Showing posts with label sukmajaya. Show all posts
Showing posts with label sukmajaya. Show all posts

Hiswana Migas Depok Dirikan Koperasi

Walikota meresmikan Kantor Koperasi Hiswana Migas
Sukmajaya, Depok Terkini 

Untuk mensejahterakan anggota, Dewan Pengurus Cabang Himpunan Pengusaha Minyak dan Gas (DPC Hiswana Migas) Kota Depok membentuk koperasi dengan jumlah angggota sebanyak 35 orang.

"Pemdirian Koperasi ini merupakan kerja keras angggota Hiswana Migas untuk mensejahterakan anggota dan masyarakat Depok.  Dalam waktu hanya satu minggu Koperasi ini terbentuk dengan modal terkumpul sebesar Rp.120 juta dan langsung punya gedung sendiri,"ujar Ketua Koperasi Hiswana Migas Kota Depok, Mohammad Atar Susanto saat Peresmian Kantor Koperasi Hiswana Migas di jalan Boulevard Perum GDC, Sukmajaya, Depok, Kamis (19/04).

Atar menjelaskan koperasi ini bergerak dalam bidang jasa dengan beberapa unit usaha,  diantaranya penyediaan sembako, simpan pinjam, dan konsumsi."Jumlah pengurus dan anggota sebanyak 88 orang, serta pangkalan sebanyak 600 unit usaha." jelasnya.

Walikota Depok Mohammad Idris usai meresmikan kantor Koperasi Hiswana Migas mengatakan, koperasi merupakan sebuah wadah untuk mensejahterakan anggota. Koperasi jangan sebatas papan nama, tetapi koperasi harus bisa membantu anggota dan menggelar RAT.

"Koperasi Hiswana Migas harus banyak belajar dari koperasi lain di Depok. Ada koperasi yang sudah mencapai keuntungan milyaran rupiah," ungkap Idris.

Saat ini, lanjut Idris, Pemkot Depok terus melakukan revitalisasi dan pembinaan terhadap kapasitas koperasi."Jumlah koperasi di Depok sebanyak 500, namun yang RAT hanya 50 persen. Karena itu kita lakukan verifikasi ulang untuk meningkatkan kualitas koperasi,"pungkasnya.(dms)

Suplai Air Bersih PDAM Tirta Asasta Sudah 97 Persen

Sukmajaya, Depok Terkini

Akibat terendam lumpur, mesin alat penyulingan air bersih millik PDAM Tirta Asasta Kota Depok di Kali Ciliwung tidak dapat menyuplai air bersih  kepada 54 ribu pelanggan PDAM di empat kecamatan, yaitu Tapos, Sukmajaya, Cilodong, dan Cimanggis, Sabtu (08/04).

Petugas PDAM hingga hari ini terus berupaya membersihkan endapan lumpur tersebut agar suplai air bersih ke pelanggan dapat normal kembali.“Kami berusaha semaksimal mungkin memperbaiki atau menormalkan kembali aliran air bersih ke pelanggan yang mencapai lebih dari 54 ribu pelanggan,"kata Direktur PDAM Tirta Asasta Kota Depok, Sulaeman, Senin (09/04).

Sulaeman menegaskan bahwa sejak Senin dinihari tadi, sudah mulai disuplai air bersih ke pelanggan. Sekitar 97 persen jaringan air bersih ke masyarakat sudah normal kembali dan hanya tiga persen saya yang mengalir tapi airnya kecil."Kami upayakan siang ini semua sudah normal kembali,"janjinya.

Ditempat terpisah, Neneng warga Jalan Merdeka, Kelurahan Mekarjaya Depok II mengatakan air bersih PDAM sudah mengalir kerumahnya sejak pagi sehingga dapat bisa mandi cuci dan lainnya." Semoga PDAM dapat terus meningkatkan pelayanannya dan tidak sering mati air seperti ini,"tuturnya.(ndi)

Kampung Geulis Bakal Jadi Destinasi Wisata Baru di Depok

Kampung Geulis ramai dikunjungi warga
Sukmajaya, Depok Terkini

Kampung mural Geulis di Wilayah RW 07, Kelurahan Mekarjaya, Kecamatan Sukmajaya, Kota Depok bakal menjadi salah satu destinasi wisata digital di Kota Depok.

Kampung Geulis dengan berbagai lukisan dan gambar bertemakan Generasi Pesona Indonesia (GenPi) memiliki potensi yang besar dan diharapkan mampu menarik perhatian masyarakat.

"Wilayah kami dinilai cocok sebagai salah satu lokasi Generasi Pesona Indonesia (GenPi) oleh Kemenpar. Kampung Geulis ini merupakan cikal bakal GenPi Kota Depok," kata Ahmad Sumarjoko selaku Seksi Pemuda dan Olahraga RW 07, Kelurahan Abadijaya, Sabtu (31/03/2018)

Lebih lanjut Pria yang akrab disapa Koko itu menjelaskan,  nama Kampung Geulis (Green Urban Life Style) berarti Kampung hijau yang merupakan gaya hidup para pendatang. Kota Depok tidak memiliki kultur khusus karena wilayahnya berbatasan dengan Ibukota Jakarta.

"Kalau dibilang Betawi itu sebutan Jakarta, kalau Sunda punya Jawa Barat. Jadi, kita ambil tema Urban atau pendatang karena sebagian penduduknya adalah urban."Warga disini sangat guyub dan mendukung dibentuknya Kampung Geulis,"ujarnya.

Pengunjung menikmati jajanan di Pasar Geulis
Adapun konsep destinasi wisata mural di Kampung Geulis ini, sebut Koko, menggambarkan tentang keberagaman wisata di Indonesia."Semua gambar di dinding sebanyak 20 titik bertemakan Indonesia, seperti kondisi alam, hewan yang dilindungi dan lainnya. Pokoknya tentang Indonesia, bukan lukisan semaunya," terang Koko.

Selain itu, kata Koko, pihaknya juga menyiapkan pasar Geulis yang menyediakan makanan dan minuman hasil swadaya masyarakat." Jadi, pengunjung Kampung Geulis tidak hanya sekedar selfi dan pulang,  itu tidak ada untungnya buat warga. kita berdayakan perekomian masyarakat dengan menjual makanan dan minuman. Pasar Geulis ini rencananya buka setiap hari Sabtu dan Minggu saja,"tuturnya seraya menambahkan Kampung Geulis juga akan menampilkan sejumlah komunitas yang ada di Kota Depok.

