“Jumlah anak yatim yang kita beri santunan disesuaikan dengan jumlah tahun hijriah yang sekarang,” tutur Wali Kota Depok, Mohammad Idris usai menyerahkan santunan anak yatim di Lapangan Balai Kota Depok, Kamis (12/09/2019).

Dikatakan Idris, anak yatim yang diberikan santunan berasal dari 11 kecamatan. Serta beberapa beberapa panti asuhan di Kota Depok.

“Sementara untuk santunan yang kita beri berupa uang tunai dan perlengkapan sekolah,” ujarnya.

Dirinya berharap, dengan berbagi bersama anak yatim dapat menciptakan suasana yang penuh kedamaian di Kota Depok. Terutama dalam kehidupan bermasyarakat.“Mudah-mudahan dengan kita berbagi kepada anak yatim bisa menciptakan suasana surgawi di Kota Depok yang penuh dengan kedamaian,” harap Idris.(ndi)






Ratusan Atlit Santri Berlaga Dalam Pospeda Tingkat Kota Depok


Balaikota, Depok Terkini
Ratusan santri dari 28 Pondok Pesantren di Kota Depok ikut andil dan berlaga dalam ajang Pekan Olahraga Seni Pondok Pesantren Daerah (Pospeda) Tingkat Kota Depok tahun 2019.
Pospeda yang berlangsung selama tiga hari dibuka langsung oleh Walikota Depok Mohammad Idris di lapangan Balaikota Depok, Rabu (11/09).

"Pospeda ini menjadi sarana untuk berkreasi dan menggali potensi para santri, khususnya dalam bidang olahraga dan seni. Karena itu, manfaatkan event ini untuk mengekpresikan kemampuan dan bakat olahraga dan seni," kata Mohammad Idris dihadapan ratusan santri.

Idris berharap ajang Pospeda ini dapat mempererat persaudaraan antar para santri di Kota Depok.

"Kegiatan ini juga untuk mencari atlit yang akan menjadi duta pada ajang Popwil tingkat Provinsi Jawa Barat," pungkasnya.


Sementara itu, Kepala Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Kota Depok, Asnawi mengatakan, Pospeda menjadi wadah untuk menumbuhkembangkan kegiatan olahraga dan seni, sehingga potensi menjadi berkembang,"Santri yang menang, nantinya akan dilanjutkan mengikuti Pospeda tingkat Jabar. Selamat bertanding, jadilah juara dengan jujur," ujar Asnawi memberikan semangat.

Ditempat yang sama, Ketua Panitia Pospeda Kota Depok yang juga Kepala Dinas Pemuda, Olahraga, Kebudayaan dan Pariwisata (Disporyata) Kota Depok, Wijayanto menambahkan, Pospeda diikuti para atlit dengan usia maksimal santri 14 tahun. Ada lima cabang olahraga yang dipertandingkan, yaitu basket, bulutangkis, futsal dan Pencak Silat.

"Santri yang berprestasi akan diikutsertakan dalam ajang Pospeda tingkat Jabar," ucapnya.(ndi)

Pemkot Anggarkan Dana Hibah Pramuka Senilai Rp. 1,2 Miliar

Balaikota, Depok Terkini
Sebagai bentuk dukungan terhadap gerakan dan peran Pramuka, Pemerintah Kota Depok menganggarkan dana hibah untuk kegiatan Pramuka tahun 2019 sebesar Rp. 1,2 miliar.

Hal itu ditegaskan Walikota Depok Mohammad Idris selaku Ketua Majelis Pembimbing (Mabicab) Pramuka Kota Depok, usai membuka Puncak Peringatan Hari Pramuka ke-58 tahun 2019 Kwarcab Pramuka Kota Depok, di Balaikota Depok, Sabtu (06/09/2019).

"Ini sebagai bentuk apresiasi dan dukungan dari Pemkot kepada Pramuka.Diharapkan, tahun depan nilainya meningkat menjadi Rp 1,6 miliar," kata Idris didampingi Wakil Walikota Depok, Pradi Supriatna.

Selain itu, lanjut Idris, kami juga anggarkan Rp 5 miliar untuk pembangunan Gedung Pramuka yang berlokasi di pusat perkantoran Grand Depok City (GDC)." Targetnya akhir tahun ini pembangunan gedung Pramuka selesai,” ungkapnya.

Dirinya berharap, upaya yang telah dilakukan Pemkot Depok dapat menjadi pemicu dan pemacu gerakan Pramuka untuk terus berkarya dan melahirkan prestasi.

“Mudah-mudahan Kakak-kakak Pramuka menjadi lebih semangat dan terpacu untuk menorehkan berbagai prestasi. Karena tidak bisa dimungkiri, kejuaraan yang diikuti Pramuka di Kota Depok, sangat diperhitungkan di tingkat provinsi,” tandasnya.

Menurut Idris gerakan Pramuka menjadi sarana untuk mendidik generasi muda. Pramuka juga efektif menjadi sarana pemersatu bangsa dalam kebhinnekaan.

“Kegiatan Pramuka orientasinya mengacu pada pembinaan kepemimpinan. Untuk itu, tidak ada alasan tidak mendukung Pramuka. Gerakan Pramuka bisa menjadi sarana pemersatu bangsa,” tutupnya.(ndi)











Kantor Kecamatan Sawangan dan Sukmajaya Direnovasi


Balaikota, Depok Terkini
Dinas Perumahan dan Pemukiman (Disrumkim) Kota Depok mulai melakukan renovasi total dua Kantor Kecamatan, yaitu kecamatan Sawangan dan Sukmajaya. Renovasi gedung pemerintah tersebut ditargetkan rampung pada Desember 2019.

Kepala Bidang Tata bangunan (Disrumkim) Kota Depok, Suwandi mengatakan, lokasi pembangunan tetap berada di gedung kecamatan yang lama. Rencananya, gedung yang lama akan dibongkar dan dibangun baru.

“Sekarang sudah mulai pengerjaannya. Kita targetkan selesai akhir Desember,” tutur Suwandi, Rabu (04/09/2019).

Ia menjelaskan, untuk Kantor Kecamatan Sawangan akan dibangun dua lantai dengan luas bangunan 1.158,17 meter persegi, dan tiga lantai untuk Kecamatan Sukmajaya dengan luas bangunan 1.493,8 meter persegi.

Suwandi menambahkan, pembangunan kedua gedung tersebut menggunakan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Kota Depok. Dengan total anggaran masing-masing sekitar Rp 6 miliar.
“Kita berharap proses pembangunannya berjalan lancar dan selesai tepat waktu, sehingga bisa segera difungsikan,” tandasnya.(wan)

Bunda Elly Raih Penghargaan Pelaksana Terbaik Kesrak Tingkat Jabar


Balaikota, Depok Terkini
Ketua Tim Penggerak (TP) Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (PKK) Kota Depok, Elly Farida, kembali meraih penghargaan dari Pemerintah Provinsi Jawa Barat.

Kali ini penghargaan yang diraih berupa Pelaksana Terbaik II Kesatuan Gerak(Kesrak) PKK-KKBPK-Kesehatan Tingkat Provinsi Jabar. Penghargaan tersebut diberikan atas upaya TP PKK Kota Depok dalam melaksanakan Kesrak PKK-KKBPK-Kesehatan.

“Alhamdulillah, penghargaan ini berkat terjalinnya sinergisitas seluruh unsur yang ada di dalamnya. Mulai dari PKK tingkat kota, kecamatan, kelurahan, hingga Perangkat Daerah (PD) dalam mendukung pelaksanaan Kesrak PKK,” tutur Elly Farida, usai menerima piagam penghargaan dari Pemkot Depok di Lapangan Balai Kota Depok, Senin (02/09/2019).

Menurutnya, terdapat tiga hal yang menjadi fokus dalam Kesrak PKK-KKBPK-Kesehatan. Antara lain pembangunan Kampung Keluarga Berencana (KB), Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS) berbasis rumah tangga, serta Lingkungan Bersih dan Sehat (LBS).