Saat ini, tambah Koko, pekerjaan Kampung mural sudah mencapai 80 persen dan direncanakan Wisata digital Kampung Geulis akan diresmikan oleh Menteri Pariwisata."Insya Allah lauching Kampung Geulis dilakukan pada April 2018 ini oleh Bapak Menteri bertepatan dengan HUT Depok ke-19,"ungkap pria berprofesi sebagai pengacara itu.(ndi)

Wakil Walikota Sambangi dan Sapa Jemaat Gereja Advent

Pradi bersama HTA saat menyambangi jemaat gereja Advent
Sukmajaya, Depok Terkini

Wakil Walikota Depok Pradi Supriatna menyambangi dan menyapa jemaat gereja Advent dalam  kegiatan keagamaan dan kebersamaan di Hall Pesona Khayangan, Sukmajaya, Depok, Sabtu (17/03/2018).

Kehadiran orang nomor dua di Kota Depok itu disambut gembira ratusan umat kristiani dibawah pimpinan Pendeta Yosep Ringo.

"Kehadiran saya disini sebagai bentuk apresiasi sekaligus mengajak kerjasama kepada umat kristiani, baik memberikan saran, dan kritik dalam rangka pembangunan di Kota Depok,"kata Pradi.

Menurut Pradi, kegiatan keagamaan ini merupakan wujud dari misi Kota Depok yaitu unggul, nyaman dan religius. Karena itu, kata Pradi, diperlukan pendekatan dan peningkata-peningkatan, baik kemampuan SDM dan IPM.

Pradi Supriatna foto bersama usai mendapat buku referensi
" Bukan hanya intelektual dan infrastruktur saja, namun tanggung jawab dan komitmen kita terhadap keyakinan yang dipilih. Kalau memang muslim jadilah muslim yang baik. Begitu juga kalau kristiani, jadilah kristiani yang baik. Itu sesuai dengan visi Kota Depok yaitu religius," tuturnya.

Pendeta Gereja Advent Yosep Ringo mengatakan pihaknya telah banyak berperan dalam pembangunan di Kota Depok diantaranya melalui pendidikan dan kesehatan. Selain itu, pihaknya juga rutin menggelar bakti sosial berupa gerakan hidup sehat dan pengobatan gratis.

"Kami selalu memajukan  kebhinekaan dan mempersatukan masyarakat. Semua kegiatan yang kita lakukan selalu menyentuh masyarakat,"tandas Pendeta Yosep.
Hadir pula dalam kegiatan tersebut Ketua DPRD Kota Depok Hendrik Tangke Allo dan perwakilan Kementerian Agama.(ndi)

POR Pemkot Sebagai Momentum Bugarkan ASN

Walikota dan Wawali saat membuka POR Pemkot
Sukmajaya, Depok Terkini

Wali Kota Depok Mohammad Idris secara resmi membuka gelaran Pekan Olahraga Pemerintah Kota (Por Pemkot) Depok tahun 2018 di GOR Bulutangkis Tirta Sari, Kelurahan Abadijaya, Depok Timur, Senin (12/03)).

Por Pemkot yang diikuti ratusan Aparatur Sipil Negara (ASN) tersebut, tak hanya sebagai ajang silaturahmi, tetapi juga sebagai momentum pemerintah dalam membugarkan para ASN. Por Pemkot Ini merupakan kegitan rutin dari pusat. Tujuan pekan olahraga ini adalah sebagai media bertemunya para ASN untuk mempererat hubungan kekeluargaan.

 “Por Pemkot bukan sekedar ajang silaturahmi, tetapi momentum pengingat pentingnya kesehatan melalui kegiatan olahraga,” ujar Wali Kota Depok, Mohammad Idris.

Menurutnya, banyak nilai yang bisa diambil ASN dalam kegiatan olahraga. Salah satunya dari olahraga bulutangkis yang bisa diterapkan dalam bekerja melayani masyarakat.“Dalam kegiatan olahraga terdapat pelajaran bagaimana kegigihan dalam mencapai tujuan, subtansi tersebut bisa diambil oleh ASN,” tutunya.

Lebih lanjut, dirinya mengakui, ASN di Depok memang bukan berlatar belakang atlit. Meski begitu, Idris, merasa bangga kepada para ASN Kota Depok. Sebab mereka selalu unggul di ajang Por Pemda setiap tahun.“Kota Depok selalu berada diurutan yang cukup membanggakan. Hal itu menandakan ASN Kota Depok yang unggul,” pungkasnya.

Idris berpesan kepada para ASN tetap menjaga semangat memeriahkan Por Pemkot, karena sebagai sarana menghilangkan kejenuhan dalam bekerja.
“Selamat bertanding, hilangkan kejenuhan dalam pekerjaaan saat bertanding di lapangan,” tandasnya.

Agus Suherman selaku Kepala Dinas Pemuda, Olah Raga, Kebudayaan dan Pariwisata menjelaskan Por Pemkot tahun ini mempertandingkan 10 cabang olahraga, dua di antaranya olahraga tradisional ini. Cabor yang dipertandingkan adalah bulutangkis,putsal,gerak jalan, tenis meja, basket, voli, catur, billiar, trompa dan hadangan.(dms)



Peringatan Maulid Harus Diambil Hikmahnya

Dai muda Aryanto Arkan Saputra 
Sukmajaya, Depok Terkini

Ratusan jamaah dari Kecamatan Sukmajaya, Pancoranmas, dan Cilodong antusias  menghadiri peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW yang diselenggarakan Majelis Taklim Sirojul Munir di  musalah Nurul Jamie, RT 08/ RW 02, Kelurahan Tirtajaya, Kecamatan Sukmajaya, Depok, Sabtu (03/02/2018).

Peringatan Hari Besar Islam juga dibarengi dengan santunan 50 anak yatim dan menghadirkan penceramah Habib Hasyim bin Faris Al Kaff, KH Qurtubi Nafis, LC dan KH Abul Hadi.