“Misalnya, pembangunan Kampung KB saat ini sudah terbentuk di 63 kelurahan dan akan terus ditingkatkan. Kampung KB ini sebagai suatu upaya dalam meningkatkan ketahanan keluarga di Kota Depok,” terangnya.

Ia berharap, dengan peghargaan tersebut dapat memotivasi TP PKK Kota Depok untuk terus mendukung Pemerintah Kota (Pemkot) Depok dalam mengimplementasikan berbagai program yang ada. Terutama, program Family Resilience City (Kota Ketahanan Keluarga).

“Kita dukung terus berbagai program Pemkot Depok dengan melakukan kebaikan-kebaikan di masyarakat, serta melayani sepenuh hati,” tandasnya.(ndi)

Sinergitas Seluruh Dinas Optimalkan Kota Ramah Lansia


Balaikota, Depok Terkini
Pemerintah Kota Depok terus mengupayakan pemenuhan hak-hak warga lanjut usia (lansia) di Kota Depok. Karena itu, diperlukan sinergitas dengan seluruh Perangkat Daerah (PD) serta berbagai komunitas lansia.

Kepala Dinsos Kota Depok, Usman Haliyana mengatakan, sinergi terus dilakukan untuk pengoptimalan kegiatan yang berkaitan dengan lansia. Terlebih, penyelenggaraan Kota Ramah Lansia telah tertuang dalam Peraturan Wali Kota Depok Nomor 83 Tahun 2018.

“Sinergi ini agar ke depan penyelenggaraan Kota Ramah Lansia lebih optimal. Sinergi kita gelar selama 3 hari, hari pertama dengan para organisasi lansia, hari kedua dengan Pokja Lansia dan perwakilan PD baik dinas maupun kecamatan,” ujar Usman dalam laporannya pada acara Sinergi Kota Ramah Lansia di Aula Teratai, Senin (26/08).

Dirinya menjelaskan, dalam sinergi ini pula akan dilakukan sosialisasi Perwa Ramah Lansia. Sehingga para lansia mengetahui pemerintah memberikan perhatian lebih terhadap keberadaan lansia.

“Jadi, lansia itu memiliki hak dan kewajiban. Pemerintah kini mulai berupaya untuk meningkatkan kesejahteraan lansia, baik dari sisi pelayanan dan juga fasilitas,” jelasnya.

Sementara itu, Walikota Depok, Mohammad Idris mengatakan, program ramah lansia sangat terkait dengan seluruh dinas melalui leading sektornya yaitu Dinas Sosial." Karena kita, supaya terbiasa berlatih dengan kerja koordinatif dibuatlah peraturan Walikota. Namun Itu sementara, sambil menunggu Peraturan Daerah (Perda). Perwa ini merupakan cikal bakal untuk membuat Perda tentang Kota Ramah Lansia," tandas Idris.(ndi)

Sekolah Pranikah Jadi Unggulan Lomba PKK Tingkat Jabar


Balaikota, Depok Terkini
Program Sekolah Pranikah dan Ayah Bunda yang digagas Tim PKK Kota Depok menjadi salah satu program unggulan PKK dalam lomba 10 Program Pokok Pemberdayaan dan Kesehjateraan Keluarga (PKK) tingkat Provinsi Jawa Barat (Jabar) tahun 2019. Dalam lomba ini, Kota Depok diwakiliki Kelurahan Rangkapan Jaya Baru, yang telah lolos seleksi tingkata Kecamatan dan Kota.

“Inovasi yang kita lakukan adalah sekolah pranikah yang sudah berjalan dua tahun. Selain itu, sekolah ayah bunda yang rencananya dimulai bulan September,” kata Walikota Depok Mohammad Idris usai menerima menerima Tim Monitoring dan Evaluasi (Monev) Lomba Pelaksanaan Program Pokok PKK di Balai Kota Depok, Senin (26/08).