Habib Hasim Faris Al Kaaf mengingatkan kepada jamaah senantiasa untuk menncintai rasulullah, karena dengan mencintainya berarti mengikuti ajaran-ajarannya. “Sudah berapa kali kita mengikuti peringatan maulid, tentu sudah banyak, dari peringatan hari kelahiran Nabi Muhammad SAW  harus diambil hikmahnya, sehingga saudara menjadi umatnya yang beruntung,” katanya.

Sementara itu, KH, Qurtubi Nafis dalam ceramahnya mengatakan, rasulullah merupakan manusia mulia. Disaat nabi menyebarkan agama pernah diludahi, kemudian dilempar kotoran tapi tidak pernah marah. Namun saat orang yang menyakiti itu jatuh sakit, beliau mendatanginya dan membawa makanan, kemudian menyuapinya dengan lembut.

“Ini dilakukan oleh rasulullah berulang kali, namun ketika rasulullah tidak sempat memberi makan, kemudian dilakukan oleh sahabatnya. Orang yang sakit ternyata matanya buta itu, bertanya kemana orang yang biasa menyuapinya dengan kelembutan. Oleh sahabat dikatakan bahwa yang menyuapinya itu merupakan rasulullah, dia menangis, kemudian orang menyakiti rasulullah itu membaca kalimat syahadat, masuk Islam,” tandasnya.

Di tempat yang sama, KH Abdul Hadi mengemukakan, dengan mengingat kelahiran rasulullah berarti kita menjalankan perintahNya. “Saya doakan warga di sini, kemudian dilanjutkan anak dan keturunan menjadi orang-orang bertakwa hingga yaumul akhir,” tutupnya.

Sebelumnya, Da’i remaja, Aryanto Arkan Saputra yang diminta panitia peringatan maulid untuk ceramah,  mengajak kepada rekan-rekan remaja mencintai rasulullah hingga akhir hayat. Caranya, dengan melaksanakan salat, puasa, zakat dan berbuat kebaikan lainnya.

 “Begitu besar cinta rasulullah terhadap umatnya. Hal itu dibuktikan saat sakarotil maut Baginda Nabi Muhammad SAW yang  didampingi  malaikat Jibril meminta agar jangan beri kesakitan sakarotil maut terhadap umatku,” ujar siswa MTs Al Awwabin.

Sebagai remaja, ia juga mengakui masih banyak khilaf dan lupa. Hal ini juga mengingatkan dirinya untuk mencintai rasulullah tidak hanya dibibir, tapi senantiasa mengikuti ajarannya.(dib)

Ini Cara Generasi Merburg Mewadahi Mantan Atlit

anggota Merburg saat pembentukan FKMC di kawasan Bogor
Sukmajaya, Depok Terkini

Sejak berdiri di era 1982, Merburg (sebutan Jalan Merbabu dan Burangrang) tepatnya di Blok VI, RW 08, Perumnas Depok Timur, Kelurahan Abadijaya, Kecamatan Sukmajaya hingga kini masih memiliki greget di dalam dunia olahraga.

Wadah perkumpulan ini awalnya didirikan Amin Rusli, pehobi sepakbola, karena pada waktu itu Lapangan sepakbola masih tersedia, namun di era 2000, lapangan yang biasa digunakan untuk latihan kesebelasan Merburg, bahkan jadi ajang kompetisi sepakbola, kini berubah menjadi perumahan.

Singkat kata, sepakbola Merburg meredup. Namun, generasi Merburg yang gemar olahraga tidak terhenti sampai disitu. Mereka menghidupkan olahraga voly, basket dan futsal untuk menggali bakat dan potensi  para remaja. Sejumlah kejuaraan pun  diraihnya dari ketiga cabang olahraga tersebut.

Kini usia Merburg lebih 36 tahun, dan generasi awal sudah tidak aktif, bahkan sudah ada yang tutup usia,  namun kegiatan olahraga tetap eksis dari ketiga cabang olahraga (voly, basket dan futsal) yang diikuti generasi zaman now, sehingga keberadaan wadah perkumpulan para atlet masih memiliki aktifitas yang terbilang cukup padat.

Tidak hanya itu, untuk mengakrabkan pemain yang sudah pensiun dan aktif, kini   para generasi lalu membuat kesepakatan membuat wadah Forum Komunikasi Merburg Family. Pengukuan pengurus dilakukan di kawasan Bogor, Sabtu (3/2). Hasil kesepakatan sebagai Ketua FKMC Raviudin Badjuri.

Wadah perkumpulan yang telah terbentuk ini menjadi ajang silaturahmi antar mantan penggiat olahraga dan atlet olahraga yang eksis saat ini. Tidak hanya itu, dalam wadah tersebut didukung para penggemar Merburg yang juga warga di lingkungan RW 08, Abadijaya dan di luar wilayah itu yang sebelumnya sempat tinggal di Blok VI.

“Wadah perkumpulan ini sebagai ajang silaturahmi, sehingga persaudaraan tidak pernah lutur,” ujar Agus Sulistyo, pesepakbola Merbrug di era saat berdirinya PS Merburg.

Ia yang kini tinggal bersama istri dan anaknya  di kawasan Pekapuran, Kecamatan Cimanggis masih terus melakukan komunikasi dengan rekan-rekannya dahulu di Merbrug. Bahkan,  Tiyo, sapaan akrabnya, ketika  disapa Abang, dia menolak.

“Umur kita engga jauh, panggil nama aja, biar enggak kaku,” tandasnya, saat merancang wadah perkumpulan FKMC. Ia juga berharap, jalinan kekeluargaan di forum yang sudah terbentuk agar terus terjaga, sehingga menjadi persaudaraan yang sesungguhnya.

Sementara itu, Henny atau yang akrab disebut Oma Paula mengakui, dengan adanya wadah perkumpulan ini jalainan silaturahmi akan semakin erat. Terlebih, generasi awal Merburg sudah punya keluarga, bahkan memiliki anak dan cucu, sehingga hubungan komunikasi harus terjalin.  “Saya sangat senang dibentuk perkumpulan ini, karena membuat kita lebih dekat,” pungkasnya.(dib)         

Layanan Simpati Imigrasi Depok Diminati Masyarakat

Kepala Imigtasi Depok beserta jajaran
Kota Kembang, Depok Terkini

Dalam rangka Hari Bakti Imigrasi ke-68, sejumlah kegiatan telah dilakukan Imigrasi Kota Depok sejak bulan Desember 2017. Kegiatan tersebut diantaranya menggelar layanan simpati dan Festival keimigrasian bersama Imigrasi Jakarta pada 13 Desember 2017 hingga 20 Januari 2018.

Menurut Kepala Imigrasi Kota Depok, Dadan Gunawan. Layanan simpati yang digelar di Monas dimaksudkan untuk memberikan ruang kepada pemohon Paspor yang selama ini kesulitan untuk melakukan pendaftaran secara online.

"Alhamdulilllah, masyarakat sangat antusias. Jumlah pemohon mencapai 2400, melebihi target yang ditetapkan sebanyak 1.600 pemohon," kata Dadan di Kantor Imigrasi Kelas II Depok, Jum,at (26/01).

Dikatakan Dadan, masyarakat yang ingin membutuhkan pelayanan melalui online cukup besar, namun semua dapat ditangani dengan baik tanpa hambatan. Bahkan, pada tahun 2017 kantor Imigrasi kelas II Depok telah menerbitkan sekitar 43 ribu paspor, diantaranya paspor wisata, umroh, haji, dan TKI.

" Pelayanan kami bebas dari kolusi. Karena itu, bagi para pemohon jangan mudah tergiur dengan pihak yang tidak bertanggung jawab dalam mengurus paspor. Kami siap melayani dan memfasilitasi," tandas Dadan.

Lebih lanjut Dadan mengatakan, pihaknya juga mengantisipasi adanya paspor fiktif yang belakangan ramai di masyarakat dan berharap masyarakat yang ingin mengurus paspor hendaknya langsung tanpa melalui orang lain atau perantara.(ndi)

Walikota Resmikan Dua Balai Rakyat

Walikota menandatangai prasasti peresmian Balai Rakyat
Sukmajaya, Depok Terkini

Wali Kota Depok , Mohammad Idris meresmikan dua Balai Rakyat di wilayah kecamatan Sukmajaya dan Pancoran Mas, Depok, Jum'at (12/01). 

Peresmian Balai Rakyat dihadiri Kepala Keuangan Daerah (BKD) Nina Suzana, Kadis Rumkim Wijayanto, anggota DPRD Depok, para Camat dan Lurah setempat.

Wijayanto selaku Kepala Dinas Perumahan dan Pemukiman menjelaskan rehab Balai Rakyat Sukmajaya (Depok II) menghabiskan anggaran sekitar Rp 2,4 milliar, dan Balai Rakyat Pancoran Mas (Depok I) sekitar Rp. 8 milliar.

"Kedua Balai Rakyat ini sudah bisa digunakan masyarakat dan penggunaannya dikelola oleh Badan Keuangan Daerah,"kata Wijayanto.

Kepala BKD Kota Depok, Nina Suzana mengatakan dengan direnovasinya kedua Balai Rakyat tersebut, menjadi fasilitas yang sangat komutatif bagi masyarakat, bisa di gunakan dan di manfaatkan oleh masayrakat semaksimal mungkin

"Untuk penggunaan Gedung balai rakyat Depok 1 dan Depok 2 itu melalui  melalui badan keuangan daerah, nanti aset dan restribusinya yang harus disetor sesuai Perda," Ujar Nina seraya menghimbau LPM untuk turut serta menjaga dan memelihara gedung Balai Rakyat tersebut.

Sementara itu, Walikota Depok Mohammad Idris menjelaskan renovasi dan pembangunan Balai Rakyat ini bisa terwujud berkat kerjasama dan komunikasi yang baik antara camat,lurah, Danramil dan Kapolsek.

"Kita ingin meningkatkan fasilitas publik baik yang sudah ada maupun pembangunan gedung baru. BKD mengatur penggunaan fasilitas gedung ini untuk kepentingan rakyat. Balai Rakyat ini bisa digunakan untuk hajatan warga, dan olahraga,"pungkas Idris.(Dms/ndi)

Walikota Lepas Ribuan Peserta Fun Bike Hari Juang Kartika

Walikota melepas peserta Fun Bike Hari kartika Juang
Kota Kembang, Depok Terkini

Walikota Depok Mohammad Idris melepas ribuan peserta sepeda santai (fun bike) Hari Juang Kartika yang digelar Kodim 0508/Depok di Kawasan Grand Depok City, Sukmajaya, Depok, Minggu (17/12/2017).

Kegiatan Fun Bike Hari Juang Kartika tersebut juga bekerjasama dengan Polresta Depok dan komunitas Sepeda Kober Depok.

Menurut Dandim 0508/Depok Letkol (inf) Iskandarmanto. Fun Bike diikuti sedikitnya 4000 perserta baik dari masyarakat, komunitas dan anggota kepolisian."Kita ajak masyarakat untuk olahraga bersama dan berpartisipasi dalam kegiatan TNI,"katanya.

Dandim berharap melalui kegiatan Fun Bike ini peran TNI di Kota Depok bisa lebih dekat dengan masyarakat. Sehingga terjalin sinergitas dan kemanunggalan antara TNI dengan rakyat."Dengan rakyat, TNI kuat,"tegas Iskandar.

Walikota Depok Mohammad Idris dalam kesempatan itu mengatakan, kegiatan Fun Bike ini merupakan kolaborasi antara Kodim Depok, Pemkot, Polresta Depok serta komunitas sepeda Depok.

"Fun Bike ini merupakan simbol kebersamaan. Mudah-mudahan dengan kegiatan ini dapat meningkatkan kebersamaan kita secara berkesinambungan. Semoga TNI semakin dekat dan manunggal dengan rakyat," harap Walikota.

Fun Bike juga dimeriahkan dengan hiburan serta pemberian doorprice berupa dua unit motor, sepeda gunung dan puluhan barang elektronik lainnya.(ndi)




Siswi SDIT Al-Haraki Raih Gelar Putri Depok Cilik 2017

Indira Rizki Dewanti
Sukmajaya, Depok

Indira Rizki Dewanti siswa kelas IV SDIT Al-Haraki, Depok berhasil menyabet gelar "Putri Cilik Depok 2017"  sekaligus membawa pulang piala Ibu Walikota Depok. Gadis cilik kelahiran 30 November 2007 ini berhasil menyisihkan 100 peserta lain dalam Pemilihan Putri Cilik 2017 yang digelar di pusat perbelanjaan D'mall Depok, pada 25 November 2017 lalu.