Idris berharap, dengan berbagai persiapan dan inovasi tidak hanya mampu mengantarkan Kota Depok meraih juara pada ajang tersebut. Namun, ikut mendorong pelaksanaan program pokok PKK di setiap kelurahan, sehingga bisa bermanfaat bagi keluarga dan masyarakat.

Dijelaskan Idris, ada beberapa penilaian pada lomba ini.  Antara lain dari ketertiban administrasi, pembinaan lingkungan hidup, tata laksana keluarga, dan pengolahan makanan.“Mudah-mudahan kita bisa juara di tahun ini,” harap Walikota didampingi Ketua Tim PKK Kota Depok, Bunda Elly Farida.

Sementara itu, Ketua Tim Penilai Monitoring dan Evaluasi (Monev) 10 Program Pokok PKK Provinsi Jawa Barat (Jabar), Euis Soetrisno mengatakan, kegiatan monev penting dilakukan untuk melihat realisasi program kerja kader PKK di tahun 2019. Pihaknya juga akan memastikan, apakah program yang sudah dibuat, sesuai dengan kegiatan di lapangan.

“Kegiatan ini sangat perlu dilakukan untuk melihat realisasi program kerja tahun 2019. Kami juga akan mengkaji hasil yang telah dicapai berdasarkan rencana program kerja yang sudah disosialisasikan sebelumnya,” ujar Euis.

Dirinya juga menyambut baik terkait lokasi penilaian yang setiap tahunnya berubah di Kota Depok. Menurutnya, hal tersebut menggambarkan adanya perluasan jangkauan pembinaan yang telah dilakukan Pemerintah Kota (Pemkot) Depok.“Ini akan berdampak positif pada kualitas pemerataan program di tingkat wilayah,” tandasnya.(ndi)

21 Pasangan Peserta Isbath Nikah Dapat Tree In One


Balaikota, Depok Terkini
Pemerintah Kota Depok melalui Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Disdukcapil) menggelar program isbath nikah bagi warga kurang mampu di aula Balaikota Depok, Jum'at (23/08).
Program isbath nikah ini diikuti 21 pasangan dari 11 kecamatan di Kota Depok.

Menurut Kepala Disdukcapil Kota Depok, Misbahul Munir. Isbat nikah bertujuan membantu warga yang perkawinannya sudah sah menurut agama tetapi belum tercatat dalam administrasi negara.

"Peserta isbath nikah akan memperoleh buku nikah, KK, dan akte kelahiran secara gratis. Isbath nikah seluruhnya dibiayai dari APBD Depok," ujar Munir.

Sedangkan persyaratan isbath nikah, kata Munir diantaranya warga Depok khususnya warga kurang mampu dan merupakan perkawinan yang pertama."Masih banyak warga Depok yang belum memiliki buku nikah dengan berbagai alasan. Mereka juga tidak mendaftarkan ke Pemkot," ungkapnya.

Walikota Depok Mohammad Idris usai membuka acara tersebut mengatakan, Isbath nikah ini merupakan pengakuan terhadap pernikahan yang dilakukan secara agama, tapi belum memiliki akte nikah dari negara.

"Buku nikah sangat penting bagi mereka dan anak-anaknya. Berdasarkan laporan secara lisan dari para Lurah masih banyak warga yang belum memiliki akte nikah. Karena itu kita siapkan program ini diperuntukkan warga kurang mampu dan belum memiliki buku nikah," tuturnya.

Menurut Idris, program ini bukan sekedar pengakuan pernikahan saja, tetapi merupakan bagian dari perlindungan terhadap anak dan masa depannya."Anak-anak juga harus tercatat sehingga diakui negara. Karena itu, Pemkot mengadakan program ini termasuk Tree In One, yaitu peserta akan mendapat buku nikah, KK, dan akte kelahiran. Saya tambahkan juga mendapat Kartu Identitas Anak (KIA),"ucap Idris.(ndi)

Tingkatkan Kapasitas Diri Dalam Membangun Negeri


Balaikota, Depok Terkini
Wali Kota Depok, Mohammad Idris menjadi Inspektur Upacara (Irup) Hari Kemerdekaan Republik Indonesia ke-74 di Lapangan Balaikota Depok, Sabtu (17/08).