Indira yang akrab disapa Rara merupakan putri sulung dari pasangan suami istri (Pasutri) Mulyawan Kusno Hadijaya dan Desti Kartika.  Rara yang gemar mengkonsumsi ayam dan tempe goreng merupakan anak sulung dari dua bersaudara dan tinggal di Perum Mutiara Juanda, Blok G No 1 Depok Timur, Abadijaya, Sukmajaya, Depok.

Gadis cilik usia 10 tahun dan memiliki lesung pipi ini diketahui memiliki bakat cathwalk sejak kecil yaitu senang berlenggak lenggok di atas meja."Sejak usia 3 tahun sudah pintar bersolek, ngaca, dan jalan bergaya ala cathwalk diatas meja. Di pemilihan Putri Depok Cilik kemaren,  Dia begitu bersemangat berjalan dengan lenggak lenggoknya,"kata Ayah Rara, Mulyawan Kusno Hadijaya, kepada wartawan, Senin (27/11/2017).

Rara yang  bercita – cita ingin menjadi Dokter juga memiliki obsesi bisa mengikuti ajang pemilihan Putri Indonesia. Dia ingin mengharumkan nama Kota Depok di ajang Nasional, dan mengharumkan Indonesia di ajang internasional.

"Aku ingin mengharumkan bangsa Indonesia di ajang internasional. Mohon doanya semoga aku bisa berhasil sebagai Miss Universe 10 atau 12 tahun kemudian, dan mengharumkan nama Indonesia, amin," doa gadis cilik yang memiliki gigi berjejer rapih dan putih itu

Adapun berbagai prestasi yang pernah diraih Rara diantaranya juara Favorit None Jakarta Cilik 2014, juara I Mpok Depok Cilik 2014, juara III membaca Literasi Puisi diajang Haraki Cup 2017. Kemudian juara I lomba Busana Pesta Vaganza 2010, juara I busana Casual Trendy 2012, juara I busana daerah piala Walikota Depok 2014, dan juara I busana Kartini tahun 2015, serta masih banyak lagi juara-juara lainnya.(ndi)

Disrumkim Targetkan Serapan Anggaran Capai 90 Persen

Kota Kembang, Depok Terkini

Kepala Dinas Perumahan Pemukiman (Rumkin) Kota Depok, Wijayanto memgklaim bahwa penyerapan anggaran di dinasnya hingga hari ini sudah mencapai 48 persen untuk keuangan, sedangkan untuk pekerjaan fisik sekitar 75 hingga 78 persen dari total nilai anggaran sebesar Rp.419 milliar.

"Kita tidak ada kegiatan yang gagal lelang, dan masalah anggaran yang belum terserap 100 persen, itu pasti,"jelas Wijayanto saat meninjau pekerjaan proyek taman di lingkungan kantor DPRD Kota Depok, Kota kembang, Sukmajaya, Depok, Kamis (16/11).

Lebih lanjut Ia mengatakan, serapan anggaran keuangan sebesar 48 persen pada hari ini dinilai meningkat jika dibandingkan serapan anggaran pada tahun lalu sebesar 42 persen.

"Setidaknya ada peningkatan kinerja. Tahun lalu serapan anggaran secara keseluruhan mencapai 95 persen. Logikanya tahun ini anggaran yang terserap bisa sama. Jadi ga usah khawatir,"ungkapnya.

Wijay menambahkan bahwa pada tahun 2016 lalu, dinasnya mendapat penghargaan dari Walikota karena berhasil menyerap anggaran khusus proyek besar bisa mencapai diatas 90 persen.

"itu apresiasi dari Walikota, kalau saya punya prinsip kerja dimanapun harus maksimal,"terangnya.

Menurutnya, setiap dinas pasti punya target serapan anggaran."Saya punya target tahun ini bisa menyerap anggaran minimum 90 persen, sedangkan 10 persennya berupa sisa penawaran, dan sisa lelang. Ada juga pekerjaan yang berpotensi tidak bisa dikerjakan karena terkait aset yang belum tuntas,"tandasnya.(ndi)

Wartawan Depok Gelar Pelatihan Jurnalistik Bagi Siswa SMA

Para siswa foto bbersama usai pelatihan jurnalistik
Sukmajaya, Depok Terkini

Sedikitnya 100 siswa Sekolah Menengah Atas (SMA) antusias mengikuti pelatihan jurnalistik yang digelar wartawan media lokal mingguan Suara Depok News di aula SMA Negeri 3, Jalan Raden Saleh, Sukmajaya, Depok, Selasa (14/11/2017).

Pelatihan jurnalistik tersebut dihadiri kepala Dinas Kominfo Kota Depok Sidik Mulyono, Sekretaris Dinas Pendidikan, Kepala Sekolah serta para guru dan sejumlah narasumber diantaranya Ashari mantan Ketua PWI Kota Depok, dan Aan Humaidi wartawan media nasional.

Kepala Sekolah SMAN 3, Abdul Fatah memberikan apresiasi atas digelarnya pelatihan jurnalistik bagi siswanya. Menurut dia, pelatihan ini merupakan pembelajaran dini bagi siswa yang menyukai tentang dunia informasi."Adanya pelatihan ini akan menambah ilmu pengetahuan sehingga siswa lebih paham dan mengerti tentang media ataupun pemberitaan,"ungkapnya

Apresiasi juga diberikan Sekretaris Dinas Pendidikan, Tinte. Ia berharap melalui pelatihan jurnalistik ini bisa menambah ilmu dan wawasan bagi siswa."Semoga para siswa bisa membuat berita sesuai dengan tatanan penulisan jurnalistik,"harap Tinte.

Sementara itu, Kadiskominfo Kota Depok, Sidik Mulyono menyatakan mendukung pelatihan jurnalistik ini karena sangat positif dan harus dikembangkan terutama untuk kalangan remaja sebagai generasi milenia."Dulu belum ada internet hanya ada koran, tv, dan radio. Sekarang semua orang punya gadget yang bisa mengakses berita. Artinya semua informasi dunia ada dalam genggaman kita,"terangnya.