Dalam kesempatam itu, Idris berpesan agar seluruh elemen dapat melanjutkan perjuangan para pahlawan dengan dimensi yang berbeda, yaitu meningkatkan kapasitas diri untuk membangun negeri.

“Perjuangan kita kali ini bukan melawan penjajah. Namun, pada dimensi yang berbeda untuk mengasah  potensi dan kompetensi dalam membangun negeri,” ujarnya.

Menurut Idris, tema kali ini yakni, Sumber Daya Manusia (SDM) Unggul, Indonesia Maju sama dengan visi dan misi prioritas Kota Depok, unggul, nyaman dan religius.

“Pengembangan SDM kita sejalan dengan konsep ketahan keluarga. Yang artinya pembentukan karakter awal memang dari keluarga. Materi, rohani, serta aspek sosial bermuara pada keluarga,” jelasnya.

Dikatakannya, untuk menciptakan SDM unggul Pemerintah Kota Depok juga menggulirkan program bantuan kepada siswa dan guru baik swasta dan negeri. Program tersebut berjenjang mulai dari tingkatan paling rendah seperti Pusat Kegiatan Belajar Masyarakat (PKBM) hingga Sekolah Menengah Atas (SMA).

“Pemkot juga telah membangun dan memugar sekolah. Misalnya,  40 SD negeri sudah memiliki Ruang Kelas Baru (RKB), 3 SMP negeri kini mempunyai RKB. Kemudian ada pula pembangunan 1 gedung SMP negeri, 19 rehabilitasi SD negeri hingga 4 rehabilitasi SMP negeri serta pembangunan Gedung PGRI,” katanya.

Dirinya menambahkan, momentum ini dijadikan pemacu untuk terus meningkatkan pelayanan publik. Mengingat belum sepadannya jumlah Aparatur Sipil Negara (ASN) yang dimiliki untuk melayani 2,3 juta penduduk di Kota Depok.

“Kita patut berbangga, bahwa dalam peringatan HUT RI ke-74 banyak warga Depok yang mendapatkan apresiasi tingkat internasional dan nasional,” ucapnya.(ndi)


Walikota Lepas Pasukan Pengawal Panji Pramuka


Balaikota, Depok Terkini
Pramuka Kota Depok terpilih sebagai Pasukan Pengawal (Paswal) Panji Pramuka pada peringatan Hari Pramuka ke-58, tanggal 14 Agustus 2019 di Bumi Perkemahan, Cibubur, Jakarta. Rencananya, Paswal tersebut terdiri dari 50 orang tingkat Pandega.

“Lewat seleksi yang sangat ketat, sehingga dipercaya jadi Paswal Panji Pramuka pada Hari Pramuka yang rencananya dipimpin langsung oleh Presiden RI, Joko Widodo. Hal ini menunjukkan potensi yang dimiliki oleh Pramuka kita, yang perlu terus ditingkatkan ke depan,” ujar Wali kota Depok, Mohammad Idris usai melepas Paswal Panji Pramuka di Lapangan Balai Kota Depok, Senin (12/08/2019).

Dikatakannya, guna mengembangkan potensi Pramuka di Kota Depok, pihaknya berencana membangun Gedung Pramuka di tahun ini. Lokasi yang akan dibangun berada di sekitar area Grand Depok City (GDC), Kelurahan Kalimulya, Cilodong.

“Mudah-mudahan pembangunanya berjalan lancar, sehingga bisa selesai di tahun ini,” ujarnya.

Sementara itu, Ketua Kwartir Cabang Pramuka Kota Depok, Nina Suzana menuturkan, para Paswal seluruhnya berasal dari tingkat Pandega. Mereka yang terpilih akan mengikuti masa karantina selama dua hari yaitu tanggal 12-13 Agustus.