Dikatakan Sidik, saat ini masalah pemberitaan sudah tidak ada batas waktu, dan ini merupakan peluang yang harus digunakan yaitu melalui Teknologi Informasi."Kita harus bisa menjadi user atau pelaku yang positif, jangan malah menjadi korban IT. Yang bagus kita menjadi pelaku positif,"pungkasnya.(ndi)

Kang Aher dan Pradi Lepas Ribuan Peserta Jalan Santai

Kang Aher dan Pradi saat melepas peserta jalan santai
Sukmajaya, Depok Terkini

Gubernur Jawa Barat Ahmad Heryawan dan Wakil Walikota Depok Pradi Supriatna melepas ribuan peserta sepeda santai dan jalan sehat Adipura fun day di kawasan Grand Depok City, Sukmajaya, Depok, Minggu (05/11/2107).

Acara yang digagas oleh media lokal Depok itu menyiapkan puluhan doorprice menarik diantaranya 1 unit mobil, motor, sepeda, barang elektronik dan hadiah hiburan lainnya.

Pradi Supriatna dalam kesempatan itu mengatakan, kegiatan ini sangat luar biasa karena dihadiri ribuan peserta."Ini sangat luar biasa. Ternyata warga Depok cinta olahraga," kata Pradi.

Ahmad Heryawan menyambut gembira acara yang digagas koran lokal Depok tersebut. Menurutnya warga Depok sangat antusias untuk berkumpul sambil berolahraga.

"Kita harus bersyukur bisa ikut jalan sehat sambil berkumpul dan bercengkrama. Kegiatan seperti ini harus sering diadakan,"ucapnya.

Aher menginginkan masyarakat Jabar khususnya warga Depok selalu sehat, sering olahraga dan mengkonsumsi makanan sehat dan bergizi."Makanan sehat itu tidak harus mahal, Jagalah kesehatan dan jasmani kita. Jangan lupa juga ibadah kepada
Allah SWT," ungkapnya.

Dalam kesempatan itu, Kang Aher juga memberikan hadiah doorprice berupa 10 unit sepeda.(ndi)

Walikota Sambut Tim Monev Lomba Kesrak PKK Jabar

Walikota bersama Ketua TP PKK Depok menyambut tim monev
Sukmajaya, Depok Terkini

Walikota Depok Mohammad Idris bersama Ketua Tim Penggerak PKK Kota Depok Elly Farida menyambut kedatangan tim monitoring dan evaluasi (Monev) lomba Kesrak PKK KB-Kesehatan Provinsi Jawa Barat di Kantor Kecamatan Sukamajaya, Depok, Senin (30/10).

Kedatangan tim monev untuk melakukan penilaian berbagai kegiatan Tim Penggerak PKK Kelurahan Mekarjaya, Kecamatan Sukmajaya yang dipercaya mewakili Kota Depok dalam lomba Monev Kesrak PKK KB-Kesehatan tingkat Provinsi Jawa Barat.

Anis Ayu Wulandari selaku Ketua TP PKK Kelurahan Mekarjaya mengaku sangat bersyukur atas prestasi ini. Menurut dia, prestasi ini merupakan upaya dan jerih payah seluruh kader, mulai dari pengurus RW dan RT serta PKK telah membuahkan hasil yang baik.

" Namun ini juga menjadi tantangan berat karena kami membawa nama baik Kota Depok," kata Anis saat menerima kedatangan Tim Monev lomba Kesrak PKK KB-Kesehatan Provinsi Jabar di Posyandu Seruni RW 07 Kelurahan Mekarjaya, Sukmajaya, Depok.

Ditempat yang sama, Lurah Mekarjaya Ahmad, S. STP mengungkapkan persoalan menang kalah adalah hal wajar dalam perlombaan. Namun lebih penting adalah proses perbaikan yang dilakukan menjadi spirit dan motivasi untuk seluruh elemen masyarakat."Kemenangan adalah bonus dari kerja keras dan kerjasama tim,"tegas Ahmad.

Ia menjelaskan, pada penilaian lomba Monev Kesrak PKK KB-Kesehatan tingkat provinsi Jabar ada beberapa indikator dan variabel yang menjadi poin penilaian tim juri yaitu penilaian posko Kesrak PKK di Kecamatan Sukmajaya dan Kelurahan Mekarjaya, PHBS, Lingkungan Bersih dan Sehat (LBS), Posyandu, Penghijauan biopori, Rumah sehat, pemahaman kader dan RT RW, serta inovasi yang dilakukan lingkungan."

Insya Allah semua indikator sudah dipersiapkan meskipun dalam waktu singkat. Tim kami solid karena itu kami optimis bisa mempersiapkan dengan maksimal,"tandas Ahmad.

Walikota Depok Mohammad Idris dalam sambutannya mengatakan bahwa subtansi kegiatan ini adalah dapat mewujudkan keluarga sejahtera. Lomba Kesrak PKK-KB-Kesehatan merupakan kolaboratif antara PKK, Dinas Kesehatan, BKKBN, BPMK, unsur masyarakat serta support dari TNI dan Polri."Jadi subtansinya bagaimana kita mewujudkan keluarga sejahtera. Depok juga sudah punya Perda tentang ketahanan keluarga sama dengan provinsi Jabar,"tandasnya.(ndi) 



KPUD Optimis Partisipasi Pemilih Pilgub Jabar Capai 80 Persen

Ketua KPUD Depok saat memberikan sambutan
Sukmajaya, Depok Terkini

Komisi Pemilihan Umum Daerah (KPUD) Kota Depok menargetkan tingkat partisipasi pemilih pada pemilihan Gubernur Jawa Barat tahun 2018 mencapai 80 persen.

Hal itu ditegaskan Ketua KPUD Kota Depok Titik Nurhayati saat menggelar jalan sehat Sadar Pemilihan Serentak Tahun 2018 di Halaman Fantasy Waterpark GDC, Sukmajaya, Depok, Minggu (29/10).

"Sesuatu yang kita cita-citakan harus tinggi dulu, Kita harus optimis target nasional saja 76 persen, kita harapkan partisipasi warga Depok untuk datang ke TPS meningkat minimal bisa 75 persen, apalagi sampai 80 persen, ya kita harus optimis dengan berbagai cara," kata Titk.

Walikota Depok melepas peserta jalan sehat 
Diakui Titik, target partisipasi pemilih pada Pilkada Walikota Depok lalu sebesar 56, 17 persen. Pada Pilgub Jabar 2018 ini kita targetkan bisa mencapai 80 persen. Titik meyakini bisa mencapai target tersebut karena adanya akurasi penyusunan daftar pemilih.  Sebelumnya jumlah pemilih dalam DP4 masih berjumlah 1,2 juta, saat ini jumlah DP4 tercatat 1,8 juta pemilih.