“Biasanya kita hanya sebagai peserta upacara. Tetapi, kali ini kita juga sebagai Paswal. Tentunya ini menjadi kebanggaan, karena dari 400 kuartir di Indonesia, kita yang terpilih,” tutupnya.(ndi)

Walikota Berikan Penghargaa Atlit Berprestasi di Popwilda


Balaikota, Depok Terkini
Para atlit pelajar yang berhasil meraih medali di ajang Pekan Olahraga Pelajar Wilayah Daerah (Popwilda) Tingkat I Provinsi Jawa Barat tahun 2019 mendapat penghargaan dari Walikota Depok, Mohammad Idris.

”Penghargaan ini sebagai bentuk perhatian kita kepada para atlet atas prestasi mereka, karena prestasi yang diraih merupakan hasil kerja kerja dari para atlet,” tutur Idris, usai memimpin apel pagi di Lapangan Balai Kota Depok, Senin (12/08/2019).

Dikatakan, para atlet berprestasi masing-masing mendapatkan hadiah berupa uang pembinaan. Atlet peraih medali emas kategori perorangan mendapat Rp 1.000.000, perak Rp 750.000, perunggu Rp 500.000. Sementara kategori beregu, peraih medali emas Rp 2.500.000, perak Rp 2.000.000, dan perunggu Rp 1.500.000.

“Ini merupakan sebuah pertanda potensi Kota Depok dengan masyarakat yang unggul. Berbekal kerja keras dan usaha dari para atlet dan pelatih, sehingga prestasi kita di  Popwilda tahun ini lebih baik dari tahun sebelumnya. Khususnya untuk cabor beregu seperti voli, basket, sepak bola, dan tenis,” ujarnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Pemuda, Olahraga, Kebudayaan, dan Pariwisata (Disporyata) Kota Depok, Wijayanto menyebutkan, pada Popwilda 2019 Kota Depok menempati peringkat kelima dari tujuh kabupaten/kota. Dengan raihan medali sebanyak 4  emas, 4 perak, dan 13 perunggu dari delapan cabang olahraga (cabor) yang dipertandingkan.

Lebih lanjut, Wijayanto menambahkan, Popwilda tahun 2019 telah dilaksanakan pada tanggal 27 Juni-01 Juli di Kota Bandung. Di mana, Kota Depok tergabung dalam wilayah I dengan peserta dari tujuh kabupaten/kota yaitu Kota Bogor, Kota Sukabumi, Kabupaten Bogor, Kabupaten Bandung Barat, Kabupaten Cianjur, dan Kabupaten Sukabumi.

“Para peserta peraih medali emas dan perak berhak mengikuti POPDA Jawa Barat yang akan dilaksanakan tahun depan,” tandasnya.(ndi)

Walikota Ajak Dandim Baru Tingkatkan Kerjasama


Balaikota, Depok Terkini
Jabatan Komandan Kodim (Dandim) 0508/Depok resmi beralih dari Letkol Inf Eko Syah Putra Siregar kepada Letkol Inf Agus Isrok Miraj.

Walikota Depok Mohammad Idris pun menyambut Dandim baru serta mengajak untuk meningkatkan kerjasama dalam pengamanan di Kota Depok.

"Selamat datang kepada Letkol Inf Agus Isrok Miraj sebagai pimpinan Kodim Depok yang baru. Saya berharap dapat menjalin koordinasi semakin baik lagi," kata Mohammad  Idris dalam sambutannya pada acara lepas sambut Dandim 0508/Depok di Aula Balaikota Depok, Jum'at (09/08).

Idris juga mengajak Dandim untuk meningkatkan keharmonisan kerjasama dalam pengamanan di Kota Depok."Siapa pun Dandimnya, kita akan terus meningkatkan kerjasama, sesuai dengan peraturan yang berlaku," kata Idris.


Menurutnya, pergantian Komandan Distrik Militer (Dandim) dari periode ke periode memberikan sebuah makna. Namun kerjasama tidak tergantung pada personil, tetapi pada sistem itu sendiri.

"Dalam membangun kerjasama dan kekompakkan harus sesuai dengan ketentuan instansi masing-masing. Selain juga tugas tugas yang sifatnya pribadi," tuturnya.

Idris juga berterima kasih kepada kepada Letkol Inf Eko Syah Putra siregar atas dedikasi dan pengorbanannya selama menjalankan amanah sebagai Dandim 0508/Depok.(ndi)

Pemkot Depok Komitmen Berikan Perlindungan Terhadap Hak Anak


Balaikota, Depok Terkini
Pemerintah Kota Depok melalui Dinas Perlindungan Anak Pemberdayaan Masyarakat dan Keluarga (DPAPMK) menggelar Peringatan Hari Anak Nasional 2019 Tingkat Kota Depok, di Lapangan Balaikota Depok, Kamis (08/08/2019)

Acara yang dirangkai dengan Puncak Gelar Ekspresi Anak serta Hari Keluarga Nasional dihadiri Perwakilan Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak, Pemprov Jabar, Ketua Komisi Perlindungan Anak, Perwakilan Rektor UI, para OPD, Camat dan Lurah serta ratusan anak-anak dari 11 Kecamatan.

"Dengan terselenggaranya acara ini, kita bisa menguatkan komitmen dan loyalitas untuk melakukan perlindungan terhadap hak-hak anak khususnya di Kota Depok," tegas Walikota Depok Mohammad Idris saat membuka acara tersebut.

Idris juga meminta agar kegiatan Puncak Hari Anak ini tidak hanya dilakukan secara seremonial saja, tetapi juga menjadi komitmen bersama untuk menuju Depok sebagai Kota Layak Anak."Kegiatan ini juga sebagai bentuk perhatian pemerintah Kota Depok untuk mengajak kepada seluruh orang tua untuk memberikan penghargaan serta perlindungan kepada anak anak," ujarnya.

Lebih lanjut Idris mengatakan, adapun upaya yang dilakukan pemerintah kota Depok dalam menjaga dan melindungi anak, diantaranya dengan membentuk kelembagaan ramah anak mulai dari tingkat
kecamatan, kelurahan hingga tingkat RW."Dari sisi lembaga, telah dihidupkan Ramah anak mulai dari Kecamatan hingga RW dengan kreteria sesuai arahan dari Pemerintah Pusat," bebernya.


Sedangkan dari sisi yuridis, lanjut Idris, kita telah memiliki Perda tentang anak, bahkan telah dikeluarkan Peraturan Walikota (Perwa) untuk menerjemahkan Peraturan Daerah dilapangan."Kita telah meraih penghargaan Kota Layak Anak kategori Nindya selama tiga kali berturut-turut. Hal itu
merupakan implementasi dari perencanaan program setiap dinas,"jelasnya.
Dikatakan Idris, bahwa berdasarkan laporan yang diterimanya, jumlah kasus kekerasan terhadap anak di Kota Depok hingga saat ini relatif sedikit." Namun untuk jumlah pastinya bisa dicek di Kepolisian bagian PPA," tuturnya.

Menurut Idris, pihaknya telah melakukan berbagai upaya dalam mengantisipasi kasus kekerasan terhadap anak, diantaranya dengan melakukan sosialisasi dan kampanye pencegahan kekerasan terhadap anak."Kita lakukan pelatihan-pelatihan pra nikah, bahkan telah dibentuk sekolah ayah bunda dan memberikan fasilitas kesehatan, pendidikan dan taman bacaan kepada anak," pungkasnya.

Sementara itu, Wakil Walikota Depok, Pradi Supriatna berharap, kedepan ada sarana sarana penunjang anak, selain sarana pendidikan juga sarana publik kbuat anak-anak." Ha ini sudah kami kaji dengan Bappeda termasuk pengadaan jalan untuk para disabilitas," tutup Pradi.(ndi)

Walikota Buka Sosialisasi Peningkatan Peran Jurnalis Berperspektif Gender


Balaikota, Depok Terkini
Dalam rangka percepatan pelaksanaan Pengarusutamaan Gender (PUG) dalam pembangunan di Kota Depok, Dinas Perlindungan Anak Pemberdayaan Masyarakat dan Keluarga (DPAPMK) Kota Depok mengadakan Sosialisasi Peningkatan Peran Jurnalis yang berperspektif Gender di Aula lantai 10 Gedung Dibaleka, Balaikota Depok, Selasa (06/08).