" Dengan KTP elektronik sangat membantu dalam akurasi daftar pemilih. Partisipasi itu dihitung dari orang yang datang ke TPS dibagi dengan jumlah pemilih di daerah tersebut. Saya optimis karena masih ada waktu 5 hingga 6 bulan untuk sosialisasi," ungkapnya.

Walikota Depok Mohammad Idris usai melepas jalan sehat mengatakan, Pemerintah Kota Depok turut mendorong agar seluruh masyarakat turut ikut serta dalam pemilihan Gubernur Jabar pada tahun 2018 mendatang. Karena itu, Walikota akan mengintruksikan seluruh Kelurahan di Kota Depok untuk mensosialisasikan dan meminta KPUD menyiapkan segala perlengkapan sosialisasi.

"Kita akan pasang stiker dan spanduk di Kelurahan. Semua harus turun untuk mensosialisasikan Pilgub Jabar,"kata Idris.

Walikota meyakini target partisipasi pemilih sebesar 80 persen yang ditentukan KPUD Depok bisa berhasil. Hal itu dilihat dari akurasi data berdasarkan peralihan dari KTP biasa menjadi e-KTP dan perpindahan penduduk dari jakarta ke Depok.

"Saat itu banyak juga warga yang pindah dari jakarta ke Depok belum mengganti KTP. Sekarang sudah banyak yang bikin KTP Depok, jumlah perekaman e-KTP sudah mencapai 95 persen, namun terkendala dengan blanko KTP yang belum dikirim,"tutup Idris.(ndi)




Kelurahan Mekarjaya Wakili Depok Lomba Kesrak PKK Tingkat Jabar

Sukmajaya, Depok Terkini

Tim Penggerak PKK Kelurahan Mekarjaya, Kecamatan Sukmajaya berhasil menjadi pemenang dalam lomba dan penilaian Monitoring dan Evaluasi (Monev) Kesatuan Gerak (Kesrak) PKK-KB Kesehatan Tingkat Kota Depok.

Atas prestasi ini, maka Kelurahan Mekarjaya akan mewakili Kota Depok dalam lomba Monev Kesrak PKK KB-Kesehatan tingkat Provinsi Jawa Barat yang akan diselenggarakan pada 30 Oktober 2017 mendatang.

"Kami sangat mensyukuri atas prestasi ini, upaya dan jerih payah kader, pengurus RW dan RT serta PKK telah membuahkan hasil yang baik. Namun ini juga menjadi tantangan berat karena kami membawa nama baik Kota Depok," kata Anis Ayu Wulandari selaku Ketua TP PKK Kelurahan Mekarjaya, Senin (24/10/2017).

Ditempat yang sama, Lurah Mekarjaya Ahmad, S. STP mengungkapkan persoalan menang kalah adalah hal wajar dalam perlombaan. Namun lebih penting adalah proses perbaikan yang dilakukan menjadi spirit dan motivasi untuk seluruh elemen masyarakat.

"Kemenangan adalah bonus dari kerja keras dan kerjasama tim. Selanjutnya kami siap mewakili Kota Depok pada ajang penilaian tingkat Provinsi Jawa Barat,"tegas Ahmad.

Ditambahkannya, pada penilaian lomba Monev Kesrak PKK KB-Kesehatan tingkat Kota Depok ada beberapa indikator dan variabel yang menjadi poin penilaian tim juri yaitu penilaian posko Kesrak PKK di Kecamatan Sukmajaya dan Kelurahan Mekarjaya, PHBS, Lingkungan Bersih dan Sehat (LBS), Posyandu, Penghijauan biopori, Rumah sehat, pemahaman kader dan RT RW, serta inovasi yang dilakukan lingkungan."Insya Allah semua indikator sudah dipersiapkan meskipun dalam waktu singkat. Tim kami solid karena itu kami optimis bisa mempersiapkan dengan maksimal,"tandas Ahmad.(ndi)

Walikota Kunjungi Kampung 3 Dimensi

Walikota foto diatas gambar perahu 3 Dimensi
Sukmajaya, Depok Terkini

informasi tentang lukisan tiga dimensi yang menghiasi Jalan Danau Tondano di RW03, Kelurahan Abadijaya, Kecamatan Sukmajaya, Kota Depok sudah menyebar dan menjadi viral di media sosial.

Lukisan 3 Dimensi tersebut merupakan hasil kreatifitas pemuda Karang Taruna RW03, Depok Timur dengan tujuan mengurangi kecepatan kendaraan yang melintas tanpa harus membuat polisi tidur.
Walikota Depok Mohammad Idris pun mengunjungi dan melihat langsung lukisan 3 Dimensi tersebut.

"Informasinya sudah terdengar kemana mana hingga ke Balaikota. Saya ingin melihat langsung hasil kreatifitas anak muda disini,"ujar Idris saat melihat satu persatu lukisan 3 Dimensi di jalan Danau Tondano.

Menurut Walikota, lukisan 3 Dimensi itu merupakan kreasi anak muda di Kota Depok yang bersifat sosial, berbeda dengan kota lain di Indonesia yang menjadikan gambar 3 Dimensi menjadi ajang bisnis."Ternyata jiwa sosial anak muda di Depok sangat luar biasa. Kreasi ini sangat sosial, saya sangat apresiasi," ucapnya.

tangga bawah tanah
Idris juga berharap di Kota Depok ini terdapat kampung tematik. Selain sudah ada kampung 3 Dimensi, di Tanah Baru ada Kampung panahan, dan kampung KB di setiap kelurahan, serta Kampung budaya Depok."Kita akan kembangkan kampung tematik di Kota Depok, dengan berbagai macam kreatifitasnya,"ungkap Idris.

Dengan adanya Kampung 3 Dimensi ini, lanjut Idris, tidak menutup kemungkinan akan dikembangkan menjadi lokasi wisata tentang kampung tematik yang berkembang di Kota Depok. Seperti kampung hijau yang berada di RW 16 Baktijaya, sudah mulai dikunjungi masyarakat dari berbagai kota di Indonesia.

"Jadi, kita ingin kembangkan kampung 3 Dimensi ini untuk bisa dijadikan obyek wisata dan diharapkan bisa dijadikan sebagai tempat kunjungan kerja dari pemerintah daerah lain,"tandas Idris.

Sementara itu, Nur Alam selaku penggagas lukisan 3 Dimensi mengaku bahwa ide melukis gambar tiga dimensi muncul setelah Jalan Danau Tondano diperbaiki dan diaspal ulang. Awalnya, semangat melukis tiga dimensi muncul karena kekhawatiran para pemuda terhadap anak-anak kecil yang bermain atau menyeberang jalan tersebut.

Kondisi jalan yang masih mulus membuat para pengendara bisa memacu kendaraannya dengan kencang. Dengan di gambar tiga dimensi, para pengendara bakal lebih awas dan mengurangi kecepatannya saat melintasi jalan."Pengendara akan memperlambat laju kendaraannya dan akan melihat lukisan itu,"jelasnya.

Terdapat 11 gambar lukisan yang berada di jalan tersebut diantaranya gambar perahu, ikan hiu, jurang, dadu, dan zebra cross.(ndi)

Kontes Batu Akik Pandan Diapresiasi Wakil Walikota Depok

Sukmajaya, Depok Terkini

Ratusan pecinta batu akik pandan se-Jabodetabek mengikuti kontes batu akik pandan yang digelar di Jalan Merdeka, Kelurahan Abadijaya, Kecamatan Sukmajaya, Depok, Minggu (22/10)

Acara yang di prakarsai Komunitas Pandan Depok sekaligus HUT ke-2 ini mengenalkan berbagai jenis batu akik khas Betawi yakni batu akik Pandan yang merupakan batu legendaris.

"Batu akik pandan adalah batu yang kali pertama dipakai nenek moyang kita. Sampai sekarang menjadi batu legendaris,"ujar Bambang, selaku Ketua Komunitas pandan Merdeka.

Menurut dia, komunitas batu akik pandan sudah mencapai jutaan yang tersebar di berbagai daerah di Indonesia." Tujuan acara ini adalah ajang silaturahmi para pecinta batu pandan. Selain itu, kita ingin mengenalkan batu Pandan kepada masyarakat luas. Semoga kecintaan kita terhadap hasil bumi ini semakin kuat. Mari kita lestarikan batu akik pandan," ucap Bambang.

Wakil Wali Kota Depok, Pradi Supriatna yang hadir dalam acara tersebut memberikan apresiasi atas diselenggarakannya kegiatan ini. Menurutnya kegiatan ini sebagai upaya pelestarian dan ajang kreativitas para peserta untuk menampilkan beberapa bentuk batu akik yang menjadi koleksinya."

Saya juga punya tiga batu pandan, yaitu pandan kapas, nanas dan pandan lumut. Karena itu, saya sangat apresiasi, ini merupakan salah satu momentum di mana para pecinta batu akik dapat menampilkan berbagai macam bentuk batu unik yang dimilikinya,” ujar Pradi.

Selain itu, lanjut Pradi, kegiatan ini sebagai wadah untuk berkumpul dan bersilaturahmi antara sesama pecinta batu akik." Ini merupakan sebuah kreatifitas sekaligus melestarikan kebudayaan. Batu pandan tidak terlepas dari budaya Betawi. Saya harap kegiatan ini jangan sekedar seremonial saja, tapi bisa didorong menjadi ivent yang bisa menghasilkan,"tutup Pradi.(ndi)

Tim Monev Lomba Kesrak PKK Kota Depok Datangi Posyandu Seruni

Sukmajaya, Depok Terkini

Tim Monitoring dan Evaluasi (Monev) lomba Kesatuan Gerak (Kesrak) PKK KB Kesehatan Kota Depok mendatangi Posyandu Seruni di Jalan Rebana, RW 07, Kelurahan Mekarjaya, Kecamatan Sukmajaya, Depok, Selasa (17/10).

Kedatangan Tim Monev bersama Ketua Tim Penggerak PKK Kota Depok, Elly Farida disambut dengan tarian dan lantunan lagu keroncong yang dinyanyikan warga lanjut usia.
Selanjutnya kader Posyandu PKK RW 07 mengajak bunda Elly melihat langsung berbagai ketrampilan warga diantaranya kerajinan tangan dan membatik.

Menurut Lurah Mekarjaya, Ahmad Fadila, kedatangan tim untuk menilai dan melihat langsung Posyandu Seruni yang mewakili Kecamatan Sukmajaya mengikuti lomba Kesatuan Gerak (Kesrak) PKK KB-Kesehatan tingkat Kota Depok. Dipilihnya Posyandu Seruni karena dinilai berhasil menata lingkungan yang asri, dan sehat.

"Semua warga di RW 07 bergerak melakukan pembenahan hingga akhirnya berhasil mewujudkan lingkungan yang asri. Awalnya ada juga warga yang tidak respon dan lingkungan tidak tertata dengan baik. Alhamdulillah, berkat pendekatan dan edukasi langsung ke masyarakat kondisinya sudah berubah. Kader-kadernya sangat bagus, mudah-mudahan bisa menang dalam lomba tingkat Kota Depok ini," kata Ahmad optimis.Posyandu Seruni bisa menjuarai lomba.

Ahmad menjelaskan, ada empat indikator yang dinilai dari Lomba Kesrak PKK KB Kesehatan. Yaitu pelaksanaan Kesrak, Lingkungan Bersih dan Sehat (LBS), Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS), dan kegiatan Posyandu.

Usai meninjau semua kegiatan Posyandu, Elly farida mengatakan kedatangan tim monev ke Posyandu seruni sebagai penutup dari seluruh peserta lomba Kesrak PKK KB Kesehatan tingkat Kota Depok. Berbagai geliat dan inovasi banyak dilakukan kader PKK RW 07.

"saya sangat apresiasi dengan kader PKK dan Posyandu Seruni Rw 07 ini. Saya kagum dan sangat luar biasa, program KB Kesehatan disini bisa mewujudkan kolaborasi antara orang tua, anak dan cucu. Lansianya keren bisa nyanyi keroncong,"tandas Elly Farida.

Hadir pula dalam acara tersebut Camat Sukmajaya Taufan Abdul Fatah, Ketua RW, RT, Babinsa dan Babinkamtibmas.(ndi)