Sosialisasi yang diikuti puluhan awak media di Kota Depok dibuka oleh Walikota Depok, Mohammad Idris, menghadirkan nara sumber Fatahillah Asisten Deputy Media Partisipasi Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak dan Kamsul Hasan Ketua Komisi Kompetensi PWI Pusat.

Kepala Dinas PAPMK Kota Depok, Nessy Annisa Handari menjelaskan, Pengarusutamaan Gender (PUG) merupakan suatu strategi untuk mencapai Kesetaraan dan Keadilan Gender (KKG) melalui kebijakan dan program yang memperhatikan pengalaman, aspirasi, kebutuhan dan permasalahan perempuan dan laki-laki ke dalam perencanaan, pelaksanaan, pemantauan dan evaluasi dari seluruh kebijakan dan progam di berbagai bidang kehidupan dan pembangunan.

Berbagai kegiatan dan inovasi dan responsif Gender yang telah dilakukan DPAPMK, kata Nessy, diantaranya pendidikan ketahanan keluarga, pengembangan Kota Layak Anak, Pemberdayaan dan Perlindungan Perempuan, maupun kegiatan penanganan serta rehabilitasi upaya penanganan kasus pada perempuan.

"Semua kegiatan ini tidak akan terlaksana jika tidak ada sinergitas dengan teman teman media," ujar Nessy.

Dalam pembangunan perspektif Gender, lanjutnya, peran media dan jurnalis tidak bisa dipungkiri, dalam hal menghadirkan media yang berperspektif Gender dan ramah anak."Dalam mempertahankan Kota layak anak kategori Nandya, kita sudah tiga kali berturut turut meraih penghargaan dan itu semua tidak lepas dari peran media," tuturnya.

Walikota Depok, Mohammad Idris dalam kesempatan tersebut berharap, dengan Sosialisasi ini tercipta kolaborasi dan koordinasi dengan baik, khususnya dengan awak media."PUG ini merupakan program lintas dinas atau organisasi, tidak hanya satu bidang tetapi dapat terealisasi di semua bidang," terangnya.(ndi)

Walikota Minta Koperasi Bantu Tingkatkan Perekonomian

Walikota Minta Koperasi Bantu Tingkatkan Perekonomian


Balaikota, Depok Terkini
Wali Kota Depok, Mohammad Idris mengajak semua koperasi aktif  untuk turut serta meningkatkan peluang ekonomi bagi pelaku usaha mikro kecil dan menengah (UMKM) di Depok. Pasalnya, saat ini sudah banyak pelaku UMKM yang menjadi anggota koperasi.

“Masyarakat yang punya jiwa enterprener dan memiliki usaha bisa terus menjajakan hasil usahanya. Terlebih saat ini koperasi punya peranan memfasilitasi produk agar lebih terkenal di masyarakat,” tuturnya saat menutup kegiatan Pekan Koperasi Tahun 2019 di lapangan Balai Kota Depok, Sabtu (03/08).

Dikatakan Idris, Pemerintah Kota (Pemkot) Depok juga akan membantu meningkatkan peluang ekonomi bagi pelaku usaha. Pemerintah Depok telah melakukan pembinaan, seperti bazar UMKM, dan pemasaran melalui berbagai kegiatan.

Di tempat yang sama, Ketua Umum Dewan Koperasi Indonesia Daerah (Dekopinda) Kota Depok, Teguh Prajitno menuturkan, saat ini koperasi sudah memberikan pembinaan kepada pelaku UMKM. Dengan harapan para pelaku dapat lebih mudah memproduksi dan memasarkan hasil produknya untuk dikenal lebih luas.

“Pembinaan sudah dilakukan dari beberapa koperasi. Semoga perekonomian Kota Depok dapat terus meningkat melalui peran dari pelaku usaha,” ucapnya.(wan